Menjelang UN, Kepsek Teken Pakta Integritas

Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar menandatangani pakta integritas menjelang pelaksanaan ujian nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/04)

Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar menandatangani pakta integritas menjelang pelaksanaan ujian nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/04)

Karanganyar,  Kamis (11/04/2013).

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 15-18 April mendatang, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Karanganyar menandatangani Pakta Integritas, Kamis (11/04). Dalam dokumen tersebut, semua pihak berjanji akan menyelenggarakan UN secara jujur, bertanggung jawab, dan penuh integritas untuk memajukan dunia pendidikan.

Sri Suranto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, mengatakan, UN sekarang ini, sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Jenis soal yang diberikan ke siswa di setiap kelas, semuanya berbeda. Ada 20 macam soal, sehingga satu meja dengan lainnya tidak bisa sama.

“Selain itu tingkat kesulitannya juga naik karena mulai tahun ini hasil UN akan diperhitungkan untuk penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Karena itu dipastikan berbeda,” kata dia.

Karena itulah, pihaknya berharapkan sekolah betul-betul mempersiapkan siswa untuk menghadapi ujian. Persiapan paling baik tentu yang dilakukan sejak dini, ketika siswa mulai belajar di kelas satu.

Untuk itu pula, Suranto berharap dengan waktu yang hanya tinggal beberapa hari lagi, sekolah sudah tidak lagi menggelar kegiatan yang memforsir siswa. Baik kegiatan pembelajaran, apalagi kegiatan lain.

Tak lupa pula, Sri Suranto mengingatkan kepada siswa, guru maupun pengelola sekolah, agar tidak mempercayai isu lembar jawaban yang sudah beredar.  “Bagaimana mungkin itu bisa terjadi. Soalnya saja belum beredar, tetapi jawabannya sudah ada. Kan sangat tidak masuk akal, lebih baik diabaikan saja,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyatakan, tidak ada target bagi sekolah agar bisa lulus 100 persen. Akan tetapi Rina meminta agar prestasi siwa Karanganyar bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. “Meski

Read More

Balon Kades Tanda Tangani Pakta Integritas

Karanganyar, Senin (04/02/2013).

Penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis oleh Bakal calon kepala desa di saksikan oleh Bupati Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (04/02)

Penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis oleh Bakal calon kepala desa di saksikan oleh Bupati Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (04/02)

209 bakal calon kepala desa (Balon Kades) yang akan maju dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 21 Februari 2013 di 91 desa menandatangani Pakta Integritas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (04/02) pagi.

Balon kades harus bertanggungjawab menjaga dan mewujudkan kondisi wilayah yang kondusif, mengarahkan masa pendukung dan kader untuk tidak melakukan tindakan atau kegiatan yang menimbulkan kerawanan sosial di masyarakat. ” Penandatanganan ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama mewujudkan kondisi wilayah yang tentram, aman, dan nyaman,” ujar Any Indri Hastuti, Asisten Pemerintahan.

Adapun isi Pakta Integritas ini yaitu bertanggung jawab menjaga dan mewujudkan kondisi wilayah yang kondusif baik sebelum, pada saat pemilihan maupun sesudah pelaksanaan pilkades. Bersikap tulus dan ikhlas (legowo) untuk menerima hasil pilkades.

Berdasarkan catatan yang dimiliki, balon Kepala Desa terdiri dari incumbent sebanyak 60, balon kades tunggal 27, kemudian untuk laki-laki sebanyak 185. Sedangkan perempuan yakni 24 orang.

Setelah penandatanganan kesepakatan bersama, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, mengatakan jika menjadi pelayan masyarakat harus bersikap satria, perwira, tidak boleh marah jika kalah dalam pilkades. “Sebenarnya tujuan saudara-saudara sangat mulia, karena ingin melayani masyarakat. Saya juga bangga kepada perempuan yang berani maju mencalonkan pilkades,” ucap Rina Iriani.

 

.pd

Read More

Pengawalan Naskah UN Longgar

Yakin tidak akan terjadinya kecurangan dalam pendistribusian naskah Ujian Nasional (UN) bulan April mendatang, Pemkab Karanganyar tidak lagi melakukan pengawalan ketat baik dari aparat Satpol PP maupun pihak Kepolisian.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Sri Suranto kepada wartawan usai penandatanganan Pakta Integritas UN 2012 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (24/3) akhir pekan lalu. Ia mengatakan ketika naskah soal ujian sudah didistribusikan ke daerah, Maka proses pengambilannya tetap dilakukan secara wajar. Di mana tiap rayon dari masing-masing kecamatan akan mengambil sendiri tanpa dikawal Satpol PP atau Polisi. “Sepertinya dua orang perwakilan dari tiap rayon sudah bisa mengambil naskah tanpa perlu pengawalan ketat seperti dulu,”ujar dia.

Keyakinan tersebut pada komitmen yang telah diungkap seluruh panitia UN di tiap rayon telah menandatangani Pakta Integritas UN 2012, Sabtu (24/3) kemarin. “Kalau ada kabar tentang kebocoran soal UN, itu hanya isu. Kalau bukan isu paling informasi di lapangan tidak valid. Pasalnya sejauh ini proses pelaksanaan UN Karanganyar berjalan dengan lancar,” jelas dia.

Ditambahkan Suranto guna menghindari penyelewengan, tiap-tiap rayon akan dipantau dan diawasi dengan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV). “Jadi nanti ruangan yang digunakan untuk menyimpan naskah itu hanya dibuka di depan siswa sesaat sebelum ujian dimulai,” tandas dia.

Ia mengatakan persiapan terus dilakukan pihaknya untuk UN tahun 2012 ini. Akhir pekan lalu berbagai persiapan, sosialisasi dan pembekalan telah dilakukan kepada seluruh panitia UN di tiap rayon yang tersebar di 17 Kecamatan.  Dengan berbagai persiapan tersebut, pihak Disdikpora  berharap UN kali ini bakalan berjalan dengan lancar.

Read More