Bagian Hubungan Masyarakat dan Telekomunikasi

TUGAS DAN FUNGSI

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Telekomunikasi  mempunyai tugas melakukan perencanaan perumusan pengkoordinasian, pembinaan, fasilitasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan bidang bidang penyelenggaraan hubungan masyarakat dan telekomunikasi.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud diatas, sebagai berikut :

  1. perencanaan perumusan kebijakan pemerintah daerah bidang hubungan masyarakat dan telekomunikasi;
  2. pengkoordinasian pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah bidang hubungan masyarakat dan telekomunikasi,
  3. pembinaan dan fasilitasi kebijakan pemerintah daerah bidang hubungan masyarakat dan telekomunikasi;
  4. pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan pemerintah bidang hubungan masyarakat dan telekomunikasi; dan
  5. pelaksanaan tugas lain sesuai tugas dan fungsinya.

Sub Bagian Hubungan Masyarakat

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pelaksanaan, pembinaan, fasilitasi, pemantauan evaluasi dan pelaporan kebijakan bidang hubungan masyarakat.

Sub Bagian Protokol

Kepala Sub Bagian Protokol mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pelaksanaan, pembinaan, fasilitasi, pemantauan evaluasi dan pelaporan kebijakan bidang keprotokolan.

Sub Bagian Telekomunikasi

Kepala Sub Bagian Bagian Telekomunikasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pelasanaan, pembinaan, fasilitasi, pemantauan evaluasi dan pelaporan kebijakan bidang telekomunikasi.

Alamat

[unitkerja id = 2]

Read More
KOM_6487

Perangkat Desa Baru Mendapat Peltihan

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan arahan pada acara Pelatihan Aparatur Desa, Rabu (17/5)

Karanganyar, 17 Mei 2017

Kaur perencanaan desa mendapat pelatihan dalam bidang manajemen Pemerintah Desa. Pelatihan ini diadakan di gedung serba guna Sondokoro Tasikmadu  Rabu(17/05). Pelatihan ini diadakan oleh Pemda (Pemerintah Daerah) melalui Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes).

Acara ini berlangsung dari Senin (15/5) sampai dengan Kamis (18/5). Pelatihan ini dibagi menjadi 2 gelombang. Pelatihan gelombang pertama sudah berlangsung 2 hari pada tgl 15 Mei  dan 16 Mei 2017. Sedangkan gelombang ke-2 diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2017 dan ditutup pada Kamis, 18 Mei 2017. Gelombang 2 diikuti Perangkat Desa dari 4 Kecamatan yang berjumlah 80 peserta. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Setda Kabupaten Karanganyar..

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam arahannya menyampaikan agar perangkat desa dapat bergerak bersama masyarakat untuk maju bersama. Sebagai Perangkat desa harus menggagas sesuatu agar berkembang baik dan tidak bertentangan dengan Undang – undang. Juliyatmono juga menghimbau kepada seluruh perangkat desa untuk terus mencari ilmu, mencari pengalaman untuk mengembangkan desa, dan memajukan teknologi di desa. Pemkab Karanganyar akan selalu membantu dalam dana maupun dukungan. Desa harus inovatif dan cerdas karena program Pemerintah saat ini adalah membuat desa sebagai pusat perkembangan. Diharapkan seluruh aparat desa dapat mendukung program itu. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More
KOM_3759

Beri Pemahaman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa, Pemdes Adakan Bintek

KOMINFO

Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar Bachtiar Syarif membuka Bintek Pengadaan Barang dan Jasa Desa di Graha Pindusita Sondokoro, PG.Tasikmadu, Karanganyar Senin (17/4)

Karanganyar, Senin 17 April 2017

Kapasitas sumber daya aparatur pemerintah desa yang masih jauh dari ideal disinyalir menjadi kendala tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan, hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Bachtiar Syarif saat membuka bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa di desa, Senin (17/4/2017) di Graha Pindusita Sondokoro, PG. Tasikmadu, Karanganyar.

“Upaya penguatan kapasitas aparatur desa harus terus menerus dilakukan secara komprehensif atas substansi regulasi-regulasi terkait pengadaan barang/jasa di desa, sehingga pengembangan SDM dapat mencapai tahap kemandirian dan peningkatan,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintahan desa harus sudah ditempatkan dan berperan secara aktif serta berinisiatif dalam bidanng kegiatan pembangunan desa mulai peran sebagai perencana sekaligus pelaksanan pembangunan desa. Berbagai kendala dan permasalahan yang umum dihadapi desa, menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten. Yang mana kita jadikan sebagai pendorong dan motivasi dalam meningkatkan semangat, untuk membangun desa dengan potensi dan sumber daya yang kita miliki.

“Melalui kerjasama dengan semua pihak terkait, harapan meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penaggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan SDA serta lingkungan secara berkelanjutan dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya bintek ini adalah menciptakan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik, mewujudkan aparatur yang mampu memahami ketentuan hukum dalam penyelenggaraan pengadaan barang/jasa di desa sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar serta memantapkan pemahaman aparatur mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa di desa.

Pelaksanaan bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari (17 s/d 19 April 2017) tersebut diikuti kurang lebih 340 peserta yang terdiri dari Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan dan tiap-tiap desa baik kasi maupun staf perencanaan.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More

Musrenbang Sepakati Program dan Kegiatan Prioritas Daerah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat Musrenbang Tahun 2017 Kabupaten Karanganyar, Rabu (21/03) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,

Karanganyar, Rabu (22/03/2017)

Penyelenggaraan  Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (MUSRENBANG RKPD)   merupakan tahapan terakhir proses perencanaan pembangunan tingkat kabupaten, dan pada tahap ini di bahas dan disepakati  Rancangan RKPD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2018 dengan Tema ”Pemantapan Daya Saing Wilayah dan Kesejahteraan Sosial”.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat Musrenbang Tahun 2017 Kabupaten Karanganyar, Rabu (21/03) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, mengatakan, hasil Musrenbang ini bisa mengakomodir masyarakat Kabupaten Karanganyar.

“Jika belum ada yang terakomodir silakan diusulkan dan ditulis semuanya, apakah ada dana atau tidak nanti urusan belakangan yang jelas sudah ada rencana, bisa diwujudkan pada tahun berikutnya sesuai kemampuan keuangan kita,” kata Bupati.

Bupati juga sepakat dengan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Sumanto, bahwa di daerah perbatasan menjadi prirotas untuk jauh lebih baik. Tahun 2017 masih banyak yang dikerjakan, tinggal melaksanakan, termasuk di Colomadu pintu tol sebelah timur Desa Klodran dilebarkan menjadi empat jalur, dan jembatan Kraggan Kecamatan Gondangrejo dengan dana Rp 40 miliar dibangun dengan empat jalur.

“Infrastrukur sangat berpengaruh untuk pertumbuhan ekonomi,  dan tahun 2017 mencanangkan tahun Bebas Air Besar Sembarangan (BABS), supaya bersih dan sehat,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Sumanto, mengatakanuntuk meningkatkan sinergitas pembangunan Pusat, Provinsi dan Kabupaten, maka perencanaan pembangunan Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 harus disusun dengan memperhatikan arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional.

“Hal itu sebagai langkah harmonisasi arah kebijakan pembangunan Pemerintah Pusat serta memperhatikan pula permasalahan pembangunan dan isustrategis daerah, baik di Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar haruslah terus melakukan peningkatan pembangunan disegala bidang khususnya untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Untuk itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan untuk dilibatkan sehingga dapat berkolaborasi dan berpartisipasi aktif dalam membangun Kabupaten Karanganyar menjadi daerah yang semakin layak untuk di tinggali, investasi berkembang di Karanganyar, semakin banyak dikunjungi wisatawan dengan memberdayakan segala potensi yang ada,” katanya.

Sementara itu, Pejabat Fungsional Peneliti, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, Sriyanto menyampaikan  dalam mewujudkan sinergitas pembangunan antara provinsi dan Kabupaten/Kota, dialokasikan Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dan pemerintah desa baik yang bersifat umum maupun khusus.

“Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan pembangunan daerah dalam mendukung sasaran pembangunan Provinsi Jawa Tengah dan Karanganyar.Bantuan keuangan kepada Kabupaten/Kota rumusannya harus jelas target kinerjanya dan benar-benar mendukung pada capaian sasaran maupun prioritas,” katanya.

Lebih lanjut bantuan keuangan kepada Kabupaten/Kota yang diusulkan tidak hanya  berupa kegiatan fisik, namun dapat berupa kegiatan ekonomi maupun sosial budaya yang diarahkan untuk mewujudkan percepatan dan prioritas sasaran.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Karanganyar, Muh Indrayanto mengatakan proses penyusunan perencanaan pembangunan baik pada tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat telah  menggunakan Teknologi Informasi (IT) e.planning yang terkoneksi dengan akses internet.

“Dokumen RKPD sebagai sebuah dokumen yang bersifat komprehensif (menyeluruh), maka penyusunannya memerlukan masukan dari seluruh unsur pelaku pembangunan (stakeholder) dalam forum musyawarah pembangunan  berjenjang dari Desa, Kelurahan,  Kecamatan dan Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah,” katanya.(pd/tt)

 

Read More