Astana Giribangun Kebanjiran Peziarah

Kompleks makam keluarga Alm Soeharto, Astana Giribangun di Kecamatan Matesih, Karanganyar dibanjiri peziarah sepanjang pekan kemarin. Peziarah tidak hanya datang dari wilayah Karanganyar dan Soloraya, melainkan juga dari luar Jawa Tengah (Jateng) dan mancanegara. Setiap peziarah selalu menyempatkan diri mendoakan kebaikan bagi seluruh anggota keluarga Cendana (Soeharto).

Petugas pencatat jumlah pengunjung di kompleks makam setempat, Eko, menjelaskan lonjakan jumlah peziarah sudah terjadi sejak, Minggu (11/11/2012) dengan 1.603 orang. Pada Senin (12/1/2012) tercatat ada 397 peziarah, Selasa (13/11/2012) ada 128 peziarah dan Rabu (14/11/2012) ada 130 peziarah. Sementara pada Kamis (15/11/2012) terdapat 1.400 peziarah serta, Jumat (16/11/2012) ada 788 peziarah.

Eko yang juga merupakan petugas keamanan komples makam itu mengungkapkan, peziarah berkunjung tidak hanya melihat-lihat. Melainkan melakukan ritual atau prosesi ziarah sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Hanya saja mereka tidak dibolehkan menginap di kompleks Astana Giribangun. “Peziarah datang dari berbagai daerah di Tanah Air, ada juga yang datang dari luar negeri,” ungkapnya.

Sementara beberapa peziarah mengaku sengaja berkunjung ke Astana Giribangun lantaran merasa kagum dengan sosok Alm Soeharto. Apalagi selama memimpin Indonesia Soeharto dinilai berhasil melakukan pembangunan dalam berbagai bidang. Sehingga akhirnya diberi gelar Bapak Pembangunan Nasional. Seperti disampaikan Endang, peziarah asal Pekalongan.

Perempuan yang datang bersama tujuh anggota keluarganya mengaku sangat terkesan dengan kepemimpinan Soeharto. Dia bersama anggota keluarganya juga sangat mendukung usulan Soeharto sebagai pahlawan Trikora.

“Selama Pak Harto memimpin tidak pernah ada huru-hara, aman dan damai. Semoga amal beliau diterima Allah SWT, keluarga dilimpahi keberkahan,” katanya.

Read More

Musim Lebaran, Penziarah Makam Soeharto Berjubel

Makam mantan Presiden Soeharto di Astana Giri Bangun, Matesih, Karanganyar tak luput dari serbuan pengunjung selama liburan Lebaran ini. “Lonjakan jumlah pengunjung ke makam Pak Harto terlihat sejak kemarin,” kata Juru Kunci Makam Astana Giri Bangun, Sukirno, Rabu (22/8), seperti dikutip di Vivanews.

Menurut Sukirno, selama musim Lebaran jumlah pengunjung bisa mencapai 2.500 orang per hari. Padahal, pada hari biasa, jumlah pengunjung makam penguasa Orde Baru itu hanya berkisar antara 100-200 orang per hari.

“Pengunjungnya memang membeludak. Peningkatan terlihat sejak hari pertama dengan jumlah pengunjung mencapai 1.000 lebih. Selasa kemarin jumlah pengunjung naik drastis lagi,” ujar Sukirno.

Ia memprediksi lonjakan penziarah maupun pengunjung makam Soeharto akan berlangsung hingga hari kelima Lebaran nanti. “Selama itu jumlah pengunjung pasti masih di atas 2.000 orang per hari. Ini karena sebagian besar pengunjung adalah pemudik,” ucap Sukirno.

Sang juru kunci makam itu juga menambahkan, Lebaran ini belum ada satu pun keluarga Cendana yang mengunjungi makam Soeharto. “Putra-putri Pak Harto itu biasanya berziarah ke sini sebelum Ramadan,” kata Sukirno.

Read More