sondokoro copy

Wisata Alam di Karanganyar, Inilah Tempat-Tempat Yang Menarik

Karanganyar, Selasa (29/07/2014)

Saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriah berkumpul dengan keluarga untuk bersilaturahmi, tentunya akan meluangkan waktu bersama untuk berwisata ke berbagai tempat. Bagi keluarga yang akan berpergian untuk berwisata, dapat berkunjung ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Di tempat ini terdapat banyak objek wisata alami yang menarik berupa, wahana bermain, maupun air terjun.

Wahana di agro wisata sondokoro

Wahana di agro wisata sondokoro

1. Agrowisata Sondokoro
Tertelak di wilayah Kecamatan Tasikmadu, berjarak sekitar 12 kilometer dari Kota Solo. Merupakan tempat berrekreasi dengan keluarga yang mempunyai berbagai macam wahana permainan anak dan dewasa. Ditempat ini pula terdapat peninggalan kereta uap Teboe, Sakarosa, Gula yang melintasi kawasan Pabrik Gula Tasikmadu. Selain itu juga ada wisata edukasi melihat proses pembuatan gula.

Air terjun Jumog

Air terjun Jumog

2. Air Terjun Jumog
Nuansa alami dan pedesaan di kaki bukit Gunung Lawu menjadikan daya tarik di air terjun Jumog, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso. Sebelum sampai di air terjun, terlebih dahulu menuruni bukit sebanyak 116 anak tangga. Setelah itu, pengunjung di sambut dengan suara gemericik air yang mengalir dari air terjun Jumog, dan lingkungan masih asri dan bersih. Terdapat pula kolam renang dan makanan kuliner melengkapi destinasi wisata anda. Jarak dari pusat kota Kabupaten Karanganyar sekitar 15 kilometer.

3. Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu
Siapa yang tak kenal dengan tempat wisata yang sudah ada sejak lama. Air terjun Grojogan Sewu, di Kecamatan Tawangmangu menjadi andalan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Nuansa asri dan alami menjadi pilihan untuk berkunjung. Jika ingin menginap merasakan dinginnya udara Tawangmangu, maka jangan bingung. Karena terdapat banyak penginapan yang tersedia disana.

Hamparan daun teh di Kemuning

Hamparan daun teh di Kemuning

4. Kebun Teh, Kemuning
Hamparan kebun teh berada kaki Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Ngargoyoso dan Kecamatan Jenawi dan suasana alami, jangan sampai dilewatkan. Bagi pecinta suasana alam, disinilah tepat yang tepat untuk berrekreasi dengan keluarga sekedar melepas penat. Warna hijau daun teh mengelilingi perbukitan dan bagi pecinta teh, dapat menikmati kehangatan minuman yang terbuat dari racikan pucuk daun yang beraroma harum itu.

5. Cemoro Kandang
Merupakan tempat untuk pendakian ke Puncak Gunung Lawu. Suasana dingin dan terkadang kabut mengelayut menuruni bukit di tempat itu, bisa menjadi salah satu pilihan untuk berwisata. Tidak hanya itu, namun ada juga kuliner yang tersedia disana seperti sate ayam, sate kambing, jagung bakar, dan minuman-minuman hangat.

6. Air Terjun Parang Ijo
Tempat wisata air terjun Parang Ijo terletak di Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. Wisata Parang Ijo menjadi andalan wisata baru bagi Kabupaten Karanganyar. Keindahan pesona wisata daerah perkebunan dan pertanian di lereng Gunung lawu begitu indah dan menarik bagi para wisatawan.

Read More

Jalan Utama Kawasan Wisata Sukuh-Cetho Rusak Parah

Jalan utama kawasan wisata Candi Sukuh, Ngargoyoso, hingga Candi Cetho, Jenawi di Kabupaten Karanganyar rusak parah.

Pada 2012 ini perbaikan jalan baru sepanjang dua kilometer. Padahal jalur Ngargoyoso hingga Jenawi menyuguhkan objek wisata milik Kabupaten Karanganyar yang sangat berlimpah. Di jalur tersebut dapat kita jumpai objek wisata unggulan Candi Sukuh dan Cetho. Lainnya, ada hamparan kebun teh Kemuning, Air Terjun Jumog, Air Terjun Parang Ijo,Telaga Madirda, Tahura dan jajaran tempat pribadatan umat Hindu.

Sayang, berdasarkan pantauan, Kamis (20/9/2012), banyak lubang menganga di sepanjang jalur utama kawasan wisata tersebut. Salah satu area paling parah terlihat di jalan depan Polsek Ngargoyoso.  “Beberapa wisatawan mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan minimnya petunjuk arah menuju objek wisata,” ungkap seorang petugas pintu masuk kawasan wisata Sukuh-Cetho, Saimin, saat ditemui, Kamis.

Camat Ngargoyoso, Sugiyarto, Kamis itu mengatakan kondisi jalan utama yang rusak memang mempengaruhi pariwisata di daerahnya. Namun, menurutnya masih bisa terbantu dengan kondisi jalan masuk masing-masing objek wisata yang sudah cukup baik berkat pengelolaan desa.

Sebenarnya sudah ada anggaran rutin tiap tahunnya yang digelontorkan Pemkab Karanganyar lewat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk merawat jalan utama. Namun, entah kondisi tanah atau material penambal lubang jalan yang kurang berkualitas membuat jalan kembali berlubang. Saat ini, perbaikan jalan utama baru dilaksanakan sepanjang dua kilometer dari titik Sudimoro hingga Ngargoyoso.

“Tender proyek baru saja dilaksanakan. Pengerjaan baru dimulai dari penyelesaian gorong-gorong. Tak perlu menunggu lama, jalan akan kembali mulus,” jelas Kepala DPU Karanganyar, Priharyanto.

Read More

Parang Ijo

Legenda Parang Ijo

Pada tahun 1942 di sebuah dusun di kabupaten karanganyar, ada sebuah pohon tua yang sangat besar dan didominasi warna hijau dan pohon ini dianggap keramat bagi warga disekitar dusun tersesebut karena tidak bisa ditebang.  Pada suatu hari di desa tersebut dilanda bencana banjir besar (dikenal dengan nama Baru Klinting oleh masyarakat sekitar) yang melanda daaerah tersebut banjir tersebut mampu menumbangkan pohon yang dianggap keramat itu dan membawanya bersama derasnya arus banjir, akan tetapi pohon tersebut tetap dapat berdiri tegak walau diterjang derasnya arus banjir dan pohon tersebut mendapat tempat baru, dimana secara kebetulan menempati diantara tebing (parang), sehingga mempermudah aliran air dari atas tebing menuju lembah melalui batangnya. Aliran air yang terus menerus membuat pohon semakin hijau dengan timbuhnya lumut-lumut.

Pada tahun 1982 terjadi banjir Baru Klinting kembali yang melanda daerah ini dan menerjang pohon diatara parang itu.  Hilangnya pohon menyebabkan aliran air yang awalnya melalui batang pohon kini terjun ke bawah tanpa perantara membentuk air terjun yang dikenal dengan nama Parang Ijo yang berarti berwarna hijau diantara 2 tebing.

Daerah wisata Parang Ijo terletak di desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. wisata Parang Ijo akan menjadi andalan wisata baru bagi Karanganyar. Maklum saja, keindahan pesona wisata daerah perkebunan dan pertanian di lereng Gunung lawu begitu indah dan menarik bagi para wisatawan. Tidak jauh dari parang ijo terdapat kompleks candi cetho di Ngargoyoso.

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang tersedia di lokasi ini adalah Menara atau Gardu Pandang, area taman bermain, kolam renang dan juga warung penjaja makanan.

Read More