PRODUKSI PADI di Desa Jati Meningkat

Produksi padi di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar mengalami peningkatan hingga 2 ton/hektare dibanding tahun lalu. Produksi padi tahun 2012 mencapai 10, 2 ton/hektare sementara produksi padi tahun 2011 sekitar 8 ton/hektare.

Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja dengan panen raya di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kamis (19/7/2012). Rombongan Komisi IV DPR RI melakukan panen raya di lahan pertanian gabungan kelompok tani (gapoktan) Makaryo Tani sekitar 50 hektare. Anggota Komisi IV DPR RI didampingi Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR dan jajarannya.

Ketua Komisi IV DPR RI,  Romahurmuzy, mengatakan kunjungan tersebut merupakan kegiatan reses yang dilakukan komisinya untuk menyerap aspirasi terutama para petani. Semestinya, para petani di daerah lainnya dapat meniru pola pengolahan lahan persawahan sehingga produksi padinya meningkat. “Kalau bisa produksi padi di setiap lahan pertanian meningkat seperti di Desa Jati,” ujarnya saat ditemui, Kamis.

Sementara Direktur Utaman PT Pertani, Dwi Antono, menjelaskan pihaknya memberikan bantuan benih padi dan modal tanpa bunga pada  para petani di Desa Jati.  Dia menjelaskan pihaknya mendorong agar para petani melaksanakan program peningkatan produksi pertanian dengan mengucurkan bantuan berupa benih dan sarana yang dibutuhkan.

Read More

Terkait RUU Desa DPR RI Kunjungi Karanganyar

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia yang diwakili Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Desa, Ahmad Muqowan dan didampingi oleh Bambang Sutrisno dari Fraksi Partai Golkar melakukan kunjungan ke Kabupaten Karanganyar, Rabu (30/5).

Menurut Ahmad Muqowan untuk mendapatkan masukan dari daerah terhadap keberadaan RUU Desa. Ia juga berharap dengan telah dijalankannya RUU Desa di Karanganyar, nantinya juga memberikan dampak dan berpengaruh ke daerah-daerah lain di sekitarnya. Ahmad mengatakan bahwa keberadaan RUU Desa ini nantinya akan mendukung berjalannya otonomi daerah. Ia mengatakan bahwa saat ini setiap desa harus mulai bisa mandiri dengan otonomi desa. Kondisi sosial, politik, dan kebudayaan suatu daerah harus diperhitungkan untuk otonomi desa. “Otonomi di desa itu bukanlah pemberian yang diberikan pemerintah. Yang nantinya ada dari kesadaran masyarakat. Seperti Siskamling itu bukan disuruh polisi, tapi keinginan warga sendiri,” jelas Ahmad, Rabu (30/5).

Dengan otonomi daerah, diharapkan nantinya desa memiliki hak atas lokasi tanah. “Dengan otonomi segala persoalan yang ada haruslah diselesaikan di desa terlebih dahulu, jika tidak bisa baru ke polisi,” tambah Ahmad.

Ahmad berharap dengan kunjungannya di Karanganyar akan ada masukan terkait apa saja yang perlu ditambahkan dalam RUU Desa tersebut. Sementara itu, dalam kesempatan ini ketua Persatuan Perangkat Desa (Parade) Nusantara Karanganyar, Wuryanto, menyampaikan aspirasi terkait masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun masa jabatan. “Kalau hanya 6 tahun ini terasa sangat tanggung. Jika ditambah 2 tahun sehingga menjadi 8 tahun, Pemkab Karanganyar nantinya akan menjadi untung karena tidak usah mengeluarkan anggaran untuk Pemilihan Kepala Desa tahun 2012 dan 2013 nanti,” jelas Wuryanto.

Read More

Wisata Ziarah / Spiritual

Astana Giribangun

Astana Giribangun terletak di desa Girilayu kecamatan Matesih adalah komplek pemakaman mantan presiden RI ke-2 Bapak H.M Soeharto dan Ibu Tien Soeharto, keluarga serta kerabat-kerabatnya. Makam ini terletak di bawah astana Mangadeg. Komplek makam Giribangun di bangun pada than 1974, diresmikan penggunaanya pada tahun 1967.

Astana Mangadeg

Astana  mangadeg  terletak  di  desa  Girilayu  kecamatan  Matesih  merupakan komplekmakam raja-raja dari istana Mangkunegaran, Surakarta. Raja raja Mangkunegaran yang di makamkan di astana Mangadeg adalah Raja Mangkunegaran I (yang terkenal dengan nama Raden Mas Said atau pangeran Sambernyawa yang punya kesaktian luar biasa dan pada masa pemerintahannya sagat gigih melawan penjajah Belanda),  Raja Mangkunegaran II dan Raja Mangkunegaran III serta kerabat-kerabat raja. Tempat ini masih disakralkan terutama oleh masyarakat umum yanng masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Pura Mangkunegaran.

Astana Girilayu

Astana Girilayu berada di desa Girilayu kecamatan Matesih merupakan komplek makam raja-raja dari istana Mangkunegaran, Surakarta. Raja-raja Mangkunegaran yang dimakamkan di astana Girilayu adalah Raja Mangkunegaran IV, Mangkunegaran V, Mangkunegaran VII dan Mangkunegaran VIII serta kerabat-kerabat raja. Pengunjung dapat  berziarah  langsung  ke  makam  raja-raja  ini  dengan  dipandu  oleh  juru  kunci makam. Khusus bagi pengunjung wanita apabila akan melakukan ziarah harus mengenkan kain yang telah disediakan oleh yayasan pengelola astana Girilayu.

Read More

Warga Ngringo gelar malam tirakatan

Karanganyar (Solopos.com)–Warga RT 6/ RW XIV Ngringo, Jaten, Karanganyar menggelar malam tirakatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-66, Sabtu16 agustus 2011 malam. Kegiatan yang dilaksanakan usai salat tarawih diikuti seluruh warga perumahan.

Ketua RT 6 mengatakan selain menggelar malam tirakatan juga dilaksanakan pembagian hadiah lomba dan perenungan semalam. Sebelumnya warga menggelar berbagai lomba dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan seperti gerak jalan santai, lomba sepakbola terong, karoeke dan rias bapak-bapak.

“Di Hari Kemerdekaan ini harus dimaknai dengan meningkatkan rasa nasionalisme. Terutama dengan semakin lunturnya rasa nasionalisme,” ujarnya.

Read More

Janda veteran diberi bantuan

Sebanyak 10 orang janda pejuang veteran di Kecamatan Jumantono dan Gondangrejo diberi bantuan oleh Pemkab Karanganyar, Sabtu 23 juli lalu. Pemberian bantuan itu yakni dalam rangka memperingati HUT ke-66 Kemerdekaan RI.

Di Gondangrejo, bantuan tersebut diberikan dengan mendatangi masing-masing rumah janda veteran. Sedangkan di Jumantono, para janda itu dikumpulkan di salah satu warga Desa Blorong.
Masing-masing janda diberikan bantuan uang tunai senilai Rp 200.000, pakaian pantas pakai dan sejumlah bahan makanan pokok. Panitia HUT ke-66 Kemerdekaan RI Karanganyar, Musri Rejeki mengatakan, bantuan tali asih itu diberikan sekaligus untuk mengenang perjuangan para veteran perang yang kala itu gigih merebut kemerdekaan dari cengkeraman penjajah. “Tanpa beliau-beliau, mungkin Negara ini tidak akan seperti sekarang,

Read More
samber nyawa

Sejarah

Pada tahun 1847 Karanganyar merupakan satu wilayah Kawedanan dari Kadipaten Mangkunegaran di samping Kawedanan Wonogiri dan Malangjiwan.

Read More