web

Perpusda Karanganyar Adakan Pameran Buku

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kiri), Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (tengah), dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, Bambang Harsono (kanan), di pameran buku Kabupaten Karanganyar 2017.

Karanganyar, Jumat (20/10/2017)

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarspus) Kabupaten Karanganyar mengadakan pameran buku dan gebyar buku murah selama enam hari, di mulai dari 20-26 Oktober 2017, yang bertempat di Dinas tersebut.

Pameran tersebut diikuti sebanyak 150 penerbit Nasional. Selain itu juga ada acara bedah buku, lomba bercerita, lomba baca puisi, hiburan akuistik, lomba menggambar dan mewarnai, lomba menulis halus, lomba dongeng bahasa jawa, talkshow Lp2r.

“Ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Satu Abad Kabupaten Karanganyar. Harapan kita menumbuhkan minat baca masyarakat dan menjadikan Kabupaten Literasi,” kata Kepala Disarspus Kabupaten Karanganyar, Bambang Harsono, Jumat (20/10) dilokasi.

Bambang menargetkan, rata-rata pengunjung mencapai 2500 orang per hari pengunjung pameran. Pameran seperti tahun ini juga sudah sering diadakan setiap tahun.

Selain itu, di Disarspus Kabupaten Karanganyar, jumlah judul buku yang dikoleksi sebanyak 18 ribu. Sedangkan jumlah anggota sekitar 3000 orang.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta untuk tahun 2018, Pemkab Karanganyar sudah mengaplikasikan i-Karanganyar, yakni program berbasis android yang berisi buku bacaan, sehingga dimana saja, kapan saja, anggota dapat mengaksesnya.

“Kita ingin meningkatkan minat baca di Kabupaten Karanganyar. Selain itu juga di survey, berapa banyak tingkat gemar membaca sudah berapa persen,” kata Bupati Karanganyar, saat memberikan sambutan.

Di acara itu, tampak hadir pula Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.(pd)

Read More

Perpusda Karanganyar Belum Standar

Minimnya anggaran menghambat Perpustakaan Daerah (Perpusda) Karanganyar mencapai Standar Nasional Perpustakaan Kabupaten/Kota.

“Anggaran operasional kegiatan perpustakaan yang berasal dari APBD Karanganyar masih belum mencukupi. Per tahun baru dianggarkan sekitar Rp250 juta,” jelas Kepala Kantor Perpusda Karanganyar, Edi Yusworo, saat ditemui Solopos.com akhir pekan kemarin.

Sesuai Standar Perpustakaan Umum Kabupaten/Kota 2002 yang ditetapkan Perpustakaan Nasional Indonesia, setidaknya perpusda memiliki ruang koleksi, ruang majalah dan ruang pandang audio visual yang terpisah. Namun, perpusda Karanganyar belum memenuhinya. Demikian pula dengan pemisahan koleksi bacaan anak dan dewasa.

Perpusda Karanganyar memiliki koleksi sekitar 36.000 eksemplar buku. Sekitar 45% buku dalam kondisi rusak dan ada yang hilang tiap tahunnya.

“Pada 2011 lalu, kami tidak melakukan penambahan buku karena keterbatasan anggaran. Penambahan koleksi terakhir kami lakukan 2010 dengan anggaran Rp10 juta. Paling hanya bisa menambah sekitar 200 eksemplar. Tahun ini kami usahakan ada penambahan koleksi, tapi menunggu perubahan anggaran,” tambah salah seorang pustakawan di Perpusda Karanganyar, Sawaldi.

Edi kembali menuturkan pihaknya belum dapat maksimal mengolah perpustakaan. Selain keterbatasan anggaran, gedung perpustakaan juga belum paten. Sebentar lagi gedung perpustakaan akan pindah, tergusur pembangunan gedung Sekretariat Daerah yang baru. Rencana dalam waktu dekat ini Perpusda akan dipindah di gedung bekas rumah sakit dekat Akademi Keperawatan 17 Karanganyar.

“Kami berharap anggaran untuk pengembangan perpustakaan ditambah. Kami mencita-citakan perpustakaan yang layak dan sesuai standar, termasuk mamiliki kelengkapan IT,” ungkap Edi.

Read More