Rina Rayakan Ultah ke-51

Bupati Karanganyar, Rina Iriani merayakan ulang tahun ke-51 tahun, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (03/06)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani merayakan ulang tahun ke-51 tahun, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (03/06)

Momentum pertambahan umur menjadi hal yang tentunya sangat berkesan bagi setiap orang. Tak terkecuali sang pemimpin Kabupaten Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih. Perempuan yang akrab disapa Rina itu, Senin (03/06) merayakan hari jadinya yang ke-51. Bersama dengan Muspida, Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Samsi, Sekda Sragen Tatag Prabawanto, dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (Sekda), Rina berbagi kebahagiaan di Pendopo Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Karanganyar yang dikemas secara sederhana.

Rina yang saat itu mengenakan seragam keki yang dipadu-padankan dengan jilbab senada itu terlihat begitu gembira. Senyumnya selalu merekah seiring dengan harapannya selama ini. “Terima kasih kepada semua masyarakat yang telah mendukung saya dalam memimpin Karanganyar. Banyak hal yang bisa saya ambil sebagai pengalaman. Selama memimpin Karanganyar, saya selaku berpaku pada kehati-hatian. Ini pula yang saya tekankan kepada seluruh jajaran Pemkab,” tutur dia.

Namun, suaranya terdengar sangat tertekan saat menceritakan adanya sekelompok orang yang berusaha menjatuhkannya. “Tidak apa-apa jika ada orang-orang yang ingin menjatuhkan nama baik saya. Saya tidak apa-apa meski sakit hati dan butuh waktu berbulan-bulan untuk memulihkannya,” ujar sambil menyeka air matanya.

Mendengar pimpinannya menangis haru, semua tamu undangan hanya terdiam, termasuk wakilnya di Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Paryono. Dia sesekali menatap panglima- nya tanpa mengeluarkan suara sepatah kata pun.

Di ujung sambutannya, Rina juga memberikan apresiasi kepada warga Karanganyar. Pasalnya, sejak dini hari ponselnya tidak berhenti berbunyi. Ratusan warga Bumi Intanpari secara bergantian mengirimkan Short Message Service (SMS) ucapan selamat ulang tahun ke ponsel pribadinya.

Usai memberikan sambutan, para tamu undangan memberikan tepuk tangan tanda penghormatan sambil beranjak dari kursi yang selama kurang lebih satu jam diduduki.

Puncak acara peringatan hari lahir itu, Rina memotong tumpeng yang di atasnya terdapat lilin bertuliskan angka 51. Potongan pertama dia berikan kepada Ketua Pengadilan Agama (PA), Ahmad Akhsin, selanjutnya  juga ke Muspida, dan beberapa tamu undangan.   pd

Read More

Bupati Karanganyar Keliling Tinjau TPS

Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengunjungi TPS, Minggu (26/05)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengunjungi TPS, Minggu (26/05)

Karanganyar, Minggu (26/05/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, bersama Muspida meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah ke beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten Karanganyar, Minggu (26/05).

Peninjauan pelaksanaan Pilgub ini terbagi dalam enam tim. Tim satu dipimpin Bupati Karanganyar,  Tim Dua dipimpin Kapolres, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, sedangkan Tim Tiga dipimpin Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Edy Basuki.

Selain itu Tim Empat dipimpin Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Agus Cipto Waluyo. Kemudian Tim Lima dipimpin Asisten Administrasi, Sujadi, dan Tim Enam oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Siswanto.

Bupati Rina Iriani mengunjungi TPS 02, Cerbonan, Kecamatan Karanganyar. Setelah itu melanjutkan ke TPS 08, Nglano, Kecamatan Tasikmadu, TPS 01, Nangsri Kidul dan TPS 02 Nangri Lor, Kecamatan Kebakkramat.  Rombongan juga meninjau pelaksanaan pesta demokrasi  itu ke TPS 04, Banaran, Ngringo, dan TPS 05, Dagen, Kecamatan Jaten.

“Situasi keamanan pelaksanaan Pilgub Jawa Tengah di Karanganyar, sampai saat ini aman, dan kondusif,” ujar Bupati Rina Iriani.

Hal itu juga diungkapkan Kapolres Karanganyar,  AKBP Nazirwan Adji Wibowo, sampai saat ini keadaan tetap aman terkendali. Polres Karanganyar menggerahkan 600 personil di TPS maupun siap di Polres. pd  

Read More

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Gunakan Hak Suara

DSC_0015 - CopyIMG_1221 - CopyKaranganyar. Bupati Karanganyar, Rina Iriani menggunakan hak suara dalam Pilgub Jawa Tengah. Rina mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2, Cerbonan, Kecamatan Karanganyar. Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, bersama istri menggunakan hak pilih di TPS 07, Tegalasri, Bejen, Minggu (26/05)

Read More
DSC_0028

IGTKI-PGRI Kabupaten Karanganyar Adakan HUT Ke 63

DSC_0028

Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Karanganyar, Siti Amanah, memberikan tumpeng ke Bupati Karanganyar, Rina Iriani, saat HUT IGTKI PGRI Ke 63, di Alun-alun Karanganyar, Rabu (22/05)

Karanganyar, Rabu (22/05/2013)

Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI PGRI) Kabupaten Karanganyar mengadakan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 63, di Alun-alun Karanganyar, Rabu (22/05), yang diikuti sekitar 1750 guru TK dari 17 Kecamatan di Karanganyar.

“Mari kita bekerja dengan penuh dedikasi, melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, karena guru-guru Taman Kanak-Kanak merupakan tugas mulia. Mempunyai peran sangat penting untuk mendidik generasi penerus bangsa sejak dini,” kata Siti Amanah, Ketua IGTKI Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, mengatakan mengabdikan menjadi guru TK itu tidak mudah, selain dengan kesabaran, para guru harus mempunyai kompetensi untuk melaksanakan tugas. Selain itu juga mempunyai ketrampilan, ilmu, dan juga sikap perilaku.

“Semua pelajaran yang diberikan kepada anak didik agar hati-hati dengan memberikan teladan yang baik. Sehingga mereka dapat ilmu yang baik, menjadi anak yang cerdas, gembira, serta mempunyai akhlak,” kata Rina Iriani.

Selain dengan upacara, para pendidik itu juga mengadakan senam irama bersama. Mereka tampak kompak mengerakkan badan dengan diiringi lagu.pd  

 

Read More
DSC_0009

Lulusan SMK N 1 Karanganyar, Siap Kerja

Kepala SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Kepala Sekolah  SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa kelas XII,  di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Karanganyar, Selasa (21/05/2013)

Sebanyak 486 siswa, kelas XII, SMK N 1 Karanganyar, dilepas setelah menyelesaikan belajar dan menyelesaikan tahapan untuk mencapai kelulusan sekolah, di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05).

Sebelum pengumuman kelulusan pada 24 Mei 2013 mendatang, mereka telah menempuh ujian praktek non produktif, ujian sekolah, ujian nasional utama, dan ujian susulan. Kepala Sekolah SMK N 1 Karanganyar, Tenang Pranata, mengatakan pihaknya optimis kelulusan bisa mencapai 100 persen, seperti tahun kemarin.

“Dengan pembelajaran yang kami berikan, optimis siswa dapat lulus 100 persen,” jelas Tenang Pranata. Dia juga menambahkan, sebanyak 15 siswa telah lulus seleksi untuk bekerja di Batam, dan 30 siswa ke Malaysia, tetapi masih dalam proses. “Lainnya, sebanyak 40 persen akan melanjutkan ke bangku kuliah,” kata nya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, saat menghadiri acara tersebut mengatakan, SMK sebagai lembaga pendidikan formal yang berorientasi pada keahlian yang spesifik untuk memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan sikap sebagai lulusan siap kerja, diorientasikan untuk mencetak tenaga-tenaga muda profesional yang siap mengisi dunia kerja.

“Kembangkan jiwa wirausaha, banggalah ketika kalian kelak mampu meraih sukses, sehingga dapat berperan menggerakkan ekonomi masyarakat dan mensejahterakan masyarakat,” jelas Rina Iriani. pd    

Read More
DSC_0019

Tabung Elpiji Masih Langka, Bupati Rina Adakan Sidak

Bupati Karanganyar Rina Iriani, adakan sidak tabung elpiji, di wilayah Kecamatan Kebak Kramat, Jumat (17/05)

Bupati Karanganyar Rina Iriani, adakan sidak tabung elpiji, di wilayah Kecamatan Kebak Kramat, Jumat (17/05)

Karanganyar, Sabtu (18/05/2013).

Untuk kali kedua, Bupati Karanganyar, Rina Iriani menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pangkalan elpiji ukuran tiga kilogram dan toko di wilayah Kecamatan Kebak Kramat kemarin siang, Jumat (17/05). Langkah ini dilakukan lantaran pasca Sidak, Selasa (14/05) lalu, masih ada kelangkaan salah satu bahan bakar itu.

Dirinya mengaku kecewa dengan lantaran apa yang disaksikannya di SPBE, agen, dan pangkalan menunjukkann tidak ada yang salah. Artinya, tidak ada pengurangan kuota atau pembatasan. Di sejumlah  tempat yang dia kunjungi tetap melakukan kegiatan seperti biasa. Hanya saja, saat berada di wilayah pengecer dan konsumen, warga justru kesulitan mendapatkan elpiji ukuran tiga kilogram. “Masak ketika stok dari SPBE dikatakan normal bahkan stoknya ditambah 50 persen. Dari agen juga mengambil semua stok, tetapi kenapa sesampainya di pangkalan dan pengecer kosong? Kalau seperti ini jelas ada yang menimbun,” kata dia.

Dia pun meminta kepada diagendakan, untuk memanggil para agen dan pemilik pangkalan. “Tolong segera diagendakan pertemuan bersama sejumlah pihak terkait. Saya ingin mendengar penjelasan secara langsung, laporan saja tidak cukup. Saya ingin tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi,” lanjutnya. pd

 

Read More
DSC_0036_2

PGRI Karanganyar Adakan Konferensi Kerja

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, membuka konferensi kerja PGRI, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, membuka konferensi kerja PGRI, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05)

Karanganyar, Jumat, (17/05/2013)

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar menggelar Konferensi Kerja Tahun Keempat Masa Bakti XX, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05). Konferensi ini digelar untuk meningkatkan peran guru dalam menegakkan kode etik guru Indonesia untuk menjadi guru yang profesional dan bermartabat.

Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah, Widadi, saat membacakan sambutan Subagyo Brotosedjati, Ketua PGRI Jawa Tengah, mengatakan guru sebagai profesi di Indonesia telah diakui secara sah yang semestinya mempunyai satu organisasi tunggal.

“Organisasi inilah yang menjadi wadah bagi guru dalam berorganisasi, sehingga guru dapat mengekspresikan berbagai permasalahan seperti hasil pemikiran, pendapat, hasil penelitian dan segala sesuatu yang berkaitan dengan guru dan pendidikan,” kata Widadi.

Selain itu, organisasi bagi guru ini harus bersikap netral dan bebas dari politik. Mengingat pada tahun ini dan 2014 nanti merupakan tahun politik.

“Guru mempunyai hak pilih, tetapi tentunya harus bersikap netral. Maka dari itu PGRI sebagai wadahnya tetap menjaga komitmen dalam netralitas,” kata Widadi.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, dalam sambutannya mengatakan, Konferensi Kerja PGRI merupakan kegiatan rutin  tahunan dan  momen yang sangat penting dalam kerangka manajeman organisasi PGRI mengemban misi-misinya.

“Forum komunikasi seperti ini amat strategis guna menilai kinerja dan membangun komitmen bersama untuk   merencanakan program kerja dan mengawal program-program yang telah disepakati,” kata Rina Iriani.

Bupati Rina juga mengingatkan bahwa, pendidikan adalah hak dari seluruh masyarakat.

“Untuk itu, mari kita ciptakan dan usahakan Kabupaten Karanganyar menjadi Kabupaten yang memiliki masyarakat cerdas, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta bertanggung jawab,” jelas Rina.pd

 

Read More

51 Desa Peroleh Bantuan PPIP

Bupati Rina Iriani menyerahkan bantuan dana  PPIP secara simbolis kepada Kepala Desa, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/05)

Bupati Rina Iriani menyerahkan bantuan dana untuk  PPIP secara simbolis kepada Kepala Desa, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/05)

Karanganyar, Rabu (15/05/2013)

Sebanyak 51 desa, yang berada di 15 Kecamatan, di Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan dana untuk Program  Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP).

Bantuan itu langsung diberikan oleh Bupati Karanganyar Rina Iriani, di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/04).

Dana yang berasal dari APBN itu diberikan sebesar Rp. 250 juta untuk setiap desa. Namun, ada dua Kecamatan yakni Kecamatan Tasikmadu dan Kecamatan Karanganyar yang tidak memperoleh bantuan tersebut, karena termasuk wilayahnya berdekatan dengan pusat kota.

Bupati Rina Iriani mengatakan, PPIP ini bukan proyek, melainkan program. Yang berarti kegiatan yang dilaksanakan berbasis pemberdayaan masyarakat dan terus menerus, menggunakan tenaga lokal, tidak dikontrakkan.

“Dengan dana bantuan itu, saya harapkan dapat dimanfaatkan dengan baik, tepat sasaran, dan dapat menggerakkan sektor riil,” ucap Rina Iriani.pd

 

Read More

Pemberdayaan Bagi P3A/GP3A

Seminar Pemberdayaan bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), di Ruang Pertemuan Panti Aisyiyah Putri, Karanganyar, Selasa (14/05)

Seminar Pemberdayaan bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), di Ruang Pertemuan Panti Aisyiyah Putri, Karanganyar, Selasa (14/05)

Karanganyar, Selasa (14/05/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani membuka pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) / Gabungan P3A (GP3A) se Kabupaten Karanganyar, di Ruang Pertemuan Panti Aisyiyah Putri, Selasa (14/05).

Wadah Perkumpulan Petani Pemakai Air merupakan himpunan bagi petani pemakai air yang bersifat sosial-ekonomi, budaya, dan berwawasan lingkungan. P3A dibentuk dari, oleh, dan untuk petani pemakai air secara demokratis, yang pengurus dan anggotanya terdiri dari unsur petani pemakai air. P3A dalam satu daerah pelayanan sekunder tertentu dapat bergabung sampai terbentuk GP3A.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami semua berharap agar para petani mampu mengelola irigasi secara mandiri dan mewujudkan sistem pertanian yang berdaya guna, berhasil guna, dan tepat guna,” ujar Bupati Rina Iriani.pd

Read More

282 CPNS Ikut Pra Jabatan

Pembukaan Diklat Pra Jabatan Golongan I, II, dan III, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/05)

Pembukaan Diklat Pra Jabatan untuk Golongan I, II, dan III, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/05)

Karanganyar, Senin (13/05/2013)

Sebanyak 282 CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pra Jabatan. Hal tersebut merupakan salah satu syarat untuk diangkat menjadi PNS.

Dalam diklat Pra Jabatan yang diikuti Golongan I dan II sebanyak 87 orang, dan golongan III sebanyak 195 orang itu akan diselenggarakan di Balai Latihan Kerja,Bangsri, Karangapandan.

Sedangkan penyelenggaraan diklat itu berlangsung mulai 14 Mei – 02 Oktober 2013 untuk golongan III,  yang terbagi dalam angkatan I-V, dan golongan I dan II mulai 4 Oktober – 18 November 2013 untuk angkatan I dan II.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan diklat ini dapat meningkatkan, keahlian, sikap, maupun ketrampilan dalam melaksanakan tugas oleh setiap CPNS yang merupakan pelayan masyarakat.

“Dengan Diklat Pra Jabatan ini dapat menciptakan aparatur yang profesional, dan dapat membentuk citra serta etika yang baik bagi CPNS,” ujar Larmanto, saat pembukaan Diklat Pra Jabatan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/05).

Hal yang sama juga dikatakan Bupati Karanganyar, Rina Iriani. Melalui Diklat ini dimaksudkan untuk memberi pengetahuan dasar, tentang penyelanggaraan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan disiplin.

“Diharapkan, CPNS mempunyai kemampuan teknis dan profesional dalam pelaksanaan tugas serta memiliki sikap, perilaku dan pengabdian yang berorientasi kepada pelayan masyarakat,” ujar Rina Iriani.

Bupati Rina Iriani juga berpesan agar budaya melayani masyarakat dengan jiwa yang tulus dan ikhlas adalah tugas yang sangat mulia bagi seorang PNS.

“Seorang PNS haruslah mempunyai kompetensi dari sikap dan perilaku yang penuh dengan integritas, profesional, dan sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” tandasnya.pd

 

Read More