WhatsApp Image 2024-12-02 at 08.29.21

Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Ketersediaan Informasi Publik Pada Website Perangkat Daerah Tahun 2024

Dinas Sosial menjadi OPD terbaik peringkat pertama di Kabupaten Karanganyar dalam pengelolaan Ketersediaan Informasi Publik pada Website (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) PPID Pelaksana Tahun 2024.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi bersamaan dengan Apel Pagi Setda di Halaman Kantor Bupati Karanganyar pada Senin (2/12/2024) pagi.

Adapun para pemenang Lomba Website PPID Kabupaten sebagai berikut

  • Untuk Tingkat OPD non Kecamatan :

1. Peringkat Pertama diraih oleh Dinas Sosial Karanganyar.
2. Peringkat Kedua diraih oleh Badan Keuangan Daerah Karanganyar.
3. Peringkat Ketiga diraih oleh Inspektorat Daerah Karanganyar.

  • Kategori Kecamatan :

1. Peringkat Pertama diraih oleh Kecamatan Mojogedang.
2. Peringkat Kedua diraih oleh Kecamatan Kebakkramat.
3. Peringkat Ketiga diraih oleh Kecamatan Matesih.

Read More
setda02

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

TUGAS DAN FUNGSI

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan pelaksanaan kebijakan, pengoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Daerah di bidang protokol, komunikasi pimpinan, dan dokumentasi.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan mempunyai fungsi :

  1. penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang protokol, komunikasi pimpinan, dan dokumentasi;
  2. penyiapan bahan pengoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah di bidang protokol, komunikasi pimpinan, dan dokumentasi;
  3. penyiapan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Daerah terkait protokol, komunikasi pimpinan, dan dokumentasi; dan
  4. pelaksaaan fungsi lain yang diberikan oleh Asisten Administrasi Umum yang berkaitan dengan tugasnya.

Sub Bagian Protokol

Kepala Sub Bagian Protokol sebagaimana dimaksud di atas mempunyai tugas :

  • melaksanakan tata protokoler dalam rangka penyambutan tamu pemerintah Daerah;
  • menyiapkan bahan koordinasi dan/atau fasilitasi keprotokolan;
  • menyiapkan bahan informasi acara dan jadwal kegiatan Bupati dan Wakil Bupati;
  • menginformasikan jadwal dan kegiatan Pemerintah Daerah; dan
  • melaksanakan koordinasi dan fasilitasi kegiatan Bupati dan Wakil Bupati.

Kelompok Jabatan Fungsional

Jabatan Fungsional melaksanakan tugas dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Daerah melalui Subbagian / Kepala Bagian sesuai jenis dan jenjang jabatannya yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas Jabatan Fungsional.

Read More
IMG_2151

Wabup : Bulan Ramadhan, Tingkatkan Membaca Al-Qur’an

Karanganyar, Selasa 30 Mei 2017

Kominfo

Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo saat menyampaikan tausiah kepada Pegwai BKD usai kegiatan semakan Al Qur’an di aula BKD, Selasa (30/5).

Memasuki bulan Ramadhan, para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Karanganyar diminta untuk meningkatkan amal ibadahnya. Salah satunya dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati, Rohadi Widodo ketika memberikan tausiah usai kegiatan semakan Al-qur’an di aula Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Selasa pagi (30/5/2017).

Menurutnya bulan puasa harus menjadi momen untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan dengan mengisi kegiatan positif. Salah satunya dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an.

“Minimal satu hari tiga ayat. Jika belum dapat membaca al Qur’an, dapat membaca terjemahannya,”ujarnya.

Lebih lanjut Wabup menambahkan bulan puasa bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Bulan puasa merupakan ujian untuk menguji kinerja pegawai.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan baik dan semua pahala akan berlipat. Oleh karenanya kita harus berlomba untuk meningkatkan berbagai aktifitas,”terangnya.

kominfo

Karyawan Karyawati OPD BKD Karanganyar saat mendengarkan tausiah yang dipimpin langsung Wakil Bupati.

Memasuki bulan Ramadhan Pemkab Karanganyar telah mencanangkan program Karanganyar Bertaqwa. Yang mana tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan untuk melaksanakan semakan al Qur’an sebelum melakukan kegiatan kedinasan.

Diharapkan dengan kegiatan ini, para pegawai negeri di lingkup Pemkab Karanganyar mampu menghayati ayat-ayat al Qur’an dan menjadi pribadi yang tawakal.

Demikian Diskominfo (ind).

Read More
DISKOMINFO

Musrenbang Forgab Dapil IV: Pengembangan Solo Anyar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Forgab OPD Dapil IV, Selasa 7/3/2017

Karanganyar, 7 Maret 2017

Musrenbang Forum Gabungan Perangkat Daerah diselenggarakan dengan maksud mengadakan pertemuan semua stakeholder di daerah pemilihan dalam rangka melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat Daerah. Tujuannya adalah terwujudnya rancangan kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistis, komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengakomodir semua aspek pembangunan. Musrenbang Forgab Dapil IV yang diikuti oleh 2 (dua) Kecamatan di Daerah Pemilihan IV diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Maret 2017 malam di Halaman Kantor Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Suwarni, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Dapil IV yang didampingi beberapa anggota lainnya di Dapil IV menyampaikan bahwa kita harus bangga mempunyai daerah di Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu karena dekat dengan wilayah Solo. Ke depannya kita akan memiliki Solo Anyar yaitu wilayah Kecamatan Gondangrejo yang sudah mulai dikembangkan dengan infrastruktur yang sangat bagus.  Suwarni meminta supaya program yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2017 segera dilaksanakan. “Sekarang ini banyak lubang di jalan, bahkan lubang-lubang sudah berjalan,”  kata Suwarni. Maka dari itu jalan-jalan yang rusak supaya segera diperbaiki. Untuk program mendatang supaya diusulkan pengembangan industri dan pariwisata di Dapil ini. Guna menunjang hal itu infrastruktur harus diperhatikan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita bisa belajar dari pengalaman Amerika yang membenahi negaranya dan bisa berhasil setelah 85 tahun. “Yang menjadi kunci keberhasilan Amerika adalah ‘greget’nya, semangat kebersamaannya. Kita mempunyai filosofi Raden Mas Said, ‘rumangsa handarbeni, wajib melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani’. Kita harus merasa memiliki, bangga menjadi warga Karanganyar, warga Indonesia. Colomadu dan Gondangrejo memiliki posisi yang strategis yang harus kita bangun sebaik mungkin,” kata Juliyatmono.

Tahun ini program pembangunan jalan di Dapil IV sudah dianggarkan seperti untuk jalan Tuban-Wonosari, Baturan-Sumber di Colomadu, Klodran-Sawahan, Klodran-Gedongan, Gajahan-Gonilan, Jalan Mipitan. Akan dibangun juga Jembatan Kragan tembus Kebakkramat. Untuk Colomadu jalan di perempatan Colomadu ke Timur akan diperbaiki termasuk jalan di sebelah Utara atau jalan Adi Sumarmo. Rencana ke depan akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Sumarmo.

“Kita akan bangun Puskesmas Rawat Inap di Colomadu. Saya minta tanah kas di Klodran untuk lokasinya, tanahnya akan diganti oleh pemerintah. Puskesmas yang di Malangjiwan dan Baturan sudah tidak layak, karena sering banjir,” demikian imbuh Juliyatmono.

Ditambahkan pula bahwa nantinya kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) akan diboyong ke Plesungan, Gondangrejo. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Untuk kepentingan pengembangan kawasan industri, khususnya di Gondangrejo sudah diusulkan supaya hanya Desa Dayu saja yang masuk kawasan Cagar Budaya Sangiran, sehingga desa-desa yang lain bisa berkembang sesuai harapan. Bahkan cita-cita membuat Solo Anyar bisa benar-benar terwujud.

Dalam paparannya Camat Gondangrejo menyampaikan potensi wisata di Kecamatan Gondangrejo sehingga perlu fasilitas infrastruktur yang memadai. Demikian pula Camat Colomadu banyak menyoroti pentingnya infrastruktur di Kecamatan Colomadu karena merupakan daerah transit dari Bandara Adi Sumarmo ke daerah-daerah lain di Surakarta.

Pada akhir acara ditandatangani Berita Acara hasil Musrenbang oleh kedua Camat yaitu, Camat Colomadu dan Gondangrejo, Suwarni, wakil anggota DPRD Dapil IV, Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (krs/yg)

Read More
web-copy

SOTK Baru, Terdapat 627 Jabatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengumpulkan sebanyak 759 pejabat struktural dan umumkan jumlah Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) Baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, yang diisi 627 pejabat.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengumpulkan sebanyak 759 pejabat struktural dan umumkan jumlah Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) Baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, yang diisi 627 pejabat.

Karanganyar, Senin (19/12/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengumpulkan sebanyak 759 pejabat struktural dan umumkan jumlah Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) Baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, yang diisi 627 pejabat.

Sehubungan telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, dan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Karanganyar, Bupati Karanganyar menyambut baik penataan SOTK itu.

“Saya menyambut baik penataan organisasi perangkat daerah di  Kabupaten Karanganyar yang dilakukan oleh Tim Penyusun Perangkat Daerah melalui upaya restrukturisasi kelembagaan daerah sebagai wujud reformasi birokrasi pemerintah daerah yang lebih efisien, efektif, tepat fungsi dan tepat ukuran,” kata Bupati Juliyatmono di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Senin (19/12/2016).

Sesuai dengan kajian terkait dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, SOTK Lama 759 dan SOTK Baru 627.

“Dari jumlah SOTK Lama dan baru terdapat selisih 132 jabatan. Mulai dari pejabat eselon II, III dan IV. Namun untuk eselon V di SOTK Baru ini tidak ada jabatan tersebut,” katanya.

Selanjutnya, untuk SKPD di Kabupaten Karanganyar,  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Rumah Sakit Umum Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan UPT di Kecamatan,  masih menunggu peraturan perundang-undangan lebih lanjut dan membutuhkan 121 pejabat Struktural.

Bupati juga meminta dimanapun nantinya pejabat eselon ditempatkan sebagai posisi jabatan apapun, itu adalah amanat Negara khususnya amanat masyarakat Kabupaten Karanganyar.

“Saya juga berpesan agar ASN mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan positif melalui pemikiran yang kreatif, dan inovatif,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Bupati masih merahasiakan kapan dan dimana pelantikan pejabat untuk menempati posisi jabatan di SOTK Baru, yang mulai bekerja di Januari 2017.pd

Read More
DSC_0030

Eksistensi Bahasa Jawa Harus Dijaga dan Dilestarikan Sebagai Ciri Khas Suku Jawa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Sekaligus Membuka Workshop Bahasa Jawa, Kamis (11/02)

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari pejabat struktural di lingkup Pemkab Karanganyar menghadiri acara workshop bahasa jawa yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar pada Kamis (11/02). Workshop yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat menggunakan bahasa jawa dengan baik dan benar dalam keseharian  tersebut diadakan di aula panti asuhan Aisyiah Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo hadir secara langsung untuk membuka workshop.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa workshop bertemakan Implementasi Penggunaan Bahasa Jawa Yang Baik dan Benar Dalam Kehidupan Sehari-hari sudah sesuai dikarenakan banyak masyarakat Suku Jawa terkhusus anak muda telah luntur akan kecintaannya dalam melestarikan Bahasa Jawa sebagai ciri khas Suku Jawa.

“Masyarakat Suku Jawa yang merantau hampir 45-60 % berhasil mencapai kesuksesan di kota-kota besar di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat yang berasal dari Suku Jawa dengan ciri khas “jawa” nya mampu bersaing. dengan demikian sudah selayaknya kita harus menjaga eksistensi Bahasa Jawa sebagai ciri khas Suku Jawa”, tambah Juliyatmono

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah berupaya turut menjaga eksistensi Bahasa Jawa dengan menggunakan Bahasa Jawa di seluruh kegiatan kedinasan tiap hari Jumat dan mendirikan Kampung Jawa sebagai tempat belajar akan Bahasa Jawa di Sroyo Kecamatan Jaten. (Dishubkominfo Karanganyar) ad/bn

Read More
DSC_0110-copy

Tengah Malam Hingga Subuh Bupati Kunjungi Masyarakat

Karanganyar, Senin (21/09/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Sekretaris Daerah Samsi, dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar mendatangi dua acara berbeda dan lokasi yang berbeda pula, pada tengah malam hingga subuh, Sabtu (19/09).

Rombongan berangkat ke tujuan pertama yang dituju pukul 00.00 WIB, yakni pertujukan wayang kulit di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu. Ditempat tersebut diadakan acara bersih dusun bagi masyarakat setempat.

Bupati Juliyatmono pada acara itu meminta untuk tetap melestarikan budaya jawa seperti pagelaran wayang kulit.

“Wayang kulit harus tetap kita jaga kelestariannya. Jangan sampai hilang. Saya juga mengapresiasi bahwa di Kabupaten Karanganyar banyak bermunculan dalang-dalang cilik yang hebat-hebat,” katanya.

Selanjutnya, pada kunjungan ke dua, rombongan tersebut mendatangi kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Ar Rohman di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu program dari visi Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

Pada tahun 2015 ini, terdapat 17  masjid di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Dimulai dari 25 April 2015 sampai 19 Desember 2015.

“Kita sebagai umat manusia harus tetap meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Saya juga meminta agar masyarakat di Desa Beruk ini bisa tetap menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga terjaga kerukunan warga,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati memberikan berbagai bantuan untuk masyarakat setempat. pd

Read More
aku

Peserta Karnaval Membludak

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri), Wakil  Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kanan, melambaikan tangan) dan para Forkopimda dibelakangnya saat naik kuda, Kamis (20/08)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri), Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kanan, melambaikan tangan) dan para Forkopimda dibelakangnya saat naik kuda, Kamis (20/08)

Karanganyar, Jumat (21/08/2015)
Antusias masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk merayakan memeringati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 tahun ternyata sanggat tinggi.

Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya para peserta karnaval 17an itu hingga mencapai 13.500 orang. Kelompok peserta berasal dari para pelajar SD sederajat hingga SMA sederajat, Mahasiswa, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ormas, kelompok masyarakat, BUMD, dan Perusahaan. Acara yang dimulai pukul 13.30 itu berakhir hingga petang.

Menariknya, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar berdadan ala pejuang kemerdekaan dengan mengendarai kuda.

Penampilan salah satu kelompok peserta

Penampilan salah satu kelompok peserta

Mereka disepanjang jalan yang dilalui perserta karnaval dari Alun-alun Kabupaten Karanganyar, melewati Jalan Lawu hingga finish didepan Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar menyapa ribuan penonton, Kamis (20/08) sepanjang 1,5 kilometer.

Setiap kelompok peserta memakai tema yang berbeda-beda, ada yang bertema pakaian tradisional, budaya, kesenian, nasionalisme, dan aneka jenis tema lainnya.

Bahkan ada yang membawa Bendera Merah Putih dengan panjang 114 meter dan lebar 3 meter. Ada pula yang mengusung patung raksasa, menampilkan reog, terdapat pula satu kelompok dengan diikuti sekitar 1200 orang.

Patung raksasa diusung puluhan orang

Patung raksasa diusung puluhan orang

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga masyarakat yang turut andil mengikuti karnaval ini,” kata Bupati Juliyatmono.

Sungguh luar biasa partisipasi yang tinggi, lanjut Bupati, dan para penonton hingga ribuan yang melihat.”Sebagai warga Kabupaten Karanggar tetaplah jaga persatuan, kesatuan, kerukunan dan kekompakkan,” kata Bupati. pd

Read More
aku copy

Saat Sidak, Sejumlah PNS Ketahuan Tak Masuk Kerja

Dua petugas dari BKD Karanganyar sedang memeriksa absensi kehadiran PNS, Jumat (15/05)

Dua petugas dari BKD Karanganyar sedang memeriksa absensi kehadiran PNS, Jumat (15/05)

Karanganyar, Sabtu (16/05/2015)
Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada Jumat (15/05) kemarin, merupakan hari masuk kerja bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar diantara dua hari libur yakni Kamis (14/05) dan Sabtu (16/05), mendapati sejumlah PNS yang tidak masuk kerja.
Sidak terdiri tiga kelompok menyebar ke berbagai Badan, Dinas, Kantor, UPT Disdikpora, maupun Balai Desa di wilayah di Bumi Intanpari. Kelompok satu dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Samsi, Kelompok Dua dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sutarno, dan Kelompok Tiga Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar Wiyono.
“Dari hasil sidak ini ke 11 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), didapati 12 Aparatur Sipil Negara tidak masuk kerja, dengan rincian empat ijin, satu cuti, dan tujuh tanpa keterangan,” kata Wiyono seusai sidak.
Wiyono juga mengatakan, sangsi yang diberikan kepada ketujuh PNS yang Tanpa Keterangan (TK) dilihat dari tingkat kesalahan sesuai PP No 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. “Mereka akan kita panggil dan akan diberi pembinaan lebih lanjut,” katanya.
Dia juga menambahkan, dimungkinkan juga diakumulasikan jumlah hari ketidakhadiran bagi PNS yang membolos. “Jika sampai dengan 15 hari dikenai sangsi ringan, sampai dengan 30 hari termasuk sangsi sedang, dan lebih dari 45 hari dikenai sangsi berat,” jelasnya.
Namun lebih lanjut, hasil sidak ini mengalami penurunan signifikan daripada sidak yang dilakukan beberapa waktu lalu.”Setelah Bupati Karanganyar selalu keliling melakukan pembinaan, ada kemajuan yakni jumlah yang membolos menjadi berkurang,” pungkasnya. pd

Read More
aku1 copy

PATEN Mempermudah Pelayanan Masyarakat

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo setelah peresmian PATEN di Kecamatan Gondangrejo

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo mendatangi meja pelayanan setelah peresmian PATEN di Kecamatan Gondangrejo

Karanganyar, Rabu (08/04/2015)
Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan memperhatikan kondisi geografis daerah, perlu peran kecamatan sebagai perangkat daerah terdepan dalam memberikan pelayanan publik.
Asisten Pemerintahan Nunung Susanto mengatakan PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) menjadikan kecamatan sebagai pusat pelayanan masyarakat dan menjadi simpul pelayanan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten, khususnya yang menyelenggarakan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), terutama bagi kecamatan yang secara geografis dipandang lebih efektif dan efisien di tingkat kecamatan.
“Dilihat dari aspek biaya lebih efisien, lebih cepat dan terukur sesuai dengan standar pelayanan. Jika ada keluhan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan akan dengan cepat dapat direspon dan dicari solusinya,” kata Nunung Susanto.
Adapun jenis pelayanan terdapat di bidang perijinan yaitu Tanda Daftar Gudang (TDG) skala kecil kurang dari 100 meter, Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) denngan besar modal kurang dari Rp. 50 juta, dan rekomendasi pendidikan.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan nantinya ijin usaha ditempel di depan rumah. Jadi legalitas usaha yang dimiliki ada.
“Memberikan kepastian ijin bagi setiap usaha apapun yang skala nya diatur perundang-undangan yang ada. Yang tidak berdampak hukum agar dipermudah dan dipercepat, jangan sampai lama,” kata Bupati Juliyatmono.
Selain itu, kedepannya didorong bagi perbankan agar bisa memberikan kredit usaha kecil, dapat diberikan modal dengan legalitas ijin yang diketahui di kecamatan. pd

Read More