Screenshot_20200429_192113~2

Disdikbud Gandeng Radio Swiba Untuk Media Belajar Siswa di Karanganyar

 

 

Belajar bersama dengan Swiba Karanganyar, Rabu kemarin menghadirkan Bp Ponco Susilo M.Or

 

 

KARANGANYAR – Masa belajar siswa di rumah kembali diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Keputusan Pemkab Karanganyar yang memperpajang masa belajar di rumah  tersebut dilakukan guna memutus serta mencegah potensi penyebaran virus corona atau covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa menyampaikan, siswa belajar di rumah diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Selama belajar di rumah siswa dan guru diwajibkan mengikuti pembelajaran melalui siaran rumah belajar di saluran TVRI. “Selain itu, Disdikbud juga bekerja sama dengan Radio Swiba Karanganyar sebagai media belajar. Jadwalnya diatur supaya tidak bentrok dengan tayangan TVRI,” papar Tarsa kepada sejumlah wartawan (24/4)

Waktunya, menurutnya Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.00 sampai 14.30. Jadwalnya diserahkan kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dibantu pengawas.

Dijelaskan Tarsa kerja sama dengan Radio Swiba karena jaringannya dapat menjangkau daerah terjauh dari Karanganyar Kota seperti Jenawi dan Jatiyoso. Dengan adanya siaran Radio Swiba dapat mengantisipasi beberapa siswa yang kesulitan mendapatkan pembelajaran melaui siaran TVRI. “Waktunya per paket 30 menit. Mata pelajarannya kan juga banyak,” jelasnya. (hr)

Read More
images

Media Belajar Siswa Karanganyar Di Radio Swiba

Read More
DSC_1503

Sosialisasikan Perihal Pemilu, Bupati Karanganyar Hadiri Sambung Rasa Di Radio Swiba

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono di dampingi Plt. Kepal;a Dinas Kominfo Karanganyar hadiri acara Sambung rasa di Radio Swiba dengan tema “Sosialisasi Pemilih Cerdas Guna Mewujudkan Pemilu Damai DI Kabupaten Karanganyar” dengan nara sumber Ketua KPU Karanganyar, Kepala BAwaslu Karanganyar dan Perwakilan Dandim 0727 Karanganyar di Pelataran Radio Swiba, Jum’at(05/04/19).

KARANGANYAR – 05 April 2019

Menjelang perhelatan Pemilu 2019, Pemkab Karanganyar menggelar acara bertajuk Sambung Rasa Sosialisasi Pemilih Cerdas, Jumat (5/4/2019) malam. Acara itu berlangsung di halaman Radio Swiba Karanganyar dan disiarkan on air melalui Radio Swiba 96.3 Fm.

Ketua KPU Karanganyar, Triastuti Suryandari menuturkan, menuju pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2019 yang tinggal 12 hari lagi, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan terkait penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

“Kami telah melakuakan kegiatan terkait pemutahiran data pemilih secara berkesinambungan. Terakhir kita melakukan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan DPT Hasil Perbaikan tahap 3 pada 2 April lalu,” jelasnya.

Selain itu, juga telah dilaksanakan pengambilaan sumpah dan pelantikan sejumlah 3.149 ketua KPPS secara serentak.

“Itu bentuk kesiapan kita terkait penyelenggaraan Pemilu, terutama KPPS yang akan menjadi ujung tombak pada saat pemungutan dan perhitungan suara,” katanya.

Trias menambahakan, ada beberapa tugas yang melekat di KPU dan anggota yakni terkait sosialisasi.

“Terkait sosialisasi, kita tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat tapi juga pemahaman. Bagaimana pemilih itu dapat menyalurkan hak pilih secara baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti mengatakan, dalam pengawasan tahapan Pemilu 2019, Bawaslu telah melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas, LSM maupun pemilih pemula.

Sehingga ketika hari H, masyarakat tidak hanya datang ke TPS untuk nyoblos saja tapi ikut mengawasi tahapan Pemilu.

“Ketika ada indikasi pelanggaran, segera melaporkan ke Bawaslu. Kami memiliki 5 pengawas di tingkat Kabupaten, 3 di kecamatan, 1 di tiap desa dan di tiap TPS. Kita masih membutuhkan partisipasi masyarakat terkait pengawasan,” ungkapnya.

“Karena suksesnya Pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara. masyaraat juga punya tanggung jawab mewujudkan Pemilu demokratis dan bermartabat,” imbuhnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, semua pihak telah berkoordinasi dengan baik, dengan terus berbagi peran mengikuti proses tahapan Pemilu.

“Sebentar lagi kita akan membagi peran, pejabat struktural perangkat daerah supaya ikut memantau pelaksanaan Pemilu di masing-masing kecamatan. Memastikan supaya Pemilu lancar dan sukses,” paparnya.

Itu dilakukan supaya tidak ada yang menghambat penyelenggaraan proses demokrasi. “Masyarakat tidak perlu khawatir, KPU dan Bawaslu telah siap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Juliyatmono juga menjelaskan terkait menjadi pemilih cerdas. “Pemilih cerdas itu yang menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab, dengan rasionalitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini memilih pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan,” jelasnya.(Ard/Tgr).

Read More
DSC_2163

Sambung Rasa Radio Swiba, Pemkab Karanganyar Sosialisasikan Persiapan Pilkades Serentak

Kominfo

Plt Sekda Karanganyar Drs. Sutarno, PLt Diskominfo Bachtiar Syarif, Kabag Pemdes Timotius saat menjadi nara sumber dalam acara Sambung Rasa dengan tema Persiapan Pilkades Serentak Tahun 2019 Di Kabupaten Karanganyar yang digelar di pelataran Radio Swiba, Kamis(07/02).

Karanganyar – 07 Februari 2019

Melalui acara bertajuk Sambung Rasa, Pemkab Karanganyar sosialisasikan persiapan Pilkades serentak 2019 Karanganyar lewat siaran Radio Swiba Karanganyar. Acara yang digagas Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Karanganyar itu dilaksanakan di pelataran Radio Swiba, serta disiarkan secara langsung pada Kamis (7/2/2019) malam.

Adapun narasumber yang dihadirkan dari pihak Pemkab Karanganyar diwakili Pj Sekda, Sutarno,  Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol I Wayan Sudhita, Plt Kepala Diskominfo, Bachtiar Syarif serta Kabag Pemerintahan Desa, Timotius Suryadi.

Turut hadir pula Camat dari 17 Kecamatan yang ada di Karanganyar dan Panitia Pilkades 2019.

Plt Kepala Diskominfo Karanganyar, Bachtiar Syarif mengungkapkan, acara ini selain sebagai sarana penyebarluasan informasi pembangunan daerah.l, tentu guna mensosialisasikan tahapan penyelanggaraan Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada 20 Februari 2019.

Dia berharap melalui acara Sambung Rasa ini, Pilkades mendatang dapat berjalan sejuk dan damai. Selain itu, informasi terkait Pilkades dapat menjangkau dan dimengerti masyarakat di seluruh Karanganyar.

Kabag Pemdes, Timotius Suryadi, mengatakan Pilkades serentak mempunyai 4 tahapan utama, yakni persiapan, pencalonan, pemungutan dan perhitungan serta penetapan. “Pada 20 Februari 2019 nanti, 409 Cakades akan bersaing di 145 desa. Sementara itu H-2 akan ada kampanye terbatas dilanjutkan H-1 hari tenang,” terangnya.

Dalam sesi tanya jawab, Timotius menjelaskan terkait masa kampaye Pilkades. Kampanye sengaja dilakukan dalam waktu 1 hari. Itu dilakukan untuk menghindari adanya konflik. Mengingat di tingkat desa keterikatan emosional begitu erat, berbeda dengan Pileg maupun Pilpres yang jangkauanya lebih luas.

“Apabila masa kampanye dilakukan berlarut-larut, ditakutkan akan menimbulkan konflik berkepanjangan,” terang Timotius.

Sementara itu, Polres Karanganyar yang diwakili Kabag Ops, Kompol I Wayan Sudhita mengatakan, menjelang Pilkades serentak gelombang II, sejak awal pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kodim terkait pengamanan.

“Dipuncaknya nanti 800 personel akan dilibatkan. Pengamanan menggunakan pola merata, 1 TPS akan dijaga 4 personel. Baru dipertebal di tempat yang dikira rawan,” paparnya. Namun tidak semua personel diturunkan, ada yang di tempatkan di tiap Polsek.

Selanjutnya Pemkab Karanganyar menghimbau melalui Pj Sekda, Sutarno, supaya pakta integritas dan deklarasi Pilkades damai yang ditandatangani bersama bisa menjadi pengingat.

Kepada Panitia Penyelenggara, Ia meingatkan untuk selalu mengecek kelengakapan di tiap TPS. Lakukan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab dan jujur.

Dengan ditetapkannya Libur Daerah pada 20 Februari 2019, harapannya masyarakat dapat berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dengan baik. Supaya mendapat pemimpin yang amanah serta dapat memajukan desa masing-masing.(Kris/Ard).

Read More
DSC_7492

HUT LPP Radio Swiba Karanganyar ke-47 Tahun

Read More
P_20180322_202649

Sambung rasa di Radio Swiba dengan topik “Kita Wujudkan Pilkada Damai di Kabupaten Karanganyar”

Read More
DSC_2379

Kepyakan Orkes Kroncong di halaman Radio Swiba Karanganyar

Read More
DSC_0022

KPID Jateng Beri Pembekalan Pada Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran Kabupaten Karanganyar

kominfo

Kabid Kominfo Dishubkominfo Karanganyar Eny Fauziah Serahkan Surat Keputusan (SK) Pengawas Siaran Radio Kepada Salah Satu Peserta Pembekalan Oleh KPID Semarang, Rabu (10/2)

Karanganyar, Rabu 10 Februari 2016

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) merupakan media massa yang mempunyai peran penting dalam meyampaikan informasi kepada masyarakat baik dalam kehidupan sosial, budaya, politik dan ekonomi. Yang memiliki kebebasan dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi pendidikan, hiburan serta kontrol dan perekat sosial.

“ Keberadaan Kelompok Pemantau Penyiaran bertugas membantu Pemerintah dalam hal melaksanakan pemantauan isi siaran Lembaga Penyiaran yang berada di wilayahnya. Hal ini sangat dibutuhkan dalam rangka melindungi masyarakat dari pengaruh buruk isi siaran yang disiarkan/ditayangkan media elektronik serta mewujudkan penyiaran yang sehat,” hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kominfo Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Eny Fauziah pada acara Pembekalan Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran, Rabu (10/2) di Radio Swiba Karanganyar. Dihadiri oleh KPID Prov. Jateng serta diikuti Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran dari perwakilan PGRI, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan Aisyiah Karanganyar.

Sementara itu, menurut Mulyo Hadi Purnomo selaku Koordinator Bidang Penindakan dan Pembinaan KPID Prov. Jawa Tengah mengatakan bahwa KPI/KPID adalah representasi publik dalam membangun dunia penyiaran yang mana frekuensi milik publik dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

“ Masyarakat perlu dilibatkan dalam pengawasan terhadap isi siaran pada lembaga penyiaran didaerahnya yang mencakup Kabupaten/Kota. Yang mana pendengar harus dilatih kritis dan peduli isi siaran terhadap isi siaran. Maka dengan adanya Kelompok Masyarakat Pemantau juga dapat mendukung literasi media,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut ia berharap Radio Swiba sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di Karanganyar dapat menjadi inspirasi bagi Lembaga Penyiaran Publik Lokal lainnya.

“Saya selaku perwakilan KPID Provinsi, minta tolong untuk Dishubkominfo Karanganyar khususnya Radio Swiba untuk dapat menjadi parthner/mitra kerja sebagai upaya menjaga agar siaran tetap sehat dan bermanfaat. Kami berharap kepada Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran Karanganyar khususnya dapat memahami bersama pentingnya pengawasan terhadap isi siaran yang kiranya mengarah ke unsur negatif dapat segera dicegah/dibatasi agar tidak merambah luas kepada keluarga, sahabat maupun masyarakat sebagai pendengar. Dan ini merupakan bagian dari bakti kita kepada masyarakat,”tambahnya.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0110

Lomba Foto Wisata Di Karanganyar

DSC_0110

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar mengadakan lomba foto destinasi wisata di wilayah Kabupaten Karanganyar pada tanggal 23 februari sampai dengan 17 april 2015. Kegiatan ini mempunyai maksud untuk mengenalkan destinasi objek dan daya tarik wisata kepada masyarakat luas serta menghimpun dokumen foto dari destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karanganyar. Dengan adanya perlombaan ini diharapkan bagi para pecinta fotografi untuk dapat lebih menggali keindahan alam dan wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Untuk juara pertama pada lomba fotografi kali ini akan mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp. 2.500.00 kemudian juara kedua mendapatkan hadiah senilai Rp. 1.500.000 dan terakhir juara ketiga mendapatkan hadiah Rp. 1.000.000. Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 24 April 2015 di papan pengumuman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar serta melalui Radio Swiba Karanganyar. Peserta yang dapat ikut dalam perlombaan meliputi pelajar / mahasiswa, dan masyarakat umum, peserta diperbolehkan untuk memakai kamera analog maupun kamera digital. Syarat dan ketentuan lebih lanjut bisa menghubungi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bidang Pemasaran dengan telepon (0271) 495439. ad

Untuk info lebih lanjut dapat di klik disini.

Read More
Clip_2

PNPM Bahas Penanganan Kawasan Kumuh di Radio Swiba

Permukiman kumuh adalah Permukiman yang tidak laik huni karena ketidak teraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat.

Saat ini, di PNPM Mandiri Perkotaan penanganan kawasan permukiman kumuh menjadi trend topic yang selalu di sampaikan dalam setiap moment atau lebih dikenal dengan Tag 100-0-100.  Terfasilitasinya 100% akses masyarakat terhadap sanitasi, tidak adanya wilayah atau kawasan permukiman kumuh (0%) sehingga terwujud kota tanpa kumuh dan terfasilitasinya 100% warga terhadap akses air layak minum.

Trend topik ini tidak terlepas dalam  keberlanjutan PNPM mendukung program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang telah dilaunching oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melalui Program Nasional Penanganan Permukiman Kumuh.

Dokumentasi Penanganan Permukiman Kumuh di Desa Kemiri

 

Untuk lebih memperluas informasi atau sosialisasi tentang penanganan permukiman kumuh, PNPM Mandiri Perkotaan akan mengadakan Talkshow Radio Interaktif live di Radio Penyiaran Public Lokal (RPPL) Swiba FM 96,3MHz.  Talkshow akan dilaksanakan pada hari Kamis, 29 Januari 2015 jam 09.00-10.00. Narasumber yang akan mengisi acara tersebut  Satker PNPM Mandiri Perkotaan (DPU), Lurah Kemiri, BKM/TIPP Kemiri Makmur Desa Kemiri dan Konsultan PNPM MP.

Dihadirkannya narasumber dari Desa Kemiri, untuk menyampaikan pengalaman-pengalamannya dalam penanganan permukiman kumuh dan miskin pada tahun 2014 yang difasilitasi oleh Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK). Desa Kemiri mendapatkan BLM pembelajaran sebesar Rp, 1 Milyar untuk menata kawasan kumuh.

Desa kemiri telah berhasil dalam implementasi pembelajaran penanganan permukiman kumuh dengan meningkatkan kualitas permukiman di dusun Kramat, khususnya di RT 2 RW 06. Menata infrastruktur lingkungan menjadi lebih baik, memangkas beberapa dinding rumah warga dari mulai dari 0,5 m sampai 2 meter tanpa ganti rugi. Memindahkan kandang sapi menjadi ruang public terbuka hijau. Perbaikan rumah tidak layak huni, peningkatan akses sanitasi.

Dinamika dalam penanganan permukiman kumuh tidaklah mudah, banyak persoalan-persoalan yang harus diselesaikan melalui rembug-rembug warga, sehingga terjadi kesepakatan bersama. Pengalaman ini perlu disebarluarkan kepada masyarakat yang akan belajar menangani permukiman kumuh.

Berdasarkan data kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat Republik Indonesia, bahwa luasan kawasan kumuh mencapai 38.431 Ha. Sementara itu data permukiman kumuh Kabupaten Karanganyar berdasarkan SK Bupati No. 600/1258 Tahun 2014 tanggal 10 Desember 2014 tentang Penetapan Lokasi Perumahan dan Permukiman kumuh sebanyak 74,71 Ha berada di 29 Kawasan kumuh.

Sesuai rencana strategis kementerian pekerjaan umum dan perumah rakyat, target penanganan kumuh selesai sampai dengan tahun 2019. Penanganan pemukiman kumuh tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pemerintah saja, tetapi harus melibatkan beberapa pihak, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta/stakeholder dan masyarakat.

 

Pengirim:
Dade Saripudin, S.Pt, MM.
Koordinator Kota PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Karanganyar
Jl. Badak II No. 17 Kel. Karanganyar, Kec/Kab. Karanganyar

Read More