WhatsApp Image 2020-09-17 at 10.43.51

Pemkab Karanganyar Raih Penghargaan Natamukti Award 2020

Sekda Sutarno dan Kepala Dinas Kominfo, Sujarno mengikuti Natamukti Award 2020 yang diselenggarakan oleh ICSB

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memperoleh penghargaan Natamukti Award 2020 dari Council for Small Bisnis (ICSB) . Penghargaan itu diperoleh karena Karanganyar memberikan akses kepada UMKM untuk pemasaran baik secara nasional dan Internasional. Penghargaan itu diberikan secara virtual dan dihadiri oleh Sekda Karanganyar, Sutarno dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sujarno di ruang SIC Diskominfo, (17/09).

Dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh ICSB kepada sejumlah daerah. Penghargaan ini menjadi daerah lebih bersemangat untuk mempromosikan UKM masing-masing daerah. “Penghargaan ini memberi semangat dan motivasi untuk pengembangkan wilayah masing-masing, Potensi ekonomi negara kita sangat besar dan sebagian besar UKMK,” ujar Teten Masduki

Teten mangakui saat ini semua sedang menghadapi masalah berat yakni covid 19. Namun demikian, pemerintah berusaha terus untuk mencari solusi agar UMKM tetap bertahan. Pihaknya menyarankan UMKM untuk melakukan inovasi dan menggunakan proses kreatif agar bertahan di masa sulit saat ini. “Kami sudah berkomitmen dengan BUMN, jika ada pengadaan di bawah Rp 14 miliar bisa diserahkan ke UMKM agar tetap bisa berjaya,” imbuhnya. (hr/angga)

Read More
DSC_3070

Pemkab Karanganyar Mendampingi Anak Korban KDRT Warga Kebak, Kebakkramat

Read More
WhatsApp Image 2020-08-09 at 11.50.44

Pemkab Karanganyar Akan Bantu Promosi Beras Organik

Peluncuran 8 ton beras organik ke Jakarta dilakukan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Rumah Organik Indonesia (ROI) Bejen, Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan membantu promosi beras organik dari Bumi Intanpari. Sebab keluhan yang muncul selama ini kendalanya ada di pemasaraan. Untuk produksi Kabupaten Karanganyar sudah mencukupi namun dari sisi penjualan masih ada kendala.

“Pemkab Karanganyar akan menjadi juru promosi beras organik di Karanganyar. Sebab ini beras dengan kualitas baik dan sehat. Di era covid 19 seperti ini yang dibutuhkan adalah beras yang sehat dan menyehatkan sehingga beras organik ini sangat cocok menjawab pendemi saat ini,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam Peluncuran Perdana Pemasaran Beras Organik di rumah organik indonesia (ROI), Di Green Resto, Bejen, Karanganyar Kota.

Bupati Karanganyar menambahkan pekerjaan pertanian beras organik ini memang butuh keseriusaan. Jika petani sregeep dan setia dengan pertanian maka produksi gabah masih baik. problemnya ada di pemasaran yang tidak gencar. Organisasi PBB dibidang pangan FAO mempredeksi ke depan akan ada krisis pangan. “Pengiriman 8 ton beras organik ke Jakarta ini menjadi momen untuk mempromosikan beras organik dengan baik.  Yang jelas, dalam pertanian butuh konsisten dan terus menerus. Pemkab siap membantu bidang promosi,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bupati Karanganyar mendorong petani Karanganyar agar beralih ke sistem pertanian organik. Menurut bupati, hasil pertanian dengan sistem organik ini, jauh lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan pertanian non organik.  Menurut bupati, pangsa pasar beras oranik ini, sangat terbuka lebar di daerah perkotaan. Pasalnya menurut orang nomor satu di Karanganyar tersebut, saat ini, ditengah pandemi Covid-19, masyarakat secara umum, membutuhkan sumber makanan yang sehat.

“ Ini merupakan salah satu upaya mendorong dan menggeliatkan  para petani kita agar beralih ke organik. Melalui rumah organik, padi yang dihasilkan akan dipasarkan ke sejumlah daerah dengan hasil yaag cukup menjanjikan,” terang bupati.

Sementara, Direktur Utama Rumah Organik Indonesia (ROI) Jularso, menyampaikan, pangsa pasar beras organik ini merupakan kelas menengah untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Beras organik yang paling banyak dibutuhkan, ungkapnya, merupakan beras untuk kesehatan, seperti beras merah, beras hitam dan beras coklat. “ Kita mengambil segmen  pasar khusus. Untuk memenuhi target permintaan sebanyak 20 ton per bulan, saat ini sudah kita kondisikan.  Kita akan atur pola tanam dan  menjalin kerjasma dengan BUMDes untuk menyesuaikan permintaan dari Jakarta,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2020-07-07 at 08.46.29

Mata Trans Sumbang 100 Face Shield ke Pemkab Karanganyar

Perusahaan Otobus Mata Trans memberikan bantuan face shield kepada Pemkab Karanganyar guna mencegah covid 19

 

KARANGANYAR – Peduli pemutusan rantai penyebaran covid 19, Perusahaan Otobus Mata Trans memberikan sumbangan 100 Face Shield kepada Pemkab Karanganyar. Sumbangan itu diharapkan dapat mencegah virus corona di Bumi Intanpari. Penyerahaan dilaksanakan di ruang melati Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (07/07).

“Kami menyambut baik langkah Pemkab Karanganyar untuk membuka kembali tempat-tempat wisata. Hal ini memberikan angin segar bagi usaha Transportasi untuk kembali bangkit usai pandemi covid 19,” papar Direktur Mata Trans, Sukamdi saat memberikan sambutan.

Dia menambahkan dalam masa pandemi covid 19, sektor transportasi memang sangat terdampak. Sebab sudah tidak ada lagi perjalanan wisata karena semua orang diam di rumah. Namun demikian, seiring dibukanya tempat wisata, pihaknya berharap sektor transportasi dapat kembali tumbuh.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan atas nama pemkab Karanganyar menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas bantuan Face Shield untuk masyarakat. Kepedulian dari Mata Trans sangat membantu untuk mencegah covid 19. Pihaknya berharap dengan dibukanya kembali objek wisata di Kabupaten Karanganyar sektor transportasi juga akan kembali bangkit. “Saya berharap semua dari kita saling mengingatkan untuk menggunakan masker. Kemudian mencuci tangan dengan air mengalir karena hal itulah yang dapat mencegah penyebaran virus covid 19,” tambahnya. Diskominfo (Dnk/Ind)

Read More
IMG-20200703-WA0030

Pemkab Karanganyar Terima Bantuan KIT Jogo Tonggo DPRD Propinsi Jawa Tengah

KARANGANYAR – Acara penyerahan dan pendistribusian KIT Jogo Tonggo dari DPRD Propinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Karanganyar, Jumat (03/07/20).
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto atas nama Pemkab Karanganyar mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh DPRD Propinsi Jawa Tengah untuk menangani masalah covid-19 di Kabupaten Karanganyar.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat Karanganyar dan semoga masalah covid-19 yang ada di Karanganyar dapat ditangani dengan baik sehingga bisa kembali ke zona zero lagi”, ungkapnya.
Dengan memasuki new normal diharapkan masyarakat karanganyar tetap mematuhi protokol kesehatan, tambahnya.
KIT Jogo Tonggo yang merupakan salah satu program Gubernur Jawa Tengah memberikan 1000 masker untuk 1 desa, 1000 sarung tangan, 10 pasang sepatu boot, 50 liter handsanitizer, 500 liter disinfektan, Sprayer dan juga Alat Pelindung Diri. Diskominfo (in&an)

Read More
IMG-20200619-WA0016

Wujudkan Pemutakhiran Data PBB-P2, Pemkab Karanganyar MOU Kantor Pertanahan

Kominfo

Penandatangan kesepakatan bersama Pemkab dan Kantor Pertanahan Karanganyar, Jum’at (19/6).

KARANGANYAR- Kantor Pertanahan Karanganyar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dalam rangka mewujudkan pengintegrasian dan pemutakhiran data pendaftaran tanah dengan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

Penandatanganan kesepakatan bersama terkait tentang bidang pertanahan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono  dan Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar, Anton Jumantoro dilakukan di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (19/6) pagi.

Bupati menyambut baik kerjasama tersebut dan mendukung guna meningkatkan pelayanan administrasi bidang pertanahan. Diharapkan semoga kerjasama ini memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat.

“Berikan pelayanan terbaik, perlu pendekatan non formal yang baik dan jelas. Semoga sinergi ini membwa keberkahan,”pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar, Anton Jumantoro mengatakan perjanjian kerjasama ini meliputi penyediaan data dan informasi peralihan/pemberian hak atas tanah, pemberian validasi host to host pada Bea Perolehan hak Tanah dan Bangunan, data dan informasi PBB-P2, Bea Perolehan Hak Atas Tanah serta data pemanfaatan  pemutakhiran dan Zona Nilai Tanah (ZNT).

“Semoga dengan pengintegrasian dan pemutakhiran data akan lebih mempercepat pelayanan ke masyarakat,”harapnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
WhatsApp Image 2020-04-27 at 14.42.20 (1)

Pengelolaan Keuangan TA 2019 Pemkab Karanganyar Dinilai WTP oleh BPK

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo melakukan tanda tangan Laporan hasil pemeriksaan keuangan dari BPK Perwakilan Jawa Tengah

 

 

KARANGANYAR – Kabupaten Karanganyar kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Perwakilan Jawa Tengah dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.  Predikat itu diberikan setelah BPK melakukan pemeriksaan keuangan kepada Pemkab Karanganyar dan Pemkab Blora. Harapannya, dengan pemeriksaan laporan keuangan ini pemerintah daerah terus meningkatkan kinerjanya.

“Pemeriksaaan tidak ada yang kami kurangi tetap sesuai dengan standar keuangan negara. Diantarana kesesuaian standar keuangan pemerintahan, kecukupan penerapaan, kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan efektivitas kinerja pemerintahaan,” papar Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, Ayub Amali dalam video conference dengan Pemkab Karanganyar dan Blora, 27 April 2020.

Dia menambahkan dengan adanya wabah covid 19, juga berdampak pada metode pemeriksaan. Jika sebelumnya full di lapangan, namun saat ini sebagai menggunakan metode audio visual.  Namun, karena Karanganyar pada awal-awal sudah menyerahkan sehingga di Kabupaten tersebut masih dipergunakan metode lapangan dan sebagian audiovisual. “Sekali lagi, pemeriksaan keuangan tidak ada yang kami kurangi. Sesuai menggunakan standar keuangan pemerintah,” tandasnya.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo mengucapkan terima kasih yang telah memberikan penghargaan dengan predikat wajar tanpa pengecualian. Hal ini menjadi penting karena mencermikan kinerja pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang transparan, akuntabel dan profesional. “Selamat kepada Pemkab Karanganyar yang kembali mempertahankan WTP ke 6 kali berturut-turut dalam pengelolan keuangan 2019. Tanpa dukungan masyarakat, mustahil kita mendapatkan penghargaan tersebut,” papar Bagus Selo.

Jika ada catatan dari BPK, Bagus Selo meminta pemerintah daerah untuk menindaklanjuti perbaikannya. Sehingga pengelolaan lebih akuntabel dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Marilah kita berdoa, agar virus covid 19 segera berakhir. Agar kegiatan masyarakat dan pemerintah segera pulih kembali,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak bersyukur kepada Allah ditengah Pandemi covid 19 masih diperkenakan mengadakan acara ini. Pihaknya berharap covid 19 segera berakhir dan pergi selama-lamanya. Bupati mengucapkan terima kasih kepada BPK yang telah memeriksa keuangan dari Pemkab Karanganyar. “Alhamdulilah kami masih mampu mempertahankan WTP dan catatan yang ada akan kami tindaklanjuti. Opini memberikan kami semangat untuk terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Karanganyar,” ungkap Juliyatmono. (hr)

Read More
IMG-20200407-WA0017

Pemkab Karanganyar Launching Aplikasi Pendataan Pemudik

Read More
IMG20200407100512

Pantau Kedatangan Pemudik, Pemkab Karanganyar Launching Aplikasi Pendataan Pemudik

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wabup Rober Christanto saat memberi keterangan kepada awak media terkait aplikasi pendataan pemudik, Selasa (7/4).

Karanganyar,
Bupati meluncurkan aplikasi pendataan pemudik di Ruang Melati Rumah Dinas Bupati Karanganyar,
Selasa (7/4/2020). Aplikasi ini dapat dipantau melalui gadget masing-masing untuk memantau kedatangan para pemudik asal Karanganyar.

Untuk memantau para pemudik dan mengantisipasi persebaran virus covid 19, Pemkab Karanganyar melaunching aplikasi pendataan pemudik. Melalui aplikasi ini nantinya jumlah para kedatangan warga perantauan dapat terpantau dengan cepat.

Bupati Karanganyar mengatakan pemudik asal Karanganyar diperkirakan mencapai 11 ribu orang. Pihak Pemkab sendiri akan melibatkan para RT/RW sehingga jumlah pemudik dapat terpantau dan terdata dengan cepat.

“Melalui aplikasi ini pihak RT/RW dapat melaporkan dengan segera warga perantauan yang kembali ke rumah. Sehingga nantinya jumlah pemudik dapat terpantau tiap waktunya,”katanya.

Ditambahkan Bupati pihaknya berharap warga perantauan asal Karanganyar dapat menunda terlebih dulu kepulangannya. Karena hal tersebut dapat memutus persebaran virus covid 19. Namun untuk pemudik yang telah terlanjur kembali ke rumah, diminta untuk karantina mandiri di rumah masing-masing selama dua pekan.

“Tunda dulu pulang ke kampung halaman agar persebaran virus covid 19 dapat dicegah,”ujarnya.

Sementara untuk para pemudik tersebar di wilayah Kecamatan Jumantono, Jumapolo, Jatipuro dan Jatiyoso, Jenawi dan Mojogedang. Dari wilayah tersebut Jatiyoso merupakan penyumbang terbesar pemudik asal Karanganyar.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_3284

Pemkab Karanganyar Bagikan 500 Nasi Kotak Setiap Hari

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat membagikan nasi kotak gratis dari Pemrintah Kabupaten Karanganyar bagi para driver ojek online ditengah pandemi wabah virus corona, Kamis(2/04/20)

Karanganyar – 02 April 2020

Ditengah mewabahnya virus covid-19 corona di Indonesia, dampak paling signifikan adalah dari sisi ekonomi. Hampir semua elemen merasakan hal tersebut, mulai dari pengusaha bahakan sampai para driver ojek online.

Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Karanganyar bertindak cepat untuk menangani dampak tersebut. Sebanyak 500 dus nasi kotak akan dibagikan secara gratis oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar di siang hari. Nasi kotak ini dibagikan secara gratis kepada para driver Ojek Online dan tukang becak yang masih dengan gigih teteap bekerja mencari nafkah disaat maraknya wabah virus corona ini, Kamis(02/04/20).

“ Sebanyak 500 dus nasi kotak ini setiap siang akan kami siapkan dan dibagikan gratis kepada para driver Ojek Online dan tukang becak atau siapa saja yang mau. Intinya Pemerintah hanya membantu disaat pendemi seperti ini dan banyak warung makan yang tidak buka “. Jelas Bupati Juliyatmono.

Untuk membantu perekonomian masyaraktnya, Bupati Juliyatmono juga menjelaskan akan menggilir pemesanan nasi kotak ini ke tiap-tiap UMKM jadi biar rejekinya merata. Pemerintah bisa membantu semuanya.

Kapolres Karanganyar Leganek Mawardi yang juga ikut turun dalam pembagian nasi kotak mengaku dari Kapolres juga akan mengagendakan hal serupa, agar bisa bersinergi dengan Pemerintah membantu perekonomian masyarakat.

“ Kami juga akan membagikan nasi kotak setiap harinya, sama dengan pak Bupati yang setiap hari membagikan nasi kotak. Dan kamipun juga akan memesan nasi kotak ini ke UMKM dan digilir juga agar merata “. Jelas Kapolres Karanganyar.

Melalui kegiatan ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono menghimbau agar ditengah pendemi wabah virus corona ini warung makan atau rumah makan tetap buka dan hanya melayani pemesanan via online saja. Agar rumah makan tersebut teteap mendapat penghasilan, selain itu para driver ojek online juga tetap bisa bekerja mencari nafkah memalui pesan antar makanan via online GoFood atau Grab Food.(Ard/Adt)

Read More