Open Hours : Mon – Fri: 8.00 am. – 4.00 pm.
+1 800 123 456 789

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan peserta Benchmarking Diklat PIM IV Lampung Barat, Rabu Siang (29/3)
Karanganyar, 29 Maret 2017
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya di hadapan peserta Benchmarking Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XVII Kabupaten Lampung Barat Tahun 2017 di Aula Kantor BKPSDM Karanganyar, Rabu pagi (29/03)
Kegiatan benchmarking ini berfokus kepada 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar sebagai narasumber. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 29 Maret hingga tanggal 31 Maret 2017 diikuti oleh 40 peserta dari Kabupaten Lampung Barat sebagai bentuk seluruh rangkaian kurikulum yang telah ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.
Bupati mengatakan bahwa jajaran pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di Kabupaten Karanganyar harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan mencintai pekerjaannya serta diharapkan jangan berpikiran negatif dalam bekerja.
Bupati juga menghimbau kepada ASN yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk terus menjaga kinerjanya. Dikarenakan Pemkab Karanganyar dalam menentukan promosi maupun mutasi jabatan termasuk kenaikan pangkat ASN telah menggunakan sistem informasi (IT).
“riwayat pekerjaan akan terus kita ikuti. Tidak boleh ada hambatan, tidak boleh kita rugikan supaya semakin semangat dalam bekerja.” Kata Juliyatmono
Pekerjaan harus dilakukan dengan senang hati, dengan sungguh–sungguh supaya tidak hanya berpikir mendapat insentif penghasilan akan tetapi harus juga mendapat pahala dikemudian hari. Maka pikiran harus positif dan bersemangat melihat masa depan. Indikator ASN profesional itu ada tiga, inovatif, kreatif dan beriman kepada Tuhannya sesuai dengan agamanya.
Pimpinan rombongan, Gunawan Rashyid yang juga Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Lampung Barat menyampaikan bahwa program Benchmarking To The Best Practice merupakan bagian integral dari program diklatim tingkat IV yang sepenuhnya diselenggarakan oleh BKPSDMD Lampung Barat, diharapkan Kabupaten Karanganyar sebagai locus dapat memberikan data dan informasi yang dibutuhkan peserta sehingga mampu membuat proyek perubahan dan menjadi inspirasi serta memiliki pandangan yang lebih baik lagi.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan pengambilan data dalam keberhasilan membuat proyek perubahan, dengan demikian para peserta akan menjadi pemimpin perubahan.” Kata Gunawan
Gunawan berharap para peserta benchmarking akan menjadi peka terhadap lingkungan, memiliki ketajaman, memiliki kemampuan identifikasi, analisis dan mampu menemukan pokok masalah serta menetapkan solusi penanggulangannya. Demikian Diskominfo (ad/tt)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada lepas sambut Kepala Kantor Pertahanan Karanganyar, Jum’at (24/3).
Karanganyar, Jum’at 24 Maret 2017
Masalah pertanahan perlu adanya sinergi dengan berbagai pihak. Karena koordinasi antar satuan kerja akan memudahkan kelancaran dalam penyelesaian masalah tanah di Kabupaten Karanganyar. Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar pada Lepas Sambut Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar, Jum’at (24/3/2017) di Hotel Taman Sari, Karanganyar.
Lebih lanjut Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan program Layanan Anggota Masyarakat (Layangmas) berbasis geopasial hasil kerjasama Pemkab dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar sekarang ini sudah bisa diakses melalui internet.
“Untuk pelayanan, masyarakat sudah bisa online ke layangmas.karanganyarkab.go.id,”jelasnya.
Ditambahkannya, Layanmas ini menjadi inovasi pemerintah sebagai evaluasi Pemkab dalam peningkatan pelayanan publik, dan Layangmas ini meraih peringkat sepuluh besar di Indonesia.

Abadikan Gambar : Bupati Karanganyar, Juliyatmono (paling kiri), Kepala BPN Karanganyar yang lama, Dwi Purnama beserta isteri, Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto beserta isteri dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (paling kanan).
Sementara itu, sambutan Kepala BPN terdahulu, Dwi Purnama, untuk pekerjaan mega proyek di Karanganyar sepenuhnya tuntas seperti pembangunan waduk Gondang, jalan tol. Pihaknyapun mengapresiasi Pemkab yang telah menghibahkan Kaldek 1,8 miliar untuk pengarsipan secara elektronik.
“Terima kasih atas kerjasamanya ikut berperan proses dalam pertanahan. Tetap pererat koordinasi, karena kita harus berpedoman pada aturan-aturan Pemerintah daerah,”ujarnya.
Dikatakannya terkait dengan legalisasi aset lima ribu bidang diperlukan dorongan penyiapan dokumen, karena kita tetap memerlukan dukungan dokumen desa, untuk itu perlu segera disukseskan.
“Target kita 12.500 bidang, 1300 bidang sudah kita selesaikan tanah kas desa. Sedangkan aset-aset desa yang telah beralih menjadi kalurahan, tujuh puluh persen sudah selesai. Dan masih perlu untuk didorong terus,”pesannya dihadapan Kepala BPN Karanganyar yang baru.
Selanjutnya Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto menyikapi terhadap progress, pekerjaan siap untuk menyelesaikan.
“Pada intinya kami tetap butuh dukungan dari Pemda terkait kegiatan pertanahan. Dan kami siap selesaikan untuk penyiapan data yuridis dan fisik. Mohon support dan kerjasamanya,”tandasnya.
Demikian Diskominfo (ft/ind)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan penghargaan kepada pemenang Anugerah Karanganyar Award 2016.
Karanganyar, Jumat (16/12/2016)
Acara Karanganyar Award 2016 memberikan anugerah bagi tokoh inspiratif di wilayah Kabupaten Karanganyar, yang bekerja di berbagai bidang pekerjaan dan pengabdian masyarakat.
Even yang baru pertama dihelat, Kamis (15/12) malam itu, di Gedung Wannita Karanganyar, diberikan untuk tokoh inspiratif yang berhasil memenangkan berbagai kategori, antara lain bidang Pelayanan Kesehatan (Bidan, Dokter, Puskesmas, Rumah Sakit), Pendidikan (Guru Inovatif, Siswa Inspiratif, Lembaga Pendidikan Inovatif), Lingkungan Hidup (Pelopor peduli lingkungan, Lembaga pendukung lingkungan, Desa pelopor penghijauan), Ekonomi Kreatif (Entrepreneur, Pemberdaya masyarakat, Home industri).
Selain itu juga, Industri Peduli Masyarakat (Perusahaan Peduli Lingkungan, Peduli Pendidikan, Peduli Ekonomi), Pemberdayaan Pemuda (Pemberdayaa Pemuda, Karangtaruna, Pramuka), Pemerintahan (SKPD Terinovatif, Camat, Kades/Lurah), Pelayanan Umum (Transportasi), Perempuan (Aktivis Perempuan, Penggerak PKK Tergiat), Olahraga (Atlet, Tokoh Penggerak Olahraga, Pekumpulan Olahraga), Insan Istimewa (Pelopor Sosial, Penggerak Ekonomi , Atlet Berprestasi), Pemberdaya Masyarakat (Desa Agrowisata, Kampung UMKM, Kampung Budaya, Kampung Pelopor Wajib Belajar) Seni Budaya (Pengiat Seni Tradisional, Pelestari Budaya, Sanggar Seni).
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada malam itu mengatakan, ini merupakan prestasi baru bagi yang terpilih mendapatkan penghargaan-penghargaan. Semoga ini sebagai penghargaan dedikasi bagi mereka yang mengabdi tanpa pamrih di Kabupaten Karanganyar.
“Bagi yang menerima penghargaan semoga dapat menunjukkan dedikasi semangat inspiratif bagi semuanya,” kata Bupati.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, karena kita mempunyai kelebihan dan kekurangan, apa yang kita lakukan adalah bagian kelebihan yang kita punyai. Dibalik itu ada kekurangan, oleh karena itu sehebat apapun tidak bisa bekeja sendirian tanpa bekerjasama dengan semua pihak.
Pada acara itu juga diberikan hadiah kepada pemenang Lomba Fotografi dan juga pemenang Lomba Film Pendek Video Hari Jadi Kabupaten Karanganyar.
Di acara tersebut juga ada hiburan penyanyi Didi Kempot, Seruling Dewata, dan Ho No Co Ro Ko Perkusi.pd

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melakukan peletakan batu pertama pembangunan trotoar di terminal Bejen ke utara, Selasa (23/08) pagi.
Karanganyar, Selasa (23/08/2016)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membangun trotoar untuk memberi akses bagi pejalan kaki agar nyaman dan aman. Trotoar itu dibangun sepanjang 1.075 meter, dan pembuatan saluran sepanjang 627,3 meter.
“Lebar trotoar bervariasi dari 100 sentimeter sampai dengan 150 sentimeter. Lebar rata-rata 140 sentimeter, dengan menyesuaikan kondisi eksisting jalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar, Edy Sriyatno.
Trotoar tersebut dibangun dari terminal bejen ke utara (jalan lingkar utara), dengan tinggi kurang lebih 28 sentimeter. Sedangkan pagu anggaran Rp. 1,6 miliar, dengan nilai kontrak Rp. 1,3 miliar.
Sedangkan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 90 hari kalender mulai dari tanggal 1 Agustus 2016 sampai dengan 29 Oktober 2016.
Sebelumnya, pihak DPU Kabupaten Karanganyar telah melakukan sosialisasi kepada SKPD terkait, Forkompincam Karanganyar, Ketua RT/RW lokasi kegiatan serta masyarakat pada hari Selasa, (1/03) di Kelurahan Bejen.
Ditambahkan olehnya, pembangunan drainase dan trotoar ini merupakan salah satu bagian dari penataan kota Kabupaten Karanganyar. Pihaknya juga bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar sedang merencanakan Green City.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan trotoar tersebut, Selasa (23/08) pagi.
“Dengan adanya trotoar ini, tentu dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Saya juga meminta agar fungsi trotoar benar-benar digunakan dengan benar,” kata Bupati.
Selain itu, dia juga meminta agar pemenang lelang pembangunan dapat mengerjakan selesai tepat waktu dan tepat mutu.pd

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan dihadapan SKPD terkait proyek pembangunan yang dilaksanakan di tahun 2016, Senin Siang (22/8)
Peletakan Batu Pertama Pembangunan saluran drainase dan trotoar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Lalung, Karanganyar, Senin (22/8/2016). Hadir Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati bersama Jajaran Kepala SKPD.
Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menghimbau untuk pengerjaan project dapat segera terselesaikan dengan baik.
“Sebanyak 61 pohon besar yang mau tidak mau akan kita tebang karena memang tepat dibawah pohon-pohon tersebut saluran drainase dibangun. Harapan kami, untuk 61 pohon ini dapat dilelang dan berapapun hasilnya masuk di kas daerah dan harus ada ruang untuk penananman pohon kembali. Karena kota itu penting untuk di tata agar terlihat asri dan indah,” pesan Bupati saat menyampaikan sambutannya.
Ia juga menambahkan, keindahan kota adalah adanya pepohonan disepanjang jalan.
“Kota Karanganyar meliputi Papahan ke utara, Pabrik Gula ke timur sampai Bejen akan kita percantik dengan penghijauan. Jadi saya minta Pelaksana project segera di selesaikan agar awal Desember dapat dinikmati,”harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaaan Umum (DPU) Karangayar, Edi Sriyatno, melaporkan bahwa kegiatan pembangunan Saluran Drainasedan Trotoar Jalan Slamet Riyadi ini dengan biaya sebesar lima miliar rupiah, sumber dana dari Bankeu-APBD Propinsi .
“ Jangka waktu pembangunan 150 hari kalender terhitung mulai Tanggal 26 Juli 2016 sampai dengan 22 Desember 2016. Dengan Pelaksana project, PT. Widoro Kandang Surakarta,” jelasnya.
Beberapa pekerjaan pembangunan drainase dan trotoar meliputi :
Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.
Karanganyar, Minggu (19/06/2016)
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak akan meneruskan pengerjaan jalan pada H-10 mendekati lebaran tahun 2016 ini, jika beresiko terhadap keamanan pengguna jalan saat perjalanan mudik maupun arus balik nanti.
Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebelum peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.
“Perbaikan maupun pembangunan ruas jalan di Jawa Tengah akan dihentikan pada H-10 menjelang Lebaran, meskipun pekerjaan belum selesai seratus persen. Daripada berisiko terhadap keamanan, kondisi jalan, dan sebagainya,” kata Ganjar Pranowo.
Ganjar menambahkan, untuk mengejar tenggat waktu hingga H-10, kontraktor pelaksana proyek sudah diminta untuk menambah shift pekerjaan, sehingga penyelesaian pekerjaan bisa lebih optimal.
“Sebelum ke Karanganyar, saya lewat dari Jepara, lewat jalur Purwodadi, pekerjaan terus dikebut. Pengecoran jalan sudah separo. Makanya saya minta kontraktor untuk mempercepat pekerjaan, tapi tetap pakai hitungan. Saatnya nanti berhenti pada H-10, sampai titik mana, ya sudah berhenti dulu,” jelasnya.
Ganjar juga menuturkan, ruas-ruas jalan di Jateng secara umum sudah dipersiapkan untuk arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Termasuk Jalan tol Pejagan-Pemalang yang diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu, akan difungsikan,” katanya.
Dikatakan lebih lanjut, jalan-jalan tembus, jalan alternatif, difungsikan semua. Termasuk jalan baru yang belum lengkap sarana prasarana pendukungnya, seperti marka jalan belum lengkap, penerangan jalan dan rambu-rambu masih kurang, tetap difungsikan sebelum dan sesudah Lebaran.
“Yang belum lengkap sarana prasarananya, nanti dibantu petugas untuk pengaturan. Rambu-rambu sementara juga ada. Insya Allah, pekan depan jalan-jalan alternatif sudah siap,” ujarnya. pd
Pelatihan Berbasis Kopetensi
Karanganyar, 15 Februari 2016
Buapati Juliyatmono membuka Pelatihan Berbasis Kopetensi yang diikuti oleh staff Dinsos serta anggota Pelastihan Berbasis Kompetensi, Jum’at (15/04) di UPT Balai Pelatihan Kerja Dinsos Kabupaten Karanganyar.
Tujuan dari program berbasis kopetensi ini memberian ketrampilan kepada masyarakat supaya bisa mandiri dalam menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan tidak tergantung terhadap orang lain,
Kegiatan ini juga menyiapkan masyarakat khususnya dalam dunia kerja. Melatih mereka agar lebih mandiri, mengasah kreatfitas mereka dan menumbuhkan jiwa wirausaha mereka.
Ada 5 bidang pelatihan didalam program Pelatihan Berbasis Kompetensi ini, diantaranyaPelatihan menjahit, bordir, bengkel las listrik dan lain sebaginya, yang masing-masing kelas terdiri dari 16 orang.
“Dua kelas diantaranya merupakan bantuan dana APBD dimana setiap kelas terdiri dari 16 orang. Anggota terdiri dari masyarakat Kabupaten Karaganyar yang belum mendapatkan pekerjaan, sehingga di ajarkan pelatihan bebrbasis kompetensi ini supaya mempuyai keahlian khusus kedepannya digunaan sebagai lapangan pekerjaan,” Ujar pak Maridi selaku staff Dinsos Pelatihan Berbasis Kompetisi.
Dalam waktu dan tempat yang sama di adakan penanaman pohon sebagai bentuk menjaga kelestarian alam. penanaman pohon tersebut juga mengakhiri kegiatan di UPT Balai Pelatihan Kerja Dinsos Kabupaten Karanganyar.
Dishubkominfo Karanganyar (ft,ch,kbl,ch,umi,nnk)

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan di Depan Pejabat Fungsional Pengadaan ULP, Kamis (18/2)
Pemkab Karanganyar akan melakukan penggantian sistem Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa melalui sistem online yang baru yakni sistem SPSE Versi 3.6 CA (Certificate Authentification). Dengan sistem baru tersebut memuat aplikasi Sertifikat Elektronik yang merupakan fasilitas baru dan Sistem Pengamanan Komunikasi Dokumen (SPAMKODOK) yang merupakan pembaruan dari Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO).
“Demi kelancaran pengadaan barang dan jasa di Karanganyar khususnya, maka Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) akan menyosialisasikan sistem online 36CA yang akan diikuti oleh seluruh rekanan yang mengikuti lelang di Kabupaten Karanganyar,” hal ini disampaikan Ali Gufron selaku Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Karanganyar pada acara Audiensi, Pemantapan dan Pembekalan Pejabat Fungsional Pengadaan ULP, Kamis (18/2) di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Belajar dari tahun 2015 kemarin, untuk 2016 Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap supaya ada pantauan pekerjaan lewat schedule mingguan sehingga akhir Desember semua pekerjaan sudah selesai. Juliyatmono menambahkan harus ada komunikasi, konfirmasi yang baik dan jangan ada keragu-raguan karena ULP ini merupakan sebuah sistem. Maka kerjasama harus di kedepankan, karena SKPD ini merupakan teamwork yang dibagi sesuai bidangnya masing-masing untuk hasil yang optimal.
“Tanamkan kehati-hatian disetiap pekerjaan kita. Bina komunikasi yang baik dengan aparat penegak hukum termasuk BPK, agar tidak menimbulkan masalah kedepannya.” Tegas Juliyatmono
Pada kesempatan tersebut dihadapan pejabat fungsional Juliyatmono menekankan prinsip kerja profesional yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/nik).