IMG-20210717-WA0056

Serbuan Percepatan 1.000 Vaksin Bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar serta Komando Distrik Militer (Kodim) 0727 Karanganyar kembali menggelar serbuan percepatan vaksinasi di GOR Raden Mas Said Karanganyar, Sabtu (17/7/2021).

Terdapat 1.000 dosis vaksin yang menyasar para PKL serta para pekerja dengan mobilitas tinggi di wilayah Kabupaten Karanganyar. Dalam kesempatan itu turut hadir Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf. Ikhsan, Agung Widyo Wibowo dan Kapolres Karanganyar, AKBP. Muchammad Syafi Maulla.

“Hari ini kita melaksanakan vaksinasi 1.000 orang. Kita utamakan untuk PKL yang biasa berjualan di Alun-alun, Pujasera, dan Taman Pancasila. Mereka kita vaksinasi terlebih dahulu agar pada saatnya PPKM darurat berakhir, mereka dapat kembali beraktifitas dengan penuh rasa percaya diri”, kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Menurutnya, pengorbanan dari para PKL sangat luar biasa dalam mendukung PPKM darurat. Di sisi lain, saat ini juga masih berlangsung vaksinasi di 21 (dua puluh satu) puskesmas yang tersebar di 17 (tujuh belas) kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar serta adanya vaksin center yang menyasar masyarakat dengan usia di atas 12 tahun.

Selain di GOR Raden Mas Said, lanjut Yuli sapaan akrabnya, saat ini juga berlangsung vaksinasi bagi 2.000 pelaku UKM di wilayah Eks Karesidenan Surakarta yang bertempat di Kecamatan Colomadu dan Mutu Gading Kecamatan Gondangrejo.

Salah seorang peserta vaksinasi yang berasal dari Kecamatan Tawangmangu, Prajo Widodo mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi adanya serbuan percepatan vaksinasi dari media sosial. Bagi Parjo, adanya vaksinasi ini sangat bermanfaat.

“Saya sopir (travel). Sekarang mau bepergian kan harus ada surat vaksin,” ucapnya.
Seorang Juru Parkir bernama Joko juga menyampaikan bahwa ia menyambut baik adanya vaksinasi kali ini.
“Harapannya vaksin ini bisa diperluas lagi supaya merata ke semua kalangan masyarakat”, pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kodim 0727 Karanganyar bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop UKM) Kabupaten Karanganyar dalam pendataan sasaran vaksin. Sedangkan untuk pelaksanaannya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar. DEMIKIAN DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
PKL-Karanganyar-kembali-berjualan

Mulai 26 Januari PKL Bisa Kembali Berdagang Sampai Pukul 20.00

Read More
Para PKL menata dagangannya di Taman Pancasila

PKL Diperbolehkan Berdagang Sampai Jam 20.00 Malam. Besok Bupati dan Forkominda di Vaksin

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sidang paripurna hari jadi DPRD ke 70

KARANGANYAR –  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diparpanjang hingga tanggal 8 Februari mendatang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab Karanganyar) bakal menyesuaikan perpanjangan tersebut. Namun demikian, Pemkab memberikan kelonggaran bagi pedagang (PKL) untuk berdagang di Alun-alun, dan Taman Pancasila hingga pukul 20.00 WIB.

“Mulai 26 Januari PKL silahkan berdagang kembali namun hanya sampai pukul 20.00 malam. Namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Kami akan terus mengevaluasi PPKM di Kabupaten Karanganyar,” papar Bupati Karaganyar, Juliyatmono usai menghadiri sidang paripurna DPRD dengan agenda Hari Jadi DPRD ke 70.

Sedangkan untuk yang hajatan atau acara lain dimohon untuk ditunda terlebih dahulu. Namun apabila hajatan terpaksa digelar harus tetap memenuhi protokol kesehatan. Hajatan diharapkan dengan sistem banyu mili. Datang, mengucapkan selamat dan makanannya dibawa pulang.

Rencananya, besok Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar serta Forkopimda akan divaksin pertama di Puskesmas Karanganyar. Diantaranya ada 10 orang, yakni Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Sekda dan petugas medis di Kabupaten Karanganyar. Rencanya vaksin akan dilakukan pukul 10.00 pagi. (hr/adt)

Read More
Para PKL menata dagangannya di Taman Pancasila

PKL Lakukan Simulasi Aktifitas Berjualan Kembali

Read More

Peringati Idul Fitri 1441H, PKL di Kabupaten Karanganyar Diperbolehkan Berjualan Lagi

Para PKL menata dagangannya di Taman Pancasila

KARANGANYAR – Hari Lebaran atau Idul Fitri 1441H bertepatan pada hari Minggu 24/05 dirayakan dirumah masing-masing karena terhalang oleh pandemi Covid-19. Pemerintah menghimbau masyarakat menjalankan Sholat Ied dikampung masing-masing dan tidak menerima tamu ataupun bertamu seperti lebaran tahun kemarin.
Berbeda dengan kabupaten atau kota lain, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui DISDAGNAKERKOP UKM (Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah) mengeluarkan surat kepada para  PKL dengan NIK Kabupaten Karanganyar untuk melakukan simulasi aktifitas berjualan kembali, khususnya PKL yang berada di kawasan Taman Pancasila, Alun-alun Karanganyar.
Diizinkannya para PKL tentu harus mengikuti protokol kesehatan dan ketentuan yang ditetapkan. Penjual maupunpembeli harus memakai masker dan selalu menjaga kebersihan diri. Dalam simulasi kali ini pihak dari DISDAGNAKERKOP UKM merubah penataan lapak pedangang khususnya di Taman Pancasila agar tiap PKL yang berjualan tetap menjaga jarak yang menyebabkan kerumunan.
Joko Setyono selaku Kasi Penataan dan Keamanan Pasar dalam pengarahannya kepada para PKL yang hendak berjualan kembali menyampaikan bahwa ada ID Card untuk penjual, dan ada pengecekan KTP untuk para PKL yang hendak berjualan kembali. PKL yg bukan berasal dari Karanganyar tidak diizinkan berjualan di Karanganyar khususnya Taman Pancasila dan Alun-alun Karanganyar.
Kabar ini disambut baik oleh Warni (46) yang mengatakan bahwa selama adanya pandemi Covid-19 usahanya menjadi sepi pembeli karena hanya berjualan di rumah saja. “Kalau jualan buku anak-anak, buku mewarnai kaya gini gak mungkin laku kalau dijual di rumah mbak.” Warni juga mengaku merasa takut untuk berjualan kembali meski sudah menyediakan disinfektan, menggunakan hand sanitizer, dan menggunakan masker. “Kalau gak jualan gak bisa makan mbak,” tuturnya.
Hasta, Korlap UKM ia menyampaikan apabila pelaksanaan simulasi berjualan ini masih banyak PKL yang melanggar protokol kesehatan dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka simulasi akan dicabut dan para PKL tidak diperbolehkan berjualan kembali.
(Diskominfo, krs)

Read More
web

PKL Depan Eks PG Colomadu Direlokasi

Selamatan pindahan pedagang kaki lima Eks Pabrik Gula Colomadu

Karanganyar, Selasa (17/10/2017)

Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Eks Pabrik Gula (PG) Colomadu direlokasi ke sebelah utara di kawasan Sumur Bor, Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Selasa (17/10) pagi.

Prosesi pindahan itu terlihat sederhana. Dimulai dari Kantor Kecamatan Colomadu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo ikut berjalan kaki sepanjang 300 meter dengan puluhan pedagang, diiringi reog Ponorogo.

“Jumlah PKL yang pindahan sebanyak 38 pedagang. Dan sebelumnya telah disosialisasikan selama dua kali. Pindahan ini juga disediakan berbagai fasilitas, listrik dan air bersih,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki.

Waluyo juga meminta kepada pedagang tanggal 20 Oktober 2017, tempat berjualan yang lama sudah bersih untuk dipindahkan semua. Selain itu juga pedagang bisa pasang bongkar tenda sendiri ditempat yang baru.

“Di tempat yang baru, Jam 15.00 WIB bisa berjualan, dan jam 23.00 WIB sudah bersih atau dibongkar sendiri tendanya,” kata Waluyo Dwi Basuki.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan proyek revitalisasi eks Pabrik Gula Colomadu yang dianggarkan BUMN sebesar hampir Rp. 2 triliun mempunyai daya tarik yang bagus, apalagi disini dekat dengan Bandara Adi Sumarmo.

“Even nasional dan internasional bisa di situ. Letaknya juga strategis. Maka disini ditata lebih bagus,” kata Bupati Karanganyar.

Dikatakan lebih lanjut oleh Bupati, bila waktu kuliner mulai buka, maka jalan disini akan ditutup, dan disediakan hiburan gratis seperti musik keroncong dan campur sari.

“Nanti akan disiapkan tenda dan gerobaknya, agar menarik. Tadi juga sudah diberi sedikit bantuan dana,” kata Bupati.

Ditempat yang sama, Pimpinan CV Sinergi, Edison Suardi, mengatakan revitalisasi eks PG Colomadu itu mencapai enam tahapan. Saat ini untuk tahap satu icon pabrik dimunculkan dan menghabiskan dana sekitar Rp. 180 Miliar.

“Tembok depan akan dipugar. Nantinya dibuat tralis, sehingga bangunan bisa terlihat dari luar,” kata Edison Suardi.

Dari tahap ke tahap, lanjut Edison, memakan waktu sekitar dua tahun. Sedangkan konsep yang dimunculkan adalah bertema heritage.(pd)

Read More
web (2) copy

Belasan Pedagang Akan Tempati Kios Terminal Wisata Karangpandan

Bupati Karanganyar Juliyatmono (baju putih, tengah) saat melihat Terminal Wisata Karangpandan, Selasa (24/01)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (baju putih, tengah) saat melihat Terminal Wisata Karangpandan, Selasa (24/01)

Karanganyar, Rabu (25/01/2017)

Belasan pedagang akan menempati sejumlah kios di Terminal Wisata Karangpandan, yang menjadi pintu gerbang wisata Kabupaten Karanganyar.

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat melihat terminal yang telah dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp. 10.1 miliar pada tahun 2016 itu, Selasa (24/01).

Didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar. Bupati Juliyatmono berkeliling dan melihat bangunan terminal itu.

“Secara umum sudah memadai, tinggal ada penyempurnaan lagi. Nantinya juga eks PKL masuk kesini,” kata Bupati Juliyatmono.

Di tempat itu, menjadi tempat pemberhentian sebelum menuju ke lokasi wisata,   akan di isi pedagang buah dan sayur, kerajinan tangan, dan makanan khas yang berkualitas dari Kabupaten Karanganyar. Ada 18 eks PKL yang masuk terminal.

“Untuk sarana transportasi kita nanti bekerjasama dengan pihak ketiga, namun memungkinkan pula kita buat kendaraan transportasi sendiri,” kata Bupati.

Wisatawan dapat diarahkan ke objek wisata, bisa ke arah Tawangmangu, Ngargoyoso dan Giri Bangun. Semua orang yang menikmati wisata bisa kumpul ditempat itu. Bis wisata dan mobil pribadi dapat berhenti disitu.

Terminal itu meliputi gedung Tourist Information Center (TIC), kuliner, kamar mandi, masjid, kios pedagang, souvenir, panggung hiburan dan tempat parkir luas.

“Adapula paket wisata budaya, ada ruang hiburan yang dapat dimanfaatkan pelaku seni budaya di Kabupaten Karanganyar,” katanya.pd

Read More
DSC_0067_2

PKL TerimaTenda dan Gerobak Gratis

Wakill Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyerahkan gerobak dagangan kepada salah satu PKL, Selasa (02/02) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Wakill Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyerahkan gerobak dagangan kepada salah satu PKL, Selasa (02/02) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa (02/02/2016)
Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) mendapatkan bantuan berupa gerobak dagangan dan tenda secara gratis.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan sebanyak 59 PKL diberikan bantuan tersebut sebagai upaya menumbuhkan wirausaha mandiri, memberdayakan Industri Kecil Menengah dan meningkatkan pendapatanpedagang.

“Bantuan berupa tenda dan gerobak 15 unit untuk pedagang dari kantor KPUD Karanganyar sampai Bank Jateng, seputar alun-alun sebanyak 22 pedagang, Makam Pahlawan lima pedagang, di depan rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar sebanyak dua pedagang,” kata Larmanto, Selasa (02/02) di Setda Kabupaten Karanganyar, saat acara penyerahan secara simbolis.

Larmanto juga menjelaskan,selain ditempat-tempat tersebut, juga diberikan bantuan gerobak di Pujasera Popongan untuk 15 pedagang.

“Sedangkan sumber dana dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2015,”jelasnya.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pada acara itu menyerahkan gerobak dan tenda PKL secara simbolis di halaman Setda KabupatenKaranganyar.

“Dengan adanya gerobak dan tenda seragam ini bias terlihat rapi dan seragam. Pemberian tenda gratis rencannya untuk semua PKL, namun bertahap,” kata Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Rohadi Widodo juga berpesan agar tidak terpengaruh dengan orang yang mengaku bias mengurus dengan membayar.
“Pemberian tenda dan gerobak ini semuanya gratis, tidak dipunggut biaya,” jelasnya.pd

Read More
DSC_0065

Buka Pelatihan ke 31, OISCA Cetak Kader Pembangunan Masyarakat

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melihat hasil pertanian holtikultura dari alumni OISCA Training Center Karangpandan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melihat hasil pertanian holtikultura dari alumni OISCA Training Center Karangpandan

Karanganyar, Jumat (18/09/2015)
Organization for Industrial, Spiritual, and Cultural Advancement (OISCA) Karanganyar membuka pelatihan untuk ke 31. Pelatihan itu diikuti sebanyak 18 orang siswa pelajar.

Pada pembukaan pelatihan wirausaha muda agribisnis ke 31, di Kantor dan Asrama OISCA Karanganyar, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kamis (17/09) dikenalkan peserta pelatihan. Mereka tidak saja dari Kabupaten Karanganyar, namun ada yang berasal dari perwakilan Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Maluku Utara, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“OISCA Training Center Karanganyar mengabdi kepada masyarakat untuk meningkatkan SDM dengan mencetak kader-kader di bidang pertanian, wirausaha, lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan,” kata Direktur OISCA TC Karanganyar Mulyono Herlambang.

Di tempat tersebut, terdapat pelatihan maupun tempat pemagangan untuk pemuda-pemudi yang tertarik di bidang pertanian, SMK Pertanian, dan mahasiswa Perguruan Tinggi dalam kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL).

“Bagi siswa pelatihan reguler berlangsung selama sembilan bulan. Kalau untuk PKL bisa empat bulan,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyematkan topi ke siswa sebagai tanda pembukaan pelatihan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyematkan topi ke siswa sebagai tanda pembukaan pelatihan

Selain pelatihan pertanian holtikultura, OISCA TC Karanganyar juga melaksanakan program pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan CFP (Children’s Forest Program), PFP (People’s Forest Program), dan penghijauan mangrove.

Dijelaskan pula, dari tahun 1983 sampai tahun 2014/2015 telah ada siswa reguler tercatat 611 alumni, magang 3.044 alumni, dan tamu 12.631 orang.

“Untuk pelatihan ke 31 ini diikuti peserta reguler 18 orang, dan 46 peserta PKL maupun magang,” ujar alumni OISCA Nishi Training Center Jepang itu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka pelatihan ke 31 mengatakan, OISCA Karangpandan telah menghasilkan generasi hebat dibidang agribisnis.

“Bisnis itu bisa dikembangkan secara terus menerus. Kedepan Kabupaten Karanganyar menjadi contoh menghasilkan produk agribisnis yang baik,” katanya. pd

Read More
DSC_0038 copy

“Sabtu Belanja” Di Resmikan

Karanganyar, Senin (05/01/2015)

DSC_0038 copy

Bupati Karanganyar Juliyatmono (baju batik, depan) saat melihat dagangan PKL Sabtu belanja, di kawasan alun-alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (03/01)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi membuka “Sabtu Belanja” di kawasan alun-alun setempat, Sabtu (03/01).

Sabtu belanja merupakan kebijakan baru bupati sebagai pengganti Pasar Jumat. Pasalnya, Pemkab memutuskan untuk mengembalikan trotoar dan jalur lambat yang sebelumnya untuk pedagang menjadi jalur lalu lintas bagi pengguna jalan, tepatnya pejalan kaki.

Oleh karena itu, pasca pembangunan citywalk sepanjang jalur lambat di depan Bank Jateng sampai Bank BRI, para pedagang pun beralih ke pelataran santai (plasa) yang dibangun di area alun-alun. Hasil pendataan Pemkab menunjukkan, jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjadi penjual dalam Sabtu Belanja itu berjumlah 285 orang.

Sebelum diresmikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan IMKM) Karanganyar sebagai penanggung jawab program melakukan pengundian tempat berdagang terhadap para PKL, Rabu (31/12) lalu.

Dalam sambutannya, bupati mengatakan, proses pembangunan penataan kawasan alun alun hampir selesai. Sehingga para pedagang bisa mengunakan lokasi yg telah selesai untuk berdagang. “Pelaku UMKM Pasar Jumat, pindah berdagang di hari Sabtu. Dengan sebutan Sabtu Belanja,” katanya di sela-sela peresmian.

Kepala Disperindagkop.dan.UMKM Karanganyar, Nur Halimah menambahkan nantinya akan melakukan penataan ulang. Pasalnya, masih ada sekitar 60 PKL yang belum mendapatkan lapak. Tidak hanya itu, pihaknya mencatat ada sejumlah PKL yang belum mendaftarkan ke dinasnya. “Ya nanti kita akan tata kembali. Perlu kami tegaskan, PKL yang ada di sini mendapatkan kartu identitas PKL Sabtu Belanja. Jadi, kami bisa memantau berapa PKL yang belum mendaftarkan diri,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja murah, bisa mendatangi plasa Alun Alun Karanganyar setiap hari Sabtu. Di sana, ratusan pedagang menawarkan sejumlah barang dengan harga terjangkau dan pastinya bis ditawar. Jenis dagangan yang tersedia antara lain pakaian, celana, jaket di sebelah barat. Sedangkan sebelah timur terdapat PKL tanaman, buah, handycraft, makanan, bumbu dapur. pd

Read More