DSC05725

Pj Bupati Karanganyar Berharap Moment HUT Kemerdekaan RI Menjadi Energi Positif Memupuk Rasa Persatuan Dan Kesatuan

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Alun – alun Karanganyar, Sabtu pagi (17/8/2024). Upacara dihadiri secara langsung oleh Pj Bupati Karanganyar, Pj Sekretaris Daerah Karanganyar Zulfikar Hadidh, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, ASN, perwakilan Ormas, relawan, serta para pelajar.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi dan Komandan Upacara Letnan Hartoyo dari Kodim 0727 Karanganyar. Dalam sambutannya, Pj Bupati Karanganyar, menyampaikan, bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 adalah momentum yang sangat berharga untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan sekaligus mengajak masyarakat untuk mengobarkan semangat cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta memupuk rasa persatuan.

“Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79 selayaknya menjadi cerminan persatuan dan pelaksanaan nilai-nilai luhur dari Pancasila dan UUD 1945 yang telah disepakati bangsa Indonesia. Selama 79 tahun ini, bangsa kita telah melalui berbagai tantangan dan ujian. Dan berkat semangat serta kerja keras, bangsa kita telah berhasil mencapai banyak kemajuan. Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, berterima kasih kepada para pahlawan, dan para pendahulu kita atas jasa-jasa mereka,” ucapnya.

Selaras dengan tema HUT RI ke-79 yaitu Nusantara Baru, Indonesia Maju, imbuh Timotius, merupakan panggilan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dan berkolaborasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik dengan memanfaatkan segala potensi yang ada. Karenanya, semangat perjuangan para pendahulu harus tetap diteruskan dengan senantiasa menggelorakan dan mematrikan nilai-nilai semangat juang 45 dalam jiwa dan sanubari bangsa Indonesia.

“Nilai-nilai semangat juang 45 akan mampu menumbuhkan jiwa heroik, patriotik dan nasionalisme untuk untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia. Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga senantiasa berupaya melalui karya nyata untuk mewujudkan Kabupaten Karanganyar yang semakin maju, kompetitif dan harmoni,” tandasnya.

Indonesia genap berusia 79 tahun lepas dari penjajahan. Dan saat ini adalah momentum untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa kita tercinta. Mari berlomba menjadi agen perubahan supaya menimbulkan dampak yang positif bagi Kabupaten Karanganyar

Dirgahayu Republik Indonesia, Sekali Merdeka tetap merdeka. (Diskominfo)

Read More
IMG-20230831-WA0019

BAZNAS JATENG AWARD TAHUN 2023, KETUA BAZNAS RI : ZIS Se JATENG TERKUMPUL 300 MILIAR RUPIAH LEBIH, PRIORITASKAN PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTRIM DI WILAYAH JATEN

KARANGANYAR– Penerimaan Zakat Infaq Sedekah (ZIS) se Jawa Tengah terkumpul Rp 300 miliar lebih. Dana tersebut akan dipriorotaskan untuk pengentasan kemiskinan ekstrim di wilayah Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, Mokhammad Mahoum saat menyampaikan sambutannya pada penerimaan Baznas Award Tahun 2023 di Gedung Grandhika, Semarang, Senin (28/8/2023).

Menurutnya Award Baznas Jateng ini dimaksudkan sebagai apresiasi kinerja Baznas Kota maupun Kabupaten dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se Jawa Tengah mengalami kemajuan yang luar biasa.

Dikatakan Mokhammad Mahoum bahwa Penganugrahan sebagai Tropi dan Piagam Penghargaan Baznas ini berdasarkan pada prestasi data yang diperoleh oleh Tim Jawa Tengah dengan mewawancarai Walikota/Bupati se Jawa Tengah, Dinas Dinas setempat dan masyarakat berbekal pada laporan kinerja yang kami peroleh setiap saat.

“Kinerja Baznas 35 Kab/Kota se Jawa Tengah sudah sangat luar biasa. Tahun ini pengumpulan zakat mencapai angka lebih dari 300 Miliar rupiah. Angka ini belum pernah tercapai di tahun tahun yang sebelumnya. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan daerah se Jawa Tengah atas bimbingannya dan kerjasamanya sehingga Baznas bisa mencapai kemajuan yang luar biasa pesat,” tutur Ketua Baznas RI.

Sementara itu sambutan Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Daroji mengapresiasi kinerja Baznas. Tentu saja dengan pengumpulan dana sebanyak itu akan banyak bisa membantu terutama pengentasan kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah sehingga tahun 2024 diharapkan tidak ada lagi kemiskinan ekstrim di wilayah Jawa tengah.

Untuk pengentasan tersebut di akui bagian untuk menyelesaikannya adalah Baznas Propinsi Jawa Tengah selain ntuk mengentaskan kemiskinan ekstrim juga pemberian beasiswa dan pemberdayaan masyarakat.

“Karena dengan hasil perolehannya yang kuat yaitu untuk tahun ini ditargetkan 100 miliar Rupiah untuk Propinsi dan kita targetkan untuk Baznas Kab/kota dan Lembaga Amal Zakat (LAZ) seluruh Jawa Tengah kita targetkan 2,1 Triliun rupiah di tahun 2023. Sedangkan untik seluruh Indonesia, Target kita tahun ini (2023) adalah sebesar 33 triliun rupiah baik itu Propinsi maupun Baznas Kab/Kota dan LAZ seluruh Indonesia, jelasnya dihadapan para tamu undangan yang hadir.

Pada kesempatan tersebut ditekankan oleh Ketua Baznas Propinsi, jangan sampai ada pungutan atau terkesan Baznas itu memungut atau meminta .
Ini saya pesan, kami ingatkan jangan meminta minta karena haram hukumnya.

Yang ada kita menjalankan Perintah Allah kepada Utusannya yakni Rasulullah SAW untuk mengambil zakat dan sedekah seperti yang telah dijalankan Rasulullah dengan tujuan untuk membersihkan harta kita.

” Dengan harapan nantinya untuk membantu segala permasalahan yang ada di masyarakat yang pemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat karena dana ZIS ini untuk kemashlahatan umat,”pesannya.

Selanjutnya sambutan Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen selaku mewakili Gubernur Jawa Tengah mengatakan kepercayaan oleh Allah SWT yang tidak kecil dan saya yakin kepercayaan yang diberikan kepada kita khususnya Baznas ini saya pastikan kita dapat melihat bersama dan merasakan manfaatnya.

Ia menjelaskankan Program program capaiannya dan melaksanakan pelatihan pelatihan yang langsung berdampak ke person (seseorang) atau kepada seluruh umat khususnya umat Islam.

Ditambahkan Wagub atas pelatihan yang diberikan oleh Baznas salah satunya adalah memberikan pelatihan keterampilan terhadap tukang jagal halal (Kang Jalal) yang pada hasilnya adanya ketenangan atau kehahalalan dalam mengkonsumsi daging kurban.

Baznas juga menindak lanjuti dengan adanya Rumah Potong Hewan (RPH) yang menjamin kehalalan dan kemakmuran. Karena RPH ini nantinya akan berbeda dengan RPH Lainnya karena akan di dorong dengan teknologi yang baik dari segi pengemasan yang dikaleng agar lebih tahan lama dengan tujuan bisa untuk mengatasi kemiskinan, stunting yang pada saat ini menjadi perhatian khusus kita.

Untuk itu, ia mengharapkan pentasharufannya adalah pemerataan yang lebih baik lagi dan yang digaung-gaungkan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah yakni bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat produktif baik lewat pendidikan, usaha yang diberikan dan sudah dirasakan manfaat zakat produktif ini oleh masyarakat langsung.

“Semoga mereka ini kelak menjadi muzaki dan disalurkan oleh Baznas,” harapnya.

Pada giat Baznas Award Jateng tersebut disampaikan beberapa penghargaan yang telah raih oleh Baznas Jawa Tengah dari tahun ke tahun yang dibacakan langsung oleh Wagub Jawa Tengah, diantaranya :
Tahun 2019 Baznas Provinsi Jawa Tengah memperoleh Award dengan Kategori Pertumbuhan Pengumpulan ZIS terbaik, Pendistribusian ZIS terbaik, Program Pemberdayaan ZIS terbaik.

Tahun 2020 memperoleh penghargaan Baznas RI Award yakni Nominasi Baznas Propinsi kategori Pertumbuhan Pengumpulan ZIS terbaik.
Yang kedua nominasi kategori Program Pemberdayaan ZIS terbaik.

Tahun 2021 Baznas Proinsi Jawa Tengah dengan kategori Pengkoordinasian Terbaik dengan inovasi Pengumpulan ZIS terbaik.

Tahun 2023 mendapatkan penghargaan lagi Baznas Propinsi Jawa Tengah Kategori Pengumpulan ZIS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik.

Hal tersebut merupakan sederet penghargaan yang diterima dari Baznas RI. Sedangkan dari masyarakat sendiri telah merasakan adanya penthasrufan ZIS berupa membantu pengentasan kemiskinan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Jambanisasi.

“Kepada tiga puluh lima (35) Bupati/walikota se Jawa tengah yang hadir, saya ucapakan selamat atas pencapaian pengumpulan Baznas yang mencapai 300 miliar Rupiah lebih dan ini menjadi amal kebaikan kita didunia dan diakhirat nanti,” harap Wagub Jateng.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjadi salah satu Kabupaten yang meraih Baznas Jateng Award Tahun 2023 diantara sepuluh (10) Kabupaten/Kota se Jawa Tengah yang juga mendapatkan Baznas Jateng Award Tahun 2023. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Diskominfo

Read More
DSC_1311

Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Momen Untuk Saling Menguatkan, Berbagi dan Membantu Diantara Kita

 

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tumpeng kepada Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo dalam malam tirakatan HUT Kemerdekaan RI ke 76

Dirut RSUD Karanganyar, dr Iwan Setiawan

KARANGANYAR – Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia ditengah Pandemi Covid-19 hendaknya dijadikan momentum untuk saling menguatkan, berbagi dan membantu diantara kita. Sebab semua masyarakat mengalami dan merasakan dampak yang luar biasa terhadap Covid-19. Dengan saling menguatkan, menambah keimanan, serta berbagi kepada yang membutuhkan dan tetap menjalankan protokol kesehatan merupakan cara terbaik melawan Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam Malam Tirakatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI yang digelar sangat terbatas dengan penerapan prokes di ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Senin (16/08)
Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar tersebut juga mengingatkan untuk mengambil semangat dan jiwa patriotisme para pahlawan bangsa yang gugur di medan laga membela kemerdekaan. Hekekatnya saat ini, kita semua pun tengah berperang melawan musuh yang tak tampak yakni Covid-19. Dengan mengorbarkan semangat kebangsaan semoga Covid-19 segera sirna dari bumi pertiwi. “Tenaga kesehatan, Babinkantibmas, Babinsa dan kita semua harus bahu membahu melawan Covid-19. Dengan kebersamaan ini, Covid-19 dapat melemah dan kita bisa merdeka dari cengkeram Virus Covid-19,” papar Juliyatmono.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Karanganyar untuk menggunakan senjata ampuh melawan Covid-19 yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. Bupati juga menyampaikan bahwa vaksinasi di Kabupaten Karanganyar mencapai 56 persen.
Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr. Iwan Setiawan. Dokter spesialis THT ini memaparkan perjuangan nakes sebagai garda terdepan Covid-19 seperti halnya ketika berjuang dalam meraih kemerdekaan bangsa ini. Para pejuang bangsa dengan tekad yang kuat, ikhlas, pantang menyerah dan tidak memikirkan hidup dan mati. Demikian juga yang dilakukan nakes, meski tahu resiko terpapar virus sangat tinggi namun tidak mundur. Para pejuang kesehatan terus memberikan pelayanan terbaik. “Jika yang satu kena, maka yang lain tidak menggurutu dan langsung mengganti. Semangat kesetiakawanan dan pantang menyerah ini, terus dilakukan para nakes,” ungkapnya.
Setidaknya ada 3 (tiga) orang tenaga kesehatan yang meninggal dunia karena Covid-19. Yakni dr. Sutiyono spesialis kandungan, dr. Septiarko spesialis anak dan perawat senior Bambang Joko Triyanto. Proses dari terpapar Covid-19 sampai meninggal dunia berlangsung sangat cepat. Kejadian ini tidak memundurkan tekad dn semangat teman teman nakes dalam berjuang melawan Covid-19. “Kemerdekaan bangsa diartikan keberhasilan mengusir penjajah. Kemerdekaan bangsa dari Covid-19 dengan mengusir racun racun virus,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20210816-WA0022

Paripurna DPRD Karanganyar Mendengarkan Pidato Kenegaraan, Presoden RI : Pandemi Seperti Kawah Candradimuka

Kominfo

Bupati, Wabup, Ketua DPRD Karanganyar, Jajaran Forkopimda dan segenap anggota Legislatif Menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum mendengarkan pidato Kenegaraan, Senin (16/8) pagi.

KARANGANYAR- DPRD Karanganyar menggelar Rapat Paripurna sidang ketiga dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76. Dalam pidato kenegaraannya Presiden mengatakan pandemi seperti Kawah Candradimuka yang telah mengajarkan untuk mawas diri serta menguatkan diri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Rapat Paripurna DPRD diikuti Bupati, jajaran Forkompinda dan anggota DPRD Kabupaten Karanganyar. Agenda rapat paripurna itu yakni mendengarkan pidato kenegaraan Presiden dalam rangka hari Kemerdekaan RI.

Dalam pidatonya Presiden mengatakan pandemi covid 19 telah menghambat laju pertumbuhan ekonomi bangsa. Namun hal ini tak boleh menghambat proses reformasi stuktural perekonomian.

“Pemerintah selalu berusaha mencari solusi perekonomian berkelanjutan agar dapat mendongkrak perekonomian nasional,”katanya.

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu juga menjelaskan kebijakan PPKM yang diambil pemerintah sebagai upaya  mengendalikan dan  menekan laju penyebaran covid 19. Namun pelaksanaannya dalam jangka pendek dan rata-rata diperpanjang.

“Tujuan dan arah kebijakan tetap dipegang secara konsisten. Namun strategi dan manajemen lapangan harus dinamis dan menyesuaikan di lapangan,”ujarnya

Presiden juga menambahkan pandemi covid -19 telah memberikan pelajaran bagi bangsa Indonesia. Diharapkan kejadian ini menjadi ajang untuk mawas diri dan menguatkan dalam menghadapi tantangan di masa depan.

“Semua ini adalah proses untuk menuju bangsa yang tangguh dan tahan banting. Kita harus optimis dapat melalui ujian ini,”paparnya.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_0201

Bupati Karanganyar Mengikuti Kegiatan Doa dan Zikir Bersama Presiden RI

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar mengikuti zikir dan doa bersama Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (01/08).

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar mengikuti zikir dan doa bersama Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (01/08).

Kegiatan dibuka oleh Ketua Majelis Dzikir Tasbih Indonesia, Dr. KH. Abdul Wahid, M.Ag yang juga selaku ketua penyelenggara kegiatan ini. Dalam sambutannya, disebutkan bahwa kegiatan doa dan zikir bersama ini dilangsungkan setiap tanggal 01 Agustus.

Menurut Dr. KH Abdul Wahid, zikir dan doa merupakan salah satu ikhtiar dari NKRI dalam menghadapi pandemi Covid-19.  Selain melakukan zikir dan doa bersama, gotong royong dan kebersamaan warga merupakan salah satu pondasi yang bisa mendasari kekuatan NKRI untuk melalui semua ini.

Tak ketinggalan, Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Qolil Qhoumas memberikan sambutan dengan mengajak peran serta masyarakat untuk mematuhi protokol 5M. Selain 5M, Menteri Agama juga mengajak masyarakat untuk menambah 1D, yakni doa.

Menurutnya, doa adalah senjata ampuh bagi orang beriman, doa adalah penenang jiwa. Doa yang dipanjatkan terus-menerus, diharapkan Allah bisa mengabulkan doa tersebut yang telah dipanjatkan dengan sepenuh hati oleh umat manusia yang beriman dan berhati tulus.

Demikian, Diskominfo. (Ard/Tgr)

Read More
iki4

Solo Raya Jadi ‘Pusat Perhatian’ Pemerintah RI, Bupati Karanganyar Minta Kuota Vaksin Ditambah

Bupati bersama Forkopimda melaksanakan Vidcon dengan Menko Kemaritiman dan Investasi di ruang SIC Diskominfo Karanganyar

KARANGANYAR – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Solo Raya menjadi ‘pusat perhatian’ Pemerintah Republik Indonesia terkait kasus terpapar Covid-19. Pasalnya kedua wilayah tersebut menunjukkan tren kenaikan kasus Covid-19. Kasus Covid-19 tertinggi di wilayah Solo Raya yaitu di Kab. Klaten dengan jumlah 14.425 kasus, kemudian Kab. Sragen 11.786 kasus, menyusul Kab. Karanganyar 11.347 kasus, Kota Surakarta 10.570, Kab. Sukoharjo 8.107 kasus, Kab. Wonogiri 7.263 kasus dan Kab. Boyolali 7.232 kasus. Hal tersebut disampaikan pada kesempatan Video Conference (Vidcon) penanganan kasus Covid-19 di wilayah Solo Raya dan DIY bersama Menteri Kemaritiman dan Investasi di Ruang SIC Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo), Senin, (25/07).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kesempatan tersebut menjelaskan kasus baru harian Covid-19 per-25 Juli 2021 dengan urutan tertinggi yaitu Kab. Karanganyar 341 kasus, kemudian Kota Surakarta 310 kasus dan Kab. Klaten 206 kasus. Sementara itu, kasus aktif Solo Raya tertinggi yaitu Kab. Klaten mencapai 1.915 kasus, Kab. Sragen 1.380 kasus dan Kab. Karanganyar 1.345 kasus. “Trend mingguan kasus baru se-Solo Raya terdapat 4 (empat) daerah yang menujukkan kenaikan yaitu Kab. Karanganyar, Kab. Klaten, Kota Surakarta, dan Kab. Sukoharjo. Sementara Kab. Boyolali dan Kab. Wonogiri mulai menurun”, ungkap Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga menyatakan bahwa angka di Kab. Karanganyar tinggi karena proses tracing paling banyak daripada daerah lain, sehingga angkanya tinggi. Pihaknya meminta untuk kuota vaksin ditambah. Jika memang Solo sudah cukup, segera diperuntukkan untuk wilayah di sekitar Solo. “Kami meminta kuota vaksin untuk daerah Solo Raya untuk ditambah,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Sementara Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan perlunya penguatan di sisi hulu dalam penegakan aturan PPKM level 4, sebab tren kasus aktif masih meningkat dan positivity rate cukup tinggi. Tanpa penguatan di hulu, kapasitas respon di sektor hilir akan penuh dan menyebabkan peningkatan angka kematian. (hr/adt)

Read More
Spanduk HUT RI Ke- 76_contoh

Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021

Berikut contoh desain Spanduk HUT RI Ke-76 Pemerintah Kabupaten Karanganyar

 

Untuk download file silahkan akses link berikut ini : s.id/SpadukHUTRI76Karanganyar

Read More
yasin (3)

Kunjungan Menteri Pertanian RI Dalam Integrated Farming Di Desa Kragan, Gondangrejo

Read More
upacara alun-alun (2)

Upacara Peringatan HUT RI Ke 75 Di Alun-Alun Karanganyar

Read More
DSC_2047

APEL BESAR JELANG HUT KEMERDEKAAN RI KE-75

Diskominfo

Penyerahan Alat Baksos oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono

KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. pimpin apel besar dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan nasionalisme melalui perguruan pencak silat Kabupaten Karanganyar. Acara berlangsung di Alun-alun Kabupaten Karanganyar. Jumat (14/08/20).

Turut hadir Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Kapolres Karanganyar Dr. Leganek Mawardi S.H., S.I.K, M.Si., serta Komandan Kodim 0727 Letkol Inf. Ikhsan Agung Widyo Wibowo, S.I.P.

Apel besar yang ditindaklanjuti dengan kegiatan bakti sosial membersihkan lingkungan masing-masing ini diikuti oleh enam kompi yang berasal dari Kodim, Polri, DISHUB, SATPOL PP, DKP serta perguruan pencak silat se Karanganyar.

Dalam amanatnya Juliyatmono mengungkapkan bahwa Kegiatan ini sebagai wujud persiapan lahir dan batin untuk memasuki detik-detik proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020.

“Selalu meningkatkan persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, serta mampu menunjukkan sinergitas untuk menjaga agar peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020 berlangsung kondusif, nyaman ditengah situasi pandemi Covid-19” ungkap Juliyatmono.

Ditambahkan bahwa pemerintah telah berupaya secara optimal untuk menekan penularan Covid-19, pihaknya berpesan agar selalu membudayakan kebiasaan baru dilingkungan masing-masing. Dengan memakai masker saat keluar rumah, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir serta menjaga jarak aman. Diskominfo (An&In).

Read More