WhatsApp Image 2024-10-08 at 11.06.24 AM

Pelajari Pembenihan Holtikultura, Rombongan Pemkab Karanganyar Kunjungi CV. MGA

Karanganyar – Pj. Bupati Karanganyar didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar berkunjung ke CV. Multi Global Agrindo (MGA) guna meninjau mempelajari teknologi perbenihan Holtikultura di kediaman Mulyono di Karangpandan pada Jum’at (4/10/2024).

CV. Multi Global Agrindo dimiliki oleh Mulyono Herlambang, S.P., M.M, mantan penyuluh pertanian yang juga terkenal sebagai direktur OISCA Karanganyar. Mulyono mengungkapkan bahwa dalam proses pembenihan, kunci utama dalam keberhasilannya adalah ketekunan, sehingga bisa menghasilkan varian unggulan dari tanaman holtikultura.

Selain mempelajari pembenihan holtikultura, kali ini rombongan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang berkunjung ke CV. Multi Global Agrindo juga berkesempatan untuk memanen cabai dan melon.

Menjadi kewajiban Pemerintah untuk menjaga agar pengetahuan ini terus berkembang dan membawa tanaman holtikultura menjadi lebih unggul. Dengan adanya pembibitan holtikultura ini tentunya juga menjadi penyemangat bagi penggiat pertanian lainnya, sehingga ilmu yang dihasilkan dalam proses pembenihan ini tidak terputus di generasi berikutnya.

Read More
DSC07237

Fokus Turunkan Stunting, Pemkab Karanganyar Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Kepada Masyarakat

KARANGANYAR – Bertempat di Kantor Pos Karanganyar pada Selasa (3/9/2024), Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan program penyaluran cadangan pangan pemerintah dalam rangka pengentasan stunting dengan penyaluran bantuan berupa suplemen, susu, daging ayam, dan telur.

Pada survei yang dilakukan di Kabupaten Karanganyar terdapat kurang lebih 16.657 anak yang tidak mengalami stunting, sedangkan terdapat 2.249 anak dinyatakan stunting. Program penyaluran cadangan pangan pemerintah ini dilaksanakan untuk mencegah serta mengantisipasi terjadinya peningkatan stunting. Hal ini sejalan dengan komitmen Pj. Bupati Karanganyar yang  memiliki target 0% stunting di Kabupaten Karanganyar.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Pos Indonesia, Badan Pangan Nasional, dan ID FOOD. Dengan adanya penyaluran bantuan ini, Pj. Bupati Karanganyar berharap anak akan mendapat cakupan gizi yang maksimal dengan bantuan pengelolaan secara maksimal juga. Beliau juga mengingatkan karena ada bantuan berupa ayam potong segar yang masih beku, agar segera diolah, agar tidak menurunkan kualitas gizi makanan. 

Bantuan ini nantinya akan berkelanjutan selama 6 minggu ke depan. Hal ini dimaksudkan agar tidak hanya ada pencegahan namun juga sebagai bentuk penanggulangan adanya stunting. Harapannya bantuan ini bisa memberikan manfaat semaksimal mungkin bagi masyarakat sehingga tidak ada lagi kasus stunting di Kabupaten Karanganyar.(Diskominfo)

Read More
tauziah (5)

Pemkab Karanganyar Mengikuti Tauziah Kebangsaan Pemprov Jateng

Wakil Bupati Karanganyar, H Rober Christanto, Sekda Karanganyar, Drs Sutarno M.Si dan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengikuti tauziah kebangsaan Pemrov Jateng

 

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengikuti Tauziah Kebangsaan yang digelar Pemprov Jawa Tengah melalui vidcon. Dalam kesempatan ini, Vidcon tauziah dilaksanakan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Karanganyar H Rober Christanto,  Sekda, Drs Sutarno M.Si, Asisten 2, Agus Cipto Waluyo, Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo dan jajaran Forkompinda.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak pemerintah dan masyarakat untuk menjadi agen menjaga protokol kesehatan. Artinya, masyarakat ikut serta selalu mengingatkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Berita di Kudus memang menggunakan bahasa yang seram. Mari kita gunakan bahasa yang tidak terlalu seram dan meminta masyarakat juga jangan terlena untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Gubernur Jawa Tengah.

Sementara Ustad Das’ad Latif dalam tauziah mengingatkan masa pandemi seperti sekarang ini meningkatkan kualitas kesabaran dan menyempurnakan pelaksanaan sholat. Yang dimaksud meningkatkan kulitas kesabaran yakni sabar menggunakan masker, sabar jaga jarak, sabar cuci tangan dan sabar untuk di rumah. Sementara menyempurnakan sholat lima waktu dengan baik. “Jangan sholat namun pikiran kemana-mana. Sholat dengan baik dan ditambah sholat sunah,” ungkapnya. (hr/adt)

Read More
sidang paripurna (7)

Pandangan Fraksi Dijadikan Bahan Evaluasi Guna Perbaikan Kinerja Pemkab Karanganyar

Sidang paripurna Jawaban Bupati terkait Rencangan Perda tetang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020

 

KARANGANYAR – Berbagai masukan, saran dan pertanyaan dalam pemandangan umum fraksi DPRD Karanganyar terkait Rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020. Dihadapan sidang paripurna yang digelar, Kamis, (20/05), Bupati menyampaikan semua saran dan masukan dari Fraksi di DPRD Karanganyar akan dijadikan bahan evaluasi guna perbaikan kinerja Pemkab Karanganyar kedepan. Pemkab Karanganyar berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar.

“Selanjutnya terkait pertanyaan dan permintaan penjelasan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar, akan kami jawab dan jelaskan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Menjawab pemandangan umum FPAN-Demokrat, Bupati mengatakan penilaian terhadap Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang masih kurang memuaskan, dapat disampaikan bahwa hal ini disebabkan komponen penilaian SAKIP yang capainnya belum maksimal. Belum terintegrasinya Aplikasi SAKIP dengan E_Planning, E_Budgetting dan E_Sakip. Saat ini, memang e_planing dengan E_budgeting telah dilakukan menjadi satu dalam sistem Sisitem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) sehingga ke depan diharapkan secara bertahap predikat penilaian terhadap SAKIP Pemkab Karanganyar akan semkain meningkat.

Mengenai proses pengisian jabatan yang kosong, Bupati mengatakan masih dalam proses permohonan rekomendasi pelaksanaan seleksi terbuka ke komisi ASN melalui aplikasi SIJAPATI. “Berkaitan dengan meningkat jasa kuliner berupa restoran-restoran telah dilakukan identifikasi keberadaaya. Termasuk pemenuhan persyaratan perizinannya,” tambahnya.

Mengenai belanja gedung dan bangunan yang realisasinya hanya 60,68 persen dari pandangan umum fraksi PDIP, Bupati Karanganyar mengatakan penyerapan alokasi belanja gedung/bangunan yang mengalami keterlambatan proses pelelangan. Selain itu, adanya pandemi Covid-19 pada awal tahun terdapat kebijakan refocusing anggara. Namun pada perubahaan anggaran alokasi belanja yang bersumber dari DAK dikembalkikan karena keterbatasan waktu tidak dapat direalisasikan secara optimal. (hr/adt)

Read More
dlh (5)

Perguruan Tinggi dan Pemkab Karanganyar Mencoba Sumber Daya Air di Jumok dan Tlaga Madirdo Untuk Tenaga Listrik

Pemkab dan UNS bersinergi kuat untuk memperdayakan masyarakat Karanganyar

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bersama Perguruan Tinggi seperti UNS dan Uiniversitas Negeri Yogjakarta (UNY) mencoba Sumber Daya Air (SDA) di Jumok dan Tlaga Madirdo Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyo untuk menghasilkan listrik. Mengingat debit air di dua tempat tersebut sangat baik dan memungkinkan untuk dijadikan Sumber Tenaga Listrik di Berjo dan sekitarnya. Namun demikian, setidaknya dibutuhkan dana Rp 2,5 miliar menjadikan tenaga air menjadi listrik.

“Kami sudah survei bersama tim dari FEB UNS, Fakultas Teknik Elektro UNS dan Bina Desa LPP UNS untuk membuat tenaga air di Jumok dan Tlaga Madirdo untuk dijadikan tenaga listrik. Untuk kapasitas air di Madirda 8000 liter per detik dan di Jumok 1500 liter per detik. Kami sangat mendukung program baik ini,” papar Kepala Desa Berjo, Suyatno dalam Forum Group Discussion (FGD) pengembangan desa wisata berwawasan lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui pembangkit listrik tenaga air di Rumah Dinas Bupati Karangayar, (18/03)

Suyatno melihat dampak positif dari adanya pembangkit listrik tenaga air selain untuk wisata juga untuk edukasi. Sehingga masyarakat yang datang ke Jumok bisa juga wisata edukasi yang ujung-ujungnya juga meningkatakan ekonomi masyarakat. Hal ini terus menjadi kajian agar manfaatnya bisa dioptimalkan. Selain itu, sampah-sampah akan dikelola dan dimanfaatkan untuk tambahan sumber tenaga listrik.

Hal senada disampaikan Prof Soenarto, salah satu tim dari UNY. Dia menduga potensi air di wilayah tersebut sangat potensial untuk pembangkit tenaga listrik. Namun berapa kw what masih terus dalam pengkajian. Selain itu, di kawasan tersebut perlu terus digelorakan semangat untuk menanam. Sebab hal itu untuk menjaga air di Ngargoyoso tetap optimal. “Saya yakin penelitian ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat setempat,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bambang Djatmiko mewakili Bupati Karanganyar mengapresiasi setinggi-tingginya pengembangan desa wisata berwawasan lingkungan oleh UNS dan UNY tersebut. Pihaknya berharap kajian tersebut bisa mendatangkan manfaat positif. (hr/ina)

Read More
WhatsApp Image 2021-02-02 at 14.29.59

RSU Jati Husada Diusulkan Pemkab Karanganyar Ke Kementerian Kesehatan Untuk Jadi RSU Rujukan Pasien Covid 19

Pemkab Karanganyar mengusulkan Rumah Sakit Umum (RSU) Jati Husada dijadikan rujukan rumah sakit pasien covid 19.

 

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengusulkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kementrian Kesehatan agar Rumah Sakit Umum (RSU) Jati Husada dijadikan rujukan rumah sakit pasien covid 19. Pengusulan itu tidak serta merta akan tetapi melalui tinjauan lapangan atau sidak yang dilakukan Pemkab Karanganyar 2 Februari 2020 lalu. Dari pihak RSU Jati Husada sudah menyatakan kesiapan dengan berkirim surat kepada Pemkab.

 

“Dari sidak yang saya lakukan beberapa waktu lalu yang sudah siap, layak dan bagus untuk pasien covid 19 memang hanya RSU Jati Husada. Sedangkan yang lain belum memenuhi persyaratan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menghadiri vidcon penyusunan perubahaan RPJMD Kabupaten Karanganyar 2018-2023 di ruang SIC Diskominfo Karanganyar (10/02)

Usulan rujukan khusus covid 19 untuk RSU Jati Husada nanti akan mendapatkan peralataan covid 19 dari Kementrian Kesehatan. Pada prakteknya nanti, Jati Husada khusus untuk pasien covid 19. “Saat sidak beberapa saat yang lalu, Pihak rumah sakit sudah menyatakan siap jika menjadi rujukan covid 19,” tambahnya.

pada saat sidak di  RSU Jati Husada, Bupati Karanganyar ditemui pemilik (owner), Sri Sudar Sigit dan Direktur RSU, Dr Sri Hartini MM. Bupati sempat melihat tempat tidur, ruang isolasi di RSU Jati Husada. (hr/adt)

Read More
DSC_2537

23 Korban Gempa Mamuju, Sulawesi Barat Diterima Pemkab Karanganyar, Dua Diantaranya Reaktif.

Asisten Pemerintahaan Pemkab Karanganyar, Sundoro menerima dan memberikan bantuan kepada 23 warga Karanganyar yang terkena gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat

KARANGANYAR – Sebanyak 23 korban Gempa Mamuju, Sulawesi Barat asal Karanganyar diterima Pemkab di rumah dinas Bupati, Jumat (22/01). Mereka warga Kecamatan Jumantono dan Jatipuro Karanganyar yang sudah puluhan tahun mencari rejeki di ibukota Sulawesi Barat tersebut. Dua diantara orang tersebut dites saat datang di bandara Adi Sumarmo reaktif covid 19. Keduanya telah diserahkan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surakarta yang telah membantu menerima dan menyerahkan ke Pemkab Karanganyar. Selanjutnya akan diserahkan ke kecamatan untuk diantar pulang masing masing ke rumah,” papar Asisten Pemerintahaan Pemkab Karanganyar, Sundoro mewakili Bupati Karanganyar.
Mantan kepala Dishub tersebut, menambahkan untuk yang reaktif ditangani oleh DKK. Sedangkan yang lain, Sundoro mewanti wanti setelah pulang untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Tidak usah berpelukan dengan keluarga. Cukup saling sapa dan jaga jarak agar tetap menjaga protokol kesehatan karena saat ini Karanganyar tengah melaksanakan PSBB. “Jika keluarga mau berkunjung secara bergantian dan tetap jaga jarak. Kita tidak ingin kasus covid 19 makin tinggi,”imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Karanganyar memberikan bantuan paket sembako dannuang Rp 500 ribu per jiwa. Diharapkan mereka bisa bangkit lagi dan berusaha kembali.

Kepala Dinas Sosial, Waluyo Dwi Basuki menambahkan mereka akan tetap dipantau. Baik secara psikoligis dan kesehatannya. Selanjutnya akan diserahkan ke camat dan kades untuk dipulangkan ke rumah masing-masing.

Sementara Wisno, 37 salah satu eksodus dari korban gempa Mamuju, mengatakan ada 4 orang anggota keluarganya. Dia merantau di Mamuju sudah 16 tahun berada di ibukota Sulawesi Barat. Dia berjualan bakso dan masih sewa rumah. Kondisi rumahnya retal retak dan takut untuk masuk. “Jujur saya masih trauma dengan gempa di Sulawesi Barat tersebut. Saya terima kasih kepada pemerintah yang bisa membantu pulang kami dengan gratis,” imbuh Wisno. (hr/adt)

Read More
IMG-20201117-WA0061

Kembangkan Perekonomian Wilayah, Pemkab Karanganyar Gandeng PT Pegadaian

Diskominfo

Juliyatmono saat menandatangani MOU dengan PT Pegadaian

KARANGANYAR – Penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama antara PT pegadaian (persero) dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar berlangsung di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (17/11/20).

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengembangkan perekonomian di wilayah Karanganyar. Hingga saat ini terdapat 9 outlet pegadaian (1 cabang dan 8 unit pelayanan cabang) yang tersebar di Tawangmangu, Karangpandan, Matesih, Jumapolo, Jatipuro, Tasikmadu, Jaten serta Bejen.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik serta merekomendasi penggunan jasa pegadaian dalam mengatasi persoalan finansial. Kini, perusahaan itu lebih profesional dan membuka berbagai produk layanan. Tak hanya gadai namun juga investasi dan transaksi nontunai. Dalam kerjasama dengan pemerintah daerah, ia menanti eksekusinya.

“Kerjasama untuk mengubah sampah menjadi emas sangat dinanti. Ini yang kami maksud peran serta swasta dalam pembangunan daerah,” katanya.

PT Pegadaian (Persero) Area Surakarta mencatat kenaikan gadai selama delapan bulan terakhir mencapai Rp10 miliar di Kabupaten Karanganyar. Kurun waktu tersebut dihitung sejak awal Pandemi Covid-19 pada Maret 2020 lalu.

Vice President (VP) PT Pegadaian (Persero) Area Surakarta, Ali Mustaat mengatakan hal itu usai menandatangani kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar di ruang Anthurium.

“Faktornya karena masyarakat memang terdorong untuk menggadaikan barangnya demi memenuhi kebutuhan dimasa pandemi. Kemudian, adanya kenaikan standar taksiran logam (STL) emas.

Kenaikan gadai selama Pandemi Covid-19 tidak berbanding lurus dengan kredit mikro. Bahkan kredit mikro pegadaian mengalami stagnan. Hal ini disebabkan ekonomi yang lagi seret bagi pelaku UKM.

“Usaha enggak berkembang sehingga kemampuan bayar utangnya tak bagus. Kredit mikro stagnan,” katanya.

Meski demikian, Pegadaian tetap memperpanjang program restrukturisasi kredit dimana nasabah dibolehkan menunda pembayaran angsuran pokok maupun bunga. Diskominfo (an/in)

Read More
IMG-20201015-WA0022

Kasus Covid-19 Terkini, Pemkab Karanganyar Peringkat 11 Se-Jateng Dan 105 Tingkat Nasional

Read More
20200925_071931

Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemkab Karanganyar Gelar Senam Sajojo

Read More