Rapat Koordinasi PPID Kabupaten Karanganyar
- Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar turut hadir dalam Rapat Koordinasi PPID.
- Rapat Koordinasi PPID Kabupaten Karanganyar.
materi dapat diunduh dengan mengklik link dibawah :
SAQ Kabupaten Karanganyar Tahun 2017

Antisipasi Melambungnya Harga Kebutuhan : Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat memimpin Rakor Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Selasa (20/12).
Dalam rangka kesiapan menghadapi hari Natal 2016 dan tahun baru 2017, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti setiap SKPD, Selasa (20/12/2016) di ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.
Rakor dipimpin Sekretaris Daerah, Samsi dan didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala BPS Karanganyar.
Pada rakor tersebut, Samsi menyampaikan beberapa persiapan yang akan dilakukan diantaranya keliling pasar untuk target harga-harga dapat terkendali, ketersediaan kebutuhan sembako cukup. Pengecekan elpiji di Pertamina, Pangkalan elpiji, agen elpiji utamanya gas melon 3 kg.
Lebih lanjut, Samsi menegaskan larangan penggunaan gas elpiji 3 kg bagi PNS, tentara maupun Polri.
“ Dinas Pertanian, tetap cek ketersediaan pupuk agar penyalurannya tepat sasaran. Pengamanan Disparbud di titik-titik pusat pariwisata untuk memastikan kenyamanan pengunjung,”terangnya.
Ia menghimbau untuk Dishubkominfo agar cek jalur-jalur wisata terutama di tikungan. Beri pengamanan untuk antisipasi terjadinya kendaraan jatuh karena berada di daerah curam.
Sementara itu, Kabag. Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius mengatakan menjelang hari besar biasanya terjadi kesulitan mendapatkan elpiji dan harga-harga kebutuhan melambung tinggi.
“Perlu kesiapan-kesiapan komoditas untuk antisipasi hal tersebut, karena Karanganyar akan menjadi pusat kunjungan wisata,”jelasnya.
Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka Rakor Dewan Pendidikan se Solo Raya di Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016)
Karanganyar, Kamis 21 Januari 2016
Untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, informasi dan sinkronisasi kegiatan antar Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se Solo Raya sekaligus menyampaikan pokok-pokok pemikiran dan penyusunan dan rekomendasi mengenai kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah di bidang Pendidikan, maka Dewan Pendidikan Se Solo Raya mengadakan Rapat Koordinasi rutin tiga bulan sekali, yang kebetulan pada awal tahun 2016 ini bertempat di Kabupaten Karanganyar, Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016).
Target kegiatan Rakor ini adalah tersusunnya pokok-pokok pikiran dan rekomendasi mengenai keberadaan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dan tersusunnya rekomendasi penyelenggaraan pendidikan dilingkungan Kabupaten/Kota Se Solo Raya yang disampaikan kepada Bupati/Walikota Sesuai dengan konteks pemerintah yang sedang berjalan.
“Semoga dengan adanya Rapat Koordinasi ini bermanfaat besar bagi Dewan Pendidikan. Selamat mengabdi bagi Dewan Pendidkan yang baru dilantik masa bhakti 2015-2020 sesuai dengan ketentuan dan kompetensinya dan mencerminkan nilai-nilai pancasila. Saya (Bupati) bersama Wakil Bupati berharap Pendidikan jauh lebih baik . Mari kita bergerak bersama-sama untuk menjadikan program pendidikan yang lebih maju, mari kita kompak memuliakan anak-anak agar menjadi generasi penerus yang hebat, ujar Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahannya sekaligus membuka Rakor Dewan Pendidikan Se Solo Raya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono mengatakan bahwa tahun ini akan ada perubahan SOT diseluruh wilayah Indonesia.
“Eselon-eselon II kalau dilebur kemungkinan juga tidak akan berkesempatan lagi menjadi Eselon-eselon II, ini sungguh amat mengganggu secara psikologi. Termasuk kewenangan SMA/SMK akan diambil Provinsi, oleh karna itu banyak kewenangan akan dicabut dan nyaris Otonomi Daerah tidak ada lagi gaungnya. Dewan pendidikan dan Dinas Pendidikan harus bergandengan terus, untuk mencapai tujuan yang sama,” kata Juliyatmono .
Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Se Solo Raya, Dr.Arief Suryono mernyampaikan kurangnya respon dari menteri pendidikan kepada Dewan Pendidikan. “Berdasar UU nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan. Selaku yang tergabung dalam Dewan Pendidikan mendesak Menteri Pendidikan untuk segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional, Karena memang kurangnya respon dari Menteri. Dan mudah-mudahan Rakor Dewan Pendidikan Provinsi yang akan di selenggarakan di Bandung nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu Berbadan Hukum sebagai aspirasi Dewan pendidikan di Daerah agar Menteri dapat segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional. Semoga sisa-sia hidup kita ini bisa disumbangkan untuk negara,” terangnya.
Pada Rapat Koordinasi tersebut, Tjuk Susilo selaku Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar meminta Komite agar dipertemukan dengan Kepala Sekolah karena perlu adanya kerjasama yang tentunya dapat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan Se Solo Raya. Ad/Ind/Tt

Bupati Juliyatmono memimpin langsung Rapat Koordinasi Penyampaian Alokasi Dana Transfer kepada Pemerintah Desa, Podang II Setda Karanganyar, Selasa (08/12/2015).
Karanganyar, Selasa 8 Desember 2015
Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin langsung Rapat Koordinasi Penyampaian Alokasi tentang APBDes Tahun 2016 Kabupaten Karanganyar di ruang Podang II Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar pada Selasa (06/12/2015).
Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyampaikan langsung Rapat Koordinasi penyusunan dan evaluasi RAPBDes tahun 2016 di dampingi Kepala DP2KAD dan Kepala Bappernades Karanganyar yang diikuti oleh Camat se Kabupaten Karanganyar.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa “Kamis, APBD kita terjadwal dari Provinsi Jawa Tengah maksimal, Senin jadi Peraturan Daerah APBD 2016 Dana Desa jumlahnya sudah jelas, cara penggunaannya juga jelas. Nanti dibawah Bappernades 108 M, pengelolaan terbesar I, II, III Alokasi Dana Desa dibawah pemerintah desa termasuk pajak daerah dan retribusi daerah.
“DP2KAD untuk fasilitas besaran dana masing-masing desa, yang sama dana desa, pajak, retribusi, alokasi dana desa. Saya serahkan kepada Camat yang didampingi untuk SKPD atau pengurus RAPBDes”, arahan yang disampaikan Bupati Juliyatmono.Ad/Ind/Ht/Uum
Karanganyar – FKDM Kabupaten Karanganyar yang merupakan koordinator FKDM wilayah Solo Raya mengadakan Rapat Koordinasi FKDM se-Solo Raya yang merupakan Rakor pertama kalinya, Rabu (18/06) di Hotel Tamansari Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Polres Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar dan FKDM Prop Jateng. Rakor FKDM kali ini mengambil tema Peningkatan Kerjasama Kewaspadaan Dini Pilpres Tahun 2014 di Solo Raya.
Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono yang juga Ketua Dewan Penasehat FKDM Kab. Karanganyar menyambut antusias dan mengapresiasi dengan adanya Rakor kali ini. FKDM yang dibentuk berdasarkan Permendagri Nomor 12 Tahun 2006 ini merupakan wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat.
“Pilpres yang pelaksanaannya bertepatan dengan bulan Ramadhan 1435 H jangan membuat terlena petugas, gangguan kamtibmas masih bisa saja timbul untuk itu tetap waspada dan jalankan tugas sesuai peran masing-masing”, pesan Juliyatmono.
Sementara itu, Plt. Kepala Kesbangpolinmas Kab. Karanganyar selaku ketua FKDM Kab. Karanganyar melaporkan bahwa rakor ini menghadirkan nara sumber yang berkompeten dibidangnya dan diharapkan mampu memberikan bekal serta wawasan kepada anggota FKDM yang pada akhirnya mampu menghasilkan solusi, kesamaan pandangan dan tata cara dalam menghadapi kemungkinan konflik dan ancaman, gangguan, hambatan serta tantangan. Adapun peserta yang hadir sebanyak 75 orang dan 2 nara sumber yaitu dari Polres Karanganyar serta Kodim 0727 Karanganyar. ad