DSC_4085

Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Pamot Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Read More
_DSC9324

Silaturahmi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat (FKUB) di Pendopo Rumah Dinas Bupati

Read More
DSC_2009

Pengukuhan Gugus Dharma Dan pengurus Pramuka Peduli Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Read More
DSC_8286

Sosialisasi HIV/AIDS Di Pendopo Rumah Dinas Bupati

Read More
DSC_0009

Kegiatan Silaturahmi Dai Kamtibmas di Pendopo Rumah Dinas Bupati

Read More
DSC_5564

Pelepasan Kepala Pengadilan Agama di Pendopo Rumah Dinas Bupati

Read More
DSC_0966

Penyerahan Bansos RTLH

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati, Sekda dan Kepala DISPERMADES menyerahkan bantuan sosial RTLH, Jumat siang (11/8/2017)

Karanganyar, Jumat 11 Agustus 2017

Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Jumat, 11 Agustus 2017 diadakan penyerahan bantuan sosial bagi 320 rumah tidak layak huni di Kabupaten Karanganyar.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Hutomo Sidi Hidayat menyampaikan bahwa setiap rumah akan menerima bantuan sebesar Rp.8.000.000,- (delapan juta rupiah) sehingga total bantuan adalah sebesar Rp.2.560.000.000,- (Dua miliar lima ratus enam puluh juta rupiah). Bantuan bisa diambil di mobil keliling Bank Jateng yang sudah stand by di halaman  Rumah Dinas Bupati mulai hari itu juga. Untuk rumah yang diusulkan melalui kelompok, bantuan bisa diambil pada hari Senin 14 Agustus 2017.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan sosial tersebut kepada perwakilan penerima bantuan.

Selanjutnya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan bantuan tersebut diperuntukkan bagi rehab rumah yang belum layak huni dan tidak boleh dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

“Bantuan ini untuk perbaikan rumah, jamban supaya tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan,” kata Juliyatmono.

“Di Indonesia hanya ada beberapa daerah yang sudah mencanangkan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Untuk Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar adalah satu-satunya,” imbuhnya.

Untuk memastikan tepat tidaknya pemanfaatan bantuan tersebut, mulai bulan November 2017 akan diadakan cek lokasi, apakah benar bantuan tersebut dipergunakan untuk rehab rumah dan jamban.

Memang kenyataannya masih banyak yang memerlukan bantuan ini, akan tetapi untuk tahun ini baru 320 rumah yang menerimanya. Permasalahan bagi yang belum bisa menerima bantuan adalah karena ada beberapa kendala, di antaranya karena rumah itu menempati tanah orang lain (Jawa: magerasri), atau rumah belum punya sertifikat, dan lain-lain. Ke depannya Bupati berjanji akan mencarikan cara supaya mereka juga bisa mendapatkan bantuan serupa. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
web

Bupati Karanganyar Ingatkan Hati-hati Dalam Pengisian Perangkat Desa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan tentang pengisian perangkat desa, Rabu (22/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan tentang pengisian perangkat desa, Rabu (22/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (23/02/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengingatkan dalam proses pengisian perangkat desa untuk berhati-hati dan transparan sehingga tidak ada masalah yang timbul.

Di acara Pengarahan Bupati Karanganyar itu, Rabu (22/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, juga diingatkan bahwa ada Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Karanganyar, untuk itu diperhatikan secara serius agar tidak ada masalah.

“Dimana-mana ada Tim Saber Pungli, tolong itu diperhatikan secara serius agar tidak menjadi masalah,” kata Bupati.

Bupati juga menegaskan semua jabatan melalui proses yang berlaku dan tidak ada jual jabatan. “Semua naik jabatan sesuai peraturan. Sesuai pangkat, golongan, jika sudah waktunya naik jabatan ya naik jabatan,” katanya.

Pada tahap kedua mekanisme pengisian perangkat desa terdapat revisi Peraturan Bupati (Perbup) Karanganyar atas kelemahan periode tahap pertama. Namun secara umum pada pelaksanaan tahap pertama tidak banyak masalah.

“Tahap kedua ini saya harap bisa berjalan baik, baik Kepala Desa, Lembaga, dan Panitia dapat mengkomunikasikan yang benar. Sekdes, Kaur, Kadus yang ksosong segera diisi,” katanya.

Dengan begitu supaya mendapatkan perangkat yang bisa membantu mewujudkan harapan Pemerintah Desa yang baik dan handal sesuai dengan hasil seleksi. Selain itu, bagi Camat juga minta memantau sebaik-baiknya, dari Pemerintah juga mengawasi jalannya proses pengisian perangkat desa.

“Jika tidak berani mengambil resiko pada pengisian perangkat desa itu, ada pasal yang memberikan ruang di Perbup,  yang mengatur kerjasama dengan pihak ketiga. Misalkan saja dengan perguruan tinggi.  Pendaftaran ini gratis, tidak dipungut biaya,” katanya.(pd/by)

Read More
IMG_5982

Bupati : Cetak Anak Indonesia Jadi Generasi Sholeh

KOMINFO

Cetak anak sholeh yang cinta NKRI : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada pengukuhan pengurus BADKO TPQ Karanganyar masa bakti 2016-2020, Rabu (25/1)

Karanganyar, Rabu 25 Januari 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghimbau kepada segenap Pengurus BADKO TPQ Karanganyar untuk  ditata, dikoordinir dengan baik. Karena seluruh Ustad dan Ustadah harus diinvetaris dengan penggunaan sistem baru. Pentingnya keberadaan Ustad/Ustadah dalam membangun akhlaq dan aqidah anak Indonesia menjadi generasi sholeh.

Hal itu diungkapkan Bupati saat menyampaikan sambutannya pada Pengukuhan Pengurus Badan Koordinasi  Taman Pendidikan Al-Qur’an (BADKO TPQ) Kab. Karanganyar masa bhakti 2016-2020, Rabu (25/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

“Anak-anak harus belajar membaca Al-Qur’an, mampu menghafal Al-Qur’an. Bekali anak-anak dengan empat sifat Rasul yakni Siddiq, Amanah, Fathonah, Tabligh,”pesannya.

Bupati juga menyampaikan Indonesia adalah tempat lahir kita untuk itu mencintai tanah air adalah bagian dari iman.

Turut hadir pada Pengukuhan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar serta diikuti segenap Pengurus dan Anggota BADKO TPQ Karanganyar.

Sementara itu, Ketua BADKO TPQ Propinsi Jawa Tengah, Ateng Chozany Miftah mengatakan kerangka dasar kurikulum pendidikan Al-Qur’an di TPQ adalah mendorong TPQ berkualitas yang mampu mencetak anak Indonesia yang Al-Qur’ani yakni berAqidah, rajin beribadah, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air dan NKRI.

“Bukan hanya anak bisa membaca Al-Qur’an saja melainkan memiliki kecintaan tanah air,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (yoga/ad/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0400

Seminar Remaja Cerdas dan Kekinian

Diskominfo

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Seminar Remaja Cerdas dan Kekinian di Pendopo RD Bupati, Senin (23/1)

Karanganyar, 23 Januari 2017

Bekerja sama dengan Politeknik Indo Nusa Surakarta, Pramuka Kwarcab Karanganyar menyelenggarakan Seminar bertemakan Remaja Cerdas dan Kekinian pada hari Senin, 23 Januari 2017 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Seminar ini diikuti para pelajar yang merupakan anggota Pramuka dari berbagai sekolah SMA di Kabupaten Karanganyar yang berjumlah kurang lebih 200 orang.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong para mahasiwa dan anggota Pramuka agar dapat berpikir kreatif dengan membuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi sesama serta memberikan pengetahuan bagi remaja khususnya anggota Pramuka Karanganyar agar menjadi manusia-manusia yang cerdas dalam berpikir, cerdas dalam melangkah serta tidak ketinggalan jaman.

Diawali dengan salam Pramuka, Bupati Karanganyar menyampaikan sambutannya. “Siapapun bisa memiliki kesempatan untuk menjadi orang hebat. Untuk menjadi orang hebat dimulai dengan sikap yang jujur, tanggung jawab, amanah, dapat dipercaya. Hidup harus punya cita-cita. Kalau tidak punya cita-cita untuk apa sekolah? Untuk apa hidup? Anak muda harus punya cita-cita. Yang bisa membangkitkan semangat kita adalah cita-cita. Di samping itu jangan lupa berdoa untuk cita-citamu,” demikian kata Juliyatmono.

“Cerdas itu harus dilatih. Kita harus ikut peduli dengan keadaan sekitar. Itu namanya cerdas. Cerdas itu empati dengan lingkungan kita, “ imbuh Juliyatmono.

Okta Fadriyanto, pemakalah atau pembicara menyampaikan kiat-kiat Cara Membangun Mental yang Kuat. Untuk membangun mental yang kuat kita harus menyingkirkan  keraguan diri, tetap tenang walaupun di bawah tekanan, menetapkan tujuan, memandang dari sisi yang lain, memiliki pandangan yang positif, dan memiliki tekad yang kuat.

Demikian Diskominfo (kris/ft)

Read More