kom_3256

DPRD Komisi 1 Kabupaten Tasikmalaya Kunjungi Kabupaten Karanganyar

kominfo

Suasana Kunjungan Kerja Anggota Dewan Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya di Kabupaten Karanganyar, Rabu Siang (14/12)

Sebanyak 9 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi I Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpin oleh Arip Rahman Ketua Komisi I DPRD Tasikmalaya adakan studi komparasi di Kabupaten Karanganyar terkait regulasi pola pengembangan dan pembinaan karier PNS serta kebijakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS. Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar Waluyo Dwi Basuki didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan beserta SKPD terkait menerima rombongan tersebut di Ruang Podang 2 Gedung Kantor Setda Karanganyar, Rabu Siang (14/12).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar yang dibacakan oleh Istar Yunianto Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan dijelaskan bahwa Kabupaten Karanganyar berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar tahun 2014 terdapat 11.311 ASN yang tersebar di 30 SKPD. Sedangkan untuk pengangkatan jabatan PNS, Kabupaten Karanganyar merujuk pada UU No. 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas UU No. 8 Tahun 1074 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Berdasarkan UU tersebut khususnya pasal (2) dinyatakan bahwa pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam suatu jabatan dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalisme sesuai dengan kompetensi, prestasi kerja, dan jenjang pangkat yang ditetapkan untuk jabatan itu serta syarat objektif lainya tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras atau golongan.

“Tanggal 28-29 November kemarin telah dilakukan uji kompetensi kepada pejabat yang ada di Karanganyar, hal tersebut dilakukan sebagai tolak ukur kemampuan pejabat yang ada saat ini sehingga dengan adanya Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru nanti diharapkan pengisian pejabat benar-benar sesuai dengan kemampuannya” jelas Bupati Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (ad/f3a)

Read More
dsc_0021

Sambut Hari Jadi, Pemkab Galakkan Bersih-bersih Kantor

Kominfo

Karyawan PNS Dishubkominfo Karanganyar lakukan bersih-bersih di lingkungan kerja, Senin pagi (31/10/2016).

Dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-99 Kabupaten Karanganyar tahun 2016 yang jatuh tepat pada bulan November, seluruh Instansi, Kantor, Dinas, Badan maupun lingkungan sekolah melaksanakan gerakkan bersih-bersih di lingkungan kerja masing-masing.

Usai melakukan kegiatan kebersihan diharapkan tetap melakukan aktifitas sesuai dengan jam kerja, Senin pagi (31/10/2016).

Demikian Dishubkominfo.

Read More
KOM_5369

46 Peserta Siap ikuti Test Seleksi Calon Kepsek Menengah Tingkat Kabupaten

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan dihadapan peserta calon kepala sekolah, Senin Pagi (15/8)

Untuk memilih leader secara objektif dan akuntabel yang akan dikirim ke Lembaga Pendidikan Sekolah, Pemkab. Karanganyar dalam hal ini Disdikpora mengadakan Seleksi Calon Kepala Sekolah Menengah Tingkat Kabupaten Karanganyar yang berlangsung mulai Tanggal 15 Agustus sampai dengan 16 Agustus 2016.

“Ada 46 peserta yang kesemuanya PNS siap mengikuti test seleksi ini. Dari 46 peserta ini nantinya akan diambil 15 peserta ke LP2KS. Kategori penilaian yakni test tertulis, presentasi dan wawancara. Semoga dengan test seleksi ini dapat terpilih Kepala Sekolah yang benar-benar memiliki kompetensi dan kredibilitas yang baik,” harap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Karanganyar, Sutarno saat menyampaikan laporannya dihadapan peserta.

Sementara itu Wakil Bupati, Rohadi Widodo mengingatkan bahwa setiap calon maupun Kepala Sekolah harus siap ditempatkan dimanapun.

“Dalam sumpah jabatan saat diangkat menjadi PNS siap ditempatkan di seluruh Indonesia. Seiring ada permintaan-permintaan seperti Jenawi, Jatiyoso, Jatipuro banyak yang ingin pindah baik Guru/Kepala sekolah. Padahal apa yang menjadi tugas dan kewajiban seorang Guru dan Kepala Sekolah, adalah memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak didik kita,” tandas Rohadi Widodo saat membuka test seleksi Calon Kepala Sekolah Menengah, Senin (15/8/2016) di Aula SMP Negeri 1 Karanganyar.

Semula dari 51 peserta menjadi 47, tetapi satu (1) mengundurkan diri menjadi 46 peserta yang nantinya diseleksi dan selanjutnya diambil 15 peserta untuk dikirim ke LP2KS.

“Rekam jejak peserta tetap menjadi pertimbangan. Karena tidak menjamin kalau secara akademis baik, akan terpilih. Banyaknya hal terkait dengan keadaan Rumah Tangga dan lingkungan dapat menganggu kelancaran dalam bekerja. Untuk itu saya harapkan, hal-hal tersebut tidak terjadi sehingga tidak menjadikan kendala,” jelasnya.

Rohadi menambahkan justru loyalitas menjadi penting, kreatifitas dibutuhkan untuk menjadikan leader/pemimpin dengan tetap tidak boleh meninggalkan regulasinya.

“Semua anak berhak mendapat pendidikan yang layak. Terlebih dengan adanya pendidikan gratis, karena di Karanganyar, saya (Wabup) melihat masih banyak anak yang tidak melanjutkan sekolah, padahal kebanyakan mereka adalah anak-anak yang hebat,”tuturnya.

Kepala Sekolah sebagai dirigen/pemimpin diharapkan mampu mengatur kurikulum agar berjalan dengan baik dan lancar.

“Jangan sampai menghindar dari masalah, berani menghadapi LSM. Kepala sekolah harus mampu menjadi manager yang dapat mengangkat derajat pendidikan untuk menjadikan anak-anak kita hebat dan berkarakter,” pesan Wabup. Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
DSC_0085_2

Selama Ramadhan, Jam Kerja PNS Berkurang 5 Jam

Jam kerja PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar menjadi berkurang lima jam dalam sepekan, sejak hari pertama Ramadan sampai hari terakhir masuk menjelang Lebaran.

Jam kerja PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar menjadi berkurang lima jam dalam sepekan, sejak hari pertama Ramadan sampai hari terakhir masuk menjelang Lebaran.

Karanganyar, Rabu (01/06/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberlakukan jam kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karanganyar selama bulan Ramadhan 1437 Hijriah. Jumlah jam kerja yang semula selama sepekan 37,50 jam, menjadi 32,50 jam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengeluarkan Surat Edaran tentang jam kerja PNS sebagai tindak lanjut surat dari Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala BKD Siswanto mengatakan, perubahan jam kerja tersebut mulai berlaku sejak hari pertama Ramadan sampai hari terakhir masuk menjelang Lebaran, Rabu (01/06) di kantornya.

“Senin-Kamis masuk pukul 07.45 WIB-15.00 WIB tanpa istirahat. Sedangkan hari Jumat masuk pukul 07.45 WIB-11.15 WIB. Sebelumnya, jadwal masuk pukul 07.15 WIB dan pulang pukul 15.30 WIB kecuali hari jumat yang pulang pukul 11.15 WIB,” katanya..

Dengan demikian, lanjutnya, jam kerja PNS menjadi berkurang lima jam dalam sepekan.

Namun, di selama bulan Ramadhan, disadari olehnya, kuantitas dan kulaitas kerja PNS menjadi sedikit berkurang. Meski demikian, ia mendorong kinerja PNS berada di taraf wajar. Bahkan, tim BKD tetap melakukan inspeksi mendadak dan mengawasi kerja PNS melalui pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pengurangan durasi kerja ini untuk menghormati Ramadhan. Wajar saja bila sedikit mengantuk di saat bekerja nanti,” katanya. pd

Read More
DSC_0046

RAT Beringin Mas Setda Karanganyar

DSC_0046

KPRI harus mengutamakan kesejahteraan anggotanya : Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri RAT Beringin Mas.

Karanganyar, Kamis 31 Maret 2016

Rapat anggota Tahunan (RAT) dalam rangka laporan pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KPRI) “ Beringin Mas” Sekretariat daerah Kabupaten Karanganyar tutup buku tahun 2015, Kamis (31/3) di Gedung DPRD Kab.Karanganyar.

Ali Ghufron selaku Ketua KPRI Setda Karanganyar dalam laporannya mengatakan bahwa RAT dapatt erlaksana apabila telah tercapai kurang lebih 150 anggota yang hadir.

“Semoga kehadiran anggota Beringin Mas ini dapat menambah semangat dan berkah atas KPRI,” terangnya dihadapan Pengurus Dewan koperasi daerah dan para anggota Koperasi.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya menekankan pada kewajiban seorang PNS menumbuhkan rasa memiliki Beringin Mas sebagai Koperasi Pegawai Negeri di lingkungan Pemerintahan Kab. Karanganyar.

Ini adalah tugas organisasi koperasi dalam setiap akhir tahun harus melaksanakan RAT dengan tujuan utamanya yakni meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“ Saya berharap bagaimana Beringin Mas ini dapat berkembang dengan baik, dapat membawa anggotanya semangat dan bahagia. Ibarat kata, belum mantab jadi PNS kalau belum menjadi anggota Beringin Mas. Sehingga mendorong kita sebagai seorang PNS tertanam rasa memiliki koperasi,” pesannya.

Bupati juga menghimbau kepada seluruhan angota Beringin Mas untuk lebih memajukan koperasi, semisal dengan membeli kebutuhan di koperasi. Disamping harga lebih murah dari pasaran, juga mendapat point untuk peningkatan kesejahteraan anggota.

“ Maka saya minta untuk benar-benar diuri-uri/dilestarikan koperasi Beringin Mas ini untuk kesejahteraan PNS Karanganyar,” harapnya.

DishubkominfoKaranganyar(ind/umi/kbl)

Read More
DSC_0038

PNS Karanganyar Terima SK Kenaikan Pangkat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Arahan di Depan PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat, Senin (28/3)

Sebanyak 611 PNS dari 31 SKPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar berhak mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat per 1 apri 2016, hal tersebut disampaikan Siswanto Kepala BKD Karanganyar saat acara Penyerahan Surat Keputusan Bupati Karanganyar Tentang Kenaikan Pangkat PNS Periode Per 1 April 2016 yang dilangsungkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (28/03). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar, SKPD terkait dan PNS yang mendapatkan Kenaikan Pangkat.

”Berkas yang telah mendapatkan persetujuan dari BKN sampai saat ini berjumlah 295 orang, sisanya masih proses persetujuan Gubernur Jawa Tengah Sejumlah 17 orang untuk golongan IVa dan IVb sedangkan untuk golongan IVc keatas penetapan ada di BKN Pusat menunggu persetujuan penetapan oleh Presiden RI”,  ujar Siswanto.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan kepada para PNS yang hadir di Pendopo tersebut untuk lebih meningkatkan profesionalitas dalam bekerja. Diharapkan PNS lebih tertib dalam berkantor mulai dari pukul 07.30 sampai dengan 15.30 WIB dan istirahat mulai pukul 12.00 sampai dengan 13.00 WIB (selama 1 jam). Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan pegawainya, dimulai mulai tahun 2016 ini tunjangan kesejahteraan sudah dinaikkan dan dibayarkan tepat waktu.

“Jangan ada lagi PNS yang diluar kantor kecuali untuk urusan dinas diluar jam istirahat”, tegas Juliyatmono. Demikian Dishubkominfo (ad/nnk)

Read More
DSC_0039

Rapat Kerja Daerah BAZNAS Karanganyar

 

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Sampaikan Sambutannya Saat Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar, Kamis (28/01) di DPRD Karanganyar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Rakerda sebagai tindak lanjut amanat UU dan PP No 14 Tahun 2014 tentang pelaporan pengelolaan zakat pada hari Kamis (28/01) bertempat di DPRD Karanganyar. Hadir dalam kesempatan itu sebanyak 300 orang peserta yang merupakan pengurus Baznas, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan undangan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono hadir secara langsung untuk membuka acara tersebut. Dalam sambutannya disampaikan bahwa tahun 2016 ini tunjangan untuk Pegawai Negeri maupun Tenaga Harian Lepas telah dinaikkan, sehingga Juliyatmono berharap kepada Pegawai baik PNS maupun Non PNS keihklasan nya untuk menyisihkan dana tersebut untuk Zakat.

Sementara itu Abdul Muid dari Baznas Karanganyar melaporkan Baznas Karanganyar di tahun 2015 untuk pengumpulan dana ZIS dari PNS maupun masyarakat mencapai Rp. 500.000.000,- setiap bulannya dan total perolehan dana mencapai 6.867.035.797,-. Terangnya lebih lanjut dana tersebut kemudian disalurkan untuk kegiatan seperti Karanganyar Peduli Kemanusiaan, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Makmur dan Karanganyar Taqwa. DISHUBKOMINFO KARANGANYAR (Ad/Al)

Read More
DSC_0011

Juliyatmono : “Sebagai Aparatur Sipil Negara Harus Profesional dan Berkompeten”

kominfo

Pengarahan Oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono Dihadapan Peserta Bimbingan Administrasi Kalurahan, Kamis (19/11)

Guna meningkatkan kinerja aparatur di tingkat Kalurahan baik pengetahuan/wawasan, sikap/perilaku, budi pekerti sebagai penanggungjawab tertib administrasi, Pemerintahan Desa Setda Karanganyar mengadakan Pembinaan Administrasi Kalurahan  Se Kabupaten Karanganyar yang diikuti 75 peserta meliputi Sekretaris Kalurahan, Seksi Pemerintahan, Seksi Trantib, Seksi Pembangunan dan Seksi Kesejahteraan Sosial.

“Harapan saya dari kegiatan Pembinaan administrasi ini , tentunya tidak lain supaya administrasi di Kalurahan tertib, baik, akurat dapat dipertanggungjawabkan dengan benar,” tutur Bupati dihadapan peserta.

“Di beberapa SKPD saya masih sering menjumpai disaat jam 12 siang, sudah sepi tidak ada orang. Padahal seorang PNS sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) itu idealnya UU ASN diharapkan sebagai Aparatur Sipil yang profesional dan berkompeten. Jabatan sebagai staff pun harus sudah diarahkan sesuai dengan kompetensi ilmunya,” jelasnya.

Bupati juga mengatakan bahwa pola kehidupan sebagai seorang PNS sebaiknya yang sederhana, jangan terlalu memaksakan diri. Dikatakan miskin dilihat dari pola perilaku hidupnya.

“Perilaku kehidupan sebagai seorang PNS harus berubah. Hiduplah sederhana, jangan terlalu memaksakan keadaan.  Karena bila dipaksakan , gaji akan habis yang  akhirnya berimbas pada menurunnya semangat kerja bahkan memunculkan rasa malas bekerja.

Pada 2013 kemarin angka kemiskinan mencapai 14 persen lebih dan tahun 2014 sudah menurun. Angka kemiskinan bukan data orang per orang  melainkan itu merupakan angka abstrak. Berdasarkan penelitian yang dikatakan “miskin” ternyata dari pola perilakunya.

Maka untuk itu sebagai kader ASN yang profesional harus selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Bekerjalah dengan niat untuk beribadah, bergairah dan bersemangat. Niati dengan baik, karena kebaikan itu akan kembali kepada diri kita sehingga menjadikan berkah semuanya,” pesan Bupati saat membuka kegiatan Pembinaan Administrasi, Kamis (19/11) Graha Pindusita Agro Sondokoro, Tasikmadu Karanganyar.

Pada kegiatan tersebut disampaikan materi tentang Pengawasan, administrasi Kalurahan, Disiplin PNS dan Peraturan Perundang undangan. Ad/ind

Read More
DSC_0224

PNS Dituntut Profesional, Beri Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

kominfo

Peserta Diklat PIM IV Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi

kominfo

Tukar Menukar Cinderamata Antara Bupati Karanganyar dan Kepala Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi

Bertempat diruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, kurang lebih 50 peserta Benchmarking ke Best Practice Diklatpim IV Angkatan II Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi mengunjungi Kabupaten Intan Pari Karanganyar, Selasa (29/09/15). Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima langsung kedatangan rombongan yang diketuai oleh Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi sekaligus sebagai Widya Iswara DR. Suroyo

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta.

 “Semoga dengan kehadiran Peserta Diklatpim ini dapat memberikan semangat pada Kabupaten Karanganyar untuk melakukan pengabdian yang terbaik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” tutur Juliyatmono.

Dijelaskan pula dalam sambutannya Juliyatmono mengatakan secara geografis Kabupaten Karanganyar ini terletak paling timur dari Jawa Tengah dengan luas wilayah 718 km persegi terdiri atas 17 Kecamatan, 15 Kalurahan, 162 Desa dan jumlah penduduk  822041 jiwa.

Visi Misi Pemerintahan Juliyatmono – Rohadi Widodo periode 2013-2018 tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Derah (RPJMD). Dengan visi Bersama Memajukan Karanganyar yang dijabarkan dalam misi lima program unggulan diantaranya Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya. Berhasil dilaksanakan dan berhasil dengan baik, ini terbukti dengan beberapa prestasi yang kita capai, yakni APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2014 oleh BPK mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Karanganyar masuk sebagai Kabupaten paling tinggi kesejahteraan masyarakatnya berdasar Upah Minimum paling tinggi se Solo Raya serta terbukti dapat meningkatkan daya beli masyarakat Karanganyar karena biaya pendidkan sudah ditanggung oleh Pemerintah dan Website Kabupaten Karanganyar www.karanganyarkab.go.id mendapat juara terbaik Kabupaten/kota.

“Dan Alhamdulillah tidak ada kendala, karena keluhan masyarakat kita respon dengan cepat. Itulah bagaimana kita melayani masyarakat agar masyarakat mempunyai harapan dan kepercayaan pada Pemerintah yang sedang bekerja,” imbuh Juliyatmono

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono menekankan sebagai seorang PNS untuk bekerja secara profesional mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Selaku PNS kita dituntut professional, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, merespon keluhan masyarakat dengan cepat tanggap. Karena dengan cara itulah masyarakat menghargai kita sebagai PNS yang mumpuni. Mari kita bekerja, cintai pekerjaan kita sehingga dapat memberi dampak positif bagi kita maupun sekitarnya,” pesan Juliyatmono.

Selanjutnya, Suroyo dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan Diklatpim ini ke Karanganyar ini adalah untuk dapat belajar menambah ilmu dan pengalaman pada Kantor/Badan/Dinas/Instansi Pemerintahan Karanganyar untuk dapat diterapkan di instansi Pemerintahan Bukit Tinggi tempat mereka mengabdi.

“Saya selaku Widya Iswara maupun Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi memang sengaja memilih Karanganyar sebagai lokasi kunjungan Diklatpim, dan ini kali kedua saya ke Karanganyar. Karena saya dan teman-teman bisa belajar apa saja di Karanganyar ini,” terangnya.

Karena Karanganyar ini wilayahnya terdiri dari Dusun, Desa, Kalurahan, Kecamatan. Ini sesuai dengan Widya Iswara yang bergerak dari Desa ke Desa dari Kecamatan ke Kecamatan dan memang benar apa yang disampaikan beliau Bapak Bupati Juliyatmono baru saja melalui salah satu misinya bahwa Pusat Pertumbuhan itu ada di Desa. Maka sebagai calon-calon Pemimpin, benahi mental kita untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Belajarlah dari seorang Juliyatmono, dari seorang santri menjadi Ustad sekaligus Guru kemudian Politikus dan sekarang menjadi Bupati Karanganyar, menjadi orang nomor satu di bumi Intan Pari. Cita-cita beliau tidak ingin menjadi PNS tetapi yang memimpin PNS,” sambut tepuk tangan peserta Diklatpim.

Hadir pada Diklatpim tersebut Kepala BKD Karanganyar, Kepala Disperindagkop & UMKM , Kepala Disdikdpora , Kepala Dinas Kesehatan. ad/ind

Read More
DSC_0034 copy

Registrasi e-PUPNS Sudah Mencapai 11.200 PNS

Salah satu PNS di Pemkab Karanganyar saat registrasi e-PUPNS, Selasa (29/09) pagi

Salah satu PNS di Pemkab Karanganyar saat registrasi e-PUPNS, Selasa (29/09) pagi

Karanganyar, Selasa (29/09/2015)
Registrasi Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) secara elektronik tahun 2015 di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sudah mencapai 11.200 PNS per hari ini.
Penyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar Siswanto, Selasa (29/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, saat acara Sosialisasi Peraturan Di Bidang Kepegawaian.

“Dari angka tersebut masih terdapat 264 orang yang belum mendaftar dari jumlah total 11.464 PNS,” kata Siswanto.

Yang belum bisa registrasi mengalami kendala seperti pindah pegawai ke Kabupaten Karanganyar, namun status masih unit organisasi lama, jadi tidak bisa registrasi.

“Adapula kelompok perpanjangan 56 tahun sampai 58 tahun ternyata Sistem Informasi Kepegawaian dan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SIMPEG SAPK) belum diperbaharui. Kita sudah kirim surat ke BKN untuk disesuaikan,” katanya.

Target dari BKD, akhir September ini registrasi sudah selesai. Sedangkan mulai Oktober mulai memasukan data pegawai.

Dia juga menjelaskan, pengisian PUPNS sangat erat dengan Kenaikan Pangkat (KP) Otomatis yang akan dibuat oleh BKN secara online. Dengan demikian disana sudah ada data kepegawaian masing-masing pegawai.

“Tinggal dilakukan pengecekan data sampai muncul persetujuan teknis kenaikan pangkat otomatis,” katanya.

Sedangkan data fisik e-PUPNS harus dipenuhi sebab nanti akan di scan, kemudian akan disimpan di data BKD, sehingga data masing-masing pegawai tersimpan.pd

Read More