162 Desa Digelontor ADD Rp 10,5 Miliar

Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyerahkan dana bantuan untuk desa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (04/07) pagi.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyerahkan dana bantuan untuk desa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (04/07) pagi.

Karanganyar, Jumat (05/07/2013)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan bantuan dana kepada 162 desa. Dana tersebut diambilkan dari Alokasi Dana Desa (ADD) APBD 2013 senilai Rp 105 miliar.

Jumlah bantuan yang diterima tiap desa berbeda-beda. Untuk bantuan terbesar diberikan kepada Desa Ngringgo yakni Rp 131 juta dan yang memperoleh dana terkecil yaitu Desa Salam, Karangpandan Rp 50 juta.

“Selain itu, dana bagi hasil pajak retribusi daerah sebesar Rp 2 miliar. Diberikan bagi desa klasifikasi A sebesar Rp 12 juta, dan klasifikasi B Rp 10 juta,” ujar Any Indrihastuti, Asisten Pemerintahan, saat  pengarahan bagi kepala desa penerima bantuan keuangan desa tahun 2013, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (04/07). Any juga menambahkan ada bantuan rehab balai desa sebesar Rp 1,275 miliar bagi 15 desa dan 28 kegiatan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengatakan  pengarahan kepada kepala desa se-Bumi Intanpari memiliki peranan penting. Pasalnya, kepala desa merupakan main role dalam pelaksanaan pembangunan di desa. Tanggung jawab dan kebijakan yang diemban bukan tanggung jawab main-main.

“Prinsip  tepat sasaran dan tepat guna harus ditegakkan. Tepat di sini adalah penerima bantuan harus benar-benar yang membutuhkan, serta sesuai dengan proposal yang diajukan,” ujar Bupati Rina.

Ia juga menambahkan tertib administrasi dan keuangan adalah salah satu syarat terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan baik (clean and good governance).

“Transparansi dan akuntabilitas bantuan keuangan kepada desa merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kita, baik kepada masyarakat maupun negara,” tandas Rina Iriani. pd

 

Read More

Bupati Rina Iriani Kalahkan Dahlan Iskan Lomba Sadap Karet

Bupati Karanganyar Rina Iriani (berjilbab) menyadap karet di Perkebunan Karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/06/2013) pagi

Bupati Karanganyar Rina Iriani (berjilbab) menyadap karet di Perkebunan Karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/06/2013) pagi

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Dalam rangkaian kunjungan Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Dahlan Iskan menyempatkan mengunjungi kawasan perkebunan karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Karanganyar.

Setelah salat subuh, Dahlan bersama Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengunjungi perkebunan karet, Jumat (28/06) sekitar pukul 05.00 pagi. Di sana rombongan disambut dengan antusias oleh ratusan petani karet dan karyawan perkebunan.

“Sungguh luar biasa, berada di kawasan ini saat pagi buta. Jujur saja, ini merupakan pengalaman pertama bagi saya menyadap karet,” ungkap Dahlan Iskan.

Kemudian, Dahlan  langsung meminta seorang mandor untuk diajari bagaimana cara menyadap karet. Merasa sudah bisa menyadap Dahlan langsung mengajak Bupati Karanganyar, Rina Iriani,  berlomba menyadap karet dengan juri para mandor.

“Saya minta Bupati Rina untuk berlomba menyadap karet,” jelasnya.

Dahlan dan Bupati Rina pun berlomba menyadap karet. Sorak-sorai hadirin membahana menyemangati keduanya. Tak lama setelah selesai menyadap, akhirnya Dahlan pun kalah dalam lomba ini. Sadapan dia banyak melukai pohon dan tidak teratur.

Bupati Rina menyampaikan bahwa sebenarnya tidak ada kalah menang tapi semangat motivasi dan keteladanan seorang menteri seperti Dahlan Iskan inilah yang diperlukan rakyat.

“Menteri yang mau melihat langsung, apalagi turun langsung di pagi buta begini. Sepanjang sejarah baru sekali ini terjadi dalam pemerintahan yang saya alami,” ujar  Rina.pd

Read More

Dahlan Nikmati Angkringan di Karanganyar

Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Begitu tiba dari Jakarta di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06) pukul 20.55 WIB, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan disambut oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani dengan sajian berbagai macam makanan kuliner tradisional.

Ada berbagai macam makanan tradisional yang disajikan ala angkringan , wedang jahe, ataupun kare ayam. Bahkan Dahlan Iskan sangat menikmati jamuan makan malam yang tradisional.

“Wedang jahenya enak, apalagi nasi kucingnya. Sungguh luar biasa nikmatnya,” ucap Dahlan dihadapan Bupati Rina dan hadirin yang memadati Pendopo.

Dia mengungkapkan, sangat ingin bertemu dengan masyarakat Karanganyar. Di saat akan datang ke Bumi Intanpari, ternyata terlebih dahulu menyambut kedatangan Presiden Vietnam di Jakarta. Kemudian Dahlan meminta pengunduran jadwal pembahasan bilateral, sebab di Karanganyar sudah ditunggu masyarakat.

Dalam dialog santai, Dahlan mendengarkan keluhan petani tebu yang mengaku produksinya menurun. Petani tebu yang dipanggil, salah satunya mengatakan kerugian yang ia alami. Mengetahui hal itu, Dahlan pun heran kenapa petani tebu bisa merugi.

“Petani tebu di Indonesia itu bergembira, karena meraih untung, tetapi kenapa bapak merugi? Saya akan pelajari hal itu. Apa penyebabnya, harus buka-bukaan” ungkapnya.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani dalam dialog santai itu mengungkapkan sangat senang dengan kedatangan Dahlan Iskan, dengan kesibukan yang luar biasa bisa menyempatkan datang menemui masyarakat Karanganyar.

“Saya merasakan kedatangan Pak Dahlan kesini sangat ditunggu-tunggu  masyarakat Bumi Intanpari. Terlihat sangat santai menikmati sajian makanan tradisional,”jelas Bupati Rina.

Pada kesempatan itu, juga hadir Utusan Kedutaan Besar Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, Dirut PTP IX, Adi Prasongko, Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Wakil Ketua DPRD Rohadi Widodo, Juliyatmono, Muspida, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Petani Tebu, serta Gapoktan.

“Kami menawarkan kerja sama antar Karanganyar dengan Seychelles. Di sini banyak potensi produk lokal yang dapat ditawarkan. Agar bertujuan meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal,” tandas Nico.pd        

Read More
DSC_0001

Ikuti Senam Pagi Dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan

Ilustrasi Senam

Ilustrasi Senam

Karanganyar. Direncanakan Menteri BUMN, Dahlan Iskan dengan Bupati Karanganyar, Rina Iriani akan senam pagi bersama, di ALun-alun Karanganyar, Jumat (28/06), pukul 06.00 WIB. Untuk itu masyarakat dapat berpartisipasi mengikuti senam tersebut.

Read More

Karanganyar Optimis Raih WTN

Ketua Tim Penilai WTN saat memberikan paparan hasil penilaian di hadapan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Muspida, dan beberapa Kepala SKPD Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthorium, Kamis (13/06)

Ketua Tim Penilai WTN, Karlo Manik saat memberikan paparan hasil penilaian di hadapan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Muspida, dan beberapa Kepala  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthorium, Kamis (13/06)

Karanganyar, Sabtu (15/06/2013)

Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2013 saat paparan di Ruang Anthorium, Kamis (13/06) menjelaskan berkaitan kondisi fasilitas umum, rambu lalu lintas, dan kedisiplian pengguna jalan.

Ketua Tim Penilai WTN, Karlo Manik dalam paparannya menjelaskan kedisiplinan berlalu lintas sudah cukup baik. Pejalan kaki juga sudah menyeberang di zebra cross yang disediakan.

“Dari pengamatan kami, para pengguna kendaraan roda empat telah menggunakan sabuk keselamatan dan untuk roda dua sudah memakai helm,” jelas Karlo Manik.

Karlo Manik juga menambahkan untuk zebra cross dan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) diharapkan bisa segera ditambah.

Tim penilai dari Kementerian Perhubungan dan Dishubkominfo Provinsi Jawa Tengah juga mengamati kebersihan terminal. Karlo menjelaskan  kebersihan yang ada sudah dinilai lumayan baik.

“Untuk halte masih kurang walaupun yang sudah ada saat ini dalam kondisi baik,” ujarnya

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengaku optimistis Karanganyar akan kembali meraih penghargaan WTN tahun ini yang akan diberikan pada 17 September mendatang. “Secara umum sudah bagus. Yang menonjol yakni dari pelayanan. Jika ada kekurangan, itu hal lumrah. Kekurangan itu tidak signifikan.  ” jelas Bupati Rina Iriani. pd

Read More

Pelantikan Da’i Kamtibmas dan Pengukuhan Formeka

DSC_0031Karanganyar. Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik 372 Da’i Kamtibmas Polres Karanganyar yang  berasal dari 17 Kecamatan, selain itu juga mengukuhkan Forum Mediasi Karanganyar (Formeka), di Gedung Wanita Karanganyar, Jumat (14/06) pagi. Para da’i ini berperan penting ikut menciptakan kondusifitas wialyah yang aman dan damai.

Read More

Raih Adipura Ke Enam, Karanganyar Syukuran

Putra Putri Lawu memegang Piala Adipura Tahun 2013 dan Piala Wahana Tata Nugraha Tahun 2012 saat sampai Taman Pancsila, Selasa (11/06)

Putra Putri Lawu memegang Piala Adipura Tahun 2013 dan Piala Wahana Tata Nugraha Tahun 2012 saat sampai Taman Pancsila, Selasa (11/06)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyanyi dengan Didi Kempot, saat memeriahkan syukuran di Taman Pancasila, Selasa (12/06)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyanyi dengan Didi Kempot, saat memeriahkan syukuran di Taman Pancasila, Selasa (12/06)

Karanganyar, Rabu (12/06/2013)

Setelah tahun 2012 kemarin, Kabupaten Karanganyar meraih Piala Adipura kategori Kota Kecil di tahun 2013 sebagai penghargaan tertinggi kebersihan dan keindahan Kota.

Piala Adipura yang dibawa Bupati Karanganyar, Rina Iriani, dari Jakarta, kemudian di arak menggunakan mobil jip, dari perempatan Papahan menuju Taman Pancasila, Selasa (11/06) siang. Selain itu juga turut dibawa Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2012, untuk diperlihatkan kepada masyarakat, yang pada bulan Mei kemarin telah diraih.

Ratusan orang menyambut antusias sepanjang perjalanan. Hujan rintik-rintik tidak menyurutkan kegembiraan mereka atas penghargaan yang diraih Kabupaten Karanganyar.

Sesampainya Taman Pancasila,  rombongan Bupati Rina Iriani disambut oleh Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, Muspida, Wakil Bupati, Paryono, Sekretaris Daerah, Samsi, Kepala SKPD, Camat, dan Lurah.

Selain itu juga ribuan masyarakat Karanganyar tampak memadati acara tersebut dengan menikmati hiburan dan sajian makanan gratis. Puluhan stand makanan diikuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Bupati Rina Iriani mengatakan, keberhasilan Kabupaten Karanganyar meraih Piala Adipura ke enam kalinya ini berkat usaha dari seluruh pihak, terutama upaya kerja keras, partisipasi, dan dukungan seluruh masyarakat Karanganyar.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan partisipasi semuanya, baik SKPD, instansi terkait maupun masyarakat Karanganyar,” kata Rina Iriani.

Kemudian, ia meminta agar keberhasilan ini jangan sampai disini, tetapi bisa mempertahankan dan meraih lagi Piala Adipura maupun Piala Wahana Tata Nugraha.

“Penghargaan yang kita raih, hendaknya nanti dapat dipertahankan. Tanpa partisipasi semua pihak, mustahil Adipura dapat diraih,” jelas Bupati Rina Iriani. pd

 

Read More
DSC_2196

Karanganyar Raih Piala Adipura

Piala Adipura

Piala Adipura

Karanganyar. Kabupaten Karanganyar kembali meraih Piala Adipura Tahun 2013 Kategori Kota Kecil. Di rencanakan besok, Selasa (11/06) akan ada pawai piala tertinggi dalam kebersihan itu,  dimulai dari perempatan Papahan menuju Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, pukul 12.00 WIB. Hari ini, Senin (10/06) Piala Adipura akan diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Istana Negara, Jakarta.

Read More
DSC_0057

Museum Dayu Jadi Wisata Edukatif

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, bersama beberapa Kepala Satuan Kerja Perangakat Daerah (SKPD)  meninjau pembangunan Museum Dayu, Gondangrejo, Karanganyar, Jumat (07/06) pagi

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, bersama beberapa Kepala Satuan Kerja Perangakat Daerah (SKPD) meninjau pembangunan Museum Dayu, Gondangrejo, Karanganyar, Jumat (07/06) pagi

Karanganyar, Sabtu (08/06/2013)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyelesaikan proyek pembangunan Museum Dayu sebagai sarana wisata edukatif, bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Direncanakan pembangunan Muesum Dayu yang berada di desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar  akan selesai pada pertengahan 2014.

Nantinya, di museum tersebut terdapat beberapa ruangan yang terdiri dari ruang penyimpanan koleksi fosil purbakala, ruang pameran yang tedapat diorama fosil purbakala yang ditemukan di desa Dayu.

Selain itu Pemkab Karanganyar akan berupaya memindahkan sebagian fosil purbakala yang ditemukan, dari Museum Sangiran, Sragen,  ke Museum Dayu.  

“Kami akan memindahkan sebagian fosil purbakala dari Museum Sangiran ke Museum Dayu ini,” jelas Ismu Suprihatin, Kepala Seksi Museum, Kepurbakalaan, Sejarah dan Nilai Tradisi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Jumat (07/06) pagi.

Menurut Ismu, desa Dayu mempunyai potensi nilai sejarah khususnya fosil purbakala karena warga di desa ini sering menemukan fosil. Terakhir  ditemukan fosil rahang dari gajah purba dan kepala kerbau lengkap.

“Masih banyak potensi fosil purbakala di daerah sini seperti hewan dan manusia purba. Kami juga minta kepada masyarakat apabila menemukan fosil apa saja maka diserahkan ke instansi terkait,” jelas Ismu.

Hal senanda juga diungkapkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, yakni meminta agar warga setempat mau memberikan benda sejarah itu jika menemukan fosil purbakala.

“Apabila ada warga yang menemukan fosil purbakala, hendaknya jangan dijual. Karena itu sangat tinggi nilai historisnya. Lebih baik diserahkan ke museum saja,” jelas Bupati Rina Iriani, saat meninjau pembangunan Museum Dayu bersama beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sedangkan Museum Dayu berdiri diatas lahan seluas 7000 m2, dengan luas tanah 11000 m2. Pembangunan museum ini sendiri ,menghabiskan dana kurang lebih 25 miliar yang berasal dari APBN.pd

Read More

Mendekati Ramadhan, Pasokan Elpiji 3 KG Ditambah

Karanganyar, Kamis (06/06/2013)

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan dan kebutuhan konsumen nanti mendekati Ramadhan dan Lebaran, persediaan gas elpiji tiga kilogram rencananya akan ada penambahan persediaan.

“Kami sudah mengantisipasi dari awal, semoga saja semua lancar dan kebutuhan masyarakat tercukupi,” kata Suwardi HP, Ketua (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi) Hiswana Migas Surakarta, Rabu (05/06) saat ramah tamah dengan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Rumah Dinas Bupati.

Suwardi juga menambahkan penambahan pasokan elpiji akan fluktuatif menjelang Ramadhan.

“Tergantung nanti berapa penggunaan dan permintaan gas tersebut menjelang Ramadhan. Yang penting, sudah diantisipasi agar tidak ada gejolak,” jelas Suwardi .

Dia juga mengatakan, saat ini persediaan gas elpiji tiga kilogram sudah aman. Seluruh agen sampai pengecer dan permintaan masyarakat juga bisa terpenuhi semua.

“Untuk Karanganyar selama ini pasokan elpiji sebanyak 18.958 tabung/hari. Dengan penambahan tersebut kebutuhan masyarakat bisa tercukupi,” ujarnya.

Pihaknya melakukan penambahan dan juga operasi pasar dengan menaikkan tambahan menjadi 350 persen dari alokasi harian selama enam hari.

“Pihak kami mulai melakukan pengawasan ketat dengan tim monitoring agar peredaran gas ukuran tiga kilogram ini lancar sampai ke pangkalan bahkan pengecer.” kata dia

Bupati Rina Iriani meminta untuk melakukan pengawasan ketat agar tidak ada kendala lagi.

“Lakukan pengawasan ketat. Jangan hanya meminta tambahan ke Pertamina karena langka elpiji, saat terjadi kendala peredaran gas tersebut di masyarakat,” kata Rina Iriani.pd

 

Read More