DSC_0241

Bimtek Penyusunan APBDesa

kominfo

Bupati Karanganyar Saat Memberikan Sambutan Pengarahan Dihadapan Peserta Bimtek, Senin (09/11)

Dengan diterapkannya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, maka perlu dipersiapkan sumber daya manusia terkhusus bagi Pengelola Keuangan Desa dalam penyusunan APBDesa. Atas dasar tersebut, Bagian Pemerintahan Desa dan Kelurahan Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar pada Senin (09/11) bertempat di Graha Pindusita Agro Sondokoro mengadakan bimbingan teknis penyusunan APBDesa. Bimtek yang diikuti oleh Sekdes, Bendahara Desa dan Perangkat Desa di lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan dilangsungkan selama 5 hari yaitu mulai tanggal 9 – 12 November dan 16 November 2015 terbagi menjadi 5 angkatan.

Adapun materi yang akan diterima oleh peserta adalah penyusunan APBDesa Tahun 2016 berdasarkan Permendagri 113 Tahun 2014, Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) dan Rencana Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) serta praktek penyusunan APBDesa Tahun 2016 berdasarkan Permendagri 113 Tahun 2014 yang akan disajikan oleh BAPPEDA Kabupaten Karanganyar dan Bagian Pemerintahan Desa dan Kelurahan. ad

Read More

412 Orang Berebut Formasi Jabatan Perangkat Desa

SERIUS- salah satu peserta terlihat serius mengerjakan soal dalam ujian  tertulis bagi calon perangkat desa, di Balai Desa Ngijo, Tasikmadu, Selasa (03/12)

SERIUS- Salah satu peserta terlihat serius mengerjakan soal dalam ujian tertulis bagi calon perangkat desa, di Balai Desa Ngijo, Tasikmadu, Selasa (03/12)

Karanganyar, Rabu (04/12/2013)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) mengadakan seleksi tes tertulis bagi perangkat desa dikarenakan terdapat kekosongan jabatan perangkat desa.

Kepala Bagian Pemdes Sunarno menuturkan merespon kekosongan yang terjadi, dari pihak Pemdes mengadakan seleksi tertulis. Kekosongan pada 91 formasi itu diperebutkan oleh 412 peserta calon perangkat desa. Mereka terbagi dalam tiga kelompok yang mengikuti ujian tertulis di tiga lokasi berbeda.

 

“Jumlah peserta di tiap lokasi ujian tertulis tidak sama. Di hari pertama diikuti oleh sekitar 112 peserta. Di hari kedua diikuti sekitar 160 dan sisanya mengikuti besok (hari ini),” ujar Sunarno, di Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Selasa (03/12) kemarin.

Hari pertama ujian tertulis di Balai Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, diikuti oleh calon perangkat dari Tawangmangu, Karangpandan, Matesih, Ngargoyoso, Jenawi dan Kerjo. Sementara di Balai Desa Ngijo Kecamatan Tasikmadu diikuti oleh peserta dari Tasikmadu, Jumantono, Jumapolo, Jatipuro, Jatipuro dan Jatiyoso. Selanjutnya ujian tertulis di Balai Desa Jati, Kecamatan Jaten diikuti calon perangkat dari Jaten, Kebakramat, Mojogedang, Colomadu dan Gondangrejo.

Secara umum, materi dari ujian tertulis terbagi dalam dua kategori. Untuk soal dari Pemkab berisikan materi tentang bahasa Indonesia, Pancasila, Pengetahuan tentang UUD 45 serta UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sementara soal dari desa bermaterikan pengetahuan tentang pemerintahan desa dan pengetahuan umum. “Soal dibuat sebanyak 100 soal. Jadi soal yang diujikan kali ini sebanyak 200 soal,” tuturnya.

Dia menuturkan kekosongan formasi perangkat desa ini terdiri dari sejumlah jabatan. Dari mulai kepala dusun (kadus), Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Urusan (kaur). “Kekosongan terjadi karena perangkat yang lama telah pensiun. Kekosongan mulai terjadi sejak bulan Februari hingga sekarang ini,” ungkapnya.

Kendati terjadi kekosongan, dipastikan kinerja pelayanan desa selama ini tetap berjalan lancar. Sunarno menegaskan, setiap formasi yang kosong sementara waktu ditangani oleh perangkat lainnya. “Jadi pelayanan kepada masyarakat desa tetap berjalan normal. Sebab yang mengurusi di formasi yang kosong itu ada, meskipun belum secara definitif,” urainya.

Dalam ujian ini peserta dianggap lolos bila berhasil meraih nilai minimal 6,0. Standar nilai terendah itu merupakan akumulasi dari perhitungan setiap soal yang memiliki bobot nilai 0,5. “Namun jika  dalam satu formasi terdapat lebih dari satu pelamar, maka ditetapkan nilai tertinggi. Bila ada nilai tertinggi sama, maka peserta yang bersangkutan akan mengikuti ujian ulang saat itu juga. Sebab hasil dari ujian tertulis ini juga langsung diumumkan beberapa saat setelahnya,” paparnya.

Saat ujian kemarin ternyata ada dua peserta yang nilainya sama, sehingga dilakukan ujian tertulis cadangan sampai dengan pukul 17.00

Untuk pelantikan peserta yang lolos nanti langsung dilakukan di tiap desa oleh kades yang bersangkutan. Sebab untuk melantik perangkat desa cukup hanya dengan mengeluarkan SK Kades setempat saja.  “Pelantikan dari 91 formasi yang kosong itu nanti langsung oleh kades dengan difasilitasi oleh camat selaku pembimbing wilayah setempat,” imbuhnya.pd

Read More

Hari ini, 177 Kades di Karanganyar Terima Motor Dinas

Sebanyak 177 kepala desa (kades) bakal menerima sepeda motor dinas untuk kegiatan operasional, Sabtu (3/8/2013).

Setiap kades laki-laki akan menerima sepeda motor Honda Mega Pro sementara kades perempuan menerima Honda Supra.

Motor dinas para kades bakal diberikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR di halaman Setda Karanganyar. Setiap kades harus mengambil motor dinas baru dan tidak boleh diwakilkan orang lain.

Plt Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Karanganyar, Ani Indriastuti, mengatakan anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan motor dinas kades senilai kurang lebih Rp3,5 miliar. Setiap kades dijatah Rp20 juta unuk pengadaan pembelian sepeda motor dinas.

“Proses lelang motor dinas sudah kelar. Sepeda motor segera dibagikan kepada kades untuk menunjang kegiatan operasional setiap hari,” katanya kepada wartawan, Jumat (2/8/2013).

Para kades yang berdomisili di wilayah lereng pegunungan akan menerima sepeda motor Honda Mega Pro. Pasalnya, medan di lereng pegunungan cukup berat sehingga kondisi sepeda motor harus prima. Dengan pemberian sepeda motor dinas baru maka pelayanan terhadap masyarakat dapat meningkat di setiap desa. Kades dapat menangani permasalahan administrasi hingga permukiman penduduk.

“Diharapkan pelayanan masyarakat lebih prima dan meningkat termasuk yang berdomisili di wilayah pedalaman,” jelasnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa dan Kelurahan Setda Karanganyar, Sunarno, menyatakan proses lelang dilakukan langsung oleh DP2KAD dan Bagian Perlengkapan Setda Karanganyar. Seluruh motor kades bakal diganti dengan motor baru yang menyesuaikan dengan domisilinya.

Read More

PILKADES KARANGANYAR: 36 Kades Incumbent Maju Pilkades

Sebanyak 36 kepala desa (kades) incumbent dipastikan bakal meramaikan pesta demokrasi tingkat desa Desember mendatang. Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) dan Kelurahan Pemkab Karangayar, Sunarno, menjelaskan posisi incumbent lebih kuat dibanding para penantangnya. Bahkan dia menyebut persentase kemenangan incumbent bisa mencapai 70 persen dibanding kandidat penantang.

Alasannya incumbent sudah membuktikan kinerja mereka selama masa bakti lima tahun. “Secara perhitungan posisi incumbent memang lebih kuat,” jelasnya, Selasa (13/11/2012). Namun menurut Sunarno, tidak semua incumbent berpeluang memenangi pilkades. Sebab sebagian incumbent terbukti tidak mampu menunjukkan kinerja positif selama memimpin desa mereka. Lebih jauh lagi pertarungan balon kades bakal berlangsung sengit bila para kandidat balon kades merupakan figur baru.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Jatiyoso, Budi Santoso, menjelaskan, bila tidak ada kandidat penantang incumbent, pilkades bisa tetap berlangsung.

Pilkades digelar dengan hanya satu balon kades melawan kotak suara kosong. Untuk memenangi pilkades, balon bersangkutan harus bisa unggul 50 persen plus satu suara, dari total suara sah. Di Jatiyoso sendiri ada empat desa yang akan menggelar pilkades Desember mendatang yakni Desa Jatiyoso, Tlobo, Karangsari dan Beruk.

Read More