DSC_0273 copy

Jumat Jadikan Hari untuk Berolahraga

DSC_0273 copy

Karanganyar, Senin (03/03/2014)

Sesuai dengan kebijakan baru Bupati Karanganyar pada hari Jumat setiap pegawai di Kabupaten Karanganyar dihimbau untuk melakukan aktivitas olahraga dihari tersebut.

Kebijakan tersebut ditepati oleh Bupati dan Wakil Karanganyar, Juliyatmono dan Rohadi Widodo dengan aktivitas dua kegiatan olahraga di pagi hari.

Diawali dengan pembukaan perlombaan tenis lapangan, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (28/02) pagi,  yang diikuti oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Eddy Basuki, Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi, beberapa Kepala Sekolah dan penghobi tenis lapangan, yang diadakan oleh Bank Daerah dalam rangkaian HUT Bank Daerah Karanganyar ke-45 yang jatuh pada tanggal 15 maret mendatang.

Selanjutnya Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana dan beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  mengikuti kegiatan jalan sehat yang diadakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), dimana acara jalan sehat tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kepala Dinsosnakertrans, Sumarno, mengatakan bahwa kegiatan jalan sehat ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan bulan K3 yang diantaranya yaitu apel bendera di PT Jamu Air Mancur, sosialisasi berlalulintas dengan Polres Karanganyar, donor darah dengan perolehan darah sebanyak 67 kantong,  sosialisasi AIDS di lingkungan SKPD di Kabupaten Karanganyar serta jalan sehat.

Bupati menekankan tentang pentingnya berolahraga serta selalu menjaga keselamatan baik dalam kegiatan apapun seperti berkendara, bekerja atau kegiatan apapun yang memiliki resiko.

“Olahraga sangat penting bagi kita semua, karena hal ini berhubungan dengan kesehatan jasmani dan rohani kita terutama bagi kita para pegawai yang aktivitas berolahraganya kurang. Imbangi dengan berolahraga, agar pikiran dalam bekerja menjadi sehar” ungkap Juliyatmono.

Pada tenis lapangan, pasangan Bupati-Wakil Bupati Karanganyar berhasil menundukkan pasangan Dandim 0727/Karanganyar dengan Sekda Samsi.(humas karanganyar)

Read More
DSC_0128 copy

Polisi Berhasil Bubarkan “Masa Anarkis”

Latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) menjelang Pemilu 2014

Latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) menjelang Pemilu 2014

Karanganyar, Rabu (26/02/2014)

Ratusan aparat polisi dari Polres Karanganyar berhasil membubarkan masa anarkis  di depan “Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar”.

Ratusan masa yang tidak terima karena hasil penghitungan suara di TPS 01 Dompon, Kecamatan Karanganyar dianggap curang sehingga menyerbu Kantor KPU, dengan berteriak-teriak dan membawa poster bernada protes meminta bertemu dengan komisioner KPU. Bahkan masa juga terlihat membakar ban.

Tak berselang lama, aparat Polres Karanganyar mendatangi kantor itu untuk menenangkan masa. Namun upaya itu tak berhasil, bahkan ratusan masa semakin ricuh. Sehingga, polisi meminta bantuan pasukan pengendali masa (Dalmas), anjing pelacak, dan  Pemadam Kebakaran.

Lagi-lagi masa semakin anarkis dengan melemparkan air, telor, dan kayu ke arah pasukan Dalmas. Dengan kesigapan sesuai Sistem Oprasi Prosedur (SOP) akhirnya masa berhasil di bubarkan.

Itulah gambaran saat simulasi  Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Pemilu 2014, di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (25/02) yang diperagakan oleh ratusan aparat gabungan dari Polres Karanganyar, Yonif 413 Kostrad, Kodim 0727/Karanganyar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Linmas.

Simulasi tersebut di saksikan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dwi Priyatno, Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana, Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi, dan beberapa pejabat terkait.

Kapolda meminta Polri, TNI dan steakholder lainya untuk mengawal dan mengamankan jalannya Pemilu, waspada, sikap dan tanggap terhadap dinamika. Sehingga jalannya pesta demorasi bisa berjalan kondusif.

“Kami yakin kesiapan aparat tidak perlu diragukan, namun kemampuan personel perlu lebih ditingkatkan melalui latihan menjelang pemungutan suara. Perlu di waspadai jug bentuk kerawanan mulai tindak pencurian biasa hingga praktik penyadapan,” kata Kapolda. pd

Read More
DSC_0022

Pemahaman Berlalu Lintas Anak Usia Dini

Petugas Satlantas Polres Karanganyar berikan pemahaman ketertiban dan keselamatan berlalu lintasuntuk usia dini, di SDN 01 Karanganyar, Kamis (13/09)

Petugas Satlantas Polres Karanganyar berikan pemahaman ketertiban dan keselamatan berlalu lintas untuk usia dini, di SDN 01 Karanganyar, Kamis (13/09)

Karanganyar, Jumat (13/09/2013).

Pemahaman berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan secara insentif oleh jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar. Hal itu dengan mengadakan sosialisasi bagi siswa SDN 01 Karanganyar, Kamis (12/09) pagi. Dalam kegiatan tersebut, petugas dari Satlantas menjelaskan tata tertib berkendara dan berlalu lintas dengan baik serta benar.

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Suwarsi mengatakan, upaya pemberian pemahaman kepada siswa usia dini terus digalakkan. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penggunaan kendaraan bagi para siswa yang masih di bawah umur. “Walaupun mereka belum berhak menggunakan kendaraan bermotor, tetapi hendaknya para pelajar juga perlu tahu bagaimana menggunakan fasilitas jalan yang baik. Sebab fasilitas jalan itu tidak hanya digunakan oleh orang dewasa saja, tetapi oleh seluruh kalangan usia,” ungkapnya.

Para pelajar dari sekolah dasar menjadi salah satu sasaran sosialisasi karena diharapkan menjadi penggerak positif untuk sosialisasi lanjutan bagi para orang tua. Anak-anak yang telah mendapatkan sosialisasi mengenai tertib berkendara di sekolah bisa mengabarkannya kepada orang tuanya masing-masing di rumah. “Kita menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas ini dari sejak kalangan usia dini. Jadi mereka bisa langsung mengingatkan orang tua mereka ketika diajak berkendara di jalan raya,” katanya.

Kepala Sekolah (Kasek) SDN 1 Karanganyar Suyatmi mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang diberikan oleh pihak SatLantas Polres Karanganyar kali ini. Ia menganggap kegiatan seperti ini dapat membantu para siswa untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka dalam tertib berlalu lintas. “Sekolah kami berada tepat persis di pinggir jalan raya di pusat kota, di mana saat antar jemput pasti ramai. Karena itu, para siswa perlu dibekali pemahaman yang baik agar tetap selamat dan nyaman saat berada dekat di jalan,” katanya.

Untuk meminimalisasi potensi kecelakaan di kalangan pelajar, dari Satlantas sejauh ini telah menyarankan sekolah menengah atas untuk memanfaatkan jasa angkutan sekolah. Upaya ini selain dapat meminimalisasi tingkat kecelakaan pelajar juga dapat menghemat biaya transportasi menuju sekolah. “Saat ini sudah ada satu sekolah yang mengikuti gagasan ini. Ke depan di harapkan sekolah-sekolah lain bisa segera menyusul,” tuturnya.

Pihaknya juga mengaku upaya sosialisasi sudah dilakukan jauh hari sebelumnya secara intensif. Bahkan untuk itu, sampai saat ini  telah menjalin memorandum of understanding (MoU) dengan sejumlah sekolah yang ada.pd

Read More

1001 Personil Siap Amankan Pilkada Kab. Karanganyar

DSC_0027

Penandatanganan dan Penyerahan Berita Acara Dari Pemkab Karanganyar Kepada Polres Karanganyar

Dalam rangka pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar yang akan dilaksanakan pada 22 September 2013, Polres Karanganyar melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Lawu tahun 2013. Dalam gelar pasukan pada Jumat Sore( 30/8 ) bertempat di Lapangan Polres Karanganyar melibatkan, Satu pleton Kodim 0727, satu pleton Polres dan Polsek se Karanganyar, satu pleton Dishubkominfo, satu pleton gabungan Reskrim dan Intel, satu pleton Linmas, satu pleton Satpol PP, satu pleton Damkar dan satu pleton Linmas.

Hadir dalam acara gelar pasukan, Sekda Kab. Karanganyar, Kepala Kantor Kementerian Agama Karanganyar, Kasdim 0727 Karanganyar, Kapolsek se Karanganyar, Danramil se Karanganyar dan SKPD terkait. (ad)

Read More

Puluhan Angkutan Umum Kena Razia

Petugas gabungan memeriksa kelengkapan surat administrasi kendaraan angkutan umum.

Petugas gabungan memeriksa kelengkapan surat administrasi kendaraan angkutan umum.

Karanganyar, Rabu (28/08/2013)

Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Jawa Tengah, Dishubkominfo Karanganyar, dan Satlantas Polres Karanganyar mengadakan razia terhadap angkutan umum maupun barang, di Sub Terminal Papahan, Selasa (27/08) siang kemarin.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi ijin trayek, ijin operasi, kelengkapan administrasi, kondisi muatan, dan lain sebagainya. Hasilnya, petugas menindak sedikitnya sembilan bis, satu Isuzu Elf, dan sembilan mobil angkutan.

“Razia gabungan ini merupakan bagian agenda operasi penertiban kendaraan di jalan raya yang rutin diadakan. Walaupun fokus kami yakni pada angkutan umum dan bis AKAP. AKDP, namun tidak menutup kemungkinan pada kendaraan pribadi yang diketahui tidak memenuhi syarat kelengkapan kendaraan,” jelas Kasi Pengawasan dan Operasional (Wasop) Unit Pelayanan Perhubungan (UPP) Dinhubkominfo Wilayah Surakarta, Tubagus Kresno.

Tubagus Kresno juga mengatakan untuk muatan barang dalam razia itu hanya untuk penataan muatan bukan pada bobot muatannya. Selain itu juga diperiksa keorisionalitas ban , dan kondisi lampu rem.

“Kami mengingatkan agar angkutan umum jangan memakai ban roplakan, itu sangat bebahaya sekali,’ ujarnya.

Pada razia itu petugas dari Satlantas Polres Karanganyar menindak 35 kendaraan. Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Ipda Sudirman mengatakan sebagian besar  yang kenai tilang tidak dilengkapi surat kendaraan, seperti surat Ijin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).pd  

Read More

Tujuh Kendaraan Terjaring Razia

Petugas dari Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat memeriksa kelaikan bis umum dalam razia gabungan dengan Satlantas Polres Karanganyar, di pertigaan Sroyo, Selasa (13/08) siang

Petugas dari Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat memeriksa kelaikan bis umum dalam razia gabungan dengan Satlantas Polres Karanganyar, di pertigaan Sroyo, Selasa (13/08) siang

Karanganyar, Rabu (14/08/2103)

Razia kendaraan muatan penumpang dan bermuatan barang,  dilakukan gabungan dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar dengan Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar, di pertigaan Sroyo, Karanganyar, Selasa (13/08) siang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Operasional Dishubkominfo, Joko Mulyono mengatakan, sidak ini dilakukan untuk menekan  angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan ketidaklaikan komponen kendaraan umum seperti ban, rem, lampu, selain itu juga dilakukan pemeriksaan adminitrasi kendaraan.

”Masih ada yang melanggar adminitrasi, kemungkinan sopir tidak mau mengurus ijin trayek sehingga ijin trayek kendaraan tidak dimiliki” kata Joko Mulyono.

Dia meminta para sopir yang tidak memiliki izin trayeknya diminta untuk mengurus ijin serta kelengkapan kendarannya. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan raya serta kenyamanan dan keamanan penumpang.

Dalam sidak didapat kendaraan umum yang tidak laik jalan dikarenakan adanya komponen yang rusak yaitu dua colt dan satu bis. Kendaraan tersebut terpaksa di berhentikan guna memenuhi sanksi adminstratif. Para penumpang yang diberhentikan tersebut kemudian dialihkan ke kendaraan umum yang lain.

“Kendaraan yang tidak laik jalan terpaksa kami tindak,” jelas dia.

Selain memberhentikan kendaraan yang tidak memenuhi adminitrasi, petugas juga menilang empat kendaraan disebabkan Buku Uji dan Ijin Trayek tidak ada.pd 

Read More

MUDIK LEBARAN 2013 : 4 Jalur Alternatif Disiapkan di Karanganyar

Empat jalur alternatif disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Karanganyar saat perayaan Lebaran 2013. Keempat jalur tersebut yakni jalur Karanganyar-Jumapolo, Bejen-Mojogedeng, Tawangmangu-Magetan dan Colomadu-Boyolali.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan empat jalur alternatif baik menuju arah Jatim maupun Jateng. Misalnya, jalur Karanganyar-Jumapolo merupakan jalur alternatif menuju Sukoharjo dan Wonogiri. Sementara jalur Tawangmangu-Magetan merupakan jalur alternatif ke Jatim.

“Jalur alternatif sudah disiapkan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas menjelang perayaan Lebaran,”.

Apabila terjadi kemacetan arus lalu lintas dan penumpukan volume kendaraan bermotor maka arus lalu lintas bakal dialihkan menuju jalur alternatif. Diperkirakan puncak arus mudik pada H-2 sementara puncak arus balik pada H+2.

Pihaknya meminta para pemudik tetap berhati-hati saat melewati jalur alternatif. Pasalnya, kondisi jalur alternatif terdapat beberapa lubang jalan dan rawan terjadi tanah longsor. Pihaknya juga meminta agar isntansi terkait segera menambah rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalu alternatif. “Para pemudik harus berhati-hati karena kondisi medan jalur alternatif cukup berat dan banyak berlubang,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar, Nunung Susanto, mengatakan rambu-rambu lalu lintas bakal dipasang pada sepekan menjelang perayaan Lebaran. Rambu-rambu tersebut bakal dipasang di setiap jalur mudik dan ajlu alternatif untuk memudahkan para pengguna kendaraan bermotor.

 

Read More

Polres Karanganyar Musnahkan 10.726 Botol Miras

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melempar sebuah botol miras dalam pemusnahan 10.726 botol miras hasil sitaan selama operasi pekat 2013, di Mapolres Karanganyar, Selasa (23/07)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melempar sebuah botol miras dalam pemusnahan 10.726 botol miras hasil sitaan selama operasi pekat 2013, di Mapolres Karanganyar, Selasa (23/07)

Karanganyar, Selasa (23/07/2013)

Sebanyak 10.726 botol minuman keras (Miras) dari berbagai jenis dan merek dimusnahkan di Mapolres Karanganyar, Selasa (23/07) pagi. Puluhan ribu botol miras itu merupakan hasil sitaan Polres dari sejumlah operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Selain dihadiri jajaran Polres setempat dan juga Kapolres Karanganyar AKBP Nazirwan Adjie Wibowo, nampak pula Bupati Karanganyar Rina Iriani, Ketua MUI Zainuddin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Agus Winoto, Ketua KNPI Suparmi, dan ulama serta ormas Islam di Bumi Intanpari.

Kapolres menegaskan jika tidak ada toleransi bagi peredaran miras. Hal ini berbeda dengan daerah lain, di mana ada yang memperbolehkan peredaran minuman keras dengan pembatasan kadar alkohol. “Kalau di Karanganyar tidak diperbolehkan memperjualbelikan miras. Entah merek atau jenis apa pun. Jika tetap menjual atau membeli, akan kami tindak,” kata dia di Mapolres Karanganyar.

Dalam setiap operasinya, Polres selalu menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak, di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar. Meski demikian, aparat penegak hukum juga memerlukan peran serta masyarakat dalam mencegah praktik peredaran miras di Karanganyar. “Jika masyarakat mengetahui atau ada informasi mengenai transaksi atau konsumsi miras, maka bisa langsung menghubungi pihak kepolisian,” ujarnya.

Ditambahkan Nazirwan, dengan adanya Perda Pengaturan Miras, tentunya menjadi senjata baginya untuk menindak para warga yang melanggarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Zainuddin menyambut baik operasi dan pemusnahan miras oleh Polres Karanganyar. Pihaknya berharap operasi pekat bisa dilaksanakan sesering mungkin. Selain mengurangi perluasan peredaran miras, hal itu dirasa lebih efektif dalam menghilangkan kebiasaan sekelompok orang yang sering mengonsumsi miras.

Selain miras, juga dimusnahkan 1.800 buah petasan kecil maupun sedang hasil sitaan selama razia.pd

 

Read More

Awas 5 Titik Rawan Macet di Karanganyar Pasca Mudik Lebaran

Sedikitnya lima titik wilayah di Kabupaten Karanganyar diprediksi rawan terjadi kemacetan selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Kelima lokasi rawan kemacetan itu antara lain Bundaran Intan Pari, Jalan Raya Palur, Jaten Karanganyar, Simpang empat Kebakkramat, simpang empat Colomadu serta Jalan Karanganyar-Tawangmangu khususnya disekitar obyek wisata Grojogan Sewu. Jalan Raya Solo-Sragen, khususnya di wilayah Jaten hingga Kebakkramat, merupakan titik yang paling rawan macet lantaran proses perbaikan dan pelebaran jalan belum usai.

“Kalau kami tanya pelaksana proyek, katanya pelebaran jalan antara Sroyo hingga Grompol tidak akan mengganggu arus lalu lintas. Tapi itu katanya mereka, nyatanya setiap pagi kami lihat volume kendaraan di sana masih sangat padat,” ungkap Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol I Komang Budayana dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah di Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Komang menjabarkan jalur utama dalam arus mudik di wilayah Bumi Intanpari yang telah dipersiapkan meliputi Jalan Palur-Kebakkramat, jalur Jaten-Tawangmangu-Cemara Kandang serta Colomadu. Selain itu, terdapat sejumlah jalur alternatif yang biasa digunakan para pemudik, yakni jalur Solo-Sragen via Jalan Raya Solo-Purwodadi, jalur Solo-Wonogiri, serta Solo-Madiun melalui Tawangmangu. “Jalur Jaten-Tawangmangu bisa melalui Mojogedang, namun kami mohon Dishubkominfo menambahkan rambu-rambu lalu lintas serta penerangan jalan karena di sana masih sangat kurang sehingga rawan kecelakaan dan kejahatan,” urai dia.

Lebih lanjut, Komang mengatakan terdapat tiga titik yang paling rawan terjadi kecelakaan, yakni Jalan Raya Solo-Sragen, Jl. Lawu (Karanganyar Kota), serta Jl. Solo-Purwodadi. Pasalnya, volume kendaraan yang melintasi ketiga jalur itu biasanya sangat padat pada tujuh hari sebelum Lebaran hingga tujuh hari setelahnya. Selain itu, kondisi jalan Solo-Purwodadi juga mengalami kerusakan cukup parah.

“Jalur Tawangmangu-Cemara Kandang juga termasuk rawan, sebab seringkali ada mobil yang mogok dan menggelondor pada tanjakan Gondosuli Cemara Kadang, itu kan cukup berbahaya. Obyek wisata Grojogan Sewu juga rawan terjadi bencana, khususnya longsor, jadi saya minta semua pihak berkenan berkoordinasi untuk siaga bencana,” terang Komang.

Guna mengantisipasi kerawanan dalam arus mudik dan arus balik, Polres Karanganyar menyiapkan enam buah pos pengamanan (Pospam) yang terletak di Colomadu, Palur, Sroyo, Bejen, Tawangmangu, dan Cemara Kandang. Komang juga meminta kerjasama dari seluruh SKPD terkait di Karanganyar untuk mengawal persiapan Hari Raya Idul Fitri, khusunya yang terkait dengan arus mudik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi juga mengimbau 20 SPBU di wilayah Karanganyar memastikan stok BBM aman selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Selain itu, dia meminta pihak pelaksana proyek pelebaran Jalan Raya Solo-Sragen menghentikan aktivitas pembangunan pada H-10 Lebaran supaya arus mudik dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Karanganyar, Nunung Susanto, menjamin penerangan dan rambu-rambu di sejumlah jalan yang kerap dilalui para pemudik bakal aman. Dia juga mengaku akan memantau arus mudik di wilayah Karanganyar.

Read More

OPERASI PATUH JAYA

Sebanyak 2.292 pelanggar lalu lintas ditilang selama Operasi Patuh Jaya yang digelar serentak pada 4-17 Juli 2013. Operasi Patuh Jaya diprioritaskan melakukan penindakan terhadap pengguna sepeda motor yang melanggar aturan.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan penindakan dilakukan terhadap pelanggar lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Misalnya, pelanggaran rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.

“Jadi prioritas utama penindakan pelanggaran lalu lintas terutama yang dapatmengakibatkan kecelakaan lalu lintas,”.

Selain itu, pihaknya juga menyasar kendaraan berat yang melanggar tonase. Truk-truk yang memuat barang melebihi tonase bakal ditilang lantaran dapat membahayakan pengguna kendaraan bermotor lainnya. Pola pelaksanaan Operasi Patuh Jaya dilakukan dengan sistem hunting atau berburu. Artinya, petugas bakal disebar di setiap jalan untuk memantau pengguna kendaraan bermotor yang melanggar aturan. Menurutnya, operasi Patuh Jaya digelar sebagai rangkaian Operasi Ketupat Candi yang dilaksanakan selama perayaan Lebaran.

Read More