web

Safari Tarling Bupati Karanganyar, Warga Terima Bantuan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyerahkan bantuan kepada warga saat tarawih keliling.

Karanganyar, Jumat (02/06/2017)

Dalam Safari Tarawih Keliling (Tarling) di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Warga setempat menerima beberapa bantuan yang berasal dari Pemkab Karanganyar.

Seperti saat Tarling di Masjid Al Furqon, Dusun Kayen, Desa Gemantar, Kecamatan Jumantono. Pemkab Karanganyar memberikan bantuan untuk sarana dan prasarana desa yang bersumber dari APBD Tahun 2017 senilai total Rp. 1.425.000.000.00, Rabu (31/05) malam.

Selain itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, juga menyerahkan bantuan untuk warga saat tarling di Masjid Al Fatah, Dusun Ngesep Kidul, Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Kamis (01/06). Ditempat itu diserahkan bantuan dana sebesar Rp. 3.213.000.000.00.

Besaran bantuan untuk sarana dan prasarana desa, setiap desa di dua Kecamatan itu  berbeda-beda. Di kedua tempat tarling itu, adapula bantuan berupa paket sarana peribadatan dari Tim Tarling Kabupaten Karanganyar, bantuan Al Quran untuk takmir masjid besar, bantuan fisik masjid sarana ibadah.

Adapula penerimaan insentif/alokasi jasa tenaga kader posyandu periode bulan April-Juni 2017, penyerahkan kartu Jamkesda, bantuan paket sembako, dan bantuan untuk korban bencana.

Namun tidak hanya untuk di dua masjid di dua Kecamatan itu, tetapi rencananya bantuan serupa juga akan diserahkan di lokasi tarling tahun 2017.

Pada kesempatan itu, Bupati Juliyatmono, mengajak masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk saling guyub rukun, dan tidak ada perselisihan.

“Saya mengajak untuk guyub rukun, tidak saling berselisih supaya hidup semakin tentram,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati mengatakan Pemkab Karanganyar akan terus membangun agar semakin baik. “Hari esok harus supaya lebih baik,” kata Bupati.(pd)

Read More
KOM_7272

Bupati Karanganyar Awali Safari Ramadhan Di Daerah

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan bantuan secara simbolis kepada warga

Karanganyar, Selasa 30/5/2017

Bulan Ramadhan memasuki hari ke-4, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah memulai safari ramadhan nya dengan taraweh keliling (Tarling) di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Pembukaan tarling sendiri diadakan kemarin Senin (29/5) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar yang diikuti oleh semua pejabat struktural di Pemkab Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta rombongan meninggalkan rumah dinas Bupati pada pukul 16.00 WIB untuk kemudian menuju lokasi tarling di Masjid Nurul Huda, Dusun Tempel, Dukuh Guyangan, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Dalam sambutannya setelah melaksanakan Sholat Taraweh, Juliyatmono mengajak warga Jenawi untuk menjaga kerukunan antar umat beragama yang saat ini telah berjalan dengan baik. Kecamatan Jenawi yang dikarunai tanah yang subur dan alam yang menyejukkan merupakan potensi pertanian dan pariwisata yang harus dijaga dan dikembangkan.

“Warga Jenawi yang ramah, sopan dan ngajeni (menghormati) tamu menjadi daya tarik lebih bagi wisatawan yang mengunjungi Jenawi”, imbuh Juliyatmono

Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pada taraweh keliling kali ini menyampaikan tauziahnya yang mengajak semua umat Islam untuk melaksanakan puasa secara maksimal, perbanyak bacaan Al’Quran, perbanyak Sholat Sunnah dan Sholat lainnya serta perbanyak shodaqoh dalam bulan Ramadhan.

Masih dikesempatan yang sama diserahkan bantuan sembako sebanyak 50 buah, bantuan sarana peribadatan kepada Takmir Masjid, Insentif bagi Kader Posyandu, Bantuan korban bencana sebanyak 5 KK, dan hadiah lunas awal PBB kepada Kepala Desa. Selain bantuan tersebut Desa Anggrasmanis juga mendapatkan bantuan keuangan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa pada APBD Tahun 2017 dari Pemkab Karanganyar sebesar 275 juta dari total bantuan untuk Kecamatan Jenawi sebesar Rp. 1.575.000.000,- Demikian Diskominfo (ad)

Read More
IMG_2151

Wabup : Bulan Ramadhan, Tingkatkan Membaca Al-Qur’an

Karanganyar, Selasa 30 Mei 2017

Kominfo

Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo saat menyampaikan tausiah kepada Pegwai BKD usai kegiatan semakan Al Qur’an di aula BKD, Selasa (30/5).

Memasuki bulan Ramadhan, para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Karanganyar diminta untuk meningkatkan amal ibadahnya. Salah satunya dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati, Rohadi Widodo ketika memberikan tausiah usai kegiatan semakan Al-qur’an di aula Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Selasa pagi (30/5/2017).

Menurutnya bulan puasa harus menjadi momen untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan dengan mengisi kegiatan positif. Salah satunya dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an.

“Minimal satu hari tiga ayat. Jika belum dapat membaca al Qur’an, dapat membaca terjemahannya,”ujarnya.

Lebih lanjut Wabup menambahkan bulan puasa bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Bulan puasa merupakan ujian untuk menguji kinerja pegawai.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan baik dan semua pahala akan berlipat. Oleh karenanya kita harus berlomba untuk meningkatkan berbagai aktifitas,”terangnya.

kominfo

Karyawan Karyawati OPD BKD Karanganyar saat mendengarkan tausiah yang dipimpin langsung Wakil Bupati.

Memasuki bulan Ramadhan Pemkab Karanganyar telah mencanangkan program Karanganyar Bertaqwa. Yang mana tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan untuk melaksanakan semakan al Qur’an sebelum melakukan kegiatan kedinasan.

Diharapkan dengan kegiatan ini, para pegawai negeri di lingkup Pemkab Karanganyar mampu menghayati ayat-ayat al Qur’an dan menjadi pribadi yang tawakal.

Demikian Diskominfo (ind).

Read More
DSC_3927

Tiga Tahun Berturut-turut, Pemkab Karanganyar Raih WTP

Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Eko Setiyono (kiri), Kepala Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah, Hery Subowo, (kedua dari kiri), Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kedua dari kanan), dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kanan) saat berfoto bersama seusai penerimaan WTP Tahun 2017 untuk Pemkab Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (18/05/2017)

Pemkab Karanganyar untuk tahun 2017 ini mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penghargaan itu menambah daftar predikat WTP, ke tiga kalinya.

Tiga tahun berturut-turut itu antara lain 2015 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2014, 2016 (LKPD 2015), dan 2017 (LKPD 2016).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menerima langsung penghargaan yang ke tiga itu dari Kepala Kantor BPK Jawa Tengah, Hery Subowo,di Kantor Perwakilan BPK Jawa Tengah, Kamis (18/05).

Tahun ini, Pemkab Karanganyar, meraih penghargaan itu atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2016.

Saat memberikan sambutan, Bupati mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Karanganyar mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan pemeriksaan “general chek up” yang telah dilakukan.

“Terapi dari hasil pemeriksaan itu segera di tindak lanjuti, dan semoga semakin baik. Untuk tahun depan 2017 segera sudah bisa dikirimkan”, kata Bupati Juliyatmono,

Ditempat yang sama Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Eko Setiyono,memberikan apresiasi penghargaan WTP ini.

“DPRD Karanganyar mengucapkan selamat pelaksanaan kebijakan anggaran tahun 2016 yang baru saja diterima. LHP yang diterima akan ditindaklanjuti sebagai sinergitas dengan Pemkab Karanganyar, dan harapannya lebih baik lagi,” kata Eko.(pd)

Read More
IMG_9879

Pemkab Karanganyar Adakan Bimtek Bagi Aparatur Pemerintah Desa

kominfo

Kabag Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius Suryadi memaparkan materi pengelolaan keuangan desa

Karanganyar, Senin 15/5/2017

Bagian Pemerintahan Desa Setda Karanganyar kembali adakan bimbingan teknis bagi aparatur pemerintah desa bidang manajemen pemerintahan desa di Aula Pindusita Sondokoro PG Tasikmadu, Senin Pagi (15/5). Sebanyak 162 Kaur Perencanaan Desa yang terbagi menjadi 2 angkatan akan mengikuti kegiatan tersebut yang akan dimulai Senin (15/5) sampai dengan Kamis (18/5).

Bupati Karanganyar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabag Pemerinahan Desa Timotious Suryadi mengatakan bahwa Desa sebagai ujung tombak pemerintahan terbawah memiliki otonomi dalam mengatur pembangunan untuk mensejahterakan, meningkatkan kualitas hidup rakyatnya secara merata dan berkeadilan dengan memperhatikan potensi serta keanekaragaman budaya lokal desa yang ada. Pemerintahan Desa yang terbuka dan bertanggungjawab perlu didukung   peningkatan wawasan bagi aparatur pemerintah desa guna mensinergikan seluruh pelaksanaan tugas pokoknya yakni untuk menyelenggarakan seluruh tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang menjadi tanggungjawabnya.

“Kaur Perencanaan harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku serta cakap dalam merencanakan, menyelenggarakan pengelolaan keuangan desa dan aset desa”, tegas Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juliyatmono, Kaur Perencanaan sebagai pelaksana teknis perencanaan dan pelaksana teknis kegiatan di desa bisa lebih meningkatkan pemahaman mengenai proses manajemen yang harus berjalan sebagai upaya mengefektifkan Pemerintahan Desa.

Peserta bimbingan teknis bagi aparatur pemerintahan desa akan menerima materi Kebijakan umum dalam penyusunan angggaran Desa, Pengawasan dan Pengendalian Aset Desa, Pengelolaan Keuangan Desa, Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa, Penatacaraan Pengelolaan Aset Desa, Penyusunan RKPDes dan RPJMDes, Penyusunan APBDes, dan Perencanaan Pembangunan Partisipatif yang akan dipaparkan langsung oleh nara sumber yang berkompeten seperti Bupati Karanganyr, Inspektur Kabupaten Karanganyar, Kabag Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Kabag Hukum Setda Karanganyar dan Pelaksana Bagi Keuangan Desa Dispermades.

Masing-masing angkatan akan melaksanakan bimtek tersebut masing-masing 2 hari, angkatan pertama akan diikuti oleh 8 kecamatan dengan jumlah peserta 82 Kaur Perencanaan Desa sedangkan angkatan kedua 8 kecamatan dengan jumlah peserta 80 Kaur Perencaan Desa. Dari total 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, hanya Kecamatan Karanganyar yang tidak mengikuti dikarenakan tidak ada wilayah desa.  Demikian Diskominfo (ad)

Read More
IMG_1159

Sinergitas Antara Pemkab Karanganyar dan Ketua RT/RW, Demi Terwujudnya masyarakat Karanganyar yang tentram.

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pembinaan kepada Ketua RT/RW yang ada di Kecamatan Kerjo, Kamis Malam (4/5)

Karanganyar, Jumat 5/5/2017

Sebanyak 371 orang yang terdiri dari 280 Ketua RT dan 91 Ketua RW di 10 Desa yang ada di Kecamatan Kerjo menerima pembinaan dan insentif dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Aula Kecamatan Kerjo, Kamis Malam (4/5). Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo hadir dalam acara tersebut didampingi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pemberian insentif ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Karanganyar kepada Ketua RT/RW yang dinilai mempunyai peran yang sangat penting dalam membangun desa dan menjaga kerukunan warga sesuai dengan misi yang telah ditetapkan Bupati dan Wakil Bupati dalam (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) RPJMD 2014-2018.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak kepada warga Kecamatan Kerjo melalui Ketua RT/RW yang hadir untuk terus menjaga kerukunan yang terbina dengan baik, jangan terpengaruh dengan ajakan-ajakan sesat untuk mengikuti aliran tertentu yang bertujuan merusak keBhinekaan.

“Atas nama Pemerintah, saya ucapkan terima kasih atas kerukunan dan gotong royong warga selama ini, tentunya ini tidak lepas dari peran panjenengan semua (ketua RT/RW)”, kata Juliyatmono

Atas keberhasilan tersebut, Bupati Karanganyar pada Rabu (12/4) di Hotel Lor In Karanganyar menerima penghargaan dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Juliyatmono dinilai berhasil sebagai kepala daerah peduli terhadap kerukunan dan dukungan terhadap Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan pemberian insentif ini yang merupakan kali keempat pelaksanaannya dimana tiap tahun selalu dilaksanakan jelang puasa maupun jelang lebaran. Tiap Ketua RT/RW akan diberikan insentif Rp. 1.500.000,- dipotong pajak 6%.

Sementara itu Kadiskominfo Larmanto mengatakan Kabupaten Karanganyar dalam era kepemimpinan Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo telah banyak meraih prestasi yang gemilang seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua tahun berturut-turut 2015-2016 dimana ini belum pernah diraih Bupati-Bupati Sebelumnya. Selain itu Kabupaten Karanganyar dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat telah berbasis IT, Seperti layanan website, aduan online, Alap-Alap Smart System dan informasi berbasis geospasial (Layangmas). Inovasi tersebut juga mendatangkan prestasi dengan diraihnya Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha sebagai Kabupaten Berkinerja Terbaik 2 Nasional dari Kemendagri RI yang diserahkan pada Selasa Pagi (25/4) di Alun-Alun Sidoarjo oleh Menkopolhukam Wiranto bersama Mendagri Tjahyo Kumolo.

Selain sejumlah prestasi gemilang tersebut, Kabupaten Karanganyar juga telah menerapkan pendidikan gratis dari jenjang SD-SMA, terkait dengan status peralihan SMA/SMK ke Propinsi, Bupati Karanganyar Juliyatmono berupaya tetap mengratiskan pendidikan untuk SMA-SMK yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Dengan makin maraknya hoak (informasi yang tidak benar), saya mengajak kepada bapak/ibu sekalian yang hadir untuk mencari kebenaran informasi yang diterima dan teruskan keberhasilan yang telah diraih Kabupaten Karanganyar selama ini kepada warga di tempat Bapak/Ibu tinggal sehingga akan terpelihara iklim yang kondusif”, harap Larmanto.

Pemberian insentif bagi Ketua RT/RW akan berlanjut di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
KOMINFO

Umat Hindu Ngargoyoso, Rayakan Dharma Santi Hari Suci Nyepi

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan an arahan pada acara Dharma Santi Nyepi dan Pelantikan Pengurus PHDI

Karanganyar, Rabu (18/04/2017)

Setelah selesai pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun 1939 Saka yang mulai dari upacara melasti, tawur agung dipusatkan di Candi  Prambanan, dan pelaksanaan catur brata pada  Hari Suci Nyepi,  kemudian umat Hindu di Ngargoyoso melaksanaan kegiatan Dharma Santi.

Umat Hindu di Kecamatan Ngargoyoso, tahun ini mengadakan Perayaan Dharma Santi dilaksanakan di Balai Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (18/04) siang. Bersamaan dengan acara itu juga diadakan pelantikan pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia(PHDI) Kecamatan Ngargoyoso periode 2017-2022.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran Forkopimcam Kecamatan Ngargoyoso, dan Ketua PKUB Kecamatan Ngargoyoso.

Ketua Panitia ,Priyatno, dalam laporannya mengatakan bahwa umat Hindu turut mensukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar tentang kerukunan umat beragama. Selain itu, umat Hindu juga ikut menjaga lingkungan sekitarnya.

“Perwujudan itu dengan adanya penghijauan di sekitar Tlaga Madirda dan wilayah Jenawi agar alam tetap hijau,” kata Priyanto.

Sementara itu dalam sambutan, Bupati Karanganyar menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama karena keberagaman merupakan suatu keindahan.

“Pemkab Karanganyar juga sangat mengapresiasi masyarakat Hindu karena sudah turut serta menjunjung tinggi kebhinekaan,” katanya.

Selain itu Bupati juga berterimakasih atas dukungan umat Hindu,  Pemkab  Karanganyar mendapatkan penghargaan sebagai daerah yang mampu menjaga kerukunan umat beragama.

“Baru saja Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama atas Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama,” katanya. (yoga/pd/adt)

Read More
web

PMI Karanganyar Miliki Gedung Megah

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kedua dari kiri) saat mendonorkan darahnya disela-sela peresmian Gedung PMI Karanganyar.

Karanganyar, Jumat (31/03/2017)

Palang Merah Indonesia (PMI) Karanganyar memiliki gedung megah, dengan dilengkapi berbagai fasilitas lengkap untuk donor darah. Gedung yang bersebelahan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar itu pindah lokasi dari tempat lama, di Kelurahan Cangakan.

Pembangunan gedung dua lantai itu dengan sistem multiyears, diresmikan penggunaannya oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Tampak hadir pula Forkopimda Kabupaten Karanganyar, Jumat (31/03) pagi.

Saat memberikan sambutan, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan, gedung ini megah dan layak walaupun pengangaran dua tahun, dan kini diresmikan.

“Ada tantangan bagi PMI Karanganyar agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Punya bank data golongan darah juga sudah ada. Setiap saat jika dibutuhkan maka bisa on call,” kata Rohadi Widodo.

Dia juga mengimbau agar masyarakat rutin setiap tiga bulan untuk donor darah, karena setelah diambil darahnya, digantikan darah baru dan tubuh menjadi segar. Pada kesempatan itu, dia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi pendonor yang rutin diambil darahnya. Ada yang sudah 100 kali, 75 kali, 50 kali dan 25 kali diambil darahnya.

“Di ulang tahun  ke 99 tahun 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar juga telah mengadakan donor darah sebanyak 999 pendonor,” katanya.

Terkait dengan kebencanaan, Wakil Bupati  Karanganyar meminta  kesiap siagaan PMI,  karena daerah Karanganyar rawan bencana. “Maka dari itu senantiasa siap dibutuhkan, cepat dan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Edi Susanto, Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Jawa Tengah mengatakan pemanfaatan gedung ini sangat kami apresiasi.

“Fasilitasi dari Pemkab Karanganyar sangat luar biasa. Menunjukan perhatian dan kepedulian kepada PMI Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Tidak salah kalau Pemkab Karanganyar memfasilitasi karena keberadaan PMI sungguh sangat kuat. “Perjuangan pembangunan gedung ini sungguh panjang. Kami berpesan agar meningkatkan kinerjanya dengan pelayanan Unit Tranfusi Darah (UTD)  dan kemarkasan lebih baik lagi,” katanya.(pd)

 

Read More
web

Pemkab Karanganyar-UNS Teken Perjanjian Kerja Sama

Penandatangana perjanjian kerja sama antara Pemkab Karanganyar dengan UNS Surakarta

Karanganyar, Kamis (30/03/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjalin perjanjian kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam sektor pertanian, meliputi agrowisata, pertanian organik dan tanaman pisang.

Kerja sama itu meliputi pengembangan pertanian organik di Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang. Pengembangan sentra pisang di Desa Jenawi, Kecamatan Jenawi, pengembangan agrowisata di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo dan di Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dari Pemkab Karanganyar dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Supramnaryo, sedangkan dari UNS oleh Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto. Disaksikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (29/03) malam, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lingkup perjanjian itu meliputi kegiatan studi kelayakan, penyusunan desain, pengolahan lahan, penyediaan bibit, pendampingan dalam penanaman dan pemeliharaan, monitoring dan evaluasi, serta hal lain yang berkaitan dengan perjanjian.

Bupati Karanganyar mengatakan di Kabupaten Karanganyar tetap mempertahankan hampir 26 ribu hektar untuk lahan lestari dan masih surplus beras diatas 300 ribu ton di tahun 2016.

“Di Kabupaten Karanganyar juga ada waduk Gondang dan saat ini masih dalam hal penyelesaian pembangunan. Baru saja Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla menanam pohon durian di sabuk waduk,” kata Bupati Karanganyar.

Selain itu, Bupati juga mengatakan ada lima kecamatan menjadi basis pertanian organik yakni Mojogedang, Jenawi, Kerjo, Karangpandan, dan Matesih. Bahkan di Kabupaten Karanganyar juga ada produksi beras hitam yang sudah masuk pasar ekspor.

“Ada lima kelompok tani yang sudah mempunyai sertifikat beras organik dan ini akan kita kembangkan, nilai lebih bagus dan menjanjikan mempunyai keunggulan nilai jualnya,” katanya.

Ditempat yang sama, Dekan Fakultas Pertanian UNS, mengatakan Kabupaten Karanganyar mempunyai potensi pertanian yang banyak dikembangkan. Bahkan telah dimulai dengan pengembangan sentra pisang di Kecamatan Jenawi pada tahun kemarin.

“Tahun ini mewujudkan sentra pisang dan ada keinginan makanan olahan dari bahan pisang dari Kabupaten Karanganyar dan menghasilkan nilai tambah,” kata Dekan Fakultas Pertanian UNS.

Untuk pengembangan agrowisata di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo dalam waktu dekat ini akan dicanangkan penandatanganan prastasi.

“Nantinya dibuat seperti farm house di tempat lain. Adapula  lahan di Kecamatan Jatiyoso yang bisa dikembangkan perkebunan kakao, bisa juga untuk agrowisata,” katanya.(pd)

Read More
DISKOMINFO 2017

TENAGA KONTRAK HARUS DISERTAKAN MENJADI ANGGOTA BPJS KETENAGAKERJAAN

Karanganyar, Kamis 23 Maret 2017

DISKOMINFO

Buapati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Pernyataan ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada acara sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan pada hari Rabu, 22 Maret 2017.

Bertempat di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Utama Surakarta mengadakan Sosialisasi tentang pelaksanaan program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan bagi para Tenaga Harian Lepas (THL) dan Tenaga Kontrak dengan Perjanjian Kerja (TKPK) yang bekerja di seluruh OPD di Pemkab Karanganyar. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari surat yanag telah dilayangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Utama Surakarta kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Sosialisasi yang dibuka oleh Suwilwan Rachmat yang menjabat Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, menyampaikan baru sekitar 1.007 perusahaan dan 92.877 tenaga kerja di Kabupaten Karanganyar yang sudah dilindungi oleh program-program yang telah diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dengan didaftarkannya para perkerja penyelenggara Negara khususnya Pemkab Karanganyar itu bisa menjadi contoh dan diikuti oleh para pemberi kerja selain penyelenggara Negara.

Bupati dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kerjasama yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Karanganyar, guna melindungi para pekerja khususnya para THL sehingga dalam bekerja dia akan lebih semangat dan all out. Banyak manfaat yang akan diperoleh para THL apabila sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Jaminan Sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian. Dalam kesempatan ini Juliyatmono, Bupati Karanganyar juga menginstruksikan kepada seluruh OPD yang ada di Pemkab Kabupaten Karanganyar untuk segera  mendata para pekerja THL nya agar program ini segera terealisasi.

“Bagi OPD yang mempunyai tenaga harian lepas atau non PNS harus menyertakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Iurannya yang membayar APBD,” kata Juliyatmono.

Acara ini juga dihadiri seluruh OPD dan juga Camat yang ada di Pemkab Karanganyar serta berbagai tamu undangan. Demikian Diskominfo (kris/adit/rz)

Read More