DSC_0216

Juliyatmono : “Jaga fisik, siapkan mental”

paskibraka

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyamatkan pin dan pita tanda dikukuhkannya Paskibraka, Jum’at (14/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Sejumlah 75 siswa siswi terpilih tingkat SMA/SMK mengikuti Pengukuhan Paskibraka, Kamis (13/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama Forkopimda Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD terkait.

“Saya bangga dan terima kasih kepada anak-anakku yang hari ini resmi saya kukuhkan sebagai Paskibraka. Kalian patut berbangga dari sekian banyak siswa hanya 75 peserta yang terpilih. Sebagai generasi muda pilihan, rasa Nasionalisme dan jiwa Patriotisme harus tumbuh dalam diri dan jiwa kita. Saya yakin orang tua adik-adik semua, pasti memiliki rasa bangga melihat kalian di sini terpilih menjadi Paskibraka,” kata Bupati.

“ Saat kita melihat bendera merah putih mengingatkan kita akan berjuta-juta darah pejuang kita yang tertumpah saat merebut kemerdekaan, membela dan mempertahankan negara Kesatuan Indonesia,” tandas Juliyatmono dihadapan para Paskibraka.

“ Saya mengingatkan pada adik-adik Paskibraka jelang hari Kemerdekaan 17 Agustus yang jatuh pada hari Senin besok, saya minta untuk tetap menjaga kesehatan fisik menyiapkan mental. Kalau hari ini baru dikukuhkan, justru yang terpenting besok pada puncak acara Detik-detik Kemerdekaan, kalian harus tampil prima dihadapan ribuan mata yang menyaksikan kesigapan 75 pelajar terpilih Paskibraka yang menjadi kebanggaan masyarakat Karanganyar khususnya,” pesannya.

Sementara itu Dandim 0727 Karanganyar Letkol.Inf. Marthen Pasunda menambahkan bahwa mendekati hari H, 17 Agustus besok untuk benar-benar menjaga kesehatan.

“Pandai-pandailah untuk membagi waktu, kalau memang waktu untuk beristirahat harus benar-benar digunakan untuk istirahat, jangan buat menelfon, ngegame, facebook atau hal-hal yang malah membuang waktu istirahat kalian. Selama 21 hari kalian dilatih, jaga benar-benar kesehatan kalian, karena ini yang terpenting dan saya mengingatkan jangan lupa jaga kebersihan dan kerapian baju putih kalian agar tampil bagus pada hari H nanti,” pesannya. ind/ft

Read More
DSC_0079

Open House, Ratusan Orang Rebutan Salaman Dengan Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono terlihat menyalami para tamu, pada Open House, Jumat (17/07) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono terlihat menyalami para tamu, pada Open House, Jumat (17/07) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Jumat (17/07/2015)
Hari pertama, Idul Fitri 1436 Hijriah, dimanfaatkan ratusan warga dari berbagai elemen untuk bersilaturahmi dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (17/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pelaksanaan open house itu dimulai pukul 09.30 WIB. Ditandai dengan pembacaan ikrar dihadapan Bupati Juliyatmono, Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Forkopinda, oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Samsi, didampingi para Staf Ahli Bupati dan para Asisten.

Setelah pembacaan ikrar dan diterima oleh Bupati Juliyatmono dengan mengucapkan Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1436 Hijriah, serta permintaan maaf selesai. Semua orang yang hadir disitu langsung rebutan bersalaman dengan Bupati.

“Pada kesempatan ini saya meminta maaf yang setulus-tulusnya kepada semua warga Kabupaten Karanganyar. Mari kita bangun dan majukan Karanganyar yang kita cintai ini,” ucap Bupati.

Mereka berebut untuk bisa berjabat tangan dengan Bupati Juliyatmono beserta isteri, Siti Komsiah Juliyatmono, hingga antrian terlihat cukup panjang dan banyak.

Tak hanya itu saja, mereka juga saling berjabat tangan saling memaafkan dengan Wakil Bupati Rohadi Widodo dan dr Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo. Disampinginya terdapat pula Forkopinda dan Sekda Samsi.

Mereka juga diberi hidangan makanan dan minuman seperti opor ayam, bakso, sate ayam, es cincau, dan siomay. pd

Read More
DSC_0072

Pemkab Karanganyar Peringati Nuzulul Qur’an

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada peringatan Nuzulul Qur’an 1436 H/2015 M, Kamis 903/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar, PNS dilingkungan Karanganyar bersama warga masyarakat melaksanakan Sholat Tarawih berjama’ahdi Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,Kamis (3/7) yang sebelumnya diadakan buka bersama.

“ Tarling (Tarawih Keliling) ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang dilakukan Pemkab Karanganyar guna menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Tarling dilaksanakan di 17 Kecamatan. Bersamaan dengan tarling 1436 H/2015 M diserahkan santunan/bantuan berupa 17 paket saranan ibadah, 425 paket sembako kepada keluarga kurang mampu di lokasi tarling,” terang Asisten I Pemerintahan Setda Karanganyar Siti Maesyaroh saat menyampaikan laporan panitia Peringatan Nuzulul Qur’an.

Lebih lanjut bertepatan pada peringatan Nuzulul Qur’an pada malam hari ini, selain sebagai wujud pelaksanaan misi kelima Bupati/Wakil Bupati Karanganyar yaitu Meningkatkan kualitas keagamaan, Sosial dan Budaya dalam rangkaian program Gerakan Karanganyar Bertaqwa tahun 2015 lebih untuk mempererat hubungan Pemerintah Karanganyar dengan warga masyarakat agar lebih dekat.

Sementara itu Bupati Karanagnyar Juliatmono saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa Peringatan Nuzulul Qur’an ini mengingatkan kembali kepada kita awal turunnya Al-qur’an sebagai firman Allah SWT kepada Nabi Muhammad. “ Sebagai muslimin kita wajib membaca dan memahami makna Al-Qur’an sebagai pedoman ditengah-tengah kehidupan berkeluarga, bernegara dan bermasyarakat sehingga tercipta masyarakat Karanganyar yang madani khususnya,” kata Juliyatmono.

Rangkaian acara peringatan Nuzulul Qur’an tersebut ditutup dengan penyampaian tausiah oleh Ustad dr. Agus dari Sragen yang menitikberatkan pada keutamaan puasa dapat meningkatkan kesehatan jasmani maupun rohani. ind/ft

Read More
46 Miliar Dana Desa Segera Direalisasikan

46 Miliar Dana Desa Segera Direalisasikan

Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahan terkait alokasi dana desa 2015, Senin (29/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahan terkait alokasi dana desa 2015, Senin (29/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Berdasar PP No. 22 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, maka harus dilakukan langkah-langkah percepatan oleh Desa. Untuk perubahan ini, sejumlah Desa di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar khususnya harus siap.

“Harus betul-betul dicermati karena sumbernya dari APBN, maka harus ditata sejak sekarang agar lebih baik. Hasil pemeriksaan dari BPK, Kabupaten Karanganyar mendapat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ini adalah prestasi pemeriksaan paling tinggi, maka untuk itu saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kades, Camat. Mudah-mudahan opini BPK ini menjadi awal Pemerintahan Dalam Negeri untuk memberikan bantuan dalam pembangunan. WTP merupakan bentuk kepercayaan masyarakat. Matur nuwun (terima kasih), tidak ada penyimpangan dan prestasi ini harus dipertahankan dan dijaga,” terang Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan pada Rakor persiapan realisasi dana desa yang bersumber dari APBN 2015 Kab. Karanganyar, Senin (298/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa penyaluran dana desa ini dilakukan secara bertahap yakni 40%, 40% dan selanjutnya 20%. Dari dana desa sejumlah Rp 22 miliar yang kemudian ada perubahan menjadi Rp 46 miliar ini dengan pemindahan buku dari rekening umum ke rekening kas desa, maka sejumlah Desa di 17 Kecamatan Karanganyar siap tidak siap harus siap.

“ Dana desa ini dipergunakan untuk pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa utamanya guna penanggulangan kemiskinan (pemenuhan kebutuhan dasar seperti pembuatan jamban). Maka saya minta RPJMDes menjadi pedoman bagi Lurah sedangkan RPJMD sebagai pedoman bagi Pemerintah. Pak RT, RW, Pak Bayan, BPD sebagai penyelenggara Desa untuk bisa sinergi, karena dana ini diserahkan tidak berupa uang melainkan bentuk kegiatan,” pesan Bupati.

Berdasar perhitungan Permenkeu, maka Desa Paulan merupakan desa yang paling kecil mendapatkan dana desa yakni Rp.268 juta sedangkan desa Ngringo mendapat dana desa paling besar yakni Rp. 311 juta.

Sementara itu Sunarno Kepala Bagian Pemerintahan Desa dan Kalurahan Setda Karanganyar mengatakan bahwa dengan adanya perubahan dari PP no. 60 Tahun 2014 ke PP no. 22 tahun 2015 maka sejumlah Desa harus melakukan langkah percepatan. Realisasi dana desa ini akan dilakukan melalui tiga tahap yaklni Tahap I pada bulan April kemarin, Tahap II bulan Agustus dan Tahap III bulan Oktober 2015. ind/ft

 

 

Read More
aku copy

Menjadi Abdi Negara, Harus Bisa Melayani Masyarakat

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melepas tanda peserta Diklat Pra Jabatan, Senin (01/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melepas tanda peserta Diklat Pra Jabatan, Senin (01/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, Senin (01/06/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menekankan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk mau dan bisa melayani masyarakat dengan baik.
“Jika ada masyarakat datang ke kantor, segera layani dengan baik keperluannya apa. Jangan tidak mau karena tidak sesuai dengan tupoksinya, namun antarkan dulu ke petugas yang menangani,” kata Bupati Juliyatmono, saat memberikan sambutan pada Penutupan Pendidikan dan Latihan Pra Jabatan, Senin (01/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Dengan begitu, masyarakat bisa terlayani dengan baik, kata Juliyatmono menambahkan. “Jangan pasang muka marah jika melayani masyarakat,” ucapnya.
Pada acara Penutupan Pendidikan dan Latihan Pra Jabatan bagi honorer Kategori 2 tersebut, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Karanganyar Siswanto mengatakan, jumlah peserta sebanyak 160 orang, terbagi dalam empat angkatan.
“Dari golongan I sebanyak 26 orang, golongan II sejumlah 82 orang, dan 52 orang dari golongan III. Mereka semua dinyatakan lulus,” kata Siswanto, ditempat yang sama.
Program Kemitraan antara Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah dan Pemkab Karanganyar dalam hal ini BKD Karanganyar itu, berlangsung dari 20 April 2015 sampai dengan 29 Mei 2015, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri Karangpandan.
“Setiap angkatan berlangsung selama enam hari dengan pemberian materi selama 69 jam pelajaran berasal dari widyaiswara, sejumlah pejabat Pemkab Karanganyar yang sudah Training Officer Course (TOC), dan personil dari Kodim 0727/Karanganyar,” kata Siswanto.pd

Read More
DSC_0016 copy

Ratusan Eselon Pemkab Karanganyar Dirombak

Karanganyar, Kamis (15/01/2015)

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik dan mengambil sumpah pejabat setruktural eselon II, III, dan IV, Rabu (14/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik dan mengambil sumpah 164 pejabat struktural eselon II, III, dan IV, Rabu (14/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Ratusan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar di lantik dan diambil sumpah Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu (14/01) sore, di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Sebanyak 164 pejabat itu terdiri enam eselon dua, 61 eselon tiga, dan 97 eselon empat. Banyak pergeseran atau mutasi karena mengisi jabatan yang kosong maupun penyegaran.

Pada pelantikan tersebut, terdapat nama-nama Kepala Dinas, Camat, maupun Lurah yang mengalami pergeseran. Seperti di eselon dua Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Siti Maisyaroch menjadi Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda mengganti posisi Agus Cipto Waluyo yang menjadi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo).

Sementara itu Nunung Susanto dari Dishubkominfo menjadi Asisten Pemerintahan Setda, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Supramnaryo menjadi Kepala Dispertanbunhut. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Didik Joko Bakdono menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Sementara itu pada eselon tiga terdapat Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Aji Pratama Heru menjadi Camat Karangpandan menggantikan Yustin Atmojo yang menjadi Sekretaris pada Badan Lingkungan Hidup (BLH).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mei Subroto menjadi Sekretaris pada Dins Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran), dan posisinya di gantikan Kurniadi Maulato sebelumnya Camat Gondangrejo.

Setelah melantik dan mengambil sumpah aparatur negara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan jabatan struktural merupakan proses pengkaderan dari pejabat karir. “Segera menyesuaikan dan bekerja sesuai deskripsi pekerjaan. Mari kita gerakkan organisasi dengan baik dengan menjalankan tugas Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK),” jelas Bupati Juliyatmono.

Lebih lanjut Bupati menekankan yang menilai aparatur negara merupakan Bupati dan Wakil Bupati. “Setiap PNS tidak boleh menilai orang lain. Yang terpenting tugas dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kita harus cermat dan hati hati,” katanya.pd

Read More
DSC_0002-copy

Karanganyar Raih Penghargaan Kabupaten Peduli Ham

Karanganyar, Kamis (11/12/2014)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menunjukkan piagam penghargaan Kabupaten Karanganyar Peduli Ham Pada tahun 2013, Kamis (11/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menunjukkan piagam penghargaan Kabupaten Karanganyar Peduli Ham Pada tahun 2013, Kamis (11/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Ham Pada Tahun 2013, dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly memberikan piagam penghargaan kepada puluhan Kabupaten / Kota dan 34 Provinsi yang peduli HAM, termasuk Kabupaten Karanganyar, Rabu (10/12) di Kantor Kemenkumham.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat ditemui setelah sampai di Kabupaten Karanganyar mengatakan, ada lima kriteria penilaian yakni hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman, dan hak perempuan.

“Kabupaten Karanganyar mendapatkan nilai 87,06 jadi urutan ke dua di Provinisi Jawa Tengah, dari 16 Kabupaten/Kota yang mendapatkannya,” kata Rohadi Widodo, Kamis (11/12) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut, Rohadi mengatakan kriteria penilaian yang diperoleh rata-rata sudah bagus dengan mendapatkan nilai 10, seperti untuk poin angka kematian ibu, angka kematian bayi, persentase anak usia 7-12 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SD, anak usia 13-15 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SMP, maupun persentase penyandang buta aksara.

“Namun masih terdapat poin nilai dari kriteria penilaian yang kurang atau dibawah standar, nantinya kita berusaha untuk memperbaiki agar lebih baik lagi dan meningkat,” jelasnya. pd

Read More
DSC_0066 copy

17 Kecamatan Ikuti Lomba Tari Manggolo Dipo

Karanganyar, Rabu (10/12/2014)

Satu kelompok peserta saat tampil pada lomba tari Manggolo Dipo, Rabu (10/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Satu kelompok peserta saat tampil pada lomba tari Manggolo Dipo, Rabu (10/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Karanganyar mengadakan lomba tari Manggolo Dipo. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 17 kelompok dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Rabu (10/12) pagi, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Puryanto, Ketua Panitia Penyelenggara mengatakan tari ini berdurasi tujuh menit dan satu kelompok terdiri atas tiga orang. “Lomba ini dalam rangka program rutin PKK Kabupaten Karanganyar. Tari ini bisa menjadi salah satu contoh bagi kaum perempuan untuk terus bersemangat dan berkarya.,” kata Puryant, disela-sela lomba.

Sementara itu, koreografer tari Manggolo Dipo, Lili Setijawati mengatakan tari tersebut menggambarkan seorang prajurit putri dari Nyi Dipo atau Nyi Ageng Karang (Pendiri Karanganyar) yang sedang berlatih peperangan untuk persiapan melawan penjajah.

“Filosofi yang dapat diambil dari Tari Manggolo Dipo ini walaupun kita seorang perempuan, tetapi harus mempunyai semangat pantang mundur untuk melawan penjajah” jelas Lili Setijawati.

Lomba tari tersebut di dinilai langsung oleh dua orang dewan juri dari ISI (Institut Seni Indonesia). Kejuaraan ini diambil peserta terbaik I, II, dan III serta harapan I, II, dan III. pd

Read More
DSC_0341

Semarak Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar

DSC_0289

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar menghampiri salah satu peserta khitan massal

DSC_0341

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar secara simbolis menyerahkan buku nikah kepada salah satu pasangan peserta nikah massal

Selayaknya orang yang punya gawe (hajatan), Pemkab. Karanganyar mengadakan nikah massal dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-97 Kab. Karanganyar, Kamis (27/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Muspida, Asisten, Staff Ahli, Kepala SKPD dan Camat se Kab. Karanganyar serta diikuti keluarga dari pasangan nikah massal.

Ngadi Parto Suwito (72) dan Sularti (62) Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo menjadi pasangan tertua serta Gito (21) dan Vivin Indriastuti (16) Karangpandan menjadi pasangan termuda dalam acara Nikah Massal HUT Kab. Karanganyar ke-97.

“Kami selaku penyelenggara sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengumpulkan sebanyak 97 pasang untuk mengikuti nikah massal HUT Karanganyar yang ke-97 ini. Tetapi menjelang hari H, ternyata hanya 36 pasang dari 17 Kecamatan se Karanganyar ini yang terdaftar dari semula 97 pasang. Secara keseluruhan pasangan sudah memenuhi persyaratan yang berlaku, telah dilakukan ijab qobul di KUA Kecamatan masing-masin dan hari ini adalah resepsinya,” terang Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar sekaligus Ketua Panitia Khitan dan Nikah Massal Cucuk Heru Kusumo saat menyampaikan laporannya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan apresiasi kepada segenap Panitia Penyelenggara dan terima kasih kepada pasangan yang telah terdaftar menjadi peserta nikah massal. “Pemerintah memastikan semua perkawinan punya asas legalitas berupa surat nikah yang berkaitan dengan pembagian warisan dikemudian hari. Supaya tidak ada rebutan soal warisan, semua sudah diatur secara hukum administrartif yaitu bukti surat nikah itu,” terang Bupati.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut setiap pasangan diberikan bingkisan dari Pemkab. Karanganyar yakni berupa seperangkat alat sholat dan uang saku. Sebelumnya pada hari yang sama diadakan juga kegiatan khitan massal yang diikuti oleh 153 peserta di aula Masjid agung Karanganyar. Guna kelancaran pelaksanaan khitan, Panitia menyiapkan sejumlah 40 tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat. ad

Read More
gue (2) copy

Karanganyar Gelar Lomba Mapsi

Karanganyar, Kamis (16/10/2014)

Salah satu kelompok peserta musik  rebana pada lomba MAPSI tingkat SD se Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Kamis (16/10) pagi

Penampilan salah satu kelompok peserta musik rebana pada lomba MAPSI tingkat SD se Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (16/10) pagi

Pemkab Karanganyar dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menggelar lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi). Lomba tersebut menjadi tolak ukur keberhasilan Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang SD.

Ketua Panitia Mapsi, Suyatno mengungkapkan materi lomba meliputi baca tulis Al Quran, PAI, ketrampilan gerakan bacaan shalat, tartil Al Quran dan praktik serta cerdas cermat terpadu tertulis dan lisan. Tidak hanya itu, panitia juga memberikan penilaian dalam bidang seni Islami yakni musik rebana, vokal rebana, khatam Al Quran, kaligrafi, tilawatil, cipta teks khitabah, seni khitabah, mocopat islami, dan ketrampilan adzan. “Ini sebagai tolak ukur penerapan kurikulum PAI SD dan keberhasilan pendididkan agama islam di Karanganyar,” katanya.

Bagi juara I, Pemkab akan mengikutsertakannya dalam lomba Mapsi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, lomba tersebut akan dilaksanakan di Kendal pada tanggal 7-9 November tahun ini. Untuk lomba rebana di langsungkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dengan peserta sembilan kelompok mewakili kecamatan, sedangkan lomba lainnya di selenggarakan di SD Negeri 01 Cangakan.

Di tempat yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan spirit nilai-nilai agama menjadi landasan setiap aktivitas-aktivitas kita sehari-hari.

“Dengan menanamkan pengetahuan dan pemahaman agama terhadap anak usia dini dapat memberikan landasan spiritual yang kuat bagi mereka,” ujar Bupati Juliyatmono, saat membuka lomba tersebut di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (16/10) pagi.
Lebih lanjut Bupati meminta sebelum pelajaran pagi dimulai, anak Sekolah Dasar (SD) diharuskan mengaji dengan suara keras dan mendapat bimbingan dari guru. pd

Read More