web

Pemkab Karanganyar Masuk Nominasi EKPPD

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mempresentasikan Program Layangmas dihadapan Tim EKPPD

Karanganyar, Selasa (21/03/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menerima Tim Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) dari Kementerian Dalam Negeri.

Tim berjumlah lima orang dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri melihat langsung presentasi tentang pelaksanaan Praktek Terbaik Tata Pemerintahan di Kabupaten Karanganyar dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Sedangkan jenis presentasi itu yakni Program Layangmas (Layanan Anggota Masyarakat) berbasis geospasial, Selasa (21/03) di Ruang Pusat Komando Sambernyawa, Setda Kabupaten Karanganyar.

“Kunjungan kami kesini dalam rangka penguatan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan Kabupaten Karanganyar masuk nominasi dengan predikat sangat tinggi,” kata  Kasi Wilayah I Subdit Peningkatan Kapasitas Daerah, Niniek Winartini.

Dalam paparan, Bupati Juliyatmono, mengatakan Layangmas bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar.

“Kalau dulu berbentuk seperti anjungan, berada di bandara Adi Sumarmo, Setda, dan Kantor BPN. Namun kini bisa diakses menggunakan internet,” kata Bupati.

Dengan adanya Layangmas itu, Bupati menjelaskan harapannya masyarakat bisa membuka informasi peta bidang pertanaan, peruntukan dan harga.

“Saya beranggapan pertumbuhan ekonomi akan jauh lebih cepat jika pelayanan tata ruang menjadi terbuka, tidak boleh ditutupi, sehingga masyarakat bisa mengkases dan berinventasi, pelayanan juga tidak berbelit-belit,” katanya.

Selain itu, Bupati juga menjelaskan, saat ini Pemkab Karanganyar sudah menyelesaikan perubahan RT RW dengan tetap mempertahankan hampir 26.500 ribu hektar untuk lahan lestari dan masih surplus beras diatas 600 ribu ton.

“Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tetap dijaga sesuai dengan fungsinya, jangan beralih fungsi,” katanya.

Bupati juga menjelaskan kepada Tim, bahwa yang melatarbelakangi membuat sistem itu agar masyarakat tidak terkecuali mempunyai akses seluas-luasnya, dan kenapa ini di bidang spasial, semua pihak harus mengetahui posisis tanah masing-masing, tata letak, peruntukkan, dan tidak perlu bertanya-tanya. Di Kabupaten Karanganyar setiap bulan total transaksi jual beli tanah sebanyak 1.000 transaksi.

Pada web Layangmas, ada menu wilayah adminitrasi, intanpari, tata ruang, pertanahan, demografi, Sumber Daya Alam, infrastruktur, fasilitas umum, keamanan, dan rawan bencana. Masyarakat tinggal memilih informasi yang diinginkan dan muncul penjelasannya. (pd)

Read More
IMG_7705

Pemkab Karanganyar Adakan Mini Job Fair

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus membuka Job Fair Mini , Rabu Pagi (22/02)

Karanganyar (22/02/2017)

Pameran kesempatan kerja (job fair mini) yang di lakukan oleh Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Karanganyar di hadiri oleh bupati Karanganyar Juliyatmono di balai pertemuan kalurahan Cangakan Karanganyar, Rabu Pagi (22/2).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa lulusan sma dan smk harus siap menghadapi keadaan bonus demografi dimana setiap anak nantinya memiliki daya saing yang tinggi terhadap kerja, maka lulusan SMA/SMK harus dibekali ketrampilan , perilaku, dan sikap yang baik karena perusahaan nantinya akan memilih SDM yang bisa menghasilkan keuntungan dari hasil kerjanya.

Lebih lanjut Yuli sapaan akrab Juliyatmono menambahkan bahwa saat ini lulusan SMA/SMK di Kabupaten Karanganyar banyak dicari perusahaan dikarenakan kerja keras dan kompetensinya. Untuk itu diharapkan jangan sampai ada lulusan yang menganggur karena kami selaku pemerintah sudah menyediakan Balai Kepelatihan dan Penyediaan Sertifikat.

“Jangan sampai menggunakan jasa calo dalam mendaftar kerja harus lewat pemerintah dan jika ada perusahaan yang tidak mampu menggaji karyawan nya sesuai dengan aturan maka akan  saya cabut perizinan nya” tegas Juliyatmono.

Sementara itu Waluyo Dwi Basuki Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga kerja, Koperasi, Usaha kecil dan menengah Kabupaten Karanganyar melaporkan kegiatan ini  terselenggara atas kerjasama Ditjen Binapenta dan PKK Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negri Kementrian Ketenagakerjaan RI dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan dihadiri oleh  ratusan siswa dan siswi SMK se kabupaten Karanganyar serta 19 stand perusahaan penyedia jasa kesempatan kerja. Dengan waktu pelaksanaan selama 2 hari dimulai tanggal 22 februari dan berakhir pada tanggal 23 februari 2017. Adapun tujuan dari mini job fair tersebut untuk mempertemukan secara langsung para pencari kerja dengan para pengguna kerja/perusahaan dengan harapan terjadi penyerapan angkatan kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad/yg/by)

Read More
DSC_6216

Capai Visi Misi Pemkab Lebih Optimal, 27 Pejabat Eselon 3 dan 4 di Lantik

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melantik pejabat eselon 3 dan 4 di lingkup Pemkab Karanganyar, Selasa Sore (14/2)

Karanganyar, 14 Februari 2017

Pelantikan 27 Pejabat Eselon 3 dan Eselon 4 pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Selasa sore (14/2/2017) kemarin. Pejabat yang dilantik merupakan pejabat lama dan pejabat baru (promosi). Pelantikan dipimpin langsung  Bupati Karanganyar dan disaksikan Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar dan jajaran Kepala OPD.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan pelantikan baik mutasi maupun promosi merupakan hal yang wajar dalam tatanan pemerintahan. Untuk itu diharapkan kepada pejabat yang baru saja dilantik untuk segera menyesuaikan dalam rangka mencapai visi misi Pemerintah Karanganyar lebih optimal lagi.

“Saya bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo suka bermain sepakbola, buat apa main cantik kalau tidak ada gol tercipta. Saya minta teamwork birokrasi bisa mencetak gol sehingga tujuan tercapai demi kepuasan masyarakat”, ujar Juliyatmono dihadapan pejabat yang baru saja dilantik

Ditambahkan Yuli sapaan akrab Juliyatmono, Pemkab Karanganyar dalam pengisian jabatan telah menggunakan sistem komputerisasi dimana di Jawa Tengah ini baru Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Kudus saja, selain itu juga kenaikan pangkat masing-masing ASN pun sudah bisa dilakukan. (Demikian Diskominfo ad/ind/pd)

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
web-copy

ASN di Karanganyar Dihimbau Gunakan Elpiji Non Subsidi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan Bright Gas 5.5 Kilogram secara simbolis kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan Bright Gas 5.5 Kilogram secara simbolis kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Karanganyar, Rabu (23/11/2016)

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dihimbau menggunakan elpiji non subsidi dengan harapan menjadi panutan dan inspirasi bagi masyarakat untuk bijak menggunakan energi.

“ASN ikut membantu untuk tidak membeli elpiji yang 3 Kilogram, karena  kesempatan masyarakat yang menggunakan elpiji 3 kilogram menjadi terganggu,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Rabu (23/11) saat acara Sosialisasi Penggunaan Elipiji Bright Gas 5.5 Kilogram, di Gedung Wanita.

Dalam sistem dagang, lanjut Bupati, tidak mungkin orang membeli yang jumlah dan nilai lebih besar, pasti mencari nilai yang rendah untuk efien. Tetapi ini program, ASN dihimbau untuk tidak menggunakan elpiji 3 kilogram.

“Dengan tidak menggunakan gas epliji 3 kilogram, berarti kesempatan masyarakat yang kurang mampu untuk membeli gas 3 kilogram lebih besar,” kata Bupati.

Selain itu, mereka (ASN) menggunakan gas elpiji non subsidi, berarti membantu tercukupinya kebutuhan gas masyarakat yang harus mendapatkan.

“Saya yakin ASN akan meneladani dan melakukan itu (tidak menggunakan gas 3 kilogram). Nanti ada sidak ke rumah mereka, apakah masih menggunakan elpiji 3 kilogram,” kata Bupati.

Ditempat yang sama Marketing Branch Manager Pertamina Area DIY dan Surakarta Dody Prasetya, mengatakan sejak konversi tahun 2007 lalu, pemerintah dan Pertamina terlah berupaya sebaik mungkin dalam mendistribusikan Elpiji 3 Kilogram, termasuk dalam memastikan bahwa varian Elpiji dapat tersalurkan kepada khalayak yang tepat.

“Pertamina juga aktif melaksanakan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam memastikan distribusi Elpiji 3 kilogram yang tepat sasaran, salah satu out put konkritnya adalah kerjasama dengan Pemkab Karanganyar,” kata Dody.

Tak hanya itu saja, Pertamina juga telah meluncurkan Bright Gas 5.5 Kilogram dengan keunggulan lebih aman, nyaman dan terjangkau.

“Gas 5.5 Kilogram ini lebih aman karena dilengkapi dengan fitur teknologi katup ganda yang dua kali lebih aman dalam mencegah kebocoran pada kepala tabung,” katanya.

Tabung ini juga dilengkapi dengan hologram fitur Optical Color Switch (OCS) yang telah memperoleh paten dan tidak dapat dipalsukan. Produk gas itu diklaim sangat praktis digunakan dimana berat kosong tabung hanya 7,1 kilogram dan total dengan isi hanya 12,6 kilogram.

“Kami juga mempunyai program bagi masyarakat yang ini beralih menggunakan gas 5,5 kilogram. Dengan paket penukaran, diantaranya dua tabung 3 kilogram dapat ditukarkan dengan 1 tabung Bright Gas dengan menambahkan biaya konversi sebesar Rp. 38 ribu(belum biaya isi ulang),” katanya.

Bisa juga dengan menukaran dua tabung 3 kilogram ditambah Rp. 99.500, mendapatkan satu tabung Bright Gas 5.5 Kilogram termasuk isi.pd

Read More
aku

Pameran Intanpari Jual Produk Lokal Potensi Daerah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat mengunjungi salah satu stan pameran Intanpari, Jumat (11/11)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat mengunjungi salah satu stan pameran Intanpari, Jumat (11/11)

Karanganyar, Sabtu (12/11/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan pameran Industri Pertanian dan Pariwisata (Intanpari) dengan menjual berbagai produk lokal potensi daerah untuk menanamkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri.

Pameran yang berlangsung selama empat hari, (11-14/11) itu bertempat di Plasa Alun-alun Kabupaten Karanganyar, dengan jam operasional mulai pukul 09.00-22.00 WIB.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka langsung acara yang termasuk rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99, Jumat (11/11) di lokasi.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperingadkop dan UMKM) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan jumlah peserta Pameran Intanpari 2016 ini ada 126 stan.

“Stan yang difasilitasi Pemkab Karanganyar sejumlah 86 stan, swadaya mandiri sejumlah 40 stan. Selain itu juga didukung 80 UKM kuliner di seputaran Alun-alun,” kata Larmanto, saat dilokasi acara.

Sedangkan produk-produk lokal yang dipamerkan dan dijual meliputi kerajinan, kuliner, pertanian agro, fashion, produk kreatif, pelayanan informasi masyarakat, dan terdapat panggung hiburan, seni budaya daerah.

Bupati Karanganyar saat membuka acara mengatakan dengan adanya pameran ini sarana promosi produk unggulan yang berbasis pada ekonomi kreatif menarik pembeli.

“Dengan pameran Intanpari, produk lokal dapat dikenal pembeli, wisatawan dan investor masyarakat luas, serta menjadi peluang eksport, kerjasama perdagangan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan beberapa tamu undangan berkeliling meninjau satu-persatu stan yang ada. pd

Read More
dsc_0697

Berantas Pungli, Pemkab Karanganyar Bentuk Satgas Saber Pungli

Kominfo

Bupati Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar dan Forkopimda pada Pengukuhan Satgas Saber Pungli, Kamis (10/11/2016), di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam upaya memberantas aksi pungli, Pemkab Karanganyar membentuk tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Tim yang dibentuk ini merupakan gabungan dari beberapa instansi seperti Pemkab, Kejaksaan, Pengadilan, Polres dan Kodim 0727 Karanganyar.

Pembentukan ini ditandai dengan pengukuhan tim Satgas Saber Pungli di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (10/11/2016). Anggota tim yang terdiri dari gabungan instansi ini dikukuhkan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam pengukuhan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya di acara Pengukuhan Satgas Saber Pungli.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan pembentukan tim satgas saber pungli ini sebagai tindak lanjut dari instruksi presiden untuk memberantas aksi pungli disegala bidang terkhusus pada pelayanan publik.

Ia berharap tiap anggota Satgas dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik dalam membersihkan Karanganyar dari aksi pungli. Setiap anggota satgas diminta untuk melek teknologi karena sangat diperlukan dalam operasi pemberantasan pungli terutama terkait dengan data, dimana data harus benar-benar akurat.

“Anggota tim harus kompak dan melek teknologi dan juga tim harus mengedukasi masyarakat untuk preventif/tindakan pencegahan pungli. Jangan sampai terjadi tindakan tangkap tangan”, tandas Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dihadapan tim satgas saber pungli.

Sebelum pengukuhan,  Pemkab dan Forkopimda Karanganyar menandatangani nota kesepakatan sebagai komitmen bersama memberantas pungutan liar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira/vi2)

Read More
kom_1179

Karanganyar Menuju Kabupaten Ramah Lansia

Rohadi Widodo buka Seminar Sehari yang diadakan oleh KOMDA Lansia (Komisi Daerah Masa Lanjut Usia) Kabupaten Karanganyar, Rabu pagi (2/11) di Aula Gedung Panti Asuhan Aisyiyah Karanganyar. Seminar ini bertujuan untuk “Bagaimana menjaga kesehatan para lansia”, yang langsung dipaparkan oleh Dokter spesialis Geriatri yaitu dr. Fatihati. Seminar untuk kalangan Lansia ini diikuti sekitar 100 peserta, yang dihadiri oleh para pensiunan PNS, veteran, pengelola program Puskesmas di daerah Karanganyar.

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberi sambutan sekaligus membuka Seminar Sehari, Rabu pagi (2/11), di Aula Gedung Panti Asuhan Aisyiyah Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menyampaikan bahwa Komda Karanganyar harus membuat program tentang Lansia yang nantinya akan dianggarkan dalam anggaran daerah dan membuat Lansia di Kabupaten Karanganyar ini makmur dan hidup sehat.

“Bukti Pemkab Karanganyar peduli dengan Lansia selain membuat Perda Ramah Lansia, juga tiap SKPD dibuat jalur khusus untuk para Lansia dan anak-anak, contohnya seperti di RSUD Karanganyar dan Dispendukcapil,” ujar Rohadi Widodo dalam sambutannya.

Demikian Dishubkominfo (ad/ira/amal)

Read More
kom_0776

Pemkab Karanganyar Gelar Apel Akbar Peringati Hari Santri Nasional


kom_0776

Ratusan siswa SMP/MTS, SMA/MA dan pondok pesantren padati Alun-alun Karanganyar, Rabu Pagi (26/10) guna menghadiri Apel Akbar peringati Hari Santri Nasional yang jatuh tiap tanggal 22 Oktober. Tampak hadir di tenda tamu undangan, Forkompinda Kabupaten Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, tokoh Alim Ulama dan para Kyai serta pimpinan ormas-ormas Islam seperti NU, MUI beserta jajaran SKPD dilingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

kom_0792

Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagai Irup berpesan kepada siswa untuk terus belajar, bukan hanya di lingkup yang kecil seperti sekolah tetapi juga mengikuti kegiatan-kegiatan yang lain seperti pengajian, dan kegiatan yang menagajarkan kita tentang Islam lebih mendalam.

“Santri mempunyai peran strategis dan penting dalam menggelorakan semangat jihad mengusir penjajahan serta ikut dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang secara kodrati terdiri dari berbagai suku dan ras”, ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono dihadapan peserta Apel Akbar.

Dengan memperingati Hari Santri Nasional, seluruh santri dan pemeluk agama Islam mempertegas jati diri kita sebagai warga NKRI dalam menjaga kedaulatan Negara Indonesia dan mengisi kemerdekaan.

Demikian Dishubkominfo (ad/ira)

Read More
dsc_0264

608 Siswa Karanganyar Berprestasi Terima Penghargaan

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya di kegiatan Penyampaian Reward Kejuaraan Non Akademik tingkat Kabupaten sampai dengan Internasional Disdikpora Tahun 2016, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa pagi (25/10).

Dalam rangka memotivasi siswa-siswa yang berprestasi dalam bidang non akademik, Pemkab Karanganyar memberikan dan reward kepada siswa SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA sederajat yang merupakan juara I dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat Nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa pagi (25/10).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi prestasi yang telah diraih. Kecerdasan seseorang tidak hanya dilihat dari akademik saja, tetapi juga non akademik.

“Saya berharap dengan momen peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober nanti, anak-anak Karanganyar menjadi generasi yang cerdas, berkualitas dan berkarakter,” ujarnya dalam memberikan arahan kepada seluruh siswa penerima reward kejuaraan non akademik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga, Sutarno, meyampaikan bahwa diberikannya reward ini agar siswa lebih semangat dalam latihan untuk meningkatkan prestasi bidang non akademik (olahraga dan seni).

Selain mendapatkan Piagam penghargaan para juara mendapatkan uang pembinaan atau reward. Adapun peserta yang mendapatkan juara II tingkat Nasional dan Internasional yaitu Anin Dyan Ardaneswari (SDN 03 Karanganyar); Faiz Arvian Razaqi (SDN 03 Jaten); Gerry Felgunov (SMAN Kebakramat).

Adapula yang mendapatkan juara I Nasional (cabang Seni Musik Tradisional) yaitu Pranita Halimatu Sa’dinah (SMPN 1 Karanganyar); Ilham Yudiandhika Pratama (SMPN 1 Karanganyar); Budi Setiawan (SMPN 1 Karanganyar); Dhimas Sadan Saputra (SMPN 1 Karanganyar); Hapsara Jatikusuma (SMPN 1 Karangayar).

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/ira/amal)

Read More