DSC_7171

Ibu Negara Ajak Warga Tanam Pohon di Kawasan Hijau Waduk Gondang

kominfo

Ibu Negara, Iriana Jokowi didampingi Mufidah Jusuf Kalla menanam pohon durian lokal di kawasan hijau waduk Gondang, Selasa (21/2).

Karanganyar, Selasa 21 Februari 2017

Ibu Iriana Jokowi didampingi Ibu Wapres Mufidah Jusuf Kalla menanam bibit pohon durian lokal di daerah sabuk hijau (greenbelt) Waduk Gondang Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Selasa (21/02/2017) pagi.

Sebanyak dua ratus lima puluh bibit pohon durian lokal yang ditanam di kawasan hijau dengan beragam varietas yakni durian bawor, petruk dan montong.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat dalam upaya konservasi sekaligus pengembangan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar waduk. Dipilihnya bibit pohon durian, karena mampu menyimpan cadangan air serta menahan struktur tanah untuk mengurangi erosi. Dengan harapan melalui kegiatan penanaman ini, masyarakat di sekitar Waduk Gondang, nantinya akan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian fungsi waduk.

Sebelumnya, Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan istri-istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) mengunjungi PAUD Assalam di Desa Munggur Kecamatan Mojogedang. Pada kesempatan tersebut, Iriana Jokowi membagi-bagikan tas dan peralatan tulis kepada siswa PAUD.

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendampingi Ibu Negara dan rombongan pada kunjungan PAUD Assalam di Desa Munggur Mojogedang.

Kunjungan dilanjutkan ke Kecamatan Kerjo guna meninjau IVA test untuk pencegahan kanker serviks dengan deteksi dini yang diikuti kurang lebih 256 ibu dari sepuluh desa. Kegiatan IVA test ini merupakan kerjasama antara BPJS dengan Dinas Kesehatan Karanganyar.

Masih dalam rangkaian kegiatan OASE KK, Ibu Negara  Iriana Jokowi bersama istri Wapres Mufidah Jusuf Kalla menghadiri Sosialisasi bahaya narkoba di Gedung Wanita. Antusias pelajar terlihat ketika Iriana Jokowi meminta seseorang siswa maju ke  atas panggung untuk menjawab pertanyaan dengan hadiah sepeda. Namun, hanya tiga siswa yang beruntung mendapatkan sepeda, sementara lainnya mendapatkan buku dari Ibu Negara.

kominfo

Ibu Negara Iriana Jokowi saat memberi pertanyaan dampak bahaya narkoba kepada salah satu siswa pada kegiatan sosialisasi anti narkoba, kekerasan seksual dan pornografi.

Dalam kesempatan tersebut, bersamaan dengan Hari Sampah Nasional dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan tempat sampah organik dan non organik kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Karanganyar. Total ada tiga puluh tempat sampah yang diberikan.

kominfo

Ibu Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla didampingi Atiqoh Ganjar Pranowo saat melihat stand kerajinan tas batik.

KOMINFO

Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla di stand kain batik pada pameran UMKM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Kunjungan diakhiri dengan menyaksikan pameran kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Berbagai stand mulai dari kerajinan batik hingga makanan tradisional khas Karanganyar. Stand kain batik dan kebaya menarik perhatian Iriana Jokowi dengan memborong dua puluh kain batik kebaya senilai dua belas juta rupiah.

Demikian Diskominfo (Tim)

 

 

 

 

 

 

 

Read More
web (2)

2000 Bibit Pohon Untuk Konservasi Hutan Lawu

penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

Penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Senin (13/02/2017)

Sebanyak 2000 bibit pohon ditanam di lereng Gunung Lawu untuk konservasi hutan dan penyangga air di Kabupaten Karanganyar.

Penanaman pohon itu digagas oleh OSIS SMA Negeri Karangpandan, dengan melibatkan 200 pelajar perwakilan dari berbagai sekolah SMA/SMK/MA di Kabupaten Karanganyar, Minggu (12/02) di Telaga Madirda, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

“Kita sebagai pemuda sudah selayaknya mencegah dan menangulangi kerusakan hutan, melestarikan lingkungan dan mencegah efek global warming, dengan cara konservasi hutan,” kata Ketua Panitia, Prima Sukma Putri Perdana, saat ditemui dilokasi.

Program penghijauan itu dinamai Think Green #3 2017 sudah ketiga kalinya diadakan. Sebelumnya, kegiatan itu juga pernah dilakukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunegoro I.

“Hari ini kami menanam bibit pohon antara lain ringin, akasia, prih dan luh di kawasan Petak 16, wilayah Kecamatan Ngargoyoso,” kata Ketua Panitia.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, sangat mendukung program tersebut, apalagi penyelenggara dari pelajar yang peduli alam.

“Kami sangat mendukung upaya pelestarian hutan dari pelajar-pelajar ini. Namun setelah ditanam jangan terus ditinggalkan begitu saja, adakalanya meluangkan waktu untuk melihat pohon yang ditanam, dipelihara dan dijaga dengan baik,” katanya.

Pada akhir acara pembukaan, dilakukan penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.(pd)

Read More
WEB copy

IKATANI UNS Sumbang 2000 Pohon Flamboyan Untuk Kawasan Wisata

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo () dan Dekan Fakultas Pertanian UNS seusai menanam pohon flamboyan di Terminal Wisata Karangpandan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (jongkok, kedua dari kanan) dan Dekan Fakultas Pertanian  UNS Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS  (jongkok, ketiga dari kiri) seusai menanam pohon flamboyan di Terminal Wisata Karangpandan

 

 

Karanganyar, Senin (06/02/2017)

Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (IKATANI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberi sumbangan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, berupa 2000 pohon flamboyan untuk ditanam di sejumlah kawasan wisata, Sabtu (03/02).

Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS, mengatakan, bantuan berupa 2000 pohon flamboyan itu untuk melestarikan lingkungkan hidup di Kabupaten Karanganyar.

“Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pengembangan kawasan wisata di Kabupaten Karanganyar, selain itu untuk menambah estetika lingkungan,” kata Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS.

Penerimaan bibit flamboyan itu sendiri diterima langsung dan secara simbolis oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, di Terminal Wisata  Karangpandan. Selain itu acara juga dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, dan Pimpinan BUMD Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan diharapkan seluruh pohon flamboyan yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

“Pohon flamboyan ini nantinya dapat menambah daya tarik pengunjung untuk mengunjungi seluruh objek wisata yang berada di Kabupaten Karanganyar. Apalagi saat ini kegemaran untuk foto selfie,” kata Rohadi.

Dari 2000 pohon yang diberikan pada daerah wisata yang berada di Kabupaten Karanganyar dapat dirinci sebagai berikut, Terminal Wisata Karangpandan (200 batang), objek wisata Cumpleng (75 batang), objek wisata Pablengan (75 batang), objek wisata Candi Sukuh (75 batang), objek wisata Candi Cetho (75 batang), Bumi Perkemahan (500 batang), lahan sebelah Timur Terminal Wisata Karangpandan (50 batang).

Selain itu juga untuk Taman Pancasila dan waduk Lalung (200 batang), taman lalu lintas (50 batang), objek wisata Edupark (100 batang), desa Trengguli (100 batang), desa Anggrasmanis (100 batang), desa Selomoro (100 batang), desa Berjo (100 batang), desa Kemuning (100 batang), dan desa Karang (100 batang).

Pada akhir acara, dilakukan penanaman pohon flamboyan di tiga titik di Terminal  Wisata Karangpandan.(pd/by)

Read More
web (2) copy

Lenggak-lenggok Duta Wisata di Jembatan Selfie

Duta Wisata Kabupaten Karanganyar mengadakan peragaan busana batik ditempat ekstrem, yakni jembatan selfi di Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Duta Wisata Kabupaten Karanganyar mengadakan peragaan busana batik ditempat ekstrem, yakni jembatan selfi di Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Karanganyar, Selasa (17/01/2017)
Duta Wisata Kabupaten Karanganyar mengadakan peragaan busana batik ditempat ekstrem, yakni jembatan selfi di Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi, Minggu (15/01) pagi.

Ada 10 duta wisata Kabupaten Karanganyar dari berbagai angkatan, memperagakan busana batik, di jembatan yang berada di ketinggian 1.500 Mdpl.

Satu persatu, duta wisata melenggak-lenggok di jembatan yang terbuat dari bambu, dan setinggi 4.5 meter dari jalan desa. Angin kencang terkadang menjadi kendala saat tampil.

“Saya baru pertama kali ini, peragaan busana di tempat ekstreem. Lebih hati-hati saat berjalan, angin kencang dan lantai bambu, lebih dari itu menjaga biar alas sepatu tidak menancap,” kata Rizka Ramana Putri, Putra Putri Lawu Tahun 2014.

Baginya, peragaan busana ditempat itu menjadi kebanggaan dan merasa senang ditempat yang menantang itu.

Jembatan selfie itu, warga setempat menamai Thuk Mangklung Indah (TMI), terbuat dari bambu dengan ketinggian 4,5 meter dari jalan rabat beton, berada di Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Wisatawan cukup membayar Rp. 6000 per orang termasuk parkir untuk masuk kawasan alam itu. Selain jembatan, juga ada tiga rumah pohon, berada di pohon alpukat, nangka dan lain-lain.

Bagi yang ingin berlama-lama dan melepas lelah setelah perjalanan jauh, dilokasi itu juga ada warung-warung menyediakan aneka makanan dan minuman dengan harga cukup terjangkau.

Sensasi seru sangat dirasakan ketika wisatawan berfoto selfie di jembatan itu, angin cukup kencang berhembus sangat terasa, apalagi berada di sisi ujung kanan maupun kiri.

Diujung itu, kita dapat melihat luas pemandangan alam, hijaunya pepohonan dan perbukitan, bisa juga menguji adrenalin wisatawan. Namun juga diperhatikan dari faktor keselamatan, mengingat wisatawan saat di jembatan selfi TMI itu maksimal 10 orang. Untuk berfoto-foto silih berganti.pd

Read More
web (3)

Jembatan Selfie, Wisata Murah Berlatar Pemandangan Alam

Sekelompok anak muda berfoto bareng di jembatan selfie, Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Sekelompok anak muda berfoto bareng di jembatan selfie, Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Karanganyar, Senin (16/01/2017)

Kabupaten Karanganyar yang sebagian wilayah berada di lereng Gunung Lawu terdapat tempat wisata baru, murah berlatar pemandangan alam, perbukitan hijau.

Letaknya berada di Kecamatan Jenawi, berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur, dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dari kota Karanganyar selama dua jam, kecepatan rata-rata 60 kilometer/jam.

Bagi wisatawan, 1,5 kilometer sebelum mencapai harus ekstra hati-hati, karena jalanan sangat menanjak dan butuh konsentransi tinggi, namun warga desa ada yang menjaga di sisi jalan dan siap menganjal roda kendaraan apabila tidak kuat menanjak.

Namun bagi yang membawa mobil, disarankan untuk memarkirkan kendaraan ditempat parkir, yang berada dibawah sebelum jalan menanjak itu, karena jalan dari rabat beton juga sempit, berukuran 2,5 meter. Disitu pula disediakan ojek untuk sampai lokasi jembatan selfie, cukup membayar Rp. 5000 untuk antar dan pulang ke lokasi parkir.

Jembatan selfie itu, warga setempat menamai Thuk Mangklung Indah (TMI), terbuat dari bambu dengan ketinggian 4,5 meter dari jalan rabat beton, berada di Dusun Tempel, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Wisatawan cukup membayar Rp. 6000 per orang termasuk parkir untuk masuk kawasan alam itu. Selain jembatan, juga ada tiga  rumah pohon, berada di pohon alpukat, nangka dan lain-lain.

Bagi yang ingin berlama-lama dan melepas lelah setelah perjalanan jauh, dilokasi itu juga ada warung-warung menyediakan aneka makanan dan minuman dengan harga cukup terjangkau.

Sensasi seru sangat dirasakan ketika wisatawan berfoto selfie di jembatan itu, angin cukup kencang berhembus sangat terasa, apalagi berada di sisi ujung kanan maupun kiri. Diujung itu, kita dapat melihat luas pemandangan alam, hijaunya pepohonan dan perbukitan, bisa juga menguji adrenalin wisatawan. Namun juga diperhatikan dari faktor keselamatan, mengingat wisatawan saat di jembatan selfi TMI itu maksimal 10 orang. Untuk berfoto-foto silih berganti.

Rumah pohon setinggi 3 meter, juga menjadi pilihan wisatawan, menaiki tangga, dan duduk ataupun berdiri setelah diatas.

Rumah pohon setinggi 3 meter, juga menjadi pilihan wisatawan, menaiki tangga, dan duduk ataupun berdiri setelah diatas.

Rumah pohon setinggi 3 meter, juga menjadi pilihan wisatawan, menaiki tangga, dan duduk ataupun berdiri setelah diatas. Butuh keberanian ektra untuk lama-lama ditempat itu, karena tubuh terasa diayun-ayun dari bawah, padahal itu karena hembusan angin cukup kuat.

Saat ditemui, Minggu (15/01), Bayan Tempel, Warsito, menceritakan awal mula ada objek wisata itu. Dimulai dari saran mahasiswa KKN UNS untuk membuat jembatan selfie, karena lokasi itu sangat menarik. Setelah itu, pihaknya berembug dengan warga dan membuatnya pada September 2016.

“Pertama kami juga kaget, kenapa semakin lama, anak muda banyak yang datang kesini, tentu tak menyangka sebelumnya,” kata Warsito, saat ditemui.

Proses pembangunan yang memakan waktu satu bulan itu menuai hasil karena keterlibatan pemuda setempat, mempromosikan dengan menggunakan media sosial, sehingga cepat tersebar.

Objek wisata itu ramai dikunjungi pada Sabtu, Minggu dan hari libur dengan jam buka setiap hari pukul 08.00-18.30 WIB.pd

Read More
KOM_7512

Groundbreaking Pembangunan Saluran Drainase dan Trotoar Jalan Slamet Riyadi

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan dihadapan SKPD terkait proyek pembangunan yang dilaksanakan di tahun 2016, Senin Siang (22/8)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan saluran drainase dan trotoar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Lalung, Karanganyar,  Senin (22/8/2016). Hadir Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati bersama  Jajaran Kepala SKPD.

Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menghimbau untuk pengerjaan project  dapat segera terselesaikan dengan baik.

“Sebanyak 61 pohon besar yang mau tidak mau akan kita tebang karena memang tepat dibawah pohon-pohon tersebut saluran drainase dibangun. Harapan kami, untuk 61 pohon ini dapat dilelang dan berapapun hasilnya masuk di kas daerah dan harus ada ruang untuk penananman pohon kembali. Karena kota itu penting untuk di tata agar terlihat asri dan indah,” pesan Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Ia juga menambahkan, keindahan kota adalah adanya pepohonan disepanjang jalan.

“Kota Karanganyar meliputi Papahan ke utara, Pabrik Gula ke timur sampai Bejen akan kita percantik dengan penghijauan. Jadi saya minta Pelaksana project segera di selesaikan agar awal Desember dapat dinikmati,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaaan Umum (DPU) Karangayar, Edi Sriyatno, melaporkan bahwa kegiatan pembangunan Saluran Drainasedan Trotoar Jalan Slamet Riyadi ini dengan biaya sebesar lima miliar rupiah, sumber dana dari Bankeu-APBD Propinsi .

“ Jangka waktu pembangunan 150 hari kalender terhitung mulai Tanggal 26 Juli 2016 sampai dengan 22 Desember 2016. Dengan Pelaksana project, PT. Widoro Kandang Surakarta,” jelasnya.

Beberapa pekerjaan pembangunan drainase dan trotoar meliputi :

  1. Pekerjaan pasangan drainase barat panjang 1218.20 meter, timur panjang 821.50 meter.
  2. Pasangan Paving Panjang 1290 meter, Lebar 0.80 meter kanan dan kiri
  3. Pelebaran jalan 4 meter panjang 1069 meter
  4. Pelebaran Gorong-gorong 5 tempat
  5. Beton cor penutup saluran masuk pekarangan 76 tempat
  6. Beton cor masuk dusun 4 tempat
  7. Pasang Beton cor K.225 untuk gorong-gorong dan jembatan
  8. Pasang beton cor K.175 untuk saluran air jalan
  9. Pasang paralon 3 Dim untuk saluran pembuang dari jalan ke saluran

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
DSC_4638

Menteri Siti Nurbaya Tanam Pohon di Rumah Dinas Bupati

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya Bakar menanam pohon jenis mentega dalam kunjungannya ke Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/05), di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya Bakar menanam pohon jenis mentega dalam kunjungannya ke Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/05), di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, Jumat (13/05/2016)

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya Bakar menanam pohon jenis mentega dalam kunjungannya ke Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/05).

Seusai makan siang, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menanam di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pada kesempatan itu pula, Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S juga melakukan hal yang sama. Lokasinya berada di sisi sebelah barat, pendopo.

“Kunjungan saya disini untuk menyempatkan datang, disela-sela kegiatan di Surakarta,” kata Siti Nurbaya Bakar.

Pada acara tersebut, tampak Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, disela-sela acara menuturkan, upaya penghijauan di Kabupaten Karanganyar terus dilakukan.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar sangat peduli dengan penghijauan untuk menanam pohon. Setiap tanggal 15 Desember, sejak tahun 2013, kita canangkan Gerakan Ijo Royo-royo.,” katanya.

Dia juga mengharapkan dengan adanya penanam pohon, maka akan dapat berguna bagi generasi yang akan datang.pd

Read More
DSC_0096

Sosialisasi Pasar Darurat

kominfo

Bupati Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dalam sosialisasi pasar darurat di Balai Desa Ngijo, Tasikmadu, Senin (22/2).

Senin, 22 Februari 2016

Menindaklanjuti rencana pembangunan Pasar Nglano yang akan dilengkapi dengan Pasar Burung maka Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan segera mendirikan Pasar Darurat di daerah Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar. Tepatnya berada di lapangan Ngijo yang akan segera di rampungkan dan dilengkapi dengan pembanguna MCK dan sumur diesel di harapkan akan membuat lebih nyaman pasar darurat.

Sosialisasi  tersebut dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Kepala DKP, SEKDA dan SKPD terkait ini membahas mengenai rencana pembangunan pasar darurat yang di dukung dengan pembayaran PBB sekaligus sedekah agar lebih berkah, Senin (22/2) di Balai Desa Ngijo, Tasikmadu Karanganyar.

Tidak kalah menjadi perhatian yaitu kebersihan sungai dengan melakukan penyebaran bibit ikan di sungai Ngijo, yang di harapkan bisa menyeimbangkan ekosistem sungai tersebut.

Selain itu, sekitar sungai juga akan di tanami pohon trembesi. Pohon tersebut di kenal sebagai pohon yang banyak menyerap gas CO2 sehingga nantinya juga akan membantu memfiltrasi udara kotor.

Program sekedah sampah tidak luput menjadi hal yang di tekankan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dengan memisahkan antara sampah organik dan non organik serta sampah yang dapat di daur ulang dan tidak dapat di daur ulang. Harapannya setelah Pasar Darurat tdak dipakai lagi untuk kegiatan Pemerintah, pasar tersebut bisa lebih bagus dari pasar yang sekarang agar kedepannya bisa hidup 24 jam.

Dishubkominfo Karanganyar (umi/ch)

Read More
DSC_0256

Iwan Fals Ajak Menanam Pohon

Iwan Fals mengajak untuk aktif menanam pohon.

Iwan Fals mengajak untuk aktif menanam pohon.

Karanganyar, Sabtu (28/11/2015)
Musisi kawakan Iwan Fals mengajak untuk aktif menanam pohon, untuk melestarikan hutan.

“Kita semua tidak bisa hidup tanpa alam. Karena itu pula, saya sampaikan ke manajemen, setiap konser harus ada kegiatan penanaman pohon. Sekarang, banyak anak muda yang sadar untuk menjaga lingkungan. Mereka banyak yang terlibat dalam kegiatan penanaman,” kata Bang Iwan.

Ajakan tersebut disampaikan setelah musisi itu menanam pohon liwung di Taman Endemis Wukir Mahendra Gunung Lawu, di kawasan Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (27/11) bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

“Dalam keadaan apapun, jangan mengganggu pohon. Saya sebagai muslim diajarkan, bahwa setiap daun itu berdzikir dan bertasbih.” pesannya.

Gubernur Ganjar Pranowo, yang hadir di acara penanaman itu juga berpesan, agar pohon yang sudah ditanam dirawat dan dijaga, untuk kelestarian alam.

“Saya titip pesen, iki diopeni. Jangan ditanam, terus ditinggal. Jangan dibiarkan hidup sendiri. Tapi dirawat dengan baik. Dan kita semua berharap, agar ke depan tidak terjadi kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu lagi. Salam rimba lestari,” tandasnya.

Sedangkan Bupati Juliyatmono mengatakan, penanaman itu merupakan kampanye untuk menggelorakan semangat menjaga lingkungan.

“Iwan Fals diajak ke sini, karena dia musisi yang juga concern dengan persoalan lingkungan. Ini kampanye, agar semua masyarakat menanam pohon untuk generasi ke depan,” katanya.

Kedatangan Iwan Fals di Karanganyar itu untuk menggelar konser musik di Alun-Alun Karanganyar, Sabtu (28/11) malam ini, dalam puncak peringatan HUT Karanganyar ke-98. Penanaman pohon itu merupakan rangkaian dari kegiatan konsernya di Bumi Intanpari.

Pada acara itu, juga ditanam ribuan bibit pohon dari 17 jenis seperti damar, eukaliptus, kayu putih, beringin, liwung, dan tontrok.pd

Read More
DSC_0075

KNPI Karanganyar Ajak Pemuda Hijaukan Lawu

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan tumpeng kepada Ketua DPD KNPI Karanganyar Aan Shopuanudin pada Sarasehan Pemuda

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan tumpeng kepada Ketua DPD KNPI Karanganyar Aan Shopuanudin pada Sarasehan Pemuda

Karanganyar, Rabu (28/10/2015)
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karanganyar mengajak para pemuda untuk menghijaukan alam di Gunung Lawu.

“Kita ingin para pemuda bersama-sama untuk melestarikan alam dengan menghijaukan Gunung Lawu,” kata Ketua DPD KNPI Karanganyar Aan Shopuanudin, Selasa (27/10) di Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu.

Menurutnya, pemuda memiliki andil penting untuk mengedukasi bahwa bencana suatu bencana alam ada sebab dan akibat, untuk itu berusaha bagaimana meminimalisir kejadian dengan berusaha bersama menyadarkan dan kewajiban menjaga kelestarian alam di Gunung Lawu.

“Gunung Lawu ini merupakan gentongnya air Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya. Kita tidak rela kalau alam menjadi rusak,” katanya, saat acara Sarasehan Pemuda ditempat tersebut.

Ketua organisasi pemuda yang menaungi 17 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) itu juga menolak tegas jika ada ekploitasi gas bumi di Gunung Lawu.

“Secara tegas kami pemuda-pemudi Karanganyar menolak segala
bentuk ekploitasi itu,” katanya.

Terkait dengan kelestarian hutan, ditempat yang sama, Prabang Setyono, dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) menerangkan jika terjadinya kebakaran hutan Lawu beberapa hari lalu dapat menganggu suplai oksigen.

“Hitung-gitungannya begini, jika satu pohon berdiameter kanopi kurang lebih tiga meter maka akan menghasilan oksigen 1,2 Kilogram. Kalau satu orang membutuhkan 0,5 Kilogram, jadi pohon itu bisa memberi oksigen dua orang,” katanya.
Dengan membuat hutan lestari, maka akan lebih menghasilkan oksigen alami dengan menanam pohon, terlebih di kawasan hutan Lawu juga ada berbagai flora dan fauna.

“Disini terdapat anggrek yang endemik, burung jalak Lawu, dan edelweis,” katanya.

Ditempat yang sama, acara yang dilaksanakan pada malam hari itu juga dihadirin Bupati Karanganyar Juliyatmono.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar mempunyai tekad untuk menghijaukan alam melalui program Karanganyar Ijo Royo-royo, dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya agar kelestarian alam terjaga,” katanya. pd

Read More