kra

Pemkab Karanganyar Adakan Festival Anggaran

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (berjilbab) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo  saat berkeliling stan pada Festival Anggaran yang diikuti SKPD dan BUMD di Kabupaten Karanganyar, Kamis (19/05)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (berjilbab) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat berkeliling stan pada Festival Anggaran yang diikuti SKPD dan BUMD di Kabupaten Karanganyar, Kamis (19/05)

Karanganyar, Kamis (19/05/2016)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar selama dua hari mengadalan Festival Anggaran, Kamis-Jumat (19-20/05),  di Gedung Wanita. Acara tersebut diikuti 60 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), 177 Desa/Kelurahan, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Karanganyar.

Sebelum dibuka secara resmi oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada acara tersebut, dilakukan Kuliah Umum oleh Irwan Taufiq Ritonga, dosen dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gajah Mada.

Tampak hadir Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Forkompinda Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi, anggota DPRD Karanganyar dan tamu undangan lainnya.

Disela-sela keliling meninjau stan dari SKPD Kabupaten Karanganyar, Bupati Karanganyar, mengatakan tugas pemerintah adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Kamis (19/05).

“Masyarakat perlu diberi tahu melalui metode Festival Anggaran dengan menyajikan seluruh program Pemerintah  yang akan dikerjakan tahun 2016 ini. Harapan kita ada keterbukaan dan dibutuhkan partisipasi masyarakat, supaya mempunyai rasa menjaga hasil program Pemerintah tersebut,” kata Bupati Karanganyar.

Selain itu, Bupati juga mengatakan dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjadikan program dan besaran biaya diberitahukan kepada masyarakat luas, agar dapat mengawasi jalannya penyelanggaraan kegiatan.

“Silahkan datang ke Festival Anggaran dan membaca, mencermati anggaran yang ada. Ini juga momentum kebangkitan nasional supaya masyarakat diajak familiar, yang dilakukan Pemerintah sudah sangat terbuka seperti ini,” kata Bupati.pd  

Read More
pd copy

Bupati Buka Diklat Manajemen Kepegawaian

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyematkan tanda peserta diklat Manajemen Kepegawaian secara simbolis, Senin (25/04) pagi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta diklat Manajemen Kepegawaian secara simbolis, Senin (25/04) pagi

Karanganyar, Senin (25/04/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)) Manajemen Kepegawaian, bagi aparatur yang membidangi kepegawaian, di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, Senin (25/04),  di Gedung Graha Pindhusita, Taman Wisata Sondokoro, Tasikmadu.

Diklat tersebut diikuti sebanyak 40 orang, dan berlangsung selama delapan hari kerja, dari 25 April 2016 hingga 04 Mei 2016, bertempat di Gedung Graha Pindhusita, Taman Wisata Sondokoro, Tasikmadu.

Para peserta di wajibkan mengikuti diklat selama kurikulum 70 jam pelajaran, dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi. Sedangkan tenaga pengajar dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional 1 Yogyakarta, Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, PT Taspen Cabang Surakarta, dan pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Dengan adanya diklat tersebut, diharapkan terwujudnya aparatur yang mempunyai pengaturan kompetensi dalam pola manajemen kepegawaian.

“Utamanya, bagaimana pegawai dilingkungannya bisa naik golongan dengan baik dan tepat waktu, diurus kenaikan pangkat, dokumen adminitrasi dengan baik, persiapan pensiun. Termasuk ijin belajar dan tugas belajar,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengharapkan, para peserta setelah selesai mengikuti kegiatan tersebut, dapat menerapkannya dalam memberikan pelayanan dengan baik, sebagi pelaksanaan dari ketetapan di dalam RPJMD Kabupaten Karanganyar. pd

Read More
aku

Mantan Bupati Karanganyar Berpulang

Karanganyar, Senin (11/04/2016)

Berita duka menyelimuti keluarga besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Minggu, (10/04), mantan Bupati Karanganyar, Waluyo Tjokrodarmanto, yang menjabat dari tahun 1970-1982 berpulang di usia 87 tahun.

Almarhum yang meninggalkan seorang isteri dan satu orang anak. Para kerabat dan kolega berdatang ke rumah duka yang berada di RT 01/ RW 01 Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajah Mungkur, Semarang.

Pemberangkatan jenazah mantan Bupati Karanganyar Waluyo Tjokrodarmanto, ke Pemakaman Muslim Husnul Khotimah, Patemon, Gunung Pati, Semarang

Pemberangkatan jenazah mantan Bupati Karanganyar Waluyo Tjokrodarmanto, ke Pemakaman Muslim Husnul Khotimah, Patemon, Gunung Pati, Semarang, Senin (11/04) pukul 10.00 WIB

Rombongan pelayat dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karanganyar dan pensiunan pejabat tampak larut dalam suasana duka, Sein (11/4) pagi. Karangan bunga ucapan duka cita juga terlihat di halaman dan di depan rumah duka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat memberikan sambutan mengatakan, jajaran di Pemkab Karanganyar dan masyarakat turut bela sungkawa.

“Mudah-mudahan jasa-jasa yang diberikan Almarhum selama menjabat dapat dikenang. Banyak sekali pemikiran dan tenaga yang telah diberikan. Kami merasa kehilangan,” kata Samsi.

Tepat pukul 10.00 WIB, jenazah diberangkatkan dari rumah duka menuju Pemakaman Muslim Husnul Khotimah, Patemon, Gunung Pati. pd

Read More
DSC_0050

Pasca Terbakar, Pasar Karangpandan Segera Dibangun

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat berdialog dengan pedagang Pasar Karangpandan, Rabu (06/04) di lokasi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat berdialog dengan pedagang Pasar Karangpandan, Rabu (06/04) di lokasi.

Karanganyar, Rabu (06/04/2016)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar segera membangun los, kios dan loket Pasar Karangpandan yang terbakar pada Rabu (06/04) pukul 02.00 WIB. Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat meninjau lokasi tersebut dengan didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (06/04).

Bupati Juliyatmono dihadapan pedagang yang tempat dagangan terbakar mengatakan, pihak Pemkab Karanganyar segera membangun kembali setelah perbaikan selesai.

“Harapan saya, bulan Mei tahun ini bisa di tempati kembali setelah diperbaiki,” kata Bupati.

Juliyatmono juga meminta bersabar kepada pegadang, dan mau menempati sementara di lokasi darurat, yang terletak di sebelah utara Pasar Karangpandan. Dia juga menjelaskan bahwa tahun 2017, Pasar Karangpandan akan dibangun lebih baik dan aman.

“Kita rancang, pasar-pasar di Kabupaten Karanganyar mempunyai akses masuk untuk mobil pemadam kebakaran dan tata letak kabel listrik yang aman dan rapi. Nantinya akan seperti Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu dan Pasar Matesih, Kecamatan Mastesih,” katanya.

Pasar Karangpandan terbakar mengakibatkan dua los yang dipakai untuk 108 pedagang, satu los darurat untuk 86 pedagang, empat kios untuk empat pedagang dan dua loket pasar hangus terbakar, hanya tersisa rangka dan seng.

Beruntung, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, namun sementara waktu kerugian material belum dapat dihitung.

Terkait dengan penyebab kebakaran pasar yang terletak di Lereng Lawu itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM), Kabupaten Karanganyar, Larmanto mengatakan dugaan sementara karena hubungan arus pendek listrik.

“Dugaan sementara ini penyebab kebakaran dari arus pendek listrik. Kebakaran juga tidak merembet kios disekitarnya, karena kesigapan petugas kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar ,” katanya.

Untuk memadamkan si jago merah, didatangkan empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Karanganyar dan Surakarta masing-masing dua mobil damkar. Masing juga dibantu enam unit mobil tangki air. pd

Read More
DSC_0024 – Copy copy

Mahasiswa KKN Temukan Produk Unggulan

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. foto : banu

Karanganyar, Kamis (18/02/2016)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) menemukan berbagai produk unggulan. Sebanyak 212 mahasiswa itu tersebar di Kecamatan Ngargoyoso, Tawangmangu, Jumantono, Jaten dan Tasikmadu selama 45 hari.

Yang menarik, di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono menghasilkan produk unggulan yaitu pengolahan produk dari pongge (biji) durian, mengingat daerah tersebut merupakan penghasil durian, dan banyak sampah pongge yang di buang begitu saja oleh masyarakat. Ternyata pongge, oleh mahasiswa KKN UNS, bisa diubah menjadi produk yang lebih bermanfaatnya.

“Mereka mengolah pongge menjadi tepung, lalu tepung tersebut diolah menjadi browies pongge durian, nugget pongge durian, kripik pongge durian dan cumi-cumi pongge durian,” salah satu mahasiswa KKN Edwin Fakhrul Arifin, saat menyampaikan temuan tersebut di hadapan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Setiap daerah memiliki kreatifitas dan hasil bumi yang dapat di manfaatkan diantarnya di Kecamatan Jumantono, tepatnya di Desa Blorong telah di budidayakan bibit alpukat Varietas Unggul,” katanya.

Beberapa daerah yang memiliki hasil bumi melimpah juga tidak luput ikut menghasilkan produk-produk baru. Seperti di Kecamatan Ngargoyoso yang merupakan penghasil tomat. Tomat diolah menjadi beberapa olahan seperti selai dan sirup tomat, jambu biji menghasilkan produk olahan diantaranya kripik, sari buah, dan keripik daun jambu biji.

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Tawangmangu, terdapat pembuatan koya dari bawang putih, pembuatan rainbow cake singkong, ada donat ubi ungu, dan pemanfaatan tepung ubi ungu menjadi tepung.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengucapkan terima kasih apa yang telah disampaikan, atas nama Pemkab Karanganyar tentunya akan menindak lanjuti hasil temuan tersebut oleh pihak terkait.

Bupati juga mengatakan, bahwa Pemkab Karanganyar akan membuat satu tempat terminal wisata. “Di Kecamatan Karangpandan akan dibuat terminal wisata. Yang akan mengisi bisa produk unggulan yang ditemukan mahasiswa tadi. Selain itu juga dijual sayur mayur yang dihasilkan dari Karanganyar,” kata Juliyatmono.mi

Read More
akyu

1400 Letusan Kembang Api Tandai Tahun Baru

Warna warni letusan kembang api di Kabupatn Karanganyar tandai tahun baru 2016

Warna warni letusan kembang api di Kabupatn Karanganyar tandai tahun baru 2016

Karanganyar, Jumat (01/01/2016)
Di malam pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan berbagai acara yang dikemas menarik. Untuk menandai tahun baru, di Alun-alun disiapkan pesta kembang api dengan durasi 30 menit.

Sejak pukul 19.30 WIB, para warga dari berbagai wilayah mulai berkumpul memadatinya, yang terletak didepan Setda Kabupaten Karanganyar. Mereka menantikan malam pergantian tahun dengan mengelar tikar sambil menikmati cemilan yang dibawa.

Di Pelataran Santai (Plasa) Alun-alun, diputar video Kaleidoskop Tahun 2015. Ratusan masyarakat menyaksikan berbagai peristiwa menarik yang terjadi di lingkungan Pemkab Karanganyar sepanjang tahun 2015.

Selain itu, di dalam Masjid Agung Karanganyar juga diadakan pengajian akbar menyambut pergantian tahun, dengan diikuti ratusan jamaah. Di pengajian itu juga dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar.

Sekitar 30 menit menjelang pukul 24.00 WIB, Bupati karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar dengan didampingi isteri masing-masing, bersiap melihat pesta kembang api dari depan Setda.

Terdapat dua lokasi yang disiapkan untuk pesta kembang api, yakni di Taman Pancasila dengan 200 letusan kembang api. Sedangkan di Alun-alun, disiapkan kembang api dengan jumlah yang lebih besar, yakni 1200 letusan.

Tepat pukul 00.00 WIB, kembang api mulai dinyalakan. Berbagai bentuk letusan dengan variasi yang menarik dan menghibur. Ribuan orang yang menonton pun larut selama 30 menit berlangsung.

Disela-sela melihat, Bupati Juliyatmono mengatakan di tahun 2016, pihaknya optimis bahwa Kabupaten Karanganyar semakin maju. Selain itu dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Kabupaten Karanganyar siap untuk menghadapinya.

“Kita tengah menyiapkan tenaga kerja handal bersertifikat yang di latih di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri, Kecamatan Karangpandan,” katanya.

Tak lupa, Bupati dan Wakil Bupati mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016. “Mari kita isi dengan optimis keberhasilan membangun Karanganyar,” katanya. pd

Read More
DSC_0169

2016 Pemkab Karanganyar Terapkan Laporan Keuangan Berbasis Akrual

kominfo

Bupati Juliyatmono menyaksikan langsung Penandatanganan Pakta Integritas oleh Perwakilan SKPD di Hotel Alana, Colomadu, Senin (28/11/2015).

Karanganyar, Selasa 29 Desember 2015
Untuk memberikan gambaran tentang laporan berbasis Akrual dan peningkatan kualitas laporan keuangan kepada Jajaran Kepala SKPD berbasis Akrual. Senin (28/12/2015) kemarin, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DP2KAD) Kabupaten Karanganyar mengadakan persiapan penyusunan dan pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Daerah berbasis Akrual dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Hotel Alana, Colomadu, Karanganyar.
“Laporan keuangan berbasis Akrual ini difokuskan kepada Bendahara Keuangan SKPD khususnya dengan sasaran Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan. Diharapkan dengan laporan keuangan berbasis Akrual ini sebagai implikasi mempertahankan penilaian opini Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” terang Kepala DP2KAD Kabupaten Karanganyar, Sumarno saat menyampaikan laporannya dihadapan jajaran SKPD.
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Farida Sofia Irawati dan Ary Mahendrajaya.
“Saya menyambut dengan baik karena ini adalah langkah strategis. Karanganyar ditahun 2016 menggunakan laporan keuangan akuntansi berbasis Akrual sehingga perlu mempersiapkan diri lebih sungguh-sungguh dan lebih baik. Karena mempertahankan nilai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lebih sulit daripada meraihnya. Oleh karena itu untuk diikuti dan dipahami dengan sungguh-sungguh sehingga BPK sebagai audit dalam menjalankan tugasnya bisa lebih cepat” pesan Bupati.
Bupati dalam sambutannya juga mengharap “mudah-mudahan dengan datangnya BPK 2016 nanti dapat memotivasi kami agar pemerintah kedepannya tidak mewarisi masalah apapun. Melalui DP2KAD mudah-mudahan Maret 2016 akan terealisasi digelar Festival Anggaran untuk 60 SKPD dan 126 Desa”.
Pada kesempatan tersebut Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Farida Sofia Irawati menyampaikan gambaran untuk laporan keuangan berbasis Akrual berdasarkan pada UU No.17 tahun 2003 tentang keuangan negara ( pasal 30 dan 31 ), UU No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara ( pasal 55 ayat 3 dan pasal 56 ), UU No.19 tahun 2004 tentang Pemeriksaan atas Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara ( pasal 2 dan 4 ), UU No.15 tahun 2006 tentang BPK ( pasal 6 ayat 3 ). Ad/Ind/St/Ht

Read More
DSC_0395

Pemkab Karanganyar Ziarah Keliling Makam Leluhur

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar saat ziarah di Makam Nyi Ageng Karang, Jumat (13/11)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar beserta Forkompinda melakukan ziarah makam leluhur Karanganyar. Ziarah dilakukan di Pemakaman Nyi Ageng Karang dilanjutkan ke Makam Randu Songo yakni tempat makam Ronggo Panambang, makam Temu Ireng, makam Bupati Karanganyar pertama KRT. Hardjohasmaran dan makam Mangadeg di kompleks pemakaman Pangeran Samber Nyawa dan Raja-Raja Mangkunegaran, Jum’at (13/11/2015).

Ziarah ini merupakan tradisi sebagai ungkapan rasa terima kasih dan penghormatan kepada para pendiri Kabupaten Karanganyar. Semoga atas perjuangan mereka,  Kabupaten Karanganyar ini tetap berdiri kokoh dan semakin maju dengan tetap mengutamakan sikap dan sifat  kegotongroyongan, guyup, rukun,  dan tenteram. Ad/ind

Read More
DSC_0347

Pemkab Karanganyar Gelar Pelaksanaan Upacara Sumpah Pemuda ke-87

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Menjadi Irup Upacara Sumpah Pemuda Kabupaten Karanganyar Tahun 2015

kominfo

Forkompinda Kabupaten Karanganyar

kominfo

Penyerahan Piala Oleh Bupati Karanganyar

Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-87 yang semula oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono akan dilaksanakan di Puncak Lawu harus batal. Hal tersebut disebabkan terbakarnya hutan lawu yang semakin meluas sampai Cemoro Kandang, Tawangmangu.

Dengan pertimbangan keselamatan, kesehatan dan  tidak menimbulkan resiko yang lebih besar akhirnya pada hari H, Rabu pagi (28/10/2015) di Halaman Sekretariat Daerah Karanganyar dilaksanakan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-87 yang mengusung tema Revolusi Mental Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi “ Satu Untuk Bumi”.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara Jumadi, S.Pd (Guru SMP Mojogedang). Dan diikuti oleh Jajaran Forkompinda, SKPD, Karyawan/wati PNS lingkup Karanganyar, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, KNPI, Mahasiswa, Pelajar.

Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa Salah satu ikrar penting dalm Sumpah Pemuda 1928 adalah satu tanah air, tanah air Indonesia. Poin ini menekankan pentingnya menjaga tanah air sebagai bagian penting dari komponen bumi demi keberlangsungan masa depan generasi penerus kita.

Bumi tidak akan pernah merusak dan menghancurkan dirinya sendiri, tetapi manusia lah pelakunya. Disebutkan dalam Al Qur’an Surat Ar Ruum Ayat 41 yang berbunyi Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Oleh karena itu, saya mengajak Pemuda Indonesia menjadi Khalifah Fil Ard (pemimpin bumi) yang baik, adil dan bertanggungjawab. Hanya dengan menjaga dan merawatnya kita bisa menjaga keberlangsungan bumi hingga masa yang akan datang seiring dengan pembangunan peradaban kita.

SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-87. Melalui Revolusi mental Pemuda kita berharap lahir generasi muda Indonesia yang tangguh, berkarakter, mandiri dan rela berjuang untuk kepentingan bangsa dan negaranya. Rela berkorban menanggalkan ego sukunya, ego agamanya, ego kedaerahannya, ego kelompoknya dan ego pribadinya demi kepentingan yang lebih besar yaitu Indonesia,seperti yang pernah dilakukan oleh para pemuda pendahulu kita. Inilah tanah air kita, inilah bumi kita, inilah masa depan kita.

Usai pelaksanaan Upacara, dilakukan penyerahan Trophy/medali oleh Bupati Karanagnyar kepada Juara I dan Juara Umum Olimpiade Matematika (Optika XV) Tingkat madrasah dan sekolah Dasar Islam se-Indonesia yang diraih oleh Ananda nur Naimah Ma’ruf (kelas 6 B), Zumrotul Inayah (Kelas 6 D) dan Hanifan Kurura Winanda (Kelas 5 D) dari MI Karanganyar.

Sebelum pelaksanaan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, pada Selasa sore jelang malam (27/10/2015) dilaksanakan Apel Pemuda dilanjut Sarasehan dan do’a bersama Refleksi Hari Sumpah Pemuda ke-87 di Pos Cemoro Kandang, Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karanganyar dan dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi isteri serta Muspika tawangmangu. Selain untuk Refleksi Sumpah Pemuda, do’a bersama ditujukan untuk keselamatan Gunung Lawu. ad/ind

Read More
File0156 copy

Tertibkan Kepemilikan, Pemkab Karanganyar Adakan Sensus Aset

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Bambang Wahyudi, menyerahkan secara simbolis KIB A, C dan D

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Bambang Wahyudi (baju batik, kiri), menyerahkan secara simbolis KIB A, C dan D

Karanganyar, Kamis (01/10/2015)
Guna menertibkan administrasi kepemilikan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, diadakan sensus aset yang berada di 60 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selama satu bulan, dari 1-31 Oktober 2015. Hal ini untuk memastikan kejelasan status kepemilikannya dalam pencatatan di laporan keuangan.

Seperti yang diutarakan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah Bambang Wahyudi.

“Sensus diperlukan untuk mencari kejelasan aset yang dimiliki dan digunakan Pemkab,” katanya, Rabu (30/09) disela-sela pengarahan kepada Kepala SKPD di Kabupaten Karanganyar, di Setda.

Bambang menjelaskan aset bisa saja dulunya baik, namun sekarang sudah rusak. Dulu ada catatannya, sekarang hilang. Bisa juga ada catatan, tetapi fisik aset tidak ada. Termasuk tanah-tanah yang asalnya dari wakaf, belum disertifikasikan.

“Dengan adanya kejelasan aset, maka Pemkab Karanganyar bisa mengambil tindakan terhadap pengelolannya,” katanya.

Aset bisa digolongkan menjadi beberapa kondisi, misalnya rusak parah, rusak sedang, dan rusak ringan kemudian bisa diambil tindakan atas aset tersebut.

Bupati Karanganyar Juliyatmono ditempat yang sama mengatakan, sensus ini untuk tertib administrasi.

“Setiap SKPD harus mendata aset kepemilikan dan yang digunakan. Supaya jelas,” kata Juliyatmono.pd

Read More