Jumat Keliling Mojogedang

Seluruh masyarakat Desa Bakalan, Ngadirejo, Mojogedang, Kab. Karanganyar yang menyambut kehadiran Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum didampingi oleh para Pejabat Dinas Kabupaten Karanganyar beserta jajarannya, Jumat  (03/02/2012), kedatangan tersebut berkaitan dengan kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang diadakan setiap hari Jum’at, kegiatan tersebut dinamakan JUMLING (Jum’at Keliling). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Bakalan, Ngadirejo, Mojogedang, Kab. Karanganyar.

Bupati Karanganyanyar Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum memberikan bantuan guna membangun Masjid  As-Sakinah dan jalan Desa yang menghubungkan antara  Desa Mojogedang dan  Karangpandan. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan bantuan dana sebesar 125 juta, 100 dari  Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum dan 25 juta dari APBD Kab. Karanganyar.

Dalam kunjungan tersebut di sertai dengan peletakan batu pertama sebagai symbol dimulainya pembangunan Masjid As-Sakinah di Desa Bakalan, Ngadirejo, Mojogedang, Kab.Karanganyar. “Besok kalau Masjidnya sudah jadi nanti diberi nama Masjid Al-Maming 10 ya Pak Buk, nama bukan masalah tapi yang penting fungsi dan kegunaan Masjid buat warga Desa Bakalan, Ngadirejo, Mojogedang, ” Ujar Bupati Rina Iriani. (pd/asyifa/anggun /dyah)

Read More

Audiensi Pemkab Karanganyar Dengan Buruh PT. Sekar Lima

Perwakilan buruh PT Sekar Lima yang berjumlah sekitar 6 orang diterima  Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum didampingi dengan Inspektur Daerah Agus Cipto Waluyo, SH, MT dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Drs. Sumarno, M.Si. di Gedung Garuda 1 Setda Karanganyar (01/02/2012), kedatangan tersebut berkaitan dengan belum diterimanya pesangon 30 karyawan PT. Sekar Lima sebesar antara 10 juta hingga 18 juta sesuai dengan hasil putusan yang ditetapkan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Bupati Karanganyanyar Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum akan membantu memintakan hak-hak pegawai yang belum terbayarkan. Dalam waktu seminggu ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan melakukan mediasi dengan PT. Sekar Lima untuk mencari solusi. “Kita tunggu sampai senin depan, jika sampai hari itu belum ada penyelesaian juga nanti saya pribadi akan sowan ke PT. Sekar Lima”, Tegas Rina Iriani.

dalam kunjungan buruh PT. Sekar Lima kali ini didampingi pula Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) se-Karesidenan Surakarta Muhammad Budianto. (ad/sony/syafiq)

Read More

Selamatkan DAS Pemkab tanam Pohon Bambu

Pemerintah kabupaten karanganyar kian serius menyelamatkan daerah bantaran sungai yang kini mulai terkikis oleh hunian. Kepla Dinas Pertanian, Perkunan, tanaman pangan dan kehutanan Karanganyar Siti Maesyaroch, ia mengatakan akan melakukan gerakan terpadupenyelamatan daerah resapan air, terutama daerah aliran sungai DAS atau bantaran. Penyelamatan bantaran sungai ini dilakukan karena semakin banyaknya hunmian yang berkembang didaerah tersebut.

Daerah bantaran sungai sudah banyakterkikis oleh hunian. Padahal sesuai UU Konservasi  bantaran tidak boleh untuk hunian. Tapi selama ini warga nekat tetap membangunnya. Pihaknya akan menanam pohon bambu disejumlah DAS.  Selain itu , pihaknya juga memprihatinkan kurangnya fungsi konservasi pohon di daerah bantaran. Jenis pohon yang cocok untuk ditanam di daerah bantaran, pohon bambu dan aren sebagai tanaman yang tahan hantaman air. Selama ini tutur siti, meski banyak manfaatnya , bambu dan aren lebih diangap sebagai tanaman liar yang kurang dipedulikan,kelestarian juga kurang diperhatikan dengan ditebangitiada henti. Padahal pohon bambu dan aren memiliki manfaat bagi ekosistem DAS Dasar.

Rumpu bambu yang kuat bisa menjadi penangkal erosi dan banjir serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar DAS. Penanaman pertama sebagai obyek percontohan akan dilakukan di bantaran sungai di ngringo, jaten dalam waktu dekat ini. Penanaman ini akan dilakukan Bupati Rina Iriani.

Read More

Karanganyar Luncurkan Sepeda Motor Buatan SMK

Tidak mau kalah dengan kota lainnya, setelah mencoba berinovasi dengan sepeda elektrik, kini Karanganyar mencoba mengeluarkan salah satu andalan mereka yakni memproduksi motor nasional yang dibuat oleh para siswa di SMK N 2 Karanganyar.

Guna mendorong langkah SMK, Pemkab mulai melirik sepeda motor tersebut dengan berencana memborong sejumlah sepeda motor roda dua dan roda tiga buatan SMKN 2 untuk digunakan sebagai kendaraan dinas. Sejumlah sepeda motor karya siswa SMKN 2 Karanganyar itu, kemarin langsung dicoba oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani di halaman Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Rabu (18/1) pagi.

Motor hasil rakitan siswa SMK program jurusan ototronik tersebut adalah dua sepeda motor jenis bebek dengan kapasitas mesin 100 cc dan sebuah sepeda motor dump atau sampah yang beroda tiga. Kepala Sekolah SMKN 2 Karanganyar, Wahyu Widodo mengatakan sepeda tersebut murni rakitan siswa – siswa dengan menggandeng beberapa produsen motor Kanzen dan Juve. “Semua bahan 90 persen lokal, tapi kalau mesin memang mereka yang memasoknya,” ujarnya di sela-sela pengujian motor di Halaman Setda Karanganyar, Rabu (18/1).

Dari beberapa motor yang ditampilkan, varian terbaru yang dibuat pada siswanya yakni Motor Dump atau motor yang dilengkapi dengan bak sampah di bagian belakang untuk Armada Sampah di Karanganyar yang lebih fleksibel dan bisa masuk ke gang-gang. “Kalau mobil jelas tidak bisa masuk hingga gang, dengan motor ini diharapkan sampah dapat terangkut dengan maksimal,” tekan dia.

Jika sudah disempurnakan, sambungnya motor-motor rakitan anak didiknya tersebut akan dibanderol lebih murah daripada motor Jepang yang berada di pasaran yakni untuk Motor Dump seharga Rp 20 juta dan motor bebeknya dihargai Rp 6, 5 juta.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani merencanakan untuk memakai motor rakitan siswa SMKN 2 Karanganyar sebagai kendaraan dinas di lingkungan Pemkab.

“Yang pasti pertama kali kita rencanakan akan membeli lima unit dulu, kemungkinannya nanti kita dorong untuk dipakai sebagai motor kepala desa,” ucapnya setelah mencoba motor tersebut. Selain membeli lima unit motor bebek, dia juga akan membeli sejumlah unit Motor Dump untuk keperluan Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Tetapi menurut Rina motor tersebut masih terdapat beberapa kelemahan yakni selain berat, mesin yang kurang begitu halus, setirnya juga getar saat digunakan. “Tapi daripada pakai motor Jepang, saya mending pakai motor ini,”

Sumber : http://harianjoglosemar.com/berita/karanganyar-luncurkan-sepeda-motor-buatan-smk-65475.html

Read More

Karanganyar Siap Beri Lahan untuk Produksi Esemka

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Karanganyar, menyatakan siap mendukung terwujudnya program mobil nasional (mobnas) yang sedang dirakit oleh para pelajar SMK di Solo.
“Di Karanganyar ada enam SMK yang memiliki jurusan mesin dan telah siap untuk mendukung program mobnas,” kata Bupati Karanganyar Rina Iriani didampingi oleh enam Kepala SMK Karanganyar yang diterima oleh Walikota Surakarta Joko Widodo (Jokowi), ketika meninjau perakitan mobil Kiat Esemka di Solo Techno Park (STP), Senin.
Ia mengatakan, SMK Karanganyar telah ditawari untuk menangani proses perbaikan bodi mobil. “Bagi saya tidak masalah, tetapi yang penting anak-anak bisa berpartisipasi dalam program mobnas,” katanya. Kepala SMK Negeri 2 Karanganyar Wahyu Widodo mengatakan, untuk program Mobnas ini yang mengerjakan di bagian perbaikan bodi, sampai sekarang belum ada. “Untuk itu kami siap dan tidak ada masalah,” katanya.
“Pekerjaan ini sebenarnya tidak sulit asalkan ada alatnya dan guru pembimbingnya. Sementara ini, kami masih kesulitan mengenai guru pembimbing dan peralatan, tentang pelajar yang akan mengerjakan telah siap,” kata Wahyu. Wahyu mengatakan, pihaknya akan secepatnya membuat program dan perencanaan untuk diajukan kepada Bupati Karanganyar Rina Iriani.
“Kami akan secepatnya membuat perencanaan dan program untuk diajukan kepada Bupati, karena ini menyangkut biaya agar secepatnya bisa direalisasikan,” katanya.
Rina Iriani dalam kunjungannya ke STP juga telah menawarkan lahan untuk pembuatan pabrik perakitan mobil tersebut apabila memerlukan lahan yang luas. “Kami juga siap mendukung untuk mencarikan lahan apabila di Solo sudah kesulitan lahan untuk membuat pabrik perakitan Mobnas itu,” katanya.

Sumber : http://www.harianjoglosemar.com/berita/karanganyar-siap-beri-lahan-untuk-produksi-esemka-64706.html

Read More

IGTKI ikuti Porseni

Kontingen Porseni Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Karanganyar dilepas oleh Bupati Karanganyar Rina Iriani untuk mengikuti Porseni tingkat provinsi yang digelar 24-25 September 2011 di Islamic Center Jl Abdulrahman Saleh, Semarang.

Bupati Rina dalam sambutannya berharap tahun 2011 ini IGTKI Karanganyar mampu meraih juara pertama. Mengingat pengalaman Porseni tahun 2010 lalu, Karanganyar meraih juara 2 untuk kategori bercerita dan juara 2 kategori bermain sambil bernyanyi.

Ketua IGTKI PGRI Karanganyar, Amanah mengatakan IGTKI telah menyelenggarakan seleksi Porseni tingkat kabupaten 16-17 September di TK Negeri Pembina. Dua kategori dilombakan yakni gerak dan lagu serta senam irama. “Seleksi dipersiapkan untuk mempersiapkan kontingen Porseni Karanganyar maju tingkat Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Read More

Pasar Jumat

Wisata belanja karanganyar terletak di dekat Jalan Perkantoran Pemkab Karanganyar. Anda akan melihat pemandangan yang tidak biasa dibandingkan hari-hari lainnya. Bukan hal istimewa memang, tetapi itulah kerumunan orang yang sedang tawar-menawar di “pasar tiban” pasar yang berada di Kabupaten karanganyar ini  hanya buka setiap hari jumat dan tidak ada sangkut paut dengan penanggalan jawa yang sering disebut “pasaran”.

Itulah alasan pasar ini disebut pasar jumat. Pasar ini sendiri dibuka dan mulai diresmikan oleh Ibu Bupati Karanganyar DR. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih,  M.Hum. Di Pasar Jumat anda biasa melihat keramaian di sana diwarnai pemajangan beraneka ragam komoditas dagang. Mulai dari kebutuhan sembilan bahan pokok hingga kebutuhan skunder lainnya, terpajang di sana. Para pedagang yang berjualan di tempat itu tidak hanya berasal dari Karanganyar. Beberapa di antara mereka datang dari Solo, Sukoharjo, Sragen dan lain-lain.

Read More
Singolodro

Bupati-bupati

No Poto Nama Periode Menjabat
1  Drs. H. Juliyatmono Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H. 2013-2023
2  DR.-Hj.-Rina-Iriani-Sri-Ratnaningsih-M.Hum_ Dr. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum 2003-2013
3  Soedarmadji-SH Soedarmadji, SH 1992-2003
4  Drs.-H.-Sujono Drs. H. Sujono 1987-1992
5  Drs.-Hartono Drs. Hartono 1982-1987
6  Drs.-Waluyo-Cokrodarmanto Drs. Waluyo Cokrodarmanto 1970-1982
7  Indriyo-Yatmo-Pranoto Indriyo Yatmo Pranoto 1968-1970
8  AKBP-R.-Soekardjono AKBP R. Soekardjono 1965-1968
9  Daisman Daisman Pebruari-Agustus 1965
10  Nario-Adirejo Nario Adirejo 1959-1965
11  Darto-Pranoto Darto Pranoto 1958-1959
12  sutedjo_57581 Sutedjo 1957-1958
13  Singolodro Singolodro 1954-1957

Read More