DSC_0715

Pemkab Karanganyar Gelar Lawu Fair Di Taman Pancasila

Read More
DSC_0038

Mengurangi Konsumsi Nasi, Pemkab Karanganyar Kenalkan Olahan Pangan Lokal

Bupati Karanganyar Foto Bersama Juara 3 Lomba Festival Kopi dan Juara Harapan III di Halaman Dinas Pertanian, Jumat(23/08).

Karanganyar – Mengurangi konsumsi nasi, Dinas Pertanian Karanganyar mengenalkan olahan pangan lokal kepada masyarakat luas di Halaman Kantor Dinas Pertanian Karanganyar, Jumat (23/08).

Sejumlah UMKM yang ada di Kabupaten Karanganyar turut serta dalam acara ini. Mereka memperkenalkan produk olahan seperti Jamu, Keripik Singkong, Tape, Ubi, nasi jagung dan masih banyak lagi.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih. Berbicara dalam bab makanan, Karanganyar itu berlebihan, tapi maslahnya bukan disitu, namun subjeknya yang harus dikemas dengan baik. Packaging dan penataan serta teknik-teknik harus ada sentuhan kreativitas , artinya semua sumber di Karanganyar itu Komplit, Cuma masalahnya itu “Pangsa Pasar”.

Beliau juga mengatakan ada kampung syariah di Karanganyar, kalau sudah ada brand seperti itu, kemasan pangan secara harga akan naik kelasnya. Sehingga di karanganyar harus jejaring yang baik untuk dapat mempromosikan panganan lokal dengan baik melalui aplikasi.

Bersamaan dengan acara ini, juga diserahkan piagam penghargaan  juara Harapan III  dan Juara 3 festival Kopi.

 

Demikian DISKOMINFO (Ind/Dn/Mei).

Read More
DSC_7868

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang III

 

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang III

 

Karanganyar – 15 Agustus 2019

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang III digelar di Aula DPRD Karanganyar, Kamis (15/08). Dalam rapat kali ini adalah penyampaian keputusan pimpinan DPRD Kabupaten Karangnyar tentang penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur terhadap rancangan perda tentang perubahan APBD Kabupaten Karanganyar tahun anggaran 2019.

Rapat ini dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan menandatangani berita acara dan nota dinas. Dalam rapat kali ini memutuskan, menetapkan dan menyetujui penyempurnaan hasil evaluasi rancangan peraturan daerah Kabupaten Karanganyar tentang  perubahan pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2019 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Karanganyar.  Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 14 Agustus 2019 dan ditetapkan di Karanganyar. (Tgr/Krs)

Read More
DSC_6129

Waluyo Dwi Basuki : Hilangkan Rasa Malu Dan Malas Dalam Diri Seorang Pengusaha

Kominfo

Waluyo Dwi Basuki Kepala Disperindagkop yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dan pengarahan serta membuka acara Pelatihan pengembangan destinasi wisata kuliner Th.2019 di Ball room Kencana Lor In Hotel, Selasa(30/07/19)

Karanganyar – 30 Juli 2019

Geliat memajukan Kabupaten Karanganyar sebagai destinasi wisata kuliner gencar dilakukan oleh pemerintah. Ini terbukti dengan adanya pelatihan pengembangan destinasi wista kuliner yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar di Ball Room Kencana Lor In Hotel, Selasa(30/07/19).

Kegiatan yang berlangsung mulai dari 30 Juli hingga 1 Agustus ini diikuti kurang lebih 100 peserta, harapan dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan pengelola kuliner yang mampu memberi kontribusi nyata dalam mempromosikan destinasi wisata kuliner di Kabupaten Karanganyar yang modern dan berkualitas. Dan juga memunculkan pelaku usaha baru dalam bidang kuliner yang inovatif dan kreatif serta memiliki keahlian dan kesediaan berperan serta dalam setiap aktifitas untuk kemajuan Kabupaten Karanganyar.

Sebagai narasumber adalah Bupati Karanganyar, Kepala Dinas Perindagkop dengan materi haki dan permodalan, kepala Dinas Kesehatan dengan materi PGRT dan kesehatan makanan, Bp Yan Sugiyanto dengan materi motivasi bisnis, akademisi STIMIK AUB Surakarta dengan materi bisnis dan produk packging , juga ada owner kuliner Getuk Semar dengan materi sucsess story.

Selain mendapat materi tersebut, peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan ke De Tjolomadoe, Orion Bakery, dan juga ke Resto Sawah di Karangpandan, jelas Plh. Kadisparpora Agus Cipto Waluyo.

Sementara Bupati Karangnyar yang dalam hal ini diakili oleh Kepala Dinas Perdagangan tenaga kerja dan koperasi UMKM Waluyo Dwi Basuki, sampaikan bahwa era wisata saat ini sangat dipengaruhi oleh era digital. Terlebih urusan wisata dan kuliner.

Sebagai pengusaha di bidang kuliner di Kabupaten Karanganyar harus siap menghadapi hal tersebut, karena kuliner menjadi tonggak atau inti sebuah wisata. Maka dari itu kuliner di Karanganyar harus ditingkatkan.

“ hilangkan rasa malas dan malu dalam diri seorang pengusaha “, Sesama pengusaha kuliner harus saling menghargai, jangan negatif thinking. Tegas Waluyo Dwi Basuki.

Melalui sosial media, mari sebagai pengusaha berkumpul untuk membuat group di sosial media. Kita bikin komunitas agar bisa sukses bersama-sama. Dengan tag line “ kita harus sukses bersama-sama” ini menjadi modal penyemangat dalam diri masing-masing pengusaha.

Demikian Diskominfo(Ard/Tgr)

Read More
_DSC1328

Gali Potensi Inovasi Di Tiap Desa

Kominfo

Pembukaan Bursa Inovasi Desa TPID Kecamatan Karangpandan langsung dibuka oleh Camat Karangpandan yang dalm hal ini mewakili Bupati Karanganyar di aula terminal Makuthoromo, Rabu(31/07/19).

Karanganyar – 31 Juli 2019

Inovasi Desa memang sangat menjanjikan untuk kemajuan Desa, tak luput juga perekonomian warga masyarakatnya pun juga akan melonjak naik. Ini harus didasari dengan gerakan inovasi desa yang baik. Demi menunjang aspek tersebut, Pemerintah Kabupaten Karanganyar khususnya di Kecamatan Karangpandan gelar Bursa Inovasi Desa di aula terminal Makuthoromo, Rabu(31/07/19).

Dengan berbagai macam bursa inovasi, mulai dari kewirausahaan, bursa sumber daya manusia, dan juga bursa infrastruktur, pemerintah mempunyai harapan adanya gagasan inovasi desa yang sangat luar biasa dari masyarakat.

Bursa Infrastruktur misalnya, tim menawarkan contoh seperti  inovasi mina parit desa, alun alun desa, mikro hidro, lahan kosong untuk taman olah raga desa, drainasi sebagai tempat budidaya lele, dan kawasan pertanian menjadi edukasi. Sedangkan bursa kewirausahaan tim memberikan contoh seperti budidaya rumput dan bonsai, pembuatan batik, petani organik, rumah anggrek, bank sampah, pembuatan keris, agroponik, bioflog lele, pembuatan kapsul daun kelor dan lainnya.

Untuk bursa sumber daya manusia sendiri tm menawarkan contoh lawu percussion, kampung KB, PAUD desa, kampung bahasa, desa wisata edukasi, sekolah teknik desa dan pelayanan administrasi kependudukan digital.

Sugiyarto, S.E, M.M Camat Karangpandan, sampaikan bahwasanya inovasi di desa harus bisa baik, ini akan menjadi ajang pembuktian kemajuan desa. Mana Desa yang terbaik inovasinya. Sugiyarto juga mempunyai keinginan adanya acara tanya jawab bagi pegiat inovasi desa dalam bursa inovasi desa kali ini.

Kegiatan semacam ini sudah terlaksana 1 Th lebih dan berjalan dengan baik. Inovasi-inovasi yang belum terlaksana mari disengkuyung agar bisa terlaksana dengan baik. “ silahkan menggali potensi inovasi yang mnearik “, jelas Sugiyarto.

Tim TPID dari Kabupaten berharap hasil dari adanya bursa inovasi ini bisa menuntun desa untuk mengeluarkan potensi inovasi yang baik dan menarik. Nantinya dalam pelaksanaan agar bisa berjalan baik memang perlu adanya anggaran dari dana desa. APBDes tahun 2019 bisa digunakan.(Ard)

Read More
DSC_5422

Ojek ASI, Hantarkan Pemkab Karanganyar Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

 

Bupati Karanganyar Menerima Penghargaan dari Kemenpan RB Akibat Ojek ASI yang dinilai sebagai inovasi untuk pelayanan masyarakat

 

Karanganyar, 18 Juli 2019

Ojek ASI dari Puskesmas Kebakkramat 1 mengantarkan Bupati Karanganyar, Jawa Tengah Juliyatmono meraih penghargaan Top 99 Pelayanan Publik Dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Terima Kasih atas penghargaan inovasi dari Kemenpan RB. Ini memicu kami untuk terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Juliyatmono, seperti yang disampaikan Kamis (18/7/2019).

Kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) ini diikuti oleh kementerian dan lembaga, instansi vertikal, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, serta BUMN/BUMD.

Dari ribuan proposal inovasi yang dinilai, Pemkab Karanganyar melalui inovasi “OJEK ASI” yang diinisiasi oleh Puskesmas Kebakkramat 1 berhasil masuk TOP 99 KIPP 2019.

Inovasi Ojek ASK merupakan inovasi yang bertujuan untuk memfasilitasi ibu menyusui yang bekerja, untuk tetap dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Meningkatkan angka capaian ASI eksklusif, guna menciptakan generasi yang kuat dan cerdas. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-07-17 at 12.29.06

Pemkab Karanganyar Terima Panghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha Dari Pemerintah RI

 

Karanganyar – 17 Juli 2019

Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat mendapatkan apreasiasi tertinggi dari Pemerintah Republik Indonesia.  Penghargaan itu adalah Parasamya Purnakarya Nugraha yang diberikan Wakil Presiden, Jusuf Kalla kepada Pemkab Karanganyar di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (17/07).

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah RI atas penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha. Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono Rabu pagi (17/07),” papar  Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs Bachtiyar Syarif yang mendampingi Bupati Karanganyar menerima penghargaan tersebut.

Bachtiyar menambahkan penghargaan itu diberikan setelah diadakan penilaian oleh tim Parasamnya Purnakarya Nugraha yang dipimpin oleh Kolonel Hartono, 18 Februari 2019. Diantaranya penilaian itu, mulai dari inovasi, pelayanan, UMKM, pendidikan, puskesmas dan kinerja pemerintahaan terbaik.  Selain Kabupaten Karanganyar, juga ada Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kuningan, Makasar dan Pemerintah Kota Gorontalo.

Penghargaan itu juga berbarengan dengan penyelenggaraan Indonesia Internasional Smart City Expo dan Forum. Dalam kesempatan itu, Bachtiyar mengatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla berpesan smart city hakekatnya bukan hanya kotanya yang cerdas, namun kepala daerah harus cerdas. Apa artinya tehnologi tinggi, namun kepala daerahnya tidak cerdas. (hr)

Read More
_DSC8742

Di luar TMMD Sengkuyung Tahap II di Jatiroyo, Pemkab Karanganyar Gelontorkan Rp 400 Juta Untuk RTLH

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat melakukan pengecekan kesiapan pasukan dalam acara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II di Lapangan Desa Jatiroyo Kecamatan Jatipuro, Kamis(11/07/19)

Karanganyar – 11 Juli 2019

Diluar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler Sengkuyung Tahap II 2019 di Desa Jatiroyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar, Pemkab Karanganyar mengalokasikan Rp 400 juta untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Itu disampaikan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono seusai membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Adapun TMMD Sengkuyung tahap II di Desa Jatiroyo berlangsung mulai 11 Juli-8 Agustus 2019.

“TMMD merupakan program terpadu TNI dan Pemda yang bertujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah.

Dengan harapan kesejahteraan masyarakat daerah juga akan meningkat.

Selain itu ini dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membacakan sambutan dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Juliyatmono menambahkan, diluar dana APBD Jateng Rp 235 juta dan APBD Karanganyar Rp 300 juta yang menjadi sumber dana TMMD sengkuyung tahap II, Pemkab Karanganyar menambahkan Rp 400 juta untuk program RTLH.

“Per rumah Rp 10 juta, itu dari APBD 2019. Kita dorong di sini tuntas, terus dimana lagi tuntas,” katanya kepada Tim Liputan, Kamis (11/7/2019).

Ia berharap, dengan adanya TMMD dapat menyelesaikan persoalan pembangunan fisik maupun non fisik. “Setiap diselenggarakan TMMD di desa itu, desa itu harus lebih sejahtera,” terangnya.

Sementara itu Kades Jatiroyo, Naryo menyampaikan, di desa Jatiroyo totalnya ada sebanyak 52 RTLH. “Sumber dana 10 rumah rencananya masuk program TMMD, 40 dari APDB Karanganyar, dan 2 dari Dana Desa (DD).

Nanti berwujud barang. Pelaksanaannya masih menunggu dana,” terangnya. Terkait kondisi rumah, pihaknya masih akan melakukan verifikasi lagi terkait kelayakan rumah tersebut.

Selain RTLH, dalam TMMD tersebut juga dilaksanakan pembangunan sumur dalam yang memiliki kedalaman 100 meter.Naryo menuturkan, warganya masih membutuhkan sumur dalam untuk memenuhi kebutuhan air bersih. “Sehingga cakupan air bersih bisa 100 persen. Air bersih masih kurang. Saat ini ada 1 bak untuk 2 dusun. Rencana 1 bak untuk 1 dusun. Sumur dalam ada di Dusun Sambirejo,” ungkapnya.

Adapun selain RTLH dan sumur dalam, program fisik TMMD yang menjadi sasaran fisik yakni berupa pengecoran jalan sepanjang 800 meter, luas 3 meter dengan ketebalan 12 cm. Juga bak penampungan air serta pembuatan jamban 4 unit.(Ard/Adt)

Read More
liput

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN POLSEK COLOMADU

Peletakan batu pertama pembangunan Polsek Colomadu Oleh Bupati Karanganyar. Selasa,25 Juni 2019

COLOMADU.Pemkab Karanganyar menghibahkan Rp.4 miliar dari APBD untuk pembangunan Mapolsek Colomadu.

Sambutan Kapolres Karanganyar, AKBP. Catur Gatot Effendhi Menyampaikan bahwa

 “Peletakan batu pertama,semoga pembngunan ini mudah2an bisa membawa berkah bagi kita semua.”

Kpd Bupati Karanganyar yg telah menghibahka,Pembangunan ini ada 2 tahap

Pada Awal juli lt.1 dan tahap selanjutnya lt.2 dan kalau kita lihat designnya cukup megah,th.2019 ini akan bnyk pembangunan utk polres karanganyar ini,sekali  lg saya mohon doa restunya  sehingga pada saat  proses pembangunan bisa berjalan lancar semuanya dan Akan ada pembangunan selanjutnya seperti pemb.reskrim,pembngunan lantas, pembanguna barang bukti, salah satunya polsek colomadu ini dgn pembangunan nanti kiranya tipenya akan dinaikkan dr tipe sebelumnya, Selasa (25/6)

 

Sambutan Bupati, Juliyatmono

“Negara ini benar-benar disangga keamanan oleh TNI Polri,Untuk kualitas masyarakat  saya  cermati secara hukum,keamanan,terus meningkat, utk itu sinergitas utk selalu dikedepankan.Utk bangunan pasar colomadu rencana akan kami bangun,supaya segera tuntas semuanya,Kami juga tidak setuju kalau wilayah hukum polsek ini pindah di boyolali,harus tetap berada di karanganyar.Secara tertulis juga akan saya ajukan surat  kepada Kapolda.”

 

Perwakilan Polda Jateng menyampaikan bahwa

“Kami atas nama kepolisian indonesia mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang tinggi pada pemkab karanganyar yg telah bnyk menghibahkan utk pembangunan polres karanganyar.Seperti  pembangunan markas besar polres karanganyar,pembangunan reskrim, pembngunan lantas,pembngunan polsek colomadu dan selanjutnya pembangunan jaten.Semoga menjadikn manfaat bnyk bagi masyarakat. Semoga amal ini menjadikan amal ibadah dan Kapolda akan memberikan penghargaan kpd  Pemkab karanganyar telah bnyk berpartisipasi pada kepolisian karanganyar dalam menyediakan dan melengkapi sarana prasarana kepolisian di wilayah Karanganyar.”

 

Demikian Diskominfo (Ind/Dn/Ysf/Fj)

Read More
juliystmono1

Pemkab Karanganyar Undur PPDB SMP, Jadi 1 Juli 2019

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengundurkan pendaptaran SMP dari 13 Juni menjadi 1 Juli 2019

 

KARANGANYAR – 13 Juni 2019

Mencermati situasi di lapangan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah SMP di Karanganyar, Bupati Karanganyar menunda pendaftaraan yang sedianya mulai tanggal 13 Juni menjadi 1 Juli 2019. Sistem yang akan dipergunakan untuk penerimaan siswa di SMP pendekatan zonasi dan prestasi. Artinya siswa yang dekat sekaligus yang mempunyai nilai bagus.

“Sistemnya menggunakan online yang dibiayai Pemkab Karanganyar. Akan tetapi tetap menggunakan pendekatan Zonasi dan prestasi,” papar Juliyatmono saat memberikan pengarahaan bulan dana PMI di Rumah Dinas Bupati Kamis (13/06) dihadapan para kepala sekolah.

Dia mengatakan sistem yang dipergunakan yakni dengan cara ‘dhisik-dhisikan’ itu tidak benar. Apalagi harus menginap di depan sekolah menggunakan peralataan seperti bantal, termos dan lain sebagainya. Hal dikatakan setelah melihat pendaftaran di SMP 1 Tawangmangu Rabu malam yang sampai mendirikan terpal untuk mendaftar sekolah. “Dengan online semua bisa daftar dari rumah dan tidak perlu uyel-uyel di sekolahan,” imbuhnya.

Pihkanya meminta masyarakat tidak perlu kawatir tidak mendapatkan sekolah. Tugasnya pemerintah memberikan pelayanan pendidikan dan semua siswa didik akan tertampung. Misalnya kuota 250, ada kelebihan 50 nanti tetap akan ditampung. Jika perlu dibuatkan ruang kelas agar semua tertampung. Maksud dari pemerintah pusat tentang zonasi adalah ada sekolah favorit atau sekolah unggulan. Semua disamakan dan yang pandai di dekatkan dengan sekolah tersebut agar merata orang yang pandai tersebut. Namun orangnya tuanya terlihat ragi-ragu dengan sistem tersebut sehingga muncul daftar dengan cara ‘dhisik-dhisikan’. (hr/Adt)

Read More