Arus Balik Berlangsung hingga H+7

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar memprediksi arus balik Lebaran akan terus berlangsung hingga H+7. Dari pantauan arus balik kemarin, jumlah warga yang menggunakan armada untuk arus balik sudah mengalami penurunan. Kabid Perhubungan Joko Maryono mengatakan, puncak arus balik sudah terjadi pada Sabtu (3/9) lalu. Meski begitu, hingga H+7 nanti masih ada yang melakukan perjalanan untuk arus balik “Kalau puncaknya sudah terjadi pada Sabtu (3/9) lalu, tetapi arus balik ini akan terus berlangsung hingga H+7,” papar Joko.
Untuk pemberangkatan arus balik sendiri, Dishubkominfo sudah menyiapkan tiga pos. Masing-masing di Matesih, Tegal Gede dan juga alun-alun Karanganyar (Pemberangkatan massal). Sebelumnya, Dishubkominfo juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah armada bus yang akan dipakai sebagai angkutan arus balik. Pemeriksaan meliputi, surat izin trayek dan juga perlengkapan kendaraan beserta alat keselamatan yang disediakan. Sementara itu, untuk pengamanan selama arus balik Lebaran 2011 jajaran Polres Karanganyar akan melakukan operasi Ketupat hingga Kamis (8/9) mendatang.

Read More

Arus Lebaran, angka kecelakaan capai 42 kasus

yar mencatat angka kecelakaan lalu lintas selama arus Lebaran tahun 2011 mencapai 42 kasus.

Angka kecelakaan tersebut nihil korban meninggal dunia (MD). Kanitlaka Polres Karanganyar Ipda Yulianto mewakili Kasatlantas AKP A Aidil Fitri Syah ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/9/2011) mengatakan hingga H+5 Lebaran, angka kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 42 kasus.

Dengan rincian, korban mengalami luka berat empat orang dan luka ringan 53 orang. “Rata-rata kecelakaan lalu lintas didominasi kendaraan roda dua. Tidak ada kecelakaan menonjol dan nol MD,” terangnya.

Yulianto mengatakan kecelakaan lalu lintas terjadi hampir di seluruh titik di Karanganyar. Hanya untuk kasus kecelakaan jalur mudik, Yulianto menambahkan tercatat ada sebanyak lima kasus. Rinciannya, dua kasus kecelakaan terjadi di Colomadu, satu kecelakaan di Sroyo, Jaten dan dua kasus kecelakaan di Gondangrejo.

Dari total 42 kasus hingga H+5 Lebaran ini, kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan paling banyak adalah kecelakaan karambol di Gondangrejo, Minggu (4/9/2011) kemarin.
“Itu kasus (kecelakaan karambol) yang paling banyak melibatkan jumlah kendaraan. Lainnya hanya motor dengan motor dan sampai detik ini belum ada korban MD,” jelasnya. Yulianto mengatakan kecelakaan lalu lintas rata-rata lantaran human error. Selain itu faktor perilaku pengendara dalam berkendara

Read More

Diperketat, pengamanan bank dan objek wisata

Sejumlah bank, toko emas dan pusat perbelanjaan akan dijaga oleh petugas dari Polres Karanganyar selama libur Lebaran 2011 ini. Pasalnya, di lokasi-lokasi tersebut rawan terjadi kejahatan kriminal.

Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso mengatakan pihaknya memperkirakan menjelang Lebaran ini, sejumlah pusat perbelanjaan dan bank, rawan kejahatan. Karena itu, Polres menempatkan beberapa patugas di lokasi tersebut.

“Untuk bank, pusat perbelanjaan dan toko emas akan mendapat penjagaan dari polisi yang bersenjata lengkap. Hal itu penting dilakukan untuk mencegah aksi kejahatan,” ungkap Kapolres kepada wartawan, Kamis (25/8/2011) siang.

Selain petugas berseragam dengan senjata lengkap, imbuh Edi, di sana juga akan ada polisi yang berpakaian preman. Petugas itu antara lain akan memantau secara bergiliran di lokasi vital itu. Satuan Reskrim dan intelejen juga akan dilibatkan di beberapa pusat keramaian, seperti pasar maupun pusat perbelanjaan.

Di sisi lain, lanjut Kapolres, petugas juga akan menyisir ke beberapa area perumahan yang ditinggal mudik pemiliknya. Pemantauan dilakukan terutama di kawasan perumahan yang kosong. Sebelum meninggalkan rumah, Edi berpesan agar setiap warga untuk tidak lupa mengamankan rumah dan barang-barang berharga di dalamnya.

“Jangan lupa pintu, jendela dan gerbang rumah untuk dikunci. Kompor di rumah juga dipastikan harus sudah mati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran,” katanya.

Read More