IMG-20191202-WA0004

Wujudkan Pendidikan yang Berkualitas UT MOU Pemkab Karanganyar

Berita Acara MOU Rektor UT Surakarta dan Bupati Karanganyar

Karanganyar-

Untuk memajukan pendididikan yang berkualitas dalam rangka menghadapi era 4.0 Universitas Terbuka (UT) gelar Perjalinan dan pemantapan kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar, Senin (18/11/2019) bertempat di The Sunan Hotel Surakarta sekaligus dilakukan penandatanganan MOU kerjasama antara Bupati Karanganyar dengan Direktur Utama UT, , Dra. Yulia Budi Wati, M.Si.

Dalam arahan Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Pemkab ikut mensupport untuk menyiapkan SDM yang unggul parameternya adalah pendidikan yg berkualitas.

“ UT terus berkembang dalam memajukan pendidikan, terlebih sekarang memasuki era 4.0 yang membuat keterkejutan semua pihak yang semuanya serba canggih, cepat, sistemati, data semua mengandalkan aplikasi, “ tuturnya.

Pada Kesempatan tersebut di lakukan penandatanganan kesepakatan bersama UT dengan Stikes widya dharma klaten dan bagian hukum UNS.

Demikian Diskominfo (dn/ind/jn).

 

Read More
WhatsApp Image 2019-11-16 at 17.02.59

Pemkab Karanganyar Tak Mampu Jebol Kandang Mattra Legend Kebakkramat

Bupati Karanganyar, Juliyatmono tengah mengumpan bola ke tengah Lapangan dalam laga persahabatan Pemkab Karaganyar dengan Mattra Legend di Lapangan Kebakkramat

 

KARANGANYAR – 16 November 2019

Pertandingan persahabatan kesebalasan Pemkab Karanganyar dengan Mattra Legend Kebakkramat berlangsung seru. Pertandingan persahabatan dalam rangka mengisi jeda Mattra Cup 2019 tersebut diisi oleh punggawa-punggawa top. Di kesebelasan Pemkab dipimpin oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Dandim 0727, Letkol Inf Amin Andi Latama dan anggota dewan Anung Marwoko, Tony Hatmoko dan Direktur PDAM, Prihanto. Sementara dari kesebalasan Mattra Legend dikomandoi oleh Bagus Selo yang juga Ketua DPRD Karanganyar.

Sejak awal pertandingan, laga persahabatan berlangsung seru. Berkali-kali serangan Pemkab dapat dikandaskan oleh pemain bertahan Mattra Legend. Setidaknya ada 8 kali peluang yang dimiliki Bupati Karanganyar dan Dandim 0727 Karanganyar tidak mampu membuat jebol gawang lawan. Sebaliknya, Mattra Legend juga berusaha menyerang namun juga kandas di pertahanan Pemkab Karanganyar.

Sampai peluit tanda berakhirnya sepak bola yang dibunyikan wasit tidak mampu merubah keadaan. Sekor tetap kacamata kosong-kosong. (hr/Adt)

Read More

Pemkab Karanganyar Gelar Upacara HKN ke 55

 

Karanganyar- Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Upacara dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Selasa (12/11/2019)

Upacara HKN yang dilaksanakan di halaman DPRD Karanganyar ini bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono diikuti Wabup, Forkopimda, DKK, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, PMI serta pelajar.

Amanat Kementerian Kesehatan RI yang dibacakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono  menekankan bahwa semangat hidup sehat, cinta sehat menggelora kita semua dan masyarakat Kabupaten Karanganyar pada umumnya.

“Urusan kesehatan adalah urusan wajib yang harus dikelola pemerintah sebagai tanggung jawab kita terhadap pelayanan kesehatan pada masyarakat,oleh karena kita pemerintah menaruh harapan dan mempercayakan kepada dinas kesehatan,puskesmas-puskesmas untuk menunaikan tugas dengan penuh semangat dan pengabdian yang tinggi, “ tuturnya.

Demikian Diskominfo (ind/dn/jn).

Read More

Pemkab Karanganyar gelar Sosialisasi Manajemen Perpustakaan

Karanganyar,
Pemkab Karanganyar menggelar
sosialisasi manajemen literasi informasi dan literasi digital di era 4.0 bagi generasi milenial di halaman Dinas arsip dan perpustakaan Karanganyar, Senin (11/11/2019). Diharapkan dari kegiatan ini mampu mendorong perkembangan literasi di Kabupaten Karanganyar

Dalam talkshow tersebut dihadiri Sekda Karanganyar Sutarno serta sejumah pustakawan sekolah di Kabupaten Karanganyar.

Menurut Sekda Karanganyar, Sutarno pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai institusi pengelola karya tulis, karya cetak dan karya rekam dengan sistem yang baku perlu mendapat perhatian penuh untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian serta pelestarian informasi dan rekreasi bagi pemustaka. Apalagi saat ini teknologi literasi dan informasi berkembang dengan pesat.

“Saat ini kita telah memasuki era 4.0 sehingga informasi, administrasi semua serba cepat dan data serba sistematis,”katanya.

Ditambahkannya di era digital dan kemajuan teknologi informasi, menuntut peran masyarakat untuk lebih cerdas memilih dan memilah informasi yang baik dan tepat. Pemkab Karanganyar terus mendorong literasi digital dan pemanfaatannya. Karena hal ini sesuai dengan visi misinya yakni menciptakan kota cerdas atau smartcity.

“Kemajuan teknologi informasi dan digital literasi harus didukung dengan kemampuan menggunakan perangkat digital baik aplikasi sehingga mampu memberi manfaat di berbagai sektor,”tambahnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_0519

DPRD Pemalang Dan Kudus Banyak Belajar Dari Pemkab Karanganyar

 

Karanganyar – 30 Oktober 2019

Anggota Dewan Perwerwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pemalang Dan Kudus sambangai Kabupaten Karanganyar guna belajar banyak hal. Kunjungan kerja kali ini diterima langsung oleh Asisten I Bupati Karanganyar bidang Pemerintahan Drs. Bachtiar Syarief, Rabu(30/10/19).

Kedatangan anggota DPRD Kab Pemalang juga diikuti oleh pengurus Baznasda Kab. Pemalang yang juga sekaligus inginbanyak belajar dengan Baznas Kab. Karanganyar yang belum lama ini menerima penghargaan Baznas award terbaik se Jawa Tengah.

Khodiri. S.Ag selaku pimpinan rombongan dari DPRD dan Baznasda Kab Pemalang sampaikan bahwa secara geografis Pemalang lebih luas dari pada Karanganyar, namun mereka iri lantaran belum bisa maju seperti Kabupaten yang lain yang geografisnya lebih kecil seperti Karanganyar ini, tuturnya.

“ kami punya laut, ada gunung juga, lahan persawahan pun juga banyak. Tapi kami belum mampu menggarapnya dengan baik untuk mendapatkan pendapatan yang luar biasa seperti Karanganyar ini, makanya kami agendakan kunjungan ke Kabupaten Karanganyar guna belajar disini “, jelas Khodiri.

Bahkan kedatangan pengurus Baznasda kami juga ingin banyak belajar bagaimana memanagemen dengan baik agar bisa menjadi yang terbaik di Jateng juga. “ kan Karanganyar predkatnya baznas terbaik se Jateng saat ini”, imbuhnya.

Lain halnya dengan DPRD dan Pengurus Baznasda Kab. Pemalang, DPRD Kab. Kudus sampaikan maksud tujan singgah di Karanganyar ini lantaran ingin belajar banyak hal dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar perihal pelaksanaan Pilkades serentak.

“ Kalau berbicara secara geografis Kab. Kudus ini sangat kecil dibanding Karanganyar dan Pemalang, Kudus hanya ada 9 Kecamatan “, jelas Hj. Sutedjo pimpinan rombongan komisi A DPRD Kab. Kudus.

“ November ini Kudus akan selenggarakan Pilkades serentak, kami ingin belajar banyak dari Kabupaten Karanganyar yang kemarin sudah berhasil Pilkades serentak pula dengan baik pelaksanaannya “, ujarnya.

Dua maksud dan tujuan yang disampaikan perwakilan rombongan diterima dengan baik oleh Pemerintah Kab. Karanganyar yang diwakili oleh Asiaten I bidang Pemerintahan. “ kami hadirkan semua OPD terkait, monggo nanti silahkan bertanya sendiri agar lebih jelas “, jelas Bachtiar.

Kami menerima dengantangan terbuka bagi Kabupaten mana saja yang hendak belajar di Bumi Intanpari ini, imbuhnya.(Ard/TGr)

Read More
WhatsApp Image 2019-10-18 at 13.14.43 (4)

Pemkab Karanganyar Bantu Kesulitan Pengungsi Wamena

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan bantuan kepada para pengungsi wamena dari Karanganyar

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan membantu memfasilitasi kebutuhan warganya yang mengungsi pasca terjadinya kerusuhan di Wamena Papua. Dari data yang dihimpun Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar, gelombang kepulangan pengungsi warga Karanganyar dari Wamena Papua sejak awal hingga pertengahan November 2019, tercatat ada sebanyak 20 KK atau 39 jiwa.

Mereka pulang ke kampung halaman secara bertahap menggunakan Pesawat Hercules milik TNI AU dan ada beberapa yang pulang secara mandiri menggunakan pesawat komersial, baik difasilitasi Pemkab Karanganyar  maupun dengan biaya sendiri. Dinsos Karanganyar mengundang perwakilan pengungsi tersebut untuk menyampaikan keinginannya kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (16/10) malam.

Kepala Dinsos Karanganyar, Agus Heri Bindarto menyampaikan, melalui pertemuan ini, pihaknya berusaha memfasilitasi kebutuhan para pengungsi terutama yang anaknya ingin sekolah di Karanganyar. Selain itu juga soal arsip kependudukan dan pelatihan usaha. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disdikbud, Disdukcapil, BKPSDM, Disdagnakerkop UKM dan DKK Karanganyar untuk mengakomodir kebutuhan para pengungsi. “Beberapa hari lalu sudah dirapatkan. Dari 20 KK atau 39 jiwa itu ada yang bekerja sebagai PNS, masih sekolah (SD dan SMP), pedagang, ojek, bengkel, sopir dan lainnya. Ini menyerap aspirasi dari mereka, inginnya seperti apa. Saat saya tanya beberapa ada yang tidak ingin kembali dan ada yang ingin kembali,” ungkap Agus Heri Bindarto.

Salah satu pengungsi dari Dusun Kauman, Desa Kragan Kecamatan Gondangrejo, Sarmin mengaku sudah tinggal di Wamena hampir 29 tahun. Awal mula Sarmin memulai usaha jual beli pakaian, namun lambat laun ia beralih profesi menjadi tukang ojek. Ia memutuskan untuk pulang ke Karanganyar dikarenakan kondisi perekonomian di Wamena belum normal kembali. “Selasa (14/10) tiba di Jogja. Kalau tidak bisa beraktivitas seperti biasanya sama saja, pengeluaran juga besar. Barang-barang saya lelang, ada motor, perabotan dan televisi. Dapatnya hanya sekitar Rp 5,9 juta, itu untuk ongkos pulang,” terangnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, saat ini didata dulu apa yang menjadi kebutuhan orang perorang, tadi ada yang menyampaikan kebutuhan pendidikan untuk anaknya, kehilangan pekerjaan dan lainnya. “Kita dekati lewat persoalan masing-masing. Sementara ini kita santuni, sambil masalahnya kita atasi pelan-pelan,” ungkapnya.

Mengingat masih ada warga Karanganyar yang masih berada di Wamena, Pemkab Karanganyar siap memfasilitasi para pengungsi yang ingin pulang dari Wamena atau kembali ke Wamena “Kalau ingin kembali ke sana (Wamena) kita biayai. Selain itu ada beberapa yang di sana, kalau sudah teridentifikasi semua, kita fasilitasi untuk pemulangan,” pungkas Juliyatmono. (hr/adt)

Read More
IMG-20190919-WA0020

Dukung produktivitas petani tembakau, Pemkab Karanganyar siapkan bantuan pompa air dan sumur pantek

Sambutan Bupati Karanganyar diwakili Oleh Asisten II Siti Maesyaroch

Karanganyar

Pemkab Karanganyar akan menyiapkan bantuan pompa air dan sumur pantek bagi petani tembakau di desa Bolon kecamatan Colomadu. Hal ini untuk membantu petani dalam peningkatan produksi tembakau.

Para petani tembakau di desa Bolon melakukan panen tembakau. Para petani sendiri mengaku cukup puas dengan hasil panen tembakau.

Salah satu petani, Sumarno mengatakan untuk biaya produksi penanaman tembakau sekitar 30 juta perhektar. Sementara untuk hasil panen bervariasi tiap petani tergantung cuaca.

“Kalau cuaca baik petani tembakau dapat mengantongi untung 20-25 juta per hektar,”tuturnya.

Pihak petani juga mengapresiasi akan disiapkan pompa air dan sumur pantek. Meski hasil tembakau cukup baik di musim kemarau namun petani tetap membutuhkan air untuk tanaman tembakau.

“Kami berterima kasih atas akan diadakannya pompa air dan sumur pantek,”katanya.

Sementara Mulyanto, Kades Bolon mengatakan panen tembakau merupakan kegiatan rutin petani tembakau setempat. Pihaknya sendiri berharap tembakau tetap menjadi komoditas unggulan.

“Semoga harga dan hasil panen tetap bagus karena turut andil dalam peningkatan kesejahteraan petani tembakau di desa Bolon,”jelasnya.

Terpisah Siti Maesaroh, Asisten Pembangunan Setda Karanganyar mewakili Bupati mengatakan pihaknya berharap hasil pertanian tembakau tetap bagus. Petani juga diminta untuk melaporkan luas area untuk penanaman tembakau supaya mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

“Semakin luas dan hasilnya bagus, maka petani tembakau juga bisa mendapatkan bantuan dana bagi hasil cukai tembakau semakin besar. Semoga dapat menjadi stimulan untuk peningkatan produksi tembakau,ujarnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_2952-3

Jersey Baru, Pemkab Karanganyar Menang Tipis Atas ASM Mojogedang

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melakukan tendangan ke gawang tim ASM Mojogedang di Lapangan Desa Mojogedang

Karanganyar – 6 September 2019

Pemkab Karanganyar menjalin silaturahmi dengan Tim ASM Mojogedang melalui pertandingan persahabatan sepak bola di Lapangan  Desa Mojogedang, Jumat (6/9). Pertandingan ini sebagai laga selingan Turnamen Sepak Bola Mojogedang Cup II 2019.

Bapak Bupati Karanganyar, serta putra semata wayangnya Ilyas juga Kadisparpora Titis Srijawoto ikut bermain dalam laga eksibisi ini. Laga di babak pertama berjalan cukup menarik, tim Pemkab Karanganyar dibikin kuwalahan di babak pertama karena tim ASM Mojogedang bermain cukup ngotot.

Tim Pemkab yang juga diperkuat Toni Hatmoko anggota Dewan dari fraksi partai PKB ini menyuguhkan skema yang luar biasa. Babak pertama benar-benar menjadi permainan yang cukup sengit oleh kedua tim. Sore itu menjadi panggung unjuk kebolehan para pemain Pemkab Karanganyar dan juga ASM Mojogedang dalam memamerkan aksi-aksi brilian dan membuat penonton antusias menyaksikan pertandingan. Serangan demi serangan terus dilancarkan kedua tim hingga menjelang akhir babak pertama. Namun belum ada gol yang tercipta ke gawang kedua tim.

Perubahan pemain dilakukan oleh kedua tim baik Pemkab Karanganyar maupun Perangkat Desa Mojogedang. Mengawali babak kedua dengan skor 0-0 membuat tim Pemkab Karanganyar bermain lebih terbuka untuk berupaya menciptakan gol. Terbukti di babak kedua, pertahanan tim ASM Mojogedang dibuat kocar-kacir. Namun lagi-lagi pertahanan tim ASM Mojogedang yang kuat mematahkan berbagai serangan yang diluncurkan Pemkab Karanganyar. Hingga Bupati Karanganyar Juliyatmono hampir putus asa karena sulit menciptakan gol.

Setelah beberapa menit babak kedua berjalan akhirnya Tim Pemkab Karanganyar memecahkan kebuntuan melalui aksi Bupati Karanganyar yang terus berusaha hingga memberikan asist yang cukup brilian sehingga dengan mudah Arif Wahyu Wanthoex salah satu pemain Pemkab Karanganyar menendang bola ke pojok gawang lawan dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keuunggulanTim Pemkab Karanganyar atas tim ASM Mojogedang. Tim ASM Mojogedang tidak tinggal diam setelah kebobolan, upaya untuk menyamakan kedudukan terus dilakukan, namun hingga peluit panjang ditiupkan tim ASM Mojogedang tidak bisa menciptakan gol karena rapatnya pertahanan Tim Pemkab Karanganyar dan pertandingan ditutup dengan hasil 1-0 untuk kemenangan tim Pemkab Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang turut bermain di babak kedua menyampaikan kepada masyarakat Desa Mojogedang bahwa pertandingan persahabatan ini akan mempererat silaturahmi antar kedua tim dan tentunya dapat mengajak warga masyarakat untuk membudayakan hidup sehat dengan berolahraga. Bupati Karanganyar akan memberikan hadiah berupa 2 kambing kepada warga yang menyaksikan laga grand final Mojogedang Cup II pada Sabtu, 7 September 2019.

Demikian Diskominfo (Ard/Tgr/Wk)

Read More
DSC_3093-1

Pertandingan Persahabatan Sepak Bola Pemkab Karanganyar Dengan Tim ASM Mojogedang

Read More
DSC_1975

Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Karanganyar Gelar Lomba Kreativitas Anak

 

Bupati Karanganyar memberikan sambutan dan bernyanyi bersama anak-anak peserta Lomba Kreativitas di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (27/08)

KARANGANYAR – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Pemkab Karanganyar gelar lomba kreativitas anak PAUD dan TK yang di selenggarakan di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (27/08).

Dalam laporan kegiatan,  Agus Hariyanto selaku sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar menyampaikan, kegiatan yang diikuti 306 peserta dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar ini bermaksud untuk memberikan kesempatan kepada anak untuk berkreasi, meningkatkan kreativitas, minat dan bakat serta melatih kompetensi anak agar menjadi anak berbakat, cerdas, terampil dan mandiri.

adapun lomba yang diselenggarakan meliputi menggambar dengan krayon, menempel bentuk geometri, meronce manik-manik, menangkap ikan, lari mengambil bola serta mengelompokkan biji-bijian sesuai jenisnya untuk anak KB, sedangkan untuk TK lomba menyanyi, bercerita, gerak dan lagu, memasukkan bola dalam keranjang, serta estafet bendera.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan PAUD dan TK harus dibuat seceria mungkin dan menyenangkan, sehingga ketika anak memasuki Sekolah Dasar dapat menjadi harapan bangsa.

“Semoga semuanya menjadi anak-anak yang kreatif, selalu menjadi kebanggaan. dengan adanya lomba ini semoga bakat dan kreativitas anak dapat tersalurkan dengan baik,” harapnya.

 

Demikian DISKOMINFO (In/Dn/Mei ).

Read More