Pengumuman Pemenang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah Pada Dinas Peternakan dan Perikanan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Pejabat Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah pada Dinas Peternakan dan Perikanan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karanganyar Tahun 2012, bersama ini menyampaikan Rekapitulasi Pengumuman Pemenang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Dinas Peternakan dan Perikanan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karanganyar Tahun 2012.

Download

Read More

Pengawasan Daging Makin Diperketat

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Karanganyar akan memperketat pengawasan daging di pasar-pasar tradisional. Menurut Kepala Disnakkan Karanganyar, Muhammad Hatta, pengawasan akan diwujudkan dalam bentuk inspeksi mendadak (Sidak). “Sidak intensif akan kami lakukan selama puasa hingga menjelang lebaran,” kata Hatta, Jumat (20/7).
Pasar yang akan menjadi prioritas untuk disidak adalah Pasar Karangpandan, Nglano, Jungke, dan Palur. Keempat pasar tersebut dipandang pasar besar dan juga menjadi sentra penjualan daging. Bahkan daging yang dipasok di pasar-pasar tersebut juga berasal dari luar Karanganyar.
Sebelumnya, Hatta mengaku pernah mendapati daging tak layak konsumsi di salah satu pasar tersebut. “Kami pernah menemukan daging yang tak layak di Pasar Nglano, yakni daging gelonggongan. Penjualnya pun masih sama seperti yang dulu-dulu,” katanya.
Hatta mengatakan akan menindak tegas penjual daging yang kedapatan menjual daging gelonggongan. “Bagi yang kedapatan menjual daging gelonggongan akan kami berikan pembinaan terlebih dahulu. Jika masih nekat maka izin jualan kami cabut. Daging-dagingnya juga akan kami sita,” tegasnya.
Hatta memprediksi menjelang puasa dan lebaran, permintaan daging bakal semakin tinggi. Sehingga hal ini dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk mencari keuntungan lebih, namun membahayakan konsumen.
Hatta mengimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam memilih daging yang akan dibeli. Masyarakat jangan sampai tergiur dengan harga daging yang murah. Ciri-ciri daging yang tak layak konsumsi, menurut Hatta, di antaranya warna daging pucat, baunya berbeda dengan daging pada umumnya, serta memiliki kadar air yang lebih tinggi.

Read More

Pemkab Harus Selektif Beri Izin Peternakan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Karanganyar, Sumanto, berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar lebih selektif lagi dalam memberikan izin usaha ternak. Hal tersebut terkait protes yang dilakukan warga Dusun Sanggrahan, Desa Tunggulrejo, Jumantono, Sabtu (30/6) terhadap peternakan ayam yang ada di daerah tersebut. Akibat limbah dari peternakan tersebut, beberapa warga Desa Tunggulrejo mengalami sakit pernapasan dan penyakit kulit.

Menurut Sumanto, jika Pemkab Karanganyar lebih selektif dalam memberikan izin usaha, maka gejolak seperti di desa Tunggulrejo tidak akan terjadi. “Kalau saja Pemkab lebih selektif dan lebih mengawasi limbah yang dihasilkan oleh  peternakan-peternakan, warga pasti tak akan protes,” jelas Sumanto.

Sumanto juga menilai Pemkab Karanganyar terlalu lamban dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Dirinya juga akan memanggil dan meminta keterangan dari Dinas terkait. “Kami sudah terima laporan tersebut, kami harap dinas terkait segera menyelesaikan permasalahan tersebut, agar tidak meluas ke daerah-daerah lain,” tambahnya.

Sumanto juga menyayangkan penanganan yang lamban dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar dalam menangani penyakit yang menyerang warga Tunggulrejo yang merupakan dampak keberadaan Peternakan tersebut. “Saat itu warga mengalami sakit massal karena terkena gangguan pernapasan dan sakit kulit, bahkan menyerang anak-anak. Namun tidak ada tindakan dari Dinkes, saya dengar warga inisiatif ke Puskesmas sendiri,” tambahnya.

Read More

Asyik, Pemkab bagi-bagi ayam betina gratis

Ratusan warga Desa Jatiroyo, Kecamatan Jatipuro, berebut ayam kampung betina yang dibagikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar di Balaidesa Jatiroyo, Rabu (7/12/2011).

Dalam kesempatan itu, ada sekitar 400-500 ayam yang dibagikan ke sejumlah warga yang mayoritas perempuan. Mereka saling mendahului untuk bisa mendapatkan ayam tersebut menggunakan kartu kupon. Pemkab membagikan ayam tersebut untuk menggalakkan peningkatan konsumsi daging.

Salah satu warga desa setempat, Mariyani, 40, mengaku jarang makan daging ayam lantaran beberapa ayam yang dipeliharanya banyak yang mati mendadak. Ia pun tidak mengonsumsi daging ayam lantaran takut bila penyakit yang diderita ayamnya, menular ke manusia. “Entah karena flu burung atau tidak saya tidak tahu. Tapi tiba-tiba saja ayam saya banyak yang mati mendadak,” ujar Mariyani saat ditemui, saat pembagian ayam di Balaidesa Jatiroyo, Rabu siang. Bantuan ayam yang ia dapatkan itu rencananya akan dipelihara.

Data dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Karanganyar menyebutkan tingkat konsumsi daging penduduk Karanganyar berkisar empat gram per kapita/tahun. Sedangkan untuk taraf nasional tingkat konsumsinya mencapai enam gram per kapita/tahun. “Untuk mencapai tingkat nasional itu, Pemkab memberikan bantuan kepada warga berupa ayam betina yang masih hidup agar dipelihara dan berkembang biak,” ujar Kepala Disnakkan Karanganyar, Mohammad Hatta seusai pembagian ayam.

Secara simbolis, pembagian ayam tersebut diberikan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Paryono. Dalam kesempatan itu, Paryono berpesan agar ayam yang dibagikan secara cuma-cuma ke warga itu dimanfaatkan dengan baik sehingga gizi masyarakat akan kebutuhan daging bisa tercukupi. “Silakan ayamnya disembelih dan dikonsumsi, tapi jangan sekarang. Tunggu hingga ayamnya sudah beranak dan berkembang banyak,” ujarnya.

(fas)

Read More

Kambing Muda Serbu Karanganyar

Sepekan menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1432 H, Petugas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menemukan sejumlah hewan ternak kambing yang masih belum memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai hewan kurban alias poel saat menggelar pemeriksaan di tempat penjualan hewan kurban, Senin (31/10).
Seksi Kesehatan Hewan, Disnakkan Karanganyar Fathur Rahman menjelaskan setidaknya ada 10 ekor kambing yang masih belum cukup umur (belum poel) ditemukan pada dua titik penjual kambing di ruas Jalan Raya Jaten. “Pertumbuhan usia kambing untuk menjadi poel memang bisa terjadi dalam beberapa hari, namun jika belum poel berarti tidak bisa disembelih saat kurban mendatang,” jelas dia di sela-sela pemeriksaan.
Fathur menambahkan cara termudah untuk melihat kambing sudah berumur poel atau belum yakni dengan tanggalnya gigi depan. Atau juga melihat dari umurnya, untuk kambing poel biasanya berumur lebih dari satu setengah tahun. “Kita berharap para pembeli lebih jeli untuk memilih hewan kurban, dan jangan terpaku kepada harga hewan ternak yang murah. Dicek dahulu poel atau belum. Jika tidak malahan nantinya tidak bisa digunakan untuk kurban karena menyalahi aturan agama,” seloroh dia.

Read More

Disnakkan perketat lalu lintas hewan ternak

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) akan memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak.

Read More

AKADEMI PETERNAKAN KARANGANYAR (APEKA)

Dunia usaha dan pariwisata sebagai motor utama penggerak perekonomi di pulau jawa khususnya di jawa tengah, menyimpan banyak potensi yang dapat di kembangkan secara luas dan mendalam.

Read More

Kabupaten Karanganyar

Perindustrian memegang peran yang sangat penting bagi peningkatan perekonomian dan taraf hidup masyarakat. Industri terbanyak dalam masyarakat adalah industri kecil yang dilaksanakan oleh rumah tangga dengan produksi dan pendapatan relatif lebih rendah.

Read More

Peraturan Daerah Tahun 2006

Daftar Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2006. Antara lain tentang Bahan Galian, BPR, Desa, Holtikultura, IMB, Kaki Lima, Kelurahan, Lingkungan Hidup, Pajak Hiburan, Pariwisata, Partai Politik, Pasar, Pemakaman, Pencatatan Sipil, Pendaftaran Penduduk, Pendidikan, Pengujian Kendaraan, Pengunaan Jalan, Perikanan, Peternakan, Reklame, Retribusi, Sriti, Tanaman Pangan, Trayek, Usaha, dan Walet.

Read More

Peraturan Daerah Tahun 1995

Daftar Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 1995

Read More