DSC_0103

12 Ketua TP.PKK Tingkat Kecamatan Dilantik

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Serah Terima Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan di Pendopo RD Bupati, Selasa (17/1)

Karanganyar, Selasa 17 Januari 2017

Pelantikan dan serah terima Ketua Tim Penggerak PKK untuk dua belas Kecamatan di Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Selasa (17/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Siti Khomsiyah Juliyatmono selaku Ketua TP.PKK Kabupaten Karanganyar memimpin langsung pengesahan dan pengangkatan dua belas Ketua TP. PKK Tingkat Kecamatan, yang disaksikan Bupati Karanganyar, Wakil Ketua TP.PKK Kab. Karanganyar, Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pengurus serta anggota TP.PKK.

Adapun dua belas Ketua TP.PKK Kecamatan yang dilantik, yakni : TP. PKK Kec. Jumapolo (ny. Sri Suboko), TP. PKK Kec. Matesih (ny. Mulyono), TP. PKK Mojogedang (ny. Sutrisno), TP. PKK Kec. Jaten (ny. Adji Pratomo Heru Kusumo), TP. PKK Kec. Karangpandan (ny. Sugiarto), TP. PKK Kec. Tawangmangu (ny. Agung Respati), TP. PKK Kec. Ngargoyoso (ny. Edi Sukiswandi), TP. PKK Kec. Kerjo (ny. Dwi Cahyono), TP. PKK Kec. Gondangrejo (ny. Sutardi), TP. PKK Kec. Karanganyar (ny. Sutardi), TP. PKK Kec. Jumantono (ny. Sundoro Budi Karyanto), TP. PKK Kec. Jatiyoso (ny. Budi Santoso).

Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua TP. PKK Kecamatan yang lama atas dedikasi dan pengabdiannya. Berharap dapat terus memberikan sumbangsihnya dan pengalamannya untuk kemajuan TP.PKK Kabupaten Karanganyar.

“Agar program pembangunan benar-benar dirasakan tentunya dimulai dari pembangunan keluarga. Karena kualitas keluarga sangat menentukan maju mundurnya Negara,”tandas Juliyatmono.

Ia menjelaskan  tahun 2017 slogan Karanganyar Maju dan Sejahtera. Upaya sentuhan Pemerintah  untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“PKK Kab. Karanganyar tetap solid, kompak, guyup, dapat menjalankan fungsinya dengan sebaik-baiknya dan derajat kualitas SDM yang terus ditingkatkan,”pesan Bupati.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kab.Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono mengatakan pelantikan ini merupakan momentum yang penting dan strategis untuk penguatan PKK baik dari SDM maupun kinerja dalam menjalankan sepuluh program pokok PKK.

“Amanah dan kepercayaan sudah sepatutnya disyukuri dengan pengabdian dan dedikasi yang tinggi,”harap Siti Khomsiyah dihadapan para Ketua TP. PKK Kecamatan yang baru dilantik.

Demikian Diskominfo (ind/ft).

Read More
kom_1940

Piagam Penghargaan Bagi Anggota PKK Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan Piagam Penghargaan kepada Anggota PKK

Dilaksanakan selasa pagi (22/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Ketua TP PKK Karanganyar beserta pengurus, Kepala SKPD dan TP PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan se Kabupaten Karanganyar dan Tamu undangan.

Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan, rasa syukur dan terimakasih ditujukan kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar yang telah “Mikul duwur mendem jero, ora nglalekke sesepuh pini sepuh sing wes duyuk-duyuk pirang puluh tahun neng PKK ora entuk opo-opo blas”. Kita semua bisa seperti ini karena sesepuh pini sepuh, PKK yang baru, belajarnya sama PKK yang sudah pengalaman. Semoga dengan prestasi bersama melalui PKK ini menjadi suri tauladan di wilayahnya masing-masing. Terimakasih atas pengabdiannya, semoga semuanya menjadi amal sholeh.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Karanganyar HJ. Siti Khomsiyah Juliyatmono, A.md. menjelaskan bahwa Tim Penggerak PKK adalah mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan lainnya, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK dan anggotaTP PKK adalah warga masyarakat baik perempuan maupun laki-laki, bersifat perorangan, sukarela, tidak mewakili organisasi, golongan, partai politik, lembaga atau instansi dan aktif sebagai penyuluh, penggerak dan pengelola gerakan PKK.

“Atas nama ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar saya memberikan Penghargaan kepada TP PKK yang telah mengabdi paling lama pada masing-masing jenjang yang dilaksanakan pada hari ini, bersamaan dengan momentum yang sangat penting dan terkesan karena penyampaiannya dikaitkan dengan kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-99 tahun 2016. Semoga Ibu-Ibu yang menerima Piagam Penghargaan tersebut tambah semangat dan dapat menjadi suri tauladan bagi keluarga dan masyarakat”, ujar Siti Khomsiyah

Dikatakan lebih lanjut untuk mendapatkan Piagam Penghargaan adalah menjadi anggota Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan, Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten, setiap jenjang mengadakan seleksi atas dasar paling lama mengabdi di PKK sampai dengan sekarang tidak terputus dan setiap TP PKK Desa/Kelurahan dan TP PKK Kecamatan hanya mengajukan 1(satu) orang yang diusulkan dari hasil seleksi. Adapun jumlah Penerima Piagam Penghargaan sebanyak 197 orang terdiri dari Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan 177 orang, TP PKK Kecamatan 17 orang dan TP PKK Kabupaten 3 orang. Tujuan diadakannya Pemberian Penghargaan ini adalah untuk memotivasi dan menambah semangat bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar disemua jenjang. Demikian Dishubkominfo (Ad/Ft)

 

Read More
dsc_0488

LOMBA KADARKUM TP PKK KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2016

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Lomba Kadarkum TP PKK Kabupaten Karanganyar di Pendopo RD Bupati Karanganyar. Kamis (27/10).

Ketua TP PKK Karanganyar memberikan penghargaan kepada pemenang lomba kadarkum di pendopo RD Bupati Karanganyar. Kamis(27/10).

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka langsung lomba Kadarkum di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/10). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Kepala Bapermades, Kepala Bagian Hukum, Wakil Ketua PKK dan Segenap Ibu Tim Penggerak Ketua PKK Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. Lomba kadarkum dan lomba yel-yel ini diikuti 17 Kecamatan, Kecamatan Tawangmangu dianggap mengundurkan diri, karena tidak hadir dalam lomba kadarkum.

Hj.Siti Khomsiyah melaporkan bahwa tim kadarkum Kabupaten Karanganyar telah mendapatkan juara propinsi berkali-kali. Karena kader-kader yang kita ikutkan kemarin banyak yang sepuh jadi, hari ini pokja I menjaring kader yang baru untuk lomba yang akan datang. Ketua PKK berharap lomba kadarkum berjalan dengan lancar, mohon sportifitas dijaga, sehingga lomba ini benar-benar dapat mencerminkan keluarga yang menjadi panutan bagi masyarakat di sekitar masing-masing. Pokja I dan Bagian Hukum Setda yang telah berkolaborasi sebagai panitia semoga apa yang telah direncanakan dalam lomba kadarkum pada hari ini dapat membuhkan hasil sesuai harapan kita.

Dalam sambutannya Bupati berharap dengan diadakannya lomba Kadarkum ini dapat mengurangi tingkat kekerasan dalam rumah tangga, sehingga diharapkan sama-sama berfikir positif bergerak kearah yang lebih baik. ‘Sebaik-baik orang adalah orang yang bermanfaat untuk siapapun dan semoga semakin banyak kader-kader yang bisa mensosialisasikan ditempat masing-masing.

Diakhir acara pemenang lomba kadarkum tingkat Kabupaten Karanganyar diumumkan bahwa Juara I dari Kecamatan Karanganyar dengan perolehan nilai 540, Juara II dari Kecamatan Tasikmadu dengan perolehan nilai 430, Juara III dari Kecamatan Jaten dengan perolehan nilai 300 dan untuk juara yel-yel di menangkan dari Kecamatan Jumapolo.

Demikian Dishubkominfo (ft/vvi)

Read More
aku-2-copy-copy

Lomba PKK Jawa Tengah : Tiga Nominasi Diikuti Karanganyar

Karanganyar, Kamis (15/09/2016)

Tim Pengerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten pada tahun 2016 ini mengikuti lomba PKK tingkat Jawa Tengah. Bahkan masuk dalam tiga nominasi sekaligus, yakni Posyandu, Lingkungan Bersih Sehat (LBS) dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).

Tim Penilaian Provinsi Jawa Tengah mendatangi tiga lokasi yang menjadi nominasi. Lomba Posyandu Ngudi Sehat di RW 24, Dukuh Gunungsari, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, lomba LBS di Desa Jati, Kecamatan Jaten, dan lomba PHBS di Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan.

Rombongan Tim Penilai diterima langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiah Juliyatmono dan beberapa kepala SKPD, Rabu (14/09) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengatakan yang diikuti TP PKK Kabupaten Karanganyar sangat menarik, karena tiga nominasi masuk dalam lomba. Hal itu yang membuatnya sangat mengapresiasai dan mendatangi langsung ke  masing-masing lokasi.

“Ini sebagai indikator kolaborasi PKK, Pemkab dan DPRD. Karena PKK tidak bisa sendiri, namun harus di dukung dari berbagai pihak, karena sasaran kita adalah rumah tangga,” kata Siti Atikoh Ganjar Pranowo.

Dia mencontohkan di Posyandu diarahkan menjadi holistik integratif. Pola asuh anak muaranya ada di Posyandu, dan juga edukasi bagi ibu hamil dengan memberikan nutrisi.

“Pola asuh juga lewat bina keluarga balita bisa mengedukasi ibu, bina keluarga remaja membentuk ketahanan keluarga dan menangkal pengaruh negarif,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar mengatakan dimasing-masing nominasi mempunyai berbagai unggulan.

“Sudah ada desa siaga aktif, komitmen masyarakat untuk tidak merokok di hari jumat, partisipasi masyarakat tinggi, ada gerakan pelestarian lingkungan oleh masyarakat,  gerakan budaya menabung, dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu),” katanya.pd

Read More
kra

TP PKK Karanganyar Masuk Nominasi Tingkat Nasional

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan selamat datang kepada Tim Verikfikasi Lomba Pemanfaatan Hasil Toga Tingkat Nasional, Senin (29/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan selamat datang kepada Tim Verikfikasi Lomba Pemanfaatan Hasil Toga Tingkat Nasional, Senin (29/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, Senin (29/08/2016)

Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karanganyar, masuk nominasi ke tingkat nasional dalam lomba Pemanfaatan Hasil Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Masuknya ke tingkat nasional itu, sekaligus mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk bersaing dengan TP PKK dari Provinsi lain. Senin (29/08), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Tim Penilai Nasional melakukan verifikasi dan diterima langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dan Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono, serta didampingi Wakil Ketua I, Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo.

“Kami kesini untuk verifikasi lomba Pemanfaatan Hasil Toga dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke -44 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIII tahun 2016,” kata Tim Verifikasi, Rachmawati Amanullah.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua IV TP PKK Jawa Tengah, Tutik Hendrawan, membacakan sambutan Ketua TP PKK Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo, mengatakan para kader untuk bersemangat pada penilaian ini.

“Segala upaya pembinaan dan yang telah dilakukan para kader di desa/kelurahan telah bekerja keras untuk mewujudkan yang terbaik. Semoga hasil penilaian dapat membawa nama baik Jawa Tengah,” katanya.

Sedangkan dalam penyampaian laporan Ketua TP PKK Karanganyar mengatakan, di Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono,  banyak masyarakat yang menanami jahe, empon-empon yang lain, di pekarangan rumah maupun di kebun.

“Dengan begitu dapat menunjang ekonomi keluarga. Kami juga mengandeng dengan dinas terkait  untuk memberikan penyuluhan pembinaan dan lomba toga maupun pemanfaatan hasilnya,” katanya.

Setelah dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, rombongan menuju ke Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, mendatangi kebun-kebun yang ditanami berbagai jenis toga dan pameran hasilnya.pd

Read More
DSC_1124

Rohadi Widodo, Tutup Bulan Bhakti Gotong Royong

kominfo

Pemukulan Gong Oleh Wabup Karanganyar Rohadi Widodo menandai penutupan BBGRM dan HKG Ke-66, (Rabu 1/6)

kominfo

Pembacaan Sejarah PKK oleh Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Karanganyar ke-13 tahun 2016 secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (01/06) di Balai Desa Dawung Kecamatan Matesih.

Dengan Spirit Gotong Royong, Optimalkan Potensi Lokal Demi Jateng Gayeng Dalam Rangka Menuju Karanganyar Maju dan Cerdas merupakan tema yang diusung pada tahun 2016 ini.

Utomo Sidi Hidayat selaku Kepala Bappermades Karanganyar dalam laporannya menyampaikan  tujuan terlaksananya kegiatan BBGRM adalah untuk meningkatkan kepedulian, kesadaran dan peran serta masyarakat berdasarkan kebersamaan dalam keanekaragaman menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan-kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil pembangunan.

Adapun sasarannya, untuk peningkatan persatuan dan kesatuan masyarakat, peran aktif masyarakat dalam pembangunan, kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan  serta  meningkatnya rasa memiliki dan rasa tanggungjawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan.

“BBGRM dilaksanakan selama satu (1) bulan penuh dari Tanggal 1 Mei sampai dengan 31 Mei 2016 yang mencakup bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan agama serta bidang lingkungan,” kata Utomo Sidi.

Ditambahkannya bahwa laporan yang telah direkap, cakupan swadaya sampai bulan Mei 2016 sejumlah 11, 8 miliar rupiah dengan dukungan dana stimulan APBN 14,6 miliar rupiah, APBD I Provinsi Jawa Tengah  275 juta rupiah dan APBD Karanganyar sebesar 772 juta rupiah dengan total keseluruhan 27,4 miliar rupiah.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menekankan pentingnya menjaga dan mempertahankan sifat kegotongroyongan dan kebersamaan.

“Seiring dengan perkembangan zaman, dimana privasi semakin tinggi membentuk sifat individualis yang mengikis keberadaan semangat gotong royong. Kalau kita lihat dilapangan untuk pembangunan di wilayah desa justru lebih cepat perkembangannya, karena adanya kegotongroyongan, guyub rukun kebersamaan  membangun jembatan, jalan, talud, sanitasi, RTLH dan sebagainya yang jauh berbeda dengan daerah perkotaan,” terang Rohadi Widodo dihadapan peserta yang hadir dari unsur Forkompinda, BUMD, SKPD, Camat, TP PKK tingkat Kaalurahan, Desa, Kecamatan dan Kabupaten, Tenaga Ahli Profesional, Pendamping Desa, UPK Kecamatan, Kades/lurah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan piala dan piagam berbagai lomba  kegiatan berupa lomba UP2K-PKK dan malam harinya di lapangan Desa Dawung akan dipertunjukkan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Purbo Asmoro yang akan memainkan lakon Semar Bangun Kayangan.

DSC_1067

DSC_1186

Bupati Karanganyar Juliyatmono serahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Purbo Asmoro, Rabu Malam (1/6)

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0040

Lomba Cipta Menu Berbahan Dasar Non Beras

DSC_0121

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat mencicipi makanan salah satu stand lomba cipta menu berbahan dasar beras hitam yang akan maju pada lomba cipta menu tingkat Nasional di TMII, Jakarta mendatang.

DSC_0040

Salah satu peserta stand lomba dari Tawangmangu yang berbahan dasar singkong, Senin (11/04).

Karanganyar, Selasa 12 April 2016

Untuk meningkatkan kualitas makanan yang bergizi, seimbang sekaligus mengembangkan kreatifitas cipta menu masyarakat khususnya bagi ibu rumah tangga untuk keluarga yang berbahan dasar lokal.

Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengadakan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbahan sumber daya local, Senin (11/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Adapun peserta lomba yaitu 17 Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

“Lomba cipta menu konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus memasyarakatkan makanan yang berkualitas dari segi gizi, tampilan dan tidak mengandung zat-zat yang membahayakan kesehatan tubuh,” ujar Uning Sriwahyuni, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Karanganyar.

Kriteria penilaian berdasar pada kualitas dan nilai gizi yang di ambil dari potensi lokal sekaligus kreatifitas dalam pengolahannya, yakni pemenuhan B2SA (70 persen) dan keberagaman pangan (30 persen).

Sementara itu menurut Kepala bidang Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah, Suranto, kegiatan lomba cipta menu ini merupakan salah satu implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor   22 Tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

“Kita berharap dengan lomba cipta menu ini secara tidak langsung makanan-makanan pokok lokal yang belum terangkat seluruhnya, dapat dikenal sekaligus dikembangkan dimasyarakat, khususnya makanan karbohidrat berbahan dasar non beras seperti ubi-ubian dan jagung,” terang Suranto saat menyampaikan sambutannya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh Kab./Kota lainnya di Indonesia guna mendukung program diversifikasi pangan.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba cipta menu yang diikuti Ibu-Ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK di 17 Kecamatan se Kab. Karanganyar ini dapat terus mengembangkan kreatifitasnya dan berinovasi dalam mengolah makanan hasil potensi lokal dengan tetap menjaga kualitas dan gizi keluarga, karena keluarga adalah kunci ketahanan bangsa dan Negara.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagaimana pangan selalu dijaga kualitasnya, bergizi dan seimbang. Karena di Karanganyar sendiri merupakan lumbung pangan,” ujar Juliyatmono.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0085

Antisipasi Angka Kematian Ibu dan Bayi,DKK Gelar Sosialisasi untuk PKK

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menyampaikan arahannya pada Sosialisasi strategi penurunan AKA dan AKI, Selasa (05/4).

Karanganyar, selasa 05 April 2016

Sosialisasi antisipasi strategi penurunan angka kematian ibu dan bayi di gelar di kecamatan Tawangmangu,Selasa (5/4).Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi serta memberikan pemahaman dan kesadaran tentang Strategi menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi serta Kematian Balita.Untuk saat ini AKI dan AKB di kecamatan Tawangmangu bisa dikatakan masih tinggi,yaitu dalam kurun waktu tiga tahun terakir sebayak 1 kematian ibu nifas,18 kematian neonatal,7 kematian bayi,dan 1 kematian balita. Kepala DKK Dr.Cucuk Heru Kusumo mengatakan ”Angka Kematian Ibu dan Bayi di Karanganyar masih cukup tinggi,maka dari itu sebagai mitra masyarakat,terutama PKK harus memahami pentingnya kesehatan ibu hamil serta kesehatan janin dalam kandungan”.

Pada kesempatan ini hadir juga Bupati Karanganyar Juliatmono beserta 120 peserta yang meliputi anggota PKK,Bidan dan Kader Posyandu se Kecamatan Tawangmangu.Merka sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi yang di gagas oleh DKK Karanganyar ini,karena memang kesehatan ibu dan anak sangat penting dalam meningkatkan taraf hidup masdyarakat terutama di Kabupaten Karanmganyar.”Mitra masyarakat seperti Posyandu,Puskesmas dan PKK harus di bangun mulai dari sekarang untuk menurunkan AKI dan AKA,” terang Bupati dalam sambutannya.Yang menjadi perhatian bukan hanya kesehatan ibu dan anak,tetapi mutu pendidikan juga harus di kembangkan sebagai bekal agar menjadi SDM yang berkualitas.Sebagai harapan,Kabupaten Karanganyar harus bisa menekan bahkan menghapus AKI dan AKA untuk meningkatkan taraf kesehatan di Kabupaten Karanganyar.

Dishubkominfo Karanganyar (cmsy,kbl)

Read More
DSC_0068

Pelatihan Administrasi PKK Se Kabupaten Karanganyar

kominfo

Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Chomsyah Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan di hadapan peserta pelatihan administrasi PKK, Senin (22/2)

Karanganyar, Senin 22 Februari 2016

Untuk memberikan pemahaman terkait pengadministrasian yang benar apa yang sesuai dengan aturan SOP agar tidak menimbulkan masalah kedepannya, Tim Penggerak PKK Karanganyar menyelenggarakan Pelatihan Administrasi yang diikuti TP PKK dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan se Kabupatenm Karanganyar, Senin (22/2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Wakil Ketua TP PKK Karanganyar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan terobosan baru program kegiatan PKK di Karanganyar dalam rangka memberikan pemahaman yang benar sekaligus pengerjaan administrasi agar cepat selesai dan tidak bermasalah.

“Ini baru kali pertama TP PKK Karanganyar mengadakan pelatihan administrasi yang mengikutsertakan TP PKK di tingkat Desa, Kelurahan se Kabupaten Karanganyar. Kami berharap peserta benar-benar memahami administrasi yang baik dalam artian jangan sampai menimbulkan masalah dan pengerjaan administrasi untuk dilakukan secara rutin, jangan wayangan. Semoga permasalahan-permasalahan terkait administrasi dapat diselesaikan dengan baik,” terangnya dihadapan peserta pelatihan.

Selanjutnya menurut Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Chomsyah Juliyatmono menekankan bahwa administrasi merupakan kendali dari seluruh kegiatan baik tingkat Desa sampai Kabupaten.

“Kita tidak perlu jauh-jauh melakukan studi banding kaitannya dengan administrasi, justru di wilayah Karanganyar tepatnya di Desa Karanglo Kecamatan Tawangmangu adalah Desa terbaik secara administrasi untuk 10 program pokok PKK,” kata Siti Chomsyah.

Ia juga menambahkan pelatihan ini untuk dimanfaatkan dengan baik agar tidak ada kendala administrasi.

“Kalau sudah ada dukungan administrasi yang benar dari bawah (Desa, Kelurahan) maka secara otomatis tingkat Kabupaten tidak akan terkendala. Untuk itu mari kita bergerak lebih cepat, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo sekaligus membuka kegiatan pelatihan administrasi. Serta menghadirkan narasumber dari Pokja I sampai Pokja IV TP PKK Karanganyar, Bapermades Karanganyar tentang implementasi UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa dan penjelasan tentang penggunaan dana desa. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/Ind/Uum).

Read More
DSC_0016

Rapat Konsultasi TP. PKK Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Menghadiri Rapat Konsultasi TP PKK Kabupaten Karanganyar, Senin (15/2)

Karanganyar, Senin 15 Februari 2016

Karanganyar Maju dan Cerdas menjadi slogan Bupati Juliyatmono dalam program kerja tahun 2016 ini. Adapun hal-hal yang menjadi perhatian khusus dalam pembahasan rapat konsultasi tersebut, salah satunya kinerja PKK haruslah Kerja Keras, Bekerja Cerdas, Bekerja Tuntas dan Bekerja Iklas. Diharapkan PKK lebih menyosialisasikan jam wajib belajar serta pendataan warga khususnya ibu hamil sesuai dengan rencana kerja PKK yaitu menjemput ibu hamil yang akan melahirkan. Jadi nantinya akan ada petugas khusus pencatatan laporan ibu hamil, siapa yang akan melahirkan akan di data, di utamankan untuk mereka yang berpendapatan ekonomi ke bawah.

”Saya harapkan kerja sama dengan DKK dapat berjalan dengan baik sehingga program jemput bola ibu melahirkan dapat terealisasikan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka menekan kematian ibu melahirkan,” ujar Juliyatmono yang didampingi Kepala Bappermades Karanganyar, Kepala DP2KAD, Ketua TP. PKK Karanganyar serta segenap Pengurus dan anggota PKK Karanganyar, Senin (15/2) di Aula Kantor PKK.

 Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/umi)

 

Read More