DSC_0034 copy

Registrasi e-PUPNS Sudah Mencapai 11.200 PNS

Salah satu PNS di Pemkab Karanganyar saat registrasi e-PUPNS, Selasa (29/09) pagi

Salah satu PNS di Pemkab Karanganyar saat registrasi e-PUPNS, Selasa (29/09) pagi

Karanganyar, Selasa (29/09/2015)
Registrasi Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) secara elektronik tahun 2015 di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sudah mencapai 11.200 PNS per hari ini.
Penyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar Siswanto, Selasa (29/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, saat acara Sosialisasi Peraturan Di Bidang Kepegawaian.

“Dari angka tersebut masih terdapat 264 orang yang belum mendaftar dari jumlah total 11.464 PNS,” kata Siswanto.

Yang belum bisa registrasi mengalami kendala seperti pindah pegawai ke Kabupaten Karanganyar, namun status masih unit organisasi lama, jadi tidak bisa registrasi.

“Adapula kelompok perpanjangan 56 tahun sampai 58 tahun ternyata Sistem Informasi Kepegawaian dan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SIMPEG SAPK) belum diperbaharui. Kita sudah kirim surat ke BKN untuk disesuaikan,” katanya.

Target dari BKD, akhir September ini registrasi sudah selesai. Sedangkan mulai Oktober mulai memasukan data pegawai.

Dia juga menjelaskan, pengisian PUPNS sangat erat dengan Kenaikan Pangkat (KP) Otomatis yang akan dibuat oleh BKN secara online. Dengan demikian disana sudah ada data kepegawaian masing-masing pegawai.

“Tinggal dilakukan pengecekan data sampai muncul persetujuan teknis kenaikan pangkat otomatis,” katanya.

Sedangkan data fisik e-PUPNS harus dipenuhi sebab nanti akan di scan, kemudian akan disimpan di data BKD, sehingga data masing-masing pegawai tersimpan.pd

Read More
Resize of DSC_0113

Kota Layak HAM; Strategi Meningkatkan Penegakan HAM di Daerah

Foto Bareng Jajaran Eksekutif Pemkab Karanganyar Bersama Komisioner dari Komnas HAM

Foto Bareng Jajaran Eksekutif Pemkab Karanganyar Bersama Komisioner dari Komnas HAM

Hak asasi manusia (HAM) merupakan merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia, bersifat universal dan langgeng, oleh karena itu harus dilindungi, dihormati, dipertahankan, dan tidak boleh diabaikan, dikurangi, atau dirampas oleh siapapun. Mengingat pentingnya persoalan HAM, maka dewasan ini perhatian terhadap penegakan HAM begitu tinggi, ini dapat sebagai indikator bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dan cerdas.

Untuk konsen dengan issue tersebut, baru-baru ini Pemkab. Karanganyar mendapat kunjungan kerja dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pusat (Jum’at, 11/15). Dipimpin langsung oleh ketua komisioner, Nur Kholis, kunjungan kerja yang diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM di kediaman Rumah Dinas Bupati ini membicarakan tentang rencana kerjasama pilot project pengembangan kab/kota layak HAM di Karanganyar. Bupati mengapresiasi rencana ini agar nantinya Karanganyar menjadi salah satu contoh pengembangan kabupaten yang memiliki kepedulian terhadap penegakan HAM dalam upaya pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat.

Pencanangan kab/kota layak HAM ini, bertujuan untuk memastikan bahwa setiap manusia yang tinggal di suatu daerah bisa hidup dalam suasana aman dan nyaman dengan jaminan bahwa hak-hak mereka terpenuhi dengan baik. Sebagaimana diketahui, bahwa berdasarkan Undang-Undang No 39 tahun 1999 tentang HAM, ada 10 hak dasar atau hak asasi manusia yang wajib dijamin oleh pemerintah, diantaranya adalah Hak untuk hidup, Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, Hak mengembangkan diri, Hak memperoleh keadilan, Hak atas kebebasan pribadi, Hak atas rasa aman, Hak atas kesejahteraan, Hak turut serta dalam pemerintahan, Hak khusus wanita, dan Hak khusus anak. [xos]

 

Read More
DSC_0499

Bupati Main Ketoprak, Hibur Warga Jenawi

Bupati Karanganyar Juliyatmono (ke tiga dari kiri) dan beberapa pejabat saat bermain ketoprak

Bupati Karanganyar Juliyatmono (ke tiga dari kiri) dan beberapa pejabat saat bermain ketoprak

Kararanganyar, Sabtu (12/09/2015)
Setelah acara Napak Tilas Penyelamatan Pemancar Radio Repuublik Indonesia (RRI) Surakarta selesai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dan RRI Surakarta, mengadakan pentas, di lapangan Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Jumat (11/09) malam.

Ribuan warga setempat berduyun-duyun memadati tempat pementasan tersebut sejak pukul 19.00 WIB. Sebelum ketoprak, juga dipentaskan hiburan tari persembahan dari warga dan campursari.

“Ketoprak yang mengambil judul Panji Asmoro Bangun Kembar itu menampilkan pemain-pemain dari Pemkab Karanganyar dan RRI Surakarta,” kata Ketua Panitia Agus Cipto Waluyo.

Terdapat Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagai Prabu Lembu Amiluhur, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo sebagai Lembu Amisena,Kepala LPP RRI Surakarta Chrismarini dan Camat Mojogedang Tyas Ngambar Widyowati sebagai Garwa.

Tak hanya itu saja, namun ada Direktur SDM dan Umum LPP RRI Martoyo sebagai Lurah, Klono Tanjung Seto diperankan oleh Tarsa, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Tumenggung Yudasekti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar Agus Cipto Waluyo sebagai Panji Dirgonoto, dan sedangkan Panji Kartolo diperankan Kompol Sony Suharno, Kabag Ops Polres Karanganyar.

Panji Asmoro Bangun diperankan Ali Marsudi, sedangkan Dewi Sekartaji oleh Sri Supadmi.

Pertunjukan ketoprak itu mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, dari anak kecil, remaja, dewasa dan tua tampak menikmatinya. pd

Ketoprak berjudul Panji Asmoro Bangun Kembar

Ketoprak berjudul Panji Asmoro Bangun Kembar

DSC_0345

Direktur SDM dan Umum LPP RRI Martoyo (tengah, baju lurik moti bunga) saat memerankan tokoh Lurah

DSC_0329

Saat adegan awal ketoprak Panji Asmoro Bangun Kembar

Read More
P_20150801_073844_BF

Masuk Kawasan Wisata Kabupaten Karanganyar Bebas Retribusi

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Instruksi Bupati Karanganyar no 180/7 tahun 2015 mulai 1 Agustus 2015 menutup Pos Retribusi masuk kawasan wisata di 6 titik, yaitu Somokado, Bomo, Gondosuli (semua wil Tawangmangu), Ngargoyoso, Cetho (Jenawi) dan Matesih. Penghentian retribusi masuk kawasan wisata di kabupaten Karanganyar diinstruksikan kepada Sekretaris Daerah, Inspektur, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Camat, Kades/Lurah. Penutupan Pos Retribusi resmi dilakukan tadi pagi Sabtu 1 Agustus 2015 oleh Wakil Bupati Karanganyar H.Rohadi Widodo, SP didampingi Sekda Karanganyar Drs. Samsi,Msi serta SKPD terkait termasuk Camat dan Kades/Lurah. Wakil Bupati dalam ssmbutannya menyampaikan bahwa dengan ditutupnya pos retribusi masuk kawasan wisata ini Pemkab Karanganyar bakal kehilangan pendapatan sekitar 600 jt. Namun hal ini akan mendapatkan Multy Player Efek yang lebih. Kominfo Kra.

Read More
DSC_0004

Bupati Karanganyar Rombak Pejabat di Pemkab Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Melantik Pejabat Eselon 2 dan 3 di Ruang Podang 1 Setda Karanganyar, Rabu Siang (22/07)

Sebanyak 21 pejabat eselon 2 dan eselon 3 di Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengalami pergeseran. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dilangsungkan di Ruang Podang 1 Setda Karanganyar pada Rabu Siang 22/07. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar, Wakil Ketua DPRD Karanganyar serta Ka SKPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa pergeseran(mutasi) ini sebagai upaya pemerintah untuk melakukan penyegaran sekaligus juga mengisi posisi eselon 2 dan 3 yang kosong.

“Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar dalam melaksanakan RPJMD Kabupaten Karanganyar Tahun 2013-2018 tidak akan mampu berjalan sendiri, peran serta kepala dinas dan pejabat lainnya terutama yang baru saja dilantik akan menciptakan tim baru yang lebih baik, segar dan kompak dalam memenuhi apa yang masyarakat Karanganyar inginkan”, ujar Juliyatmono

Juliyatmono juga berharap kepada Pejabat yang baru saja dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan deskripsi pekerjaan yang baru. Dengan mengoptimalkan dan memberdayakan kemampuan yang ada baik dari sisi kualitas SDM maupun potensi SDA seperti sektor wisata dan keramahtamahan masyarakat Karanganyar, diharapkan mampu menjadikan Karanganyar lebih baik dan maju.

Adapun pejabat eselon 2 yang dilantik yaitu Didik Joko Bakdono menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik menggantikan Bachtiyar Syarif yang menduduki tempat baru sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPPT). Sementara itu posisi Sucahyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPPT bergeser sebagai Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Karanganyar.

Untuk posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil diisi oleh Suprapto yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur pada Inspektorat. Pejabat terakhir eselon 2 yang mengalami pergeseran adalah Larmanto yang kini menduduki Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dimana sebelumnya adalah sebagai Kepala Disdukcapil.

Sementara itu untuk posisi eselon 3 terjadi pergeseran sebanyak 16 pejabat, dimana 5 diantaranya adalah camat antara lain seperti Sugeng Raharto Camat Matesih kini menduduki Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyar pada Setda Karanganyar, Bambang Prihantoro Camat Tawangmangu mengisi jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Yopie Eko Camat Mojogedang bergeser menjadi Camat Colomadu, Sri Suboko Camat Colomadu bergeser menjadi Camat Matesih, Tyas Ngambar Camat Ngargoyoso bergeser menjadi Camat Mojogedang, Agung Respati Kabid Pengairan dan ESDM di DPU menjadi Camat Ngargoyoso dan yang terakhir Sibun Sekcam Tawangmangu menjadi Camat Tawangmangu. ad

Read More
DSC_0190

Pemkab Karanganyar Peroleh Pendapatan Tiket Grojogan Sewu

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membeli tiket masuk Grojogan Sewu, Tawangmangu, Rabu (15/07) di loket pintu 2, Sekrincing setelah acara launching.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membeli tiket masuk Grojogan Sewu, Tawangmangu, Rabu (15/07) di loket pintu 2, Sekrincing setelah acara launching.

Karanganyar, Rabu (15/07/2015)
Mulai hari, Rabu (15/07/2015) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mendapatkan pendapatan dari hasil penjualan tiket masuk Taman Wisata Alam (TWA) Grojogan Sewu, Kecamatan Tawangmangu.

Hal tersebut merupakan hasil Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Karanganyar dengan PT Duta Indonesia Djaya.

PKS itu juga telah dapat pengesahan dari Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa (14/07/2015) kemarin di Jakarta.

Direktur PT Duta Indonesia Djaya Soekirdi menuturkan pihaknya siap melaksanakan hasil PKS yang telah disepakati, yakni Pemkab Karanganyar memperoleh uang sebesar Rp. 2.200 dari hasil penjualan setiap tiket masuk.

Di TWA Grojogan Sewu, tiket masuk turis domestik dijual Rp. 12.500 untuk hari biasa, dengan rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp. 5.000,00. Asuransi sebesar Rp. 100,00, Retribusi Kebersihan Kota (RKK) Rp. 200,00 (sudah termasuk untuk kas daerah), dan Pemegang Ijin Pengusahaan Pariwisata Alam (IPPA) sebanyak Rp. 5.200,00.

“Untuk hari libur atau cuti bersama menjadi Rp. 15.000 per tiket, dengan rincian Rp. 7.500,00 masuk ke PNBP dan lainnya sama saat hari biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Duta Indonesia Djaya dapat kepercayaan dari Kementerian Kehutanan (saat itu) berupa ijin pengelolaan dari tahun 2009 dan berakhir tahun 2029.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat acara Launching Tiket Masuk TWA Grojogan Sewu, di loket pintu 2, Sekrincing mengucapkan terima kasih kepada Dirjen KSDAE, telah memberikan restu Pemkab Karanganyar menjalin kerja sama dengan PT Duta Indonesia Djaya.

“Hari ini secara legalitas kerja sama itu telah melahirkan kesepakatan bersama, untuk menjaga wisata alam ini sebaik-baiknya,” ujar Bupati Juliyatmono, Rabu (15/07).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga mulai gencar mempromosikan Grojogan Sewu. Selain itu juga akan mengadakan penghijauan disekitar sumber air.

Di luar TWA Grojogan Sewu akan ada penataan sarana dan prasarana agar lebih menarik. pd

Read More
aku (2) copy

Pemkab Karanganyar Bagi-Bagi Sembako

Puluhan tukang bejak dan tukang ojek diberi bingkisan paket sembako oleh Pemkab Karanganyar, Jumat (10/07) di timur Taman Makam Pahlawan.

Puluhan tukang bejak dan tukang ojek diberi bingkisan paket sembako dan uang oleh Pemkab Karanganyar, Jumat (10/07) di timur Taman Makam Pahlawan.

Karanganyar, Jumat (10/07/2015)
Delapan hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan sembako.

Sembako itu diberikan untuk tukang becak, tukang ojek, dan beberapa buruh gendong. Pemberian paket sembako dibagi menjadi tiga lokasi Kecamatan.

Di Kecamatan Karanganyar dibagi 4 lokasi, diberikan sebanyak 340 paket sembako. Di Kecamatan Jaten dibagi 3 lokasi 375 paket sembako, dan Kecamatan Tasikmadu dibagi 3 lokasi sebanyak 150 paket sembako, Jumat (10/07).

Setiap paket sembako berisi mi instan, beras, minyak goreng, gula, dan teh. Selain itu juga diberikan uang tunai sebesar Rp. 30 ribu.

Tak hanya itu saja, saat tarawih keliling di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar juga diberikan sebanyak 25 paket. Se Kabuapten Karanganyar total jumlah paket sembako yang diberikan sebanyak 2.654 paket.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo keliling memberikan paket sembako itu di tempat pangkalan becak di timur Taman Makam Pahlawan, di rumah Supat, Tegalwingun, Bejen. Kemudian di rumah Kliwon, sebelah barat lapangan Jungke, dan di rumah Riyadi, Padangan, Jungke.

Saat pemberian di shelter Papahan, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar Timotius Suryadi menuturkan masyarakat menjelang lebaran diberikan paket sembako untuk tukang becak, tukang ojek dan buruh gendong di pasar.

“Sasaran yang kita inginkan ketenangan masayarakat menjelang lebaran dalam menyediakan kebutuhan pokok mereka,” ujarnya. pd

Read More
DSC_0162

Lelang Sepeda Motor, PNS Saling Tawar Harga

Sebanyak 60 unit sepeda motor dinas milik Pemkab Karanganyar dilelang dengan harga dasar bervariasi, Kamis (09/7)

Sebanyak 60 unit sepeda motor dinas milik Pemkab Karanganyar dilelang dengan harga dasar bervariasi, Kamis (09/7)

Karanganyar, Kamis (09/07/2015)
Suasana lelang sepeda motor yang diselenggarakan Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar berlangsung seru.

Lelang sepeda motor milik Pemkab Karanganyar itu, peserta terbatas hanya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki masa kerja minimal 10 tahun.

Sebanyak 101 peserta mengikuti lelang dengan menawar harga setinggi-tingginya. Bahkan 1 unit sepeda motor Honda Win MCB bisa mencapai harga penawaran Rp 1 juta dari harga dasar Rp. 3 juta.

Harga dasar lelang berbeda-beda, antara Rp 400 ribu hingga Rp 3 juta, tergantung jenis dan kondisi kendaraan. Penawaran awal lelang dimulai dari Rp 50 ribu dan berlaku kelipatannya. Pemenang lelang ditetapkan berdasarkan penawaran tertinggi.

Kepala DPPKAD Sumarno mengatakan, sepeda motor yang dilelang merupakan sepeda motor dinas yang telah dihapus dari daftar inventaris.

“Ini bagian dari pengoptimalan aset yang sudah tidak digunakan. Dijual, agar hasilnya menjadi pemasukan bagi kas daerah,” kata Sumarno, saat dilokasi lelang di Gedung Wanita, Kamis (09/07).

Terdapat 60 unit sepeda motor yang dilelang, yakni 14 unit Suzuki A100 keluaran tahun 1995-1996, 6 unit Suzuki Bravo tahun 1997, 1 unit Suzuki Shogun buatan tahun 2001, 8 unit Honda Win MCB tahun 2003-2005 dan 31 unit Honda Karisma buatan tahun 2005.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Rohadi Widodo menjelaskan, lelang merupakan bagian dari proses peremajaan aset.

“Ini termasuk pengelolaan aset daerah, yang pada tahun ini Karanganyar mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari pengelolaan asetnya,” ujarnya. pd

Read More
DSC_0114 copy

Pesawat Boeing 737-300 “Mendarat Mulus” di Karanganyar

Pesawat Boieng 737-300 telah tiba, sebelum masuk dibawa ke Edupark Kabupaten Karanganyar, Rabu (24/06) kemarin

Pesawat Boieng 737-300 saat tiba, sebelum masuk dibawa ke Edupark Kabupaten Karanganyar, Rabu (24/06) kemarin

Karanganyar, Kamis (25/06/2015)
Setelah sekian lama ditunggu-tunggu, akhirnya pesawat Boeing 737-300 “mendarat mulus” di Kabupaten Karanganyar.
Perjalanan dari Jakarta sampai di Kabupaten Karanganyar menempuh waktu yang lama, diberangkatkan mulai Minggu (21/06) hingga Rabu (24/06) sore. Memakan waktu yang lama karena memang kecepatan kendaraan cukup pelan, sekitar 40 kilometer per jam.
Pesawat itu sebelumnya telah dipotong-potong menjadi beberapa bagian, dan diangkut dengan menggunakan tiga trailer. Ada yang membawa bagian kokpit sampai bagian tengah, ada yang mengangkut dari bagian tengah sampai ekor, dan satu lagi membawa sayap pesawat. Sedangkan untuk mesin sudah datang sejak lama.
Boeing 737-300 itu merupakan pesawat bekas (salah satu maskapi penerbangan di Indonesia yang sudah tutup) dan dibeli oleh rekanan untuk menjadi bagian proyek Taman Dirgantara Edupark Kabupaten Karanganyar.
Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan setelah pesawat selesai dirakit, dicat di ditata kembali interiornya, maka Edupark akan segera diresmikan.
“Segera kita resmikan secepatnya, kemungkinan sebelum lebaran, sehingga saat libur lebaran sudah bisa ditonton masyarakat,” ujar Juliyatmono.
Taman Dirgantara Edupark merupakan cita-cita Pemkab Karanganyar untuk memberikan wahana edukasi dirgantara kepada masyarakat, selain itu juga agar generasi muda bisa mempunyai cita-cita yang tinggi.
Letaknya pun tidak terlalu sulit untuk dijangkau, karena berada di jalur lingkar ke timur menuju Tawangmanggu, terletak di samping barat kolam renang Intanpari.
“Pesawat itu kita namai Lawu Air,” jelas Juliyatmono, Kamis (25/06) saat ditemui di kantornya.
Selain pesawat terbang, juga akan ada dua helikopter jenis Bolco yang ditempatkan di lokasi itu. Direncanakan dalam dua hari ini sudah tiba. pd

Read More
DSC_0112 copy

Wah…Gaji Ke 13 dan Rapelan Sebentar Lagi Akan Dibayar

Gaji ke 13 dan rapelan kenaikan gaji PNS sebesar enam persen akan segera diberikan

Gaji ke 13 dan rapelan kenaikan gaji PNS sebesar enam persen akan segera diberikan

Karanganyar, Selasa (23/06/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sebentar lagi akan membayarkan gaji ke 13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karanganyar.
Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar Sumarno mengatakan, para PNS tersebut akan menerima itu sebelum lebaran.
“Tak hanya itu saja, namun juga akan diberikan rapelan kenaikan gaji sebesar enam persen untuk bulan Januari-Juni,” kata Sumarno, Senin (22/06) kemarin saat ditemui di kantornya.
Dia juga menambahkan, bahwa pembayaran gaji ke 13 mungkin waktunya berdekatan dengan pembayaran rapelan kenaikan gaji. Untuk pembayaran rapelan tersebut, Pemkab Karanganyar mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan, yang menyatakan bahwa pembayaran rapelan kenaikan gaji dilakukan maksimal tanggal 15 Juli.
“Terkait kenaikan gaji, mulai 1 Juli nanti, para PNS itu sudah memakai gaji baru (naik 6 persen),” jelasnya.
Tercatat, terdapat 11.478 PNS di Pemkab Karanganyar, yang akan mendapatkan gaji ke 13 dan rapelan kenaikan gaji.
Tiya, PNS di salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengatakan dia merasa senang mendengar hal itu.
“Uang itu nantinya akan saya gunakan untuk biaya pendidikan anak, apalagi saat ini juga masa pendaftaran murid baru. Selain itu juga untuk membiayai kebutuhan sehari-hari,” jelasnya. pd

Read More