DSC_0117

Layang Mas, Berikan Informasi Pertanahan

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Hendarman Supandji  di dampingi Bupati Karanganyar, Rina Iriani mencoba pengoperasionalan perdana LayangMas (Layanan Anggota Masyarakat) yang berupa layar sentuh berisi informasi pertanahan.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Hendarman Supandji didampingi Bupati Karanganyar, Rina Iriani mencoba pengoperasionalan perdana LayangMas (Layanan Anggota Masyarakat) yang berupa layar sentuh berisi informasi pertanahan.

Karanganyar, Minggu (01/09/2013)

Inovasi teknologi untuk pertanahan terus dikembangkan, salah satunya dengan adanya Layang Mas (Layanan Anggota Masyarakat). Yakni perangkat elektronik layar sentuh yang berisi informasi pertanahan berbasis geo KKP (Komputerisasi Kantor Pertanahan).

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hendarman Supandji saat mengoperasikan Layang Mas mengatakan  teknologi tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat dalam membaca dan memetakan wilayah geografi Karanganyar.

“Layanan ini baru kali pertama diluncurkan di Kabupaten Karanganyar. Kami berharap inovasi dalam bidang pertanahan ini dapat mempermudah akses masyarakat dalam mencari informasi mengenai pertanahan,” kata dia di sela-sela launching Layang Mas di Lor in Hotel, Jumat (30/8).

Hendarman menambahkan, layanan ini juga dimungkinkan bisa mengurangi angka sengketa tanah yang dari tahun ke tahun mengalami penambahan yang cukup besar. Bisa diartikan, Karanganyar menjadi pylot project bagi program itu. Jika berhasil, lanjut dia, Layang Mas juga akan diterapkan di semua kabupaten/ kota se-Indonesia.

Di tempat yang sama, Bupati Rina Iriani menyatakan program ini juga bisa diakses oleh para investor yang ingin memperluas usahanya di sana. Meski demikian, dirinya menekankan tidak semua investor diberikan rekomendasi untuk mendirikan usaha di Bumi Intanpari. Pasalnya, Pemkab juga harus menyesuaikan zona atau wilayah yang sudah diatur dalam aturan yang ada, di antaranya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Jika memang melanggar aturan itu, maka Pemkab tidak akan memberikan izin pendirian usaha. Hal ini pula yang dialami oleh puluhan investor yang melirik Karanganyar sebagai daerah usaha.

“Ya maaf kami tidak akan tebang pilih dalam memberikan izin. Kami akan tetap menyambut para investor dengan tangan terbuka, tapi kami juga harus mendasarkan semua kebijakan dengan aturan yang ada. Kalau melanggar, maka kami akan menolaknya,” kata dia.

Rencananya akan ditempatkan di sembilan lokasi yang diberi anjungan Layang Mas, yakni Bandara Adi Sumarmo, Lor In Solo Hotel, Kantor Setda Karanganyar, Kantor BPN Karanganyar, DPRD, Rumah Dinas Bupati, Bappeda, DPPKAD, dan BPPT Kabupaten Karanganyar. pd

Read More

GOR Senilai Rp. 6,8 Miliar Diresmikan

Bupati Karanganyar, Rina Iriani (tengah) menandatangani prasasti, di dampingi Sekda, Samsi (Kiri) dan Ketua Komite Pembangunan GOR, Nur Halimah, (Kanan) saat peresmian GOR Srikandi, Kamis (29/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani (tengah) menandatangani prasasti, didampingi Sekda, Samsi (kiri) dan Ketua Komite Pembangunan GOR, Nur Halimah, (kanan) saat peresmian GOR Srikandi, Kamis (29/08)

Karanganyar, Jumat (30/08/2013).

Tempat olahraga representatif yang menjadi keinginan masyarakat Karanganyar telah berdiri megah diatas lahan seluas  2500 meter persegi yang merupakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Gedung Olah Raga (GOR) yang menelan biaya Rp. 6,8 miliar dan diberi nama Srikandi diresmikan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani,Kamis (29/08).

Bupati Rina Iriani mengatakan untuk meningkatkan prestasi di bidang olah raga dan menggelorakan semangat olah raga yang tinggi, harus ditunjang dengan fasilitas yang representatif, seperti  gelanggang olah raga  ini.

“Untuk itu saya amat berharap keberadaan GOR ini punya peranan yang signifikan terhadap peningkatan prestasi olah raga di Karanganyar,” kata Rina Iriani.

Oleh karena GOR ini merupakan  aset daerah  maka juga  diharapkan agar masyarakat memanfaatkan gelora ini dengan sebaik-baiknya.

Rina Irinai menunjuk DPPKAD untuk mengelola GOR ini, karena merupakan aset daerah.

“Dari segi manajemen fasilitas olahraga, agar ditangani  secara baik sehingga gelora ini tetap efisien dalam waktu penggunaan , terawat, bersih dan memberikan manfaat seluas – luasnya dalam aktivitas olahraga di Bumi Intanpari ini,” himbaunya.

Dia juga menjelaskan nama dipilihnya nama Srikandi yakni harapannya bahwa lewat GOR ini, nantinya akan lahir  atlet – atlet dengan spirit Srikandi  dalam meraih prestasi yang akan mengharumkan dan membawa nama baik Kabupaten Karanganyar.pd

 

Read More

Paskibrata Karanganyar Dikukuhkan

Sebanyak 80 Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (15/08).

Sebanyak 80 Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (15/08).

Karanganyar, Jumat (16/08/2013)

Sebanyak 80 Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani,di Pendopo Rumah Dinas, Kamis (15/08).

Paskibrata itu merupakan hasil seleksi dari berbagai sekolahan terutama juara lomba PBB tahun 2013. Ada sekitar 25 sekolah terdiri SMA, SMK, MA.

Mereka digembleng secara fisik maupun pengetahuan kebangsaan oleh tim pelatih dari Kodim 0727/ Karanganyar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, dan Purna Paskibraka.

“Latihan berjalan selama 25 hari, dari pagi sampai siang hari,” ujar Joko Sutrisno, koordinator siswa yang dilatih.

Pembawa Bendera Merah Putih saat Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-68 Tahun 2013 yakni Nadia Adelina, duduk di kelas dua dari SMA 1 Karanganyar. Dara kelahiran 20 November 1996 menyatakan siap menjalankan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Tanggal 17 Agustus nanti semoga sukses dan lancar,”harapnya.

Sedangkan untuk pembawa bendera saat penurunan bendera pada sore hari oleh Irlina Rimanda, perempuan kelahiran 23 Oktober 1996, yang duduk kelas dua di  SMK Penerbangan Bina Dirgantara juga optimis bisa menjalankan tugasnya.

“Tentunya bangga dan tidak menyangka dipercaya untuk membawa bendera merah putih,” ucap Irlina.

Dirinya juga mengaku selama seleksi sampai menjalani latihan hampir satu bulan tidak mengalami hambatan.

Sementara itu, Bupati Rina Iriani mengatakan penanaman rasa cinta tanah air harus tetap terpatri pada setiap anggota Paskibrata, terutama yang berkaitan dengan pelestarian nilai-nilai perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yaitu semangat gotong royong, untuk tetap terjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.pd

Read More

Bupati Rina Sidak di Hari Pertama Kerja

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melihat langsung absensi PNS dalam sidak di beberapa tempat kantor Pemerintahan, Senin (12/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melihat langsung absensi PNS dalam sidak di beberapa tempat kantor Pemerintahan, Senin (12/08)

Karanganyar, Senin (12/08/2013)

Setelah libur panjang  hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah/2013 Masehi, Bupati Karanganyar Rina Iriani, Senin (12/08), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa kantor pemerintahan.

Sidak dilakukan oleh Bupati Rina Iriani untuk mengetahui kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah libur lebaran selama satu minggu. Sidak dilakukan pukul 07.00 WIB  diawali mendatangi PNS di Kecamatan Kebakkramat.

Kedatangan Rina Iriani secara tidak terjadwal dan masih pagi hari membuat sebagian pelayan masyarakat  kaget.  Ada beberapa PNS yang tidak masuk kerja pada hari pertama ini, dan tidak mengetahui jika terdapat sidak yang dilakukan oleh Pimpinan Kabupaten Karanganyar tersebut.

Rina Iriani menemukan ada tiga PNS di Kecamatan Kebakkramat yang tidak masuk kerja pada hari pertama setelah libur Idul Fitri tahun ini.

“Dari hasil sidak ini rupanya masih ada yang melakukan indisipliner, ada yang telat apel. Kalau alasannya mengantar anak istri tentunya berangkat lebih pagi, supaya tidak telat,” kata Rina.

Selain itu, sidak juga di dilakukan Balai Desa Nangsri, Kecamatan Tasikmadu dan Puskesmas Tasikmadu.Dirinya mengatakan di desa jangan hanya sekdes saja yang datang tepat waktu.

“Melayani masyarakat di desa jangan sampai lelet, harusnya aparat desa datang lebih pagi, kasihan apabila ada masyarakat yang datang tapi belum ada yang datang” ujar dia.

Selain Bupati Karanganyar, sidak juga dilakukan oleh Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi, ada beberapa tempat yang didatangi oleh Sekda yakni Kelurahan Cangakan, Jungke, Lalung, Puskesmas Karanganyar, dan Kecamatan Karanganyar, hasil dari peninjauan ini tidak ada pegawai membolos di hari pertama masuk kerja setelah libur hari raya.

Namun dirinya menyayangkan masih ada PNS yang dalam berpakaian tidak mematuhi aturan.

“Tadi masih terdapat yang atributnya tidak lengkap, atau salah. Misalnya sabuk tidak Korpri, sepatu tidak yang bertali,”ujar Samsi.

Inspeksi ini dilakukan guna menekan ketidakdisiplinan PNS di Kabupaten Karanganyar ini dan  sidak ini akan menumbuhkan tanggung jawab kerja dikalangan PNS,  serta, para pegawai negeri sipil akan menjadi jera untuk tidak melakukan bolos kerja.pd

Read More

Rina : Berikan Pelayanan Yang Ramah

Bupati Karanganyar, Rina Iriani bersama beberapa Kepala SKPD meninjau Pos Pelayanan Lebaran Tahun 2013 di Sroyo dan Jaten, Senin (05/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani bersama beberapa Kepala SKPD meninjau Pos Pelayanan Lebaran Tahun 2013 di Sroyo dan Jaten, Senin (05/08)

Karanganyar, Selasa (06/08/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua Pos Pengamanan Terpadu (Pospam) di Karanganyar, Senin (05/08) lalu. Dua Pospam tersebut antara lain Sroyo dan Palur, Jaten.

Dalam kegiatan tersebut, Rina juga mengecek kesiapan dari petugas, sarana prasarana serta fasilitas yang ada di Pospam. Di antaranya kesiapan petugas medis, peralatan yang ada di sana. DIrinya juga meminta kepada semua petugas yang berjaga di Pospam untuk selalu mengedepankan pelayanan prima. Baginya, Karanganyar adalah kota santun dan selalu memberikan keramahan bagi siapa saja, termasuk para pemudik. “Petugas harus ramah dalam melayani para pemudik. Kita adalah pelayan masyarakat, jadi harus tetap mengedepankan kepuasan dari masyararat yang singgah di Pospam,” katanya di Pospam Sroyo.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) yang ikut dalam Sidak mengatakan, ada 50 personil yang disiapkan di enam Pospam yang tersebar di Karanganyar. Mereka ditempatkan di titik-titik rawan macet tersebut dengan sistem shift. “Jadi, akan ada dokter dan perawat yang standby di masing-masing Pospam,” katanya. pd

 

Read More

Bupati Rina Larang Pejabat Pakai Mobil Dinas Untuk Mudik

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memperlihatkan Surat Edaran tentang larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran Tahun 2013, Sabtu (03/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memperlihatkan Surat Edaran tentang larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran Tahun 2013, Sabtu (03/08)

Karanganyar, Minggu (04/08/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani secara tegas melarang penggunaan mobil dinas pejabat  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mudik Lebaran Tahun 2013. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran yang ditanda tangani oleh Bupati Karanganyar.

Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari peringatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa penggunaan mobil dinas untuk keperluan pribadi merupakan bentuk korupsi.

“Kami melarang penggunaan mobil dinas yang dipakai untuk mudik, nanti ada sangsinya,” kata Rina Iriani, Sabtu (03/08).

Dia menambahkan apabila ada yang nekat, maka diberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku.

Untuk mengefektifkan larangan itu, Rina Iriani memerintahkan Sekretaris Daerah untuk melakukan pengawasan. pd

 

Read More

114 Pejabat Dilantik

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik dan mengambil sumpah 114 pejabat eselon II, III, IV, dan V di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (03/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik dan mengambil sumpah 114 pejabat eselon II, III, IV, dan V di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (03/08)

Karanganyar, Minggu (04/08/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik dan mengambil sumpah pejabat eselon II, III, IV, dan V di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (03/08).

Pejabat yang dilantik itu sejumlah 114 orang yang terdiri eselon II sebanyak 4 orang, eselon III sebanyak 25 orang, eselon IV sebanyak 83 orang dan eselon V sebanyak 2 orang.

Adapun untuk eselon II terdapat Sundoro yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, kini menjadi Asisten Administrasi. Selain itu juga Istar Yunianto yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan, menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sedangkan Bachtiar Syarif menjadi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Kemudian Sumijarto menjabat Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani seusai melantik mengatakan setelah menjabat tetap menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diemban serta pelantikan ini merupakan hal biasa untuk mengisi kekosongan jabatan yang belum diisi.

“Saya sedih, apabila setelah menduduki jabatan baru, orang itu kinerjanya tidak sebagus dari jabatan sebelumnya,” ujar Rina Iriani.

Dia juga berpesan agar setiap pejabat bisa melaksanakan integritas, loyalitas, netralitas PNS apalagi menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, selain itu juga tetap melayani masyarakat. pd

 

Read More

Hari ini, 177 Kades di Karanganyar Terima Motor Dinas

Sebanyak 177 kepala desa (kades) bakal menerima sepeda motor dinas untuk kegiatan operasional, Sabtu (3/8/2013).

Setiap kades laki-laki akan menerima sepeda motor Honda Mega Pro sementara kades perempuan menerima Honda Supra.

Motor dinas para kades bakal diberikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR di halaman Setda Karanganyar. Setiap kades harus mengambil motor dinas baru dan tidak boleh diwakilkan orang lain.

Plt Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Karanganyar, Ani Indriastuti, mengatakan anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan motor dinas kades senilai kurang lebih Rp3,5 miliar. Setiap kades dijatah Rp20 juta unuk pengadaan pembelian sepeda motor dinas.

“Proses lelang motor dinas sudah kelar. Sepeda motor segera dibagikan kepada kades untuk menunjang kegiatan operasional setiap hari,” katanya kepada wartawan, Jumat (2/8/2013).

Para kades yang berdomisili di wilayah lereng pegunungan akan menerima sepeda motor Honda Mega Pro. Pasalnya, medan di lereng pegunungan cukup berat sehingga kondisi sepeda motor harus prima. Dengan pemberian sepeda motor dinas baru maka pelayanan terhadap masyarakat dapat meningkat di setiap desa. Kades dapat menangani permasalahan administrasi hingga permukiman penduduk.

“Diharapkan pelayanan masyarakat lebih prima dan meningkat termasuk yang berdomisili di wilayah pedalaman,” jelasnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa dan Kelurahan Setda Karanganyar, Sunarno, menyatakan proses lelang dilakukan langsung oleh DP2KAD dan Bagian Perlengkapan Setda Karanganyar. Seluruh motor kades bakal diganti dengan motor baru yang menyesuaikan dengan domisilinya.

Read More
DSC_0044

500 Anak Yatim Terima Bantuan

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memberikan bantuan ke 200 anak yatim diluar panti secara simbolis, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (02/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memberikan bantuan ke 200 anak yatim diluar panti secara simbolis, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (02/08)

Karanganyar, Sabtu (03/08/2013)

Memasuki berakhirnya bulan Ramadhan 2013 ini, Solo Peduli memberikan bantuan kepada 500 anak yatim diluar panti. Kepedulian itu diwujudkan untuk membantu masa depan mereka. Bupati Karanganyar, Rina Iriani sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena dapat membantu pendidikan maupun kesehatan bagi mereka.

“Anak-anak diluar panti hendaknya perlu kita perhatikan berupa sekolah maupun kesehatan untuk masa depannya,” ujar Rina Iriani, saat memberikan bantuan secara simbolis kepada 200 anak yatim diluar panti, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (02/08) siang. Sedangkan untuk 300 anak lainnya diberikan di 17 Kecamatan di Karanganyar.

Sementara itu, Kepala Solo Peduli Cabang Karanganyar, Fitrianto mengatakan, pihaknya telah mengadakan kegiatan ini untuk ke dua kalinya di Karanganyar setiap bulan puasa.
“Kami mengadakan kegiatan ini atas bantuan donatur  dan masyarakat yang peduli terhadap anak yatim,” jelas Fitrianto.

Pihaknya juga mengaku banyak sekali permintaan bantuan pendidikan sangat tinggi, bahkan setiap bulannya bisa mencapai 50 proposal.pd

Read More

21 Ambulans Disiagakan di Pospam Lebaran Karanganyar

Sebanyak 21 mobil ambulans disiagakan di enam pos pengamanan (pospam) selama perayaan Lebaran.

Mobil tersebut digunakan untuk mengangkut pemudik yang menderita sakit atau mengalami kecelakaan lalu lintas.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, melakukan pengecekan kesiapan mobil ambulans yang disiagakan selama arus mudik dan balik Lebaran di halaman Setda Karanganyar, Kamis (1/8/2013).

Setiap kelengkapan mobil ambulans diperiksa satu persatu termasuk peralatan medis di dalamnya. Saat pengecekan, didapati kelengkapan mobil ambulans rusak seperti air conditioner (AC) dan kondisi ban mobil yang sudah gundul.
Rina meminta agar instansi terkait segera memperbaiki mobil ambulans yang rusak.

“Memang ada beberapa kelengkapan mobil yang rusak makanya harus diperbaiki sebelum digunakan melayani para pemudik,” ujarnya.

Selain disiagakan di pos pengamanan Lebaran, mobil ambulans keliling juga akan disiagakan di setiap Puskesmas yang berada di jalur mudik dan balik Lebaran. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bila terdapat masyarakat yang menderita sakit cukup parah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, menyatakan pihaknya telah menyiapkan petugas kesehatan yang disiagakan di pos pengamanan selama 24 jam. Petugas kesehatan juga disiagakan di Puskesmas yang berada di jalur mudik dan balik Lebaran.

Read More