Pelantikan Pengurus Bznas (2)

Pelantikan Pengurus Baznas, Bupati Juliyatmono Minta Jangan Salah Gunakan Amanah Dari Masyarakat

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik pengurus Baznas periode 2021-2026

 

KARANGANYAR – Pengelolaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kabupaten Karanganyar saat ini sedang berada pada masa puncaknya karena merupakan nomor satu terbaik di Jawa Tengah. Pencapaian yang luar biasa itu tidak terlepas dari intrik atau goncangan. Pengurus baru Baznas Karanganyar diminta untuk tidak menyalahgunakan kewenangan dan ini harus dijaga dengan baik karena amanah.
“Saya meminta pengurus baru untuk dijaga dengan baik Baznas ini. Ada kekeliruan kecil saja, Bupati yang dibully. Saya minta persoalan kekeliruan amplop ini jangan terulang kembali di Baznas,” pesan Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai melantik Ketua dan Wakil Ketua Baznas Masa Bakti 2021-2026.
Orang nomor satu di Karanganyar ini mengakui memang infak, zakat dan sodaqoh dari masyarakat Karanganyar luar biasa. Termasuk ASN di Kabupaten Karanganyar yang memberikan 2,5% dari pendatapatannya kepada Baznas. Bupati yakin semua ASN di Bumi Intan Pari ini masuk surga. “Kehadiran Baznas di Karanganyar untuk memerangi orang kikir dan pelit, mengajak masyarakat untuk menyeburkan sedekah, infak dan zakatnya,” imbuhnya.
Pengurus Baznas yag dilantik hari ini dengan Ketua H. Kafandi, M.Ag dan Wakil Ketua Laili Arif Jamaludin, Dr. Anas Aijudin, Sri Sukiyasto, dan Sarwanto. Pada kesempatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Sutarno, Panitia Seleksi Samsi dan Kepala Diskominfo Sujarno.
Sementara Wakil Ketua Baznas Propinsi Jawa Tengah Drs. H M. Zain Yusuf mengatakan bahwa pengelolaan Baznas merupakan terbaik pertama di Jawa Tengah dan mungkin di Indonesia. Pengelolaan yang luar biasa itu tidak terlepas dari andil Pimpinan Daerah yang mendorong dan mendukung sepenuh hati. Pengelolaan yang terbaik ini mohon dipertahankan dengan baik. “Saya yakin pengurus baru akan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dia meminta kepengurusan yang baru untuk langsung bergerak dengan cepat. Mulai ditambah dengan sistem teknologi informasinya juga harus lebih baik. Bahkan, petugas pengumpul zakat sudah mencapai 2.000 orang lebih. (hr/adt)

Read More
DSC_0055

Juli 2015 ZIS Karanganyar Tembus 1 Miliar

Baznas sebagai wadah yang memfasilitasi kita untuk berzakat, wajib kita syukuri. Karena jika tidak ada wadah seperti Baznas, harta kita akan habis sebelum di zakati.

“ Mudah-mudahan dengan adanya ini akan memperlancar pembersihan harta kita. Dan semoga orang sadar dengan menzakati sebagian hartanya untuk disalurkan kepada yang ber-hak, maka akan jauh lebih baik dan membuka jalan menuju surga Allah SWT,” jelas Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan dihadapan PNS di lingkungan Karanganyar pada Sarasehan Baznas Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut Rohadi menyampaikan bahwa pada bulan Juli 2015 ini utamanya PNS dilingkungan Karanganyar telah menerima gaji ke-13, Rapelan kenaikan gaji 6% dari bulan Januari sampai dengan Juli 2015, Kesejahteraan Pegawai bagi Guru menerima sertifikasi.

“ Himbauan Pemerintah Karanganyar dari kesemuanya yang diterima untuk di zakati melalui Baznas ini. Alhamdulillah, laporan yang saya terima dari Pengurus Baznas untuk bulan Juli 2015, Zakat Infak Shodaqoh (ZIS) Karanganyar menembus Rp. 1 Miliar. Ini merupakan peningkatan ZIS yang luar biasa dan saya berharap ini akan terus meningkat di bulan-bulan selanjutnya,” harap Rohadi.

Sebelumnya di tempat dan waktu yang sama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar bersama Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Karanganyar memberangkatkan Pendistribusian Beras Zakat sebanyak 23 ton yang akan didistribusikan ke Takmir-takmir Masjid se Kabupaten Karanganyar untuk dibagikan kepada fakir miskin dan warga kurang mampu di wilayah Karanganyar.

“ Barusan saya bersama Pengurus Baznas dan Forkopimda melepas keberangkatan pendistribusian beras zakat Baznas Karanganyar. Pengumpulan zakat fitrah pada tahun ini mengalami peningkatan dari 22 ton menjadi 23 ton. Yang mana akan disalurkan sampai ke yang berhak menerima sehingga tidak terjadi desak-desakan /injak-injakan, yang pada tahun-tahun sebelumnya zakat fitrah kita kumpulkan di Masjid Agung,” terang Rohadi Widodo.  ind/ft

Read More