WhatsApp Image 2024-10-10 at 12.01.52 PM

Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar Gelar Literasi Keuangan tentang Pengenalan Investasi Pasar Modal bagi ASN

Karanganyar – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar mengenai investasi pasar modal, telah diselenggarakan kegiatan Literasi Keuangan dengan tema “Pengenalan Investasi Pasar Modal” pada hari Kamis, (3/10/2024).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar ini dihadiri oleh Pj. Bupati Karanganyar, Perwakilan Bursa Efek Indonesia, serta Perwakilan Mirae Asset Sekuritas, dengan jumlah peserta sejumlah 90 ASN Setda dari 8 bagian . Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar serta strategi investasi yang aman dan menguntungkan bagi para ASN.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Karanganyar,  Timotius Suryadi, menyampaikan pentingnya literasi keuangan bagi ASN dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga. “Adapun tujuan edukasi pelatihan ini yaitu memberikan edukasi dan membuka wawasan ASN agar mampu mengelola keuangan pribadi dengan baik. Di samping itu, mengurangi pola konsumtif dan menghindari aktivitas keuangan ilegal seperti, judi online ilegal dan pinjaman ilegal,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi pengenalan dasar tentang pasar modal, jenis-jenis investasi, risiko dan keuntungan investasi, serta tips dan trik dalam berinvestasi. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber yakni Ari Seta Kurniawan dari Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jateng 2, yang merupakan pakar di bidang investasi pasar modal.

Kegiatan Literasi Keuangan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Sekretariat Daerah untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan ASN. Diharapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini, para ASN dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan peluang investasi yang ada.

Read More
WhatsApp Image 2024-08-01 at 16.03.20

Sosialisasi Peraturan di Bidang Cukai Melalui Grebeg Pasar

KARANGANYAR – Sosialisasi peraturan di bidang cukai melalui Grebeg Pasar tahun 2024 telah dilaksanakan pada Rabu, (31/7/2024) di Pasar Karangpandan. Acara ini dihadiri oleh Pj. Bupati Karanganyar, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Karanganyar beserta jajarannya,  Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Perwakilan dari Bea Cukai Surakarta, Forkompimca Karangpandan, seluruh pedagang Pasar Karangpandan, dan masyarakat sekitar.

Plt Sekretaris Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Karanganyar dalam laporan penyelenggaraan kegiatan Grebeg Pasar menyebutkan bahwa dengan adanya kenaikan harga rokok, peredaran rokok ilegal semakin marak khususnya di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Pedagang di pasar rakyat dan toko kelontong menjadi target utama dari pengedar rokok ilegal. Oleh karena itu, untuk mencegah peredaran rokok tanpa cukai resmi di masyarakat dan toko kelontong di wilayah Karanganyar, dengan slogan ‘Gempur Rokok Ilegal” Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja bekerja sama dengan Bea Cukai Surakarta melakukan edukasi kepada para pelaku usaha di pasar  Karangpandan dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Karanganyar menghimbau kepada pedagang di Pasar Karangpandan agar menolak apabila ada yang akan menitipkan rokok ilegal.”Pihak Bea Cukai dan Satpol PP akan melakukan patroli. Jika ditemukan rokok ilegal di area pasar, akan dikenakan denda dan sanksi pidana bagi yang sengaja melakukan kegiatan tersebut”, ungkap Timotius.

Beliau juga menyatakan harapannya, sosialisasi ini dapat menghapus peredaran rokok ilegal yang tidak membayar cukai. “Kita sangat mengharapkan pendapatan negara dari sektor cukai. Oleh karena itu, kita harus memberikan kontribusi kepada negara dengan mencegah beredarnya rokok-rokok ilegal yang tidak mengenakan pita cukai dari Bea Cukai”, pungkasnya.

Grebeg Pasar ini dimeriahkan oleh pertunjukan Dagelan bersama artis seniman Karanganyar, antara lain Uncek, Kincer serta tim Musik Areva dengan Tim Bea Cukai Surakarta dengan tema “Gempur Rokok Ilegal” yang dilanjutkan dengan blusukan sosialisasi ke pasar bersama-sama.

Read More
sidak makanan dan obat (2)

Satgas Obat dan Makanan Ilegal Sidak Pasar Jongke dan Pasar Karangpandan

Kepala Seksi Kefarmasian, Makanan Minuman dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kabupaten Karanganyar, Sutopo Edy Antoro, S.Si, Apt, MM, sidak sejumlah pasar mengenai obat dan makanan

 

KARANGANYAR – Tim gabungan Satuan Tugas Obat dan Makanan Ilegal Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar melakukan sidak di Pasar Jongke dan Pasar Karangpandan, Senin (10/05). Sidak kali ini untuk melihat makanan, obat dan legalitas dari produk makanan/obat tersebut. Sebab tahun lalu, pihaknya sudah memberikan pengarahaan kepada sejumlah pedagang mengenai obat bebas terbatas yang tidak boleh dijual dipasar umum. Sesuai ketentuan, obat bebas terbatas hanya boleh dijual di toko obat atau apotik yang ada penanggungjawabnya.

“Obat yang tergolong obat bebas terbatas memang tidak boleh dijual sembarang karena memiliki efek samping. Sehingga hanya toko obat dan apotik yang boleh menjual obat bebas terbatas. Contoh obatnya tersebut adalah komik, nafasin, dan lain sebagainyam,” papar Kepala Seksi Kefarmasian, Makanan Minuman dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kabupaten Karanganyar, Sutopo Edy Antoro, S.Si, Apt, MM.

Edy Antoro menambahkan pihaknya bersama anggota satgas yang lain juga meneliti produk makanan yang bereder menjelang idul fitri 1442 H. Dari temuan yang ada ada beberapa produk makanan yang sudah kadaluwarsa. Yakni bumbu makanan, roti dan beberapa produk lainnya. Bahan-bahan diminta untuk tidak dijual sambil memberikan surat pernyataan agar tidak dijual kembali. Namun demikian, jika tim satgas pada sidak berikutnya menemukan akan dibawa makanan dan obat tersebut.  “Kami juga akan melakukan sidak-sidak di pasar yang lainnya. Terutama obat dengan bebas terbatas,” imbuhnya.

Pihaknya juga menemukan beberapa produk makanan yang tidak dilengkapi dengan izin edar. Jika ada produk yang tidak dilengkapi dengan izin edar, pihaknya berharap pemilik warung bisa memberikan alamat produk tersebut. “Kami akan melakukan edukasi agar dilengkapi dengan izin edar. Hal itu juga agar masyarakat aman dan produknya legal,” Beber Edy

Sementara Suratmi, pemilik Tokoh Barokah di Pasar Jongke yang disidak mengatakan memang petugas pengecek obat-obat yang dijualnya. Ada saran dari petugas, obat-obat jenis tertentu tidak boleh dijual bebas. Contohnya, Nafasin, komik, maxtril  dan lain sebagainya. “Kami hanya meminta untuk menghabiskan stok dan setelah itu tidak menjual lagi. Kami juga sudah membubuhkan tanda tangan tidak akan menjual lagi,” tuturnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20201108-WA0051

Pasar Rakyat MUNGREJO Resmi Dibuka

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Kepala Disperindagkop dan Lurah Bejen hadiri peresmian pasar rakyat “Mungrejo Barokah” wilayah lingkungan Munggur dan Wonorejo Bejen Karanganyar di lapangan Desa Wonorejo, Minggu (8/11/20).

Pasar Rakyat ini mewadahi pedagang kecil dengan kebutuhan lebih. Selain itu juga mempermudah para pelaku usaha dalam menjangkau pembeli, tegas Bambang RU selaku Lurah Bejen.

Harapannya agar terbentuk komunitas sebagai wadah bagi pedagang dan pembeli untuk saling berinteraksi satu dengan yang lain.

Guna menyongsong hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 pada tanggal 18 Nov mendatang, Pemerintah Kabupaten Karanganyar semalam sudah menggelar wayangan live streaming 5 kecamatan dengan 103 sinden. Ini diungkapkan oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono.

Peresmian pasar rakyat yang juga diawali dengan senam massal ini semoga bisa berjalan terus untuk mengangkat ekonomi masyarakat sekitar Munggur dan Wonorejo ini. Hari ini total ada 103 pedagang yang ikut meramaikan pasar rakyat ini, semoga kedepannya bisa bertambah dan perputaran ekonomi di pasar rakyat ini bvisa menggeliat dengan baik. Demikian DISKOMINFO (Ard/Tgr).

Read More
WhatsApp Image 2020-05-19 at 12.44.44 (1)

4 Pasar Tradisional Karanganyar Sudah Online

Read More
DSC_7389

Sidak Pengecekan Kebutuhan Pokok Masyarakat Di Pasar Matesih Dan Pasar Jungke

Read More
DSC_7389

Jelang Natal Dan Tahun Baru Harga KEPOKMAS DI Pasar Relatif Stabil

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar melakukan sidak pengecekan Kebutuhan Pokok Masyarakat di pasar Matesih dan pasar Jungke jelang hari raya Natal dan Tahun baru yang bertepatan dengan liburan sekolah, Selasa(17/12/19)

Karanganyar – 17 Desember 2019

Jelang perayaan hara raya Natal dan pergantian tahun baru, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melakukan sidak kebutuhan pokok masyarakat khususnya sembako di Pasar Kecamatan Matesih dan Pasar Jungke Karanganyar, Selasa(17/12/19).

Tim Sidak yang langsung dipimpin oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono khusus memantau langsung kebutuhan pokok masyarakat, khususnya sembako. Dari pemerintah memberikan warning mensiasati supaya tidak ada pihak pihak yang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga kebutuhan masyarakat.

“ harapannya tidak terjadi penimbunan sehingga harga kebutuhan pokok masyarakat melonjak sehingga meresahkan masyarakat”, jelas orang nomor satu di bumi Intanpari.

Dalam pantauan ini hanya beberapa KEPOKMAS yang harganya sedikit naik, telur ayam yang harganya sedikit naik lantaran  musim dingin yang mengakibatkan ayam petelur susah untuk bertelur, imbuh Bupati.

Di sela sela melakukan sidak Bupati juga ingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk waspada dengan cuaca yang akhir akhir ini sangat ekstrim, hujan lebat angin kencang bisa sewaktu waktu menjadi musibah bagi kita semua. Antisipasinya dengan selalu menjaga kebersihan khususnya lingkungan juga selokan selokan jangan sampai tersumbat.

Bupati Juliyatmono juga mengingatkan kepada masyarakat Karanganyar untuk jangan mengunggah sesuatu yang dilihat tidak nyaman di daerahnya kemudian menyalahkan pemerintah atau pejabat, namun di klarifikasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Bupati Karanganyar dan Kapolres Karanganyar saat melakukan pengecekan kadar air dalam daging sapi di kios daging pasar Jungke

“ Saring sebelum sharing “, mejadi pepatah yang dilontarkan Kapolres Karanganyar Leganek. Harapanya agar masyarakat bisa melaporkan data yang valid terlebih dahulu.

Kembali kesidak KEPOKMAS, untuk pasokan gas elpigi 3kg. Bupati Juliyatmono tegaskan akan mendapatkan tambahan pasokan mejelang hari raya Natal dan Tahun Baru karena bertepatan pula dengan libur sekolah.

Selanjutnya Bupati juga melakukan pengecekan KEPOKMAS di Pasar Jungke sekaligus melakukan pengecekan kadar air dalam daging sapi yang dijual oleh para pedagang.(Ard/Adt)

 

 

 

 

Read More
DSC_5286

Pasar Singkong Jatisobo (Passibo) di Dusun Klerong Desa Jatisobo, Jatipuro, Karanganyar

Read More
DSC_8659

Sosialisasi PNS, THL, dan Satpam Pasar

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam rangka Sosialisasi PNS, THL dan Satpam Pasar di Disdagnakerkop, Selasa (19/11/2019). (more…)

Read More
IMG-20190903-WA0003

Peken Akhir Pekan ICSB Colomadu, Bupati : Geliat ekonomi warga, Pemkab Siap Fasilitasi Pasar Tumpah

Bupati Juliyatmono Kunjungi Stand di Peken Akhir Pekan

Karanganyar,

Pusat penjualan kuliner, kerajinan hingga ajang kreativitas resmi dibuka tiap Sabtu dan Minggu pagi di Jl Sumur Bor, Colomadu. Pemkab Karanganyar siap memfasilitasi kegiatan di akhir pekan ini, mulai tempat berjualan hingga permodalan usaha untuk menggairahkan perekonomian warga.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai meninjau stan jualan mengatakan usaha para pelaku UKM di peken akhir pekan. Menurutnya pusat penjualan kuliner dan kerajinan di Colomadu ini berpotensi menyerupai Pasar Sabtu di Alun-alun Karanganyar. Pihaknya pun siap memfasilitasi tempat jualan agar para peserta dapat menjajakan produk kuliner maupun kerajinan.

“Asal produknya berkualitas dan terjangkau, kami siap memfasilitasi dengan penutupan jalan di sumur bor pada akhir pekan,”katanya.

Ditambahkannya selain tempat berjualan, Pemkab juga akan meminjamkan tenda dan modal tanpa bunga. Hal ini untuk mendorong geliat ekonomi warga terutama di wilayah Colomadu untuk menunjuklan potensi khas daerahnya.

“Kita tengah membuat skema permodalan nol persen untuk pagu pinjaman Rp 1 juta-Rp 2 juta,”tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, pasar tumpah aneka produk UMKM bakal dibuka di kecamatan lain. Kegiatan ini untuk menghidupkan geliat potensi kuliner dan kerajinan di masing-masing kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

“Gedung kecamatan bakal dirombak dan diperbaiki. Siang buat kantor pemerintah, sedangkan sore sampai malam, halaman kantor buat kulineran. Ada free wifi,” katanya.

Ketua ICSB Colomadu, Wachid Adnan Mardiana menambahkan, pihaknya tak menyeleksi jenis jualan pedagang yang berminat di stan Peken Akhir Pekan. Sehingga nantinya banyak pedagang dan pengunjung akan memiliki banyak pilihan.

“Ada kuliner, fashion, kerajinan dan sebagainya. Semuanya merupakan warga Colomadu,” katanya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More