bankeu

Pemkab Karanganyar Adakan Sosialisasi Alokasi Bankeu Sarpras Pedesaan

kominfo

Assisten II Setda Karanganyar Siti Maisaroch saat membuka sosialisasi Bankeu Sarpras Pedesaan, Rabu Siang (19/10 di Pendopo RD Bupati Karanganyar

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat,  Siti Maisyaroch di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu siang (19/10). Hadir dalam acara tersebut Kabag Pembangunan Setda, Camat se-Kab. Karanganyar, Kepala Desa Penerima bantuan keuangan Desa untuk pembangunan sarana prasarana desa pada perubahan APBD tahun 2016, dan Tim monitoring & evaluasi pembangunan sarana dan prasarana desa.

”Kegiatan ini perlu diadakan karena untuk memberikan pemahaman kepada desa dan kecamatan mengenai kegiatan-kegiatan dan memberikan pemahaman mengenai ketentuan-ketentuan yang berkenaan dengan pengalokaisan bantuan keuangan kepada desa untuk pembangunan sarana prsarana desa,” ujar Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroh saat membuka kegiatan Sosialisasi alokasi bantuan keuangan kepada desa untuk pembangunan sarpras desa tahun 2016.

Sementara itu Kabag Pembangunan Setda Ali Ghufron melaporkan bahwa pada APBD penetapan tahun 2016 sebanyak 130 desa mendapatkan bankeu sarpras dengan nominal 16.870.000.000,- (enam belas myliar delapan ratus juta rupiah) dan pada APBD Perubahan 2016 ini, mendapatkan dana sebesar 28 milyar yang terbagi dalam 16 kecamatan dan 114 desa.

Demikian Dishubkominfo (ad/ira/vvi)

Read More
kom_9503

Launching Sentra Pelayanan Lansia

kominfo

Suasana Senam Lansia di Jalan lawu saat car free day

Karanganyar-Pemkab Karanganyar bersama Dinsosnakertrans pada minggu pagi (09/10) bertempat di Jalan lawu me-Launching Sentra Layanan Lansia, yang diresmikan secara langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo. Adapun acara diawali dengan senam lansia yang diikuti oleh sekitar 100-an lansia kemudian dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan gratis.

Dalam sambutannya, Rohadi Widodo mengatakan Pemerintah mendukung kegiatan ini, yang nanti akan dibuatkan Perda tentang lansia.

“Nantinya setiap SKPD harus ada sentra layanan lansia, yaitu dibuatkan tempat-tempat khusus bagi lansia”, ujar Rohadi Widodo.

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat melaunching Sentra Layanan Lansia, minggu pagi (09/10).

Ditambahkan pula Sentra Layanan lansia yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali sampai bulan Desember. Harapan ke depan, di tahun 2017 acara tersebut dapat diadakan rutin setiap satu minggu sekali, dan acaranya tidak hanya senam saja, tetapi juga berkunjung ke wisata-wisata yang ada di daerah Karanganyar. Demikian Dishubkominfo (ad/irov/us/vivi/amalia)

Read More
aku

Tumbuhkan Budaya Lokal Lewat Dolanan Anak

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Festival Dolanan Anak Tahun 2016, untuk menumbuhkan budaya lokal lewat permainan tradsional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Festival Dolanan Anak Tahun 2016, untuk menumbuhkan budaya lokal lewat permainan tradsional.

Karanganyar, Senin (05/09/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Festival Dolanan Anak Tahun 2016, untuk menumbuhkan budaya lokal lewat permainan tradsional.

Festival Dolanan Anak itu diikuti sebanyak 17 kelompok mewakili 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, yang diadakan di Pujasera Cangakan, Sabtu (03/09) pagi. Kelompok peserta itu diikuti oleh anak-anak usia Sekolah Dasar.

Mereka memainkan permainan yang dulu pernah akrab di usia anak-anak, seperti petak umpet, cublak-cublak suweng, sluku-sluku bathok , egrang,dan  jaranan. Setiap kelompok diberi kesempatan tampil di hadapan tiga juri dengan waktu sekitar 15 menit. Sehingga unsur ketepatan waktu juga menjadi penting dalam penilaian lomba itu.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutan pembukaan mengatakan kepercayaan diri anak-anak dari mengikuti festival ini menjadi tumbuh, sehingga masa depan bisa sukses.

Dia juga mengatakan, bahwa festival ini menjadikan anak-anak supaya tidak kehilangan jati diri, walaupun mengunakan teknologi, namun kultur dan pribadi tetap orang Indonesia.

“Budaya kita adalah dapat menghargai sesamanya. Cerminan festival ini anak-anak butuh ruang yang ekprsesif bisa menyalurkan bakat, emosinal melalui aneka macam dolanan anak,” katanya.

Dolanan yang dimainakan menjadikan anak-anak bisa bertemu, bergaul, memahami perasan orang lain, empati, dan membantu, untuk itu Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam setiap tahun mengadakan festival ini.

Untuk tahun ini, sebagai pemenang Juara 1 dari Kecamatan Jumantono, Juara 2 Kecamatan Jaten, dan juara 3 Kecamatan Tawangmangu.pd

Read More
kra

Karnaval Kemerdekaan Berlangsung Meriah

Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati HUT ke 71 Republik Indonesia yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berlangsung dengan meriah

Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati HUT ke 71 Republik Indonesia yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berlangsung dengan meriah

Karanganyar, Sabtu (20/08/2016)

Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati HUT ke 71 Republik Indonesia yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berlangsung dengan meriah. Sejumlah 103 kelompok peserta menampilkan berbagai kreasi, Jumat (19/08) siang.

“Pesertanya 71 kelompok instansi pemerintah dan 32 lainnya dari sekolah dan elemen masyarakat. Untuk tahun ini, tak ada penilaian penampil terbaik. Meski begitu kami sangat menghargai kesungguhan peserta,” kata Ketua Panitia Karnaval Kemerdekaan Kabupaten Karanganyar tahun 2016, Larmanto.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan menunggang kuda, berpakaian ala pejuang kemerdekaan mengibaskan bendera start, tanda karnaval dimulai. Dimulai dari Alun-alun Kabupaten Karanganyar, ratusan peserta melewati Jalan Lawu menuju ke arah timur, hingga melewati Taman Pancasila. Ditempat tersebut, setiap kelompok menampilkan berbagai atraksi di depan Forkopimda Kabupaten Karanganyar dan tamu undangan lainnya.

Pada barisan paling depan Pasukan Pembawa Bendera Merah Putih dari Paskibraka Kabupaten Karanganyar, kemudian dibelakangnya Forkopimda dengan menunggang kuda dan  memakai pakaian pejuang, disusul kelompok-kelompok peserta.

Tak kalah menariknya, ditampilkan pula atraksi menarik dari drumband Akademi Angkatan Udara (AAU) Gita Dirgantara, Yogyakarta. Mereka membentuk berbagai formasi dan gaya hingga membuat terpukau ribuan penonton yang memadati jalan.

Berbagai kreasi ditampilkan setiap kelompok peserta. Ada yang bertema pejuang kemerdekaan, pakaian daerah, anak sekolah, hasil bumi dari desa, reog dan kesenian lokal.

Sebelumnya, Kamis (18/08) telah dilangsungkan Karnaval di 16 Kecamatan, dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar melihat langsung pelaksanaan di Kecamatan Jatiyoso, Jatipuro, dan Jumapolo.pd

Read More
DSC_1713

Pedagang Diberi Waktu Pindah Ke Pasar Darurat Hingga Pekan Depan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan di tengah pedagang pasar Nglano, Rabu (13/07) di lokasi pasar darurat, Lapangan Desa Ngijo Tasikmadu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan penjelasan  kepada pedagang pasar Nglano, Rabu (13/07) di lokasi pasar darurat, Lapangan Desa Ngijo Tasikmadu

Karanganyar, Rabu (13/07/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberi waktu kepada pedagang pasar Nglano, Kecamatan Tasimadu untuk pindah ke pasar darurat hingga pekan depan, pada Rabu (20/07/2016).

Mereka menempati pasar darurat yang memakai lapanganan desa Ngijo, sekitar empat bulan, hingga pembangunan pasar induk Nglano yang diperkirakan selesai pada bulan Desember tahun ini.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM, Kabupaten Karanganyar, Larmanto, menuturkan, Pemkab Karanganyar telah membangun pasar darurat melalui lelang, meliputi pembangunan kios pasar sebanyak 120 unit, los pasar sebanyak empat unit.

“Pembangunan los mampu menampung sekitar 224 pedagang. Di tempat itu juga ada fasilitas listrik, MCK, dan air bersih,” kata Larmanto, Rabu (13/07) seusai Sosiasilasi Pedagang Pasar Nglano, di lokasi pasar darurat.

Dari desain yang dipampang, terdapat enam blok kios, dengan ukuran masing masing kios seluas 3X3 meter. Selain itu juga ada empat los pasar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat bertemu dengan pedagang di tempat tersebut, mengatakan pembangunan pasar Nglano itu memang perlu di bangun, agar penataan lingkungan pasar bisa bersih dan sehat.

“Di sekeliling pasar nantinya ada akses jalan bagi kendaraan bermotor roda empat. Dibuat dengan saluran air yang baik, keamanan dengan pemberian hydran pemadam kebakaran, terlihat menarik, mirip mall,” kata Bupati Karanganyar.

Dia juga menjelaskan, setelah pembangunan pasar induk Nglano selesai, pedagang dapat menempati lokasi yang sama seperti semula, agar tidak berebut tempat.pd

Read More
DSC_1471

Pemudik Gratis Tiba di Karanganyar

Pemudik gratis sejumlah 750 orang tiba di Plasa Alun alun Kabupaten Karanganyar, Jumat (01/07) pagi.

Pemudik gratis dai Jakarta, sejumlah 750 orang tiba di Plasa Alun alun Kabupaten Karanganyar, Jumat (01/07) pagi.

Karanganyar, Jumat (01/07/2016)

Setelah perjalanan darat 13,5 jam dari Jakarta, pemudik yang berasal dari Kabupaten Karanganyar tiba di kampung halamannya, pukul 05.00 WIB, Jumat (01/07).

Sebelumnya, sebanyak 750 pemudik diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kamis (30/06) sore pukul 15.30 WIB.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar pada tahun 2016 ini menyediakan angkutan 16 bis, pemudik tersebut tidak dipungut biaya, dan penyelanggaraan untuk tahun ini sudah ke tiga kalinya.

Selain itu, ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak dua unit bis, yang berangkat pukul 10.00 WIB dihari yang sama.

Salah satu pemudik, Sarminto, Dusun Banaran, Sedayu, Kecamatan Jumantono merasa senang dengan adanya mudik gratis tersebut, karena tidak merasa repot untuk mudik ke kampung halamannya.

“Saya sangat terbantu dengan mudik gratis ini. Bahkan sudah ke dua kalinya ikut program ini,” kata Sarminto, yang di Jakarta mendirikan warung makan, dan sudah tinggal selama 20 tahun.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menerima langsung rombongan tersebut di Plasa Alun-alun Kabupaten Karanganyar, bersama Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, dan sejumlah tamu undangan.

“Di sana, mereka telah bekerja keras, mengubah nasib, dan semangat bekerja yang luar biasa tinggi. Untuk itu Pemkab Karanganyar memberikan perhatian. Di perantauran juga menunjukkan kerja dengan sungguh-sungguh dan menjaga nama baik Kabupaten Karanganyar,” kata Bupati.pd

Read More
KOM_2939

PDAM Tirta Lawu Memiliki Direksi Baru

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Melantik Direksi PDAM Tirta Lawu, Jumat Siang (1/7)

Bupati Karanganyar melantik jajaran direksi PDAM Tirta Lawu pada Jumat Siang (1/7) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar tersebut harus segera dilakukan dikarenakan Dirut PDAM Tirta Lawu yang lama Suroso sudah habis masa kepemimpinannya pertanggal 30 juni 2016 yang lalu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya berharap dengan jajaran direksi yang baru saja dilantik mampu mengoptimalkan potensi yang ada di PDAM Tirta Lawu. Selain itu, PDAM Tirta Lawu yang tahun kemarin menyumbang PAD ke Pemkab Karanganyar sebesar 1,4 Milyar supaya dikelola dengan sungguh-sungguh.

“Bumi Intanpari dengan gunung lawunya merupakan lumbung air, kekayaan alam yang melimpah ini harus dioptimalkan dengan baik. Setiap saat masyarakat kirim sms ke saya air disana mati pak, disini mati pak ”, kata Juliyatmono.

Layani masyarakat dengan baik, jangan mengedepankan gengsi sebab kehormatan seorang pegawai ada di nilai sosial yang melekat di dirinya tambah Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut berdasar Peraturan Bupati Nomor 690/547 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Direksi Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Karanganyar memutuskan mengangkat Prihanto sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Lawu didampingi Suwarno sebagai Direktur Umum dan Suparno Sebagai Direktur Teknik untuk memimpin PDAM Tirta Lawu 4 (empat) tahun kedepan. Demikian Dishubkominfo Karanganyar (ad)

Read More
DSC_9029 copy

Tim Sidak Mamin Temukan Roti Berjamur

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Kesehatan pada bulan ramadhan ini, melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional dan toko modern di berbagai tempat di Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/06)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Kesehatan pada bulan ramadhan ini, melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional dan toko modern di berbagai tempat di Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/06)

Karanganyar, Rabu (15/06/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Kesehatan pada bulan ramadhan ini, melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional dan toko modern di berbagai tempat di Kabupaten Karanganyar. Bahkan tim menemukan roti yang sudah berjamur di salah satu kios di Pasar Palur, Rabu (15/06) pagi.

Selain itu, tim juga menemukan makanan dan minuman (Mamin) kadaluwarsa, tanpa label,  juga kemasan yang sudah rusak.

Kepala Bidang Bina Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Rita Sari Dewi, di sela sidak mengatakan, petugas menemukan semua jenis makanan tak layak jual di beberapa kios penjual makanan dan minuman.

“Temuan kami, mulai dari produk mendekati tanggal kedaluwarsa, sudah kedaluwarsa, tanpa pencantuman tanggal kedaluwarsa hingga kue kering rekondisi. Kepada penjual, kami ingatkan supaya tidak menjualnya ke pembeli dan segera mengembalikan ke distributor,” kata Rita.

Di juga berharap agar pembeli untuk pintar dan teliti untuk memilih. Patut diwaspadai produk tanpa label dan tanggal kedaluwarsa.

“Tadi ada roti berjamur tetap dijual. Kemudian makanan kering memasuki ED (expired date). Kemasan sudah rusak,” katanya.

Selain mengawasi peredaran makanan kemasan, tim juga menguji kandungan zat kimia berbahaya pada makanan olahan seperti cendol, karak, janggelang, kue kering dan mi basah.

Usai di Pasar Palur, sidak berlanjut ke dua toko modern di wilayah Kecamatan Jaten. Disana, tim mendapati permen kedaluwarsa dan kemasan rusak dijual bebas.pd

Read More
DSC_0085_2

Selama Ramadhan, Jam Kerja PNS Berkurang 5 Jam

Jam kerja PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar menjadi berkurang lima jam dalam sepekan, sejak hari pertama Ramadan sampai hari terakhir masuk menjelang Lebaran.

Jam kerja PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar menjadi berkurang lima jam dalam sepekan, sejak hari pertama Ramadan sampai hari terakhir masuk menjelang Lebaran.

Karanganyar, Rabu (01/06/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberlakukan jam kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karanganyar selama bulan Ramadhan 1437 Hijriah. Jumlah jam kerja yang semula selama sepekan 37,50 jam, menjadi 32,50 jam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengeluarkan Surat Edaran tentang jam kerja PNS sebagai tindak lanjut surat dari Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala BKD Siswanto mengatakan, perubahan jam kerja tersebut mulai berlaku sejak hari pertama Ramadan sampai hari terakhir masuk menjelang Lebaran, Rabu (01/06) di kantornya.

“Senin-Kamis masuk pukul 07.45 WIB-15.00 WIB tanpa istirahat. Sedangkan hari Jumat masuk pukul 07.45 WIB-11.15 WIB. Sebelumnya, jadwal masuk pukul 07.15 WIB dan pulang pukul 15.30 WIB kecuali hari jumat yang pulang pukul 11.15 WIB,” katanya..

Dengan demikian, lanjutnya, jam kerja PNS menjadi berkurang lima jam dalam sepekan.

Namun, di selama bulan Ramadhan, disadari olehnya, kuantitas dan kulaitas kerja PNS menjadi sedikit berkurang. Meski demikian, ia mendorong kinerja PNS berada di taraf wajar. Bahkan, tim BKD tetap melakukan inspeksi mendadak dan mengawasi kerja PNS melalui pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pengurangan durasi kerja ini untuk menghormati Ramadhan. Wajar saja bila sedikit mengantuk di saat bekerja nanti,” katanya. pd

Read More
IMG-20160527-WA0019

Karanganyar Raih WTP

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima langsung predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk LKPD Tahun 2015 itu di kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah, di Semarang, Jumat (27/05)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan) menerima langsung predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk LKPD Tahun 2015  di kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah, di Semarang, Jumat (27/05)

Karanganyar, Sabtu (28/05/201)

Untuk kedua kali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mendapatkan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Tahun 2016 ini, Pemkab Karanganyar mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)Tahun 2015.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima langsung penghargaan bergengsi itu di kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah, di Semarang, Jumat (27/05)

“Syukur alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan Opini WTP.Penghargaan ini merupakan hasil upaya dan kerja keras kerjasama dari berbagai pihak,” jelas Bupati Juliyatmono, Jumat (27/05) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dengan penghargan dari BPK ini, harapan Bupati semoga Kabupaten Karanganyar semakin maju dan terpercaya. Pada tahun 2015 lalu, Pemkab Karanganyar juga mendapatkan Opini WTP untuk LKPD tahun 2014.

Bedanya, untuk tahun 2014, WTP diraih dengan sistem keuangan Cash Basis, namun tahun ini menggunakan Accrual basis.

“Accrual basis lebih rumit, dan susah, syukurlah kita dapat menjaga. Kedepan jauh sempurna, karena basis data sudah memadai, tinggal sentuhan teknologi dan SDM semakin baik,” kata Bupati.pd

Read More