DSC_0012

SOSIALISASI MANAJEMEN PNS KARANGANYAR

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, memberikan sambutan dalam Sosialisasi Manajemen PNS Karanganyar di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Karanganyar – 06 Desember 2017.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Sosialisasi PP No. 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlaksana pada hari Rabu (06/11/17) pagi di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Dalam Sosialisasi tersebut hadir pula Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kepala Bidang Pembinaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Wiyono, anggota Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), perwakilan kecamatan, dan jajarannya.

Dalam Sosialisasi ini membahas tentang PP No. 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Kinerja Pegawai Kabupaten Karanganyar pada tahun 2017.

Wakil Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa Sosialisasi ini juga bertujuan agar menjaga kekompakan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Karanganyar. Dan untuk mengerjakan pekerjaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing yang sesuai dengan substansi yang ada.

“Dengan adanya Sosialisasi ini maka kinerja dari para Pegawa Negeri Sipil (PNS) akan lebih fokus dan lebih efektif.”, kata Wakil Bupati.

Demikian Diskominfo (mdz/ygi)

Read More
DSC_6000 AAA

Pentingnya Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian Bagi PNS

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar – 09 November 2017.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Karanganyar, yang diadakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Kamis (09/11/2017).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Ketua Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),  Siswanto, para peserta Pegawai Negeri Spil (PNS) dari Kabupaten Karanganyar, yang bekerja sama dengan Kanreg I BKN Yogyakarta dan Taspen Persero cabang Surakarta sebagai narasumber dari sosialisasi tersebut.

Dari pelaporan yang disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), acara Sosialisasi ini menjadi sebuah tanggung jawab dan kewajiban dari pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam melindungi dan menjamin kesejahteraan dari Pegawau Negeri Sipil (PNS) dengan diwujudkan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)

Program ini juga menjalankan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara No. 5 Tahun 2016.

“Dalam jaminannya kita mengambil dari 0.54% untuk JKK dan 0,30% untuk JKM yang rencana akan menjadi 0.72% yang berasal dari APBD kabupaten Karanganyar” kata ketua BKPSDM.

Dalam sambutan Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa ini merupakan kewajiban dari pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam memberikan jaminan kecelakaan dan kematian yang tertuang dalam PP No. 70 Tahun 2015

“Jaminan Kesehatan dan Jaminan Kematian ini merupakan hak bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil” kata Bupati Karanganyar.

Sosialisasi ini sendiri juga diharapkan dapat membekali para Pegawai Negeri Sipil (PNS) tentang Sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian.

Demikian Diskominfo (yga/ygi)

Read More
DSC_3292

CEGAH KANKER, PNS WANITA IKUTI SOSIALISASI

dr. Haryono, Sp.B memberikan sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan payudara pada PNS wanita di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar – selasa, 24 oktober 2017

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bekerjasama dengan Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengadakan sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan payudara, selasa (24/10/2017) bertempat di Rumah Dinas Bupati.

Acara ini diadakan khusus untuk PNS wanita perwakilan dari 42 Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Karangayar dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan wanita Indonesia khususnya daerah Karanganyar bebas kanker serta untuk meningkatkan kesadaran wanita tentang gejala sekaligus pecegahan kanker serviks dan payudara.

“Dari data yang diperoleh separuh lebih dari 15.000 pengidap kanker dinyatakan meninggal dunia, setiap satu jam terdapat satu wanita meninggal, oleh karena itu diadakan sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan payudara”, ujar Sekda Karanganyar.

Dalam sambutannya, Samsi mengatakan ada beberapa cara untuk mencegah kanker, yaitu dengan menjaga kebersihan, kesehatan dan hidup higienis. Selain itu, menurut dr. Haryono dari RSUD Karanganyar para wanita harus menjaga pola makan yang baik, dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah serta menjaga berat badan.

Setelah selesai sosialisasi ini diharapkan para PNS wanita dapat menjelaskan tetang upaya pencegahan kanker  serviks dan payudara serta mmberikan kesadaran terhadap wanita-wanita di kabupaten Karanganyar demia terwujudnya katini-kartini Indonesia yang sehat.

Demikian KOMINFO (ppt/mdz)

Read More
web copy

793 PNS Guru SMP Terima SK Penataan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan SK Penataan PNS Guru SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (08/08/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan SK Penataan PNS Guru SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, untuk 793 guru di semua mata pelajaran, Senin (07/08) siang, di Gedung Wanita Karanganyar.

“Jumlah SK yang diberikan untuk 793 guru. Maksimal mengajar di dua sekolah setelah penataan ini, untuk memenuhi syarat mengajar 24 jam seminggu,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, saat di lokasi.

Tarsa menjelaskan, untuk memenuhi 24 jam mengajar itu, seorang guru jika kurang jamnya bisa mengajar di sekolah lain. Agar memenuhi syarat jam mengajar, bisa di sekolah negeri dan swasta.

Sementara itu ditempat yang sama, seusai memberikan SK secara simbolis, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan sistem pendidikan yang akan di garap, sebab guru adalah inti di dalam sistem itu.

“Guru bisa nyaman, lancar , malam sebelum mengajar belajar, lalu pagi sudah siap semuanya,” kata Bupati.

Dikatakan lebih lanjut oleh Bupati, sekolah yang baik atau buruk tidak ada hubungannya dengan kecerdasan. Yang membuat cerdas anak itu adalah guru.

“Saya sudah hapal persis bagaimana guru itu. Maka dimana-mana saya menekankan setiap mengajar agar senang, ramah senyum, jangan kasar kepada anak didik, anggap saja anak itu ibarat anak sendiri,” katanya.

“Jangan buat anak-anak benci guru. Tugas Pemerintah adalah memberikan kebutuhan guru, jangan sampai ada yang dirugikan,” katanya.

Dikesempatan itu, dia memeinta kepada setiap guru untuk memakai pin merah putih di dada kiri selama bulan Agustus, sebagai Bulan Kemerdekaan. (pd)

Read More
WEB

Hari Pertama Masuk Kerja, PNS Saling Memaafkan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat halal bihalal dengan PNS di halaman Kantor Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Senin (03/07/2017)

Setelah libur panjang lebaran tahun 2017, hari pertama masuk kerja bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar diisi dengan halal bihalal, saling memaafkan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo juga saling memaafkan dengan PNS di lingkungan Setda dan Dinas Kominfo Karanganyar, Senin (03/07) di halaman Setda Karanganyar.

Usai apel pagi, ratusan abdi negara itu satu persatu bersalaman dengan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar. Diawali oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi.

“Hari pertama masuk kerja ini, kami mohon maaf atas kekurangan dan  belum banyak memuaskan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” kata Bupati Karanganyar.

Bupati juga mengajak, hikmah lebaran dapat diisi pikiran yang menyenangankan, pikiran yang postif. Jangan memutuskan sesuatu dalam keadaan emosi karena dapat berdampak tidak baik.

Sementara itu, Sekda Samsi mengatakan bagi PNS yang terlambat dan sampai di kantor dapat ditoleransi dengan mengetahui atasan langsung.

“Kalau tidak masuk, tidak ada toleransi. Apalagi  sudah libur 10 hari. Sangsinya tentu juga ada,” kata Samsi.

Setelah saling bersalaman satu persatu, ratusan PNS itu menyantap hidangan yang telah disiapkan. Ada es cincau, sate ayam, bakso, es dawet, dan aneka cemilan.(pd)

Read More
KOM_6596

Jelang Ramadhan, 2000 GTT Gelar Dzikir Bersama

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Dzikir dan Doa Keluarga GTT dan PTT Pendidikan Kab. Karanganyar di Masjid Agung Karanganyar, Kamis (18/5)

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan secara langsung kepada panitia acara.

Karanganyar, Kamis 18 Mei 2017

Dalam rangka menyambut bulan puasa Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, lebih kurang dua ribu Guru Tidak Tetap (GTT) Pendidikan se Kabupaten Karanganyar menggelar Dzikir dan Doa bersama, Kamis (18/5/2017) di Masjid Agung Karanganyar.

Kegiatan dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam sambutannya Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada seluruh guru wiyata bakti atas pengabdiannya selama ini.  Di Kabupaten Karanganyar sendiri pada tahun ini ada banyak kekurangan PNS, karena banyak yang pensiun dan beberapa mutasi ke Provinsi termasuk banyak guru-guru yang berstatus PNS telah pensiun.

Ia menjelaskan dari tiga belas ribu PNS di Lingkungan Karanganyar, untuk tahun ini hanya tinggal sembilan ribuan PNS. Yang mana optimalisasi kinerja harus terus ditingkatkan.

“Keberadaan Guru Wiyata Bakti bagi Pemerintah utamanya untuk pendidikan di Karanganyar memang sangat dibutuhkan, terlebih masih banyaknya Kepala Sekolah yang belum menempatkan GTT dengan baik sebagai orang penting yang dibutuhkan,”tuturnya.

Dikatakannya, Pemerintah tetap akan memperhatikan dan memperjuang kesejahteraan guru-guru wiyata bakti yang sebagian besar masa kerja telah berlangsung lama.

“Dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) Pusat ditambah BOS Kabupaten dan itu menggaji Guru Wiyata Bakti itu masih kurang. Maka akan saya tambahi BOS khusus untuk menggaji guru honorarium yang datanya sudah ada,”jelasnya.

Ia menghimbau kepada seluruh GTT untuk tetap dalam pengabdian yang baik. Pemerintah tetap akan memperhatikan untuk perbaikan kesejahteraan.

“Akan kami perjuangkan dan ambil keputusan untuk tindak lanjut dengan baik. Mengabdilah untuk bangsa dan negara dengan nilai-nilai ibadah dengan baik supata mendapat ridho dari Allah SWT,”pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati memberikan  bantuan atas terselenggaranya kegiatan dzikir dan doa bersama sebesar lima juta rupiah yang diserahkan kepada salah satu panita penyelenggra.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
KOM_4512

Pengajian Perdana MTNI Tasikmadu

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberikan Tausiyah pada pengajian perdana MTNI

Karanganyar, 25 april 2017

Pengajian perdana MTNI (Majelis Ta’mir Nurul Iman) Tasikmadu diadakan di balai desa Papahan Tasikmadu. Acara ini diadakan pada hari selasa siang (25/04). Acara ini dihadiri oleh wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan pengurus MTNI Kabupaten Karanganyar.Sedangkan peserta dari pengajian ini berasal dari warga sekitar Tasikmadu, Perangkat Desa, Guru, dan PNS di wilayah Tasikmadu.

MTNI sendiri didirikan untuk mewadahi kegiatan pengajian bagi PNS dan mayarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Selain itu dengan adanya pengajian seperti ini diharapkan masyarakat bisa memperkuat tali silaturahmi dan kerukunan di antara umat Islam di wilayah Kecamatan Tasikamadu.

Pada kesempatan kali ini Wakil Bupati Karanganyar memberikan tausiyah. Dalam tausiyahnya rohadi menekankan pentingnya berbuat baik dan saling menolong. “Walaupun hanya kecil marilah kita memulai berbuat kebaikan”, tutup rohadi. (yoga)

Demikian DISKOMINFO

Read More
web

117 Bidan PTT Terima SK CPNS

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyerahkan SK CPNS bagi Bidan PTT.

Karanganyar, Kamis (13/04/2017)

Bidan Pegawai Tidak Tetap diangkat menjadi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Pada kesempatan itu juga serahkan SK Pengangkatan CPNS, Rabu (12/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karanganyar, Siswanto, mengatakan berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia perihal Penyampaian Penetapan Kebutuhan PNS dari Program Pegawai Tidak Tetap dan Hasil Seleksi Kompetensi Dasar Kementerian Kesehatan, dinyatakan sejumlah 117 peserta tes yang dinyatakan lulus dan dapat diproses penetapan NIP nya.

“Pemberkasan penetapan NIP bagi Bidan PTT yang dinyatakan lulus ujian dilaksanakan pada 27 Februari 2017, dan kewenangan ada di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara, Yogyakarta,” kata Siswanto.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan bagi 117 orang itu tentu bersyukur punya NIP dan sudah CPNS. Tinggal menunggu Pendidikan Dasar (Diksar) selama hampir 80 hari dengan materi Revolusi Mental.

“Biaya dari Pemerintah, tidak usah pusing memikirkan itu. Silahkan SK CPNS dihayati dan saya minta menjadi pegawai yang profesional. Selamat kepada yang telah menerima SK hari ini,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan bagi yang tidak lolos seleksi melebihi 35 tahun, bagaimana yang belum terangkat, sedang terus diperjuangkan, sampai detik ini masih mendapatkan gaji.

“Tetap semangat bekerja. Yang sudah jadi CPNS tetap bisa menjaga diri, jangan kemayu,” katanya.

Selain itu juga dilaksanakan pengangkatan dan penyerahan SK PNS dari CPNS sebanyak 159 pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ditambah 10 pegawai (enam lulusan IPDN dan empat dari Kementerian Tenaga Kerja yang sudah alih status menjadi PNS PemKab Karanganyar). (y/pd)

Read More
DSC_0276

Sosialisasi dan Pembekalan Pra Purna Tugas PNS

DISKOMINFO

Sekda Karanganyar, Samsi menyampaikan sambutan pada acara Sosialisasi dan Pembekalan Pra Purna Tugas PNS (22/2/2017)

Karanganyar, 22 Februari 2017

Bisa memasuki masa pensiun sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan mulus tanpa ada masalah sepertinya menjadi idaman bagi PNS atau Pegawai Aparatur Sipil Negara, sebutannya saat ini. Memasuki masa pensiun merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri kalau sudah sampai batas usia yang telah ditentukan sesuai peraturan yang berlaku.

Menurut data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) selama bulan Januari-Juni 2017 ada 156 pegawai yang memasuki masa pensiun. Sedangkan untuk tahun 2017 ini ada 214 pegawai yang pensiun.

Untuk mempersiapkan mereka yang akan memasuki masa pensiun, BKPSDM mengundang mereka dalam acara Sosialisasi dan Pembekalan Pra Purna Tugas pada hari Rabu, 22 Februari 2017 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam laporannya Kepala BKPSDM, Drs. Siswanto, MM menyampaikan bahwa sosialisasi dan pembekalan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan para PNS yang akan memasuki masa pensiun sehingga tetap merasa nyaman dengan perubahan status yang mereka hadapi. Selain mereka yang akan memasuki masa pensiun, yang diundang pada acara tersebut adalah para pejabat yang menangani kepegawaian dari masing-masing OPD. Bertindak sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Tawaf, Kepala Kantor Taspen Surakarta, Nana Supriyatna, Kepala Divisi Pensiun Bank Mandiri Taspen Pos (Mantap) dan Sudiyono, Kepala Bidang Pengembangan dan Pensiun dari Badan Kepegawaian  Nasional Regional Jawa Tengah.

Mewakili Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah, Drs. Samsi, M.Si. menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya Samsi menyatakan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai apresiasi kepada para PNS yang telah mengabdi kepada Pemerintah khususnya Pemkab Karanganyar. Ke depan diusahakan acara seperti ini akan diadakan di tempat yang lebih menarik misalnya di hotel berbintang supaya PNS merasa juga dihargai setelah selesai melaksanakan pengabdiannya.

“Setiap tahun kami mengagendakan yang purna tugas kami akan lepas bersama-sama Hari Jadi Karanganyar. Karena Hari Jadi Tahun ini adalah yang keseratus atau satu abad harus geden, jangan hanya diberikan kain, plakat, ucapan terima kasih tetapi harus ada yang lain, “ begitu kata Samsi.

Akan tetapi ada hal yang masih mengganjal di benak Samsi karena mungkin ada yang mengalami terlambat kenaikan pangkat, terlambat dipromosikan, dan lain-lain. Untuk itu mewakili Pemkab, Samsi menyatakan permintaan maafnya.  Demikian Diskominfo (krs/tt)

Read More
DSC_0025

Bupati : Tindakan dan Perilaku ASN Diatur dalam Kode Etik

Kominfo

Kode etik atur perilaku ASN. Bupati saat memberikan sambutan pada sosialisasi SKP dan kode etik, Rabu (8/2)

Karanganyar, Rabu 08 Februari 2017

PNS dalam melakukan tugas pokok dan fungsi harus berdasar kode etik guna meningkatkan kualitas kerja serta menjaga martabat dan kredibilitas ASN.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka Sosialisasi Peraturan Kepala BKN Nomor 3 Tahun 2016  tentang Pedoman Standar Teknis Kegiatan Sasaran Kerja Pegawai dan Peraturan Bupati Nomor 121 Tahun 2016 tentang Kode Etik Pegawai ASN Tahun 2017, Rabu (08/02/2017) di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri seluruh jajaran Kepala OPD lingkup Karanganyar ini ditujukan untuk pencapaian pemahaman tentang tugas masing-masing pemangku jabatan beserta aparat di seluruh OPD dan tidak ada pegawai yang berperilaku menyimpang sampai dikenai sanksi moral oleh Majelis Kode Etik.

“Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sebagai penilaian prestasi sangat penting karena enam puluh persen tupoksi dan empat puluh persen perilaku,” tandas Bupati.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi SKP dan Kode Etik menjadi pencerahan dan penataan pegawai dapat ditata dengan baik agar kinerja dapat diukur.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional I Yogyakarta, Samir Gunawan mengatakan sosialisasi Peraturan Kepala BKN nomor 3 Tahun 2016 tentang  Pedoman Standar Teknis Kegiatan Sasaran Kerja Pegawai ini untuk memudahkan PNS menyusun SKP sesuai dengan tugas dan jabatannya sehingga mempermudah penilaian prestasi kerja PNS setiap tahunnya.

Demikian Diskominfo (ind/kris)

Read More