DSC_4521

Pagelaran Wayang Kulit Mengenai Bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA)

Read More
DSC_4526

KEMENKOMINFO : Cegah Bahaya NAPZA Melalui Pagelaran Wayang Kulit

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Dirjen IKP Kemenkominfo Wiryanto, BNN Pro. Jateng saat berdialog diakhir acara gelaran Wayang Kulit yang diselenggarakan Kementrian Kominfo bekerja sama dengan Pemkab Karanganyar di Lap. Baturan Colomadu, Minggu(28/10).

Karanganyar – 28 Oktober 2018

Bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) selalu menjadi ancaman yang sangat berbahaya bagi generasi penerus bangsa. Bukan hanya menyerang kaum pemuda, NAPZA ini dapat merajalela melalui semua golongan.

Kekhawatiran pemerintah akan bahaya NAPZA langsung ditindak lanjuti oleh pemerintah. Melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika bidang IKP yang diberi mandat oleh Presiden, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Kominfo Karanganyar. Pemerintah mensosialisasikan bahaya NAPZA melalui pagelaran budaya Jawa yaitu Wayang Kulit oleh Dalang Ki Warseno SLANK yang diselenggarakan di Lapangan Baturan Colomadu, Minggu(28/10).

Dirjen IKP Kementrian Kominfo Wiryanto dalam pidato sambutannya menjelaskan, sosialisasi bahaya NAPZA ini pemerintah langsung menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah guna menejelaskan gejala-gejala yang dapat dilihat dari seorang pengguna maupun pecandu dari NAPZA itu sendiri.

Pemerintah berharap, perean serta masyarakat melalui perangkat Daerah harus bisa saling guyub membantu dalam hal sosisalisasi, pencegahan hingga penanggulangan beredarnya NAPZA ini agar tidak menjamur di masyarakat.

“ Mari bahu-membahu memberantas NAPZA agar keluarga kita, sekeliling kita terhidar semua “, tegas Wiryanto Dirjen IKP dari Kemenkominfo ini.

Sementara Agung Cahyo Nugroho Sekretaris Dinas Kominfo Karanganyar yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar, menyampaikan bahwa generasi muda jangan sampai rusak dan tercemar oleh NAPZA, “ ini sangat membahayakan apalagi kalau sudah kecanduan “, tegasnya.

Dalang Ki Warseno SLANK dalam pertunjukannya yang mengambil tema lakon   “ Werkudoro Maneges “ dengan lantang membantu mensosialisasikan  bahaya NAPZA ini kepada seluruh masyarakat yang hadir menyaksikan gelaran Wayang Kulit.

Diakhir acara Bupati Karanganyar, Dirjen IKP Kemenkominfo, dan BNN Prov. Jateng berdialog mengenai hal yang serupa.

Demikian Diskominfo(Kriss/Ard).

Read More
EDITDSC_6666

Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-52 Kabupaten Karanganyar

EDITDSC_6666

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.13 Karanganyar, Samsi memimpin Upacara Hari Pramuka Ke-52, di Lapangan Desa Bener Tawangmangu, Kamis (22/08).

KARANGANYAR (22/08/2013) – Bertempat di Lapangan Desa Bener Kec. Tawangmangu, Kamis, 22 Agustus 2013 Sekda Karanganyar Drs. Samsi, M.Si selaku Ketua Kwarcab 11.13 Karanganyar memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-52 Tahun 2013. Upacara dihadiri oleh Muspida, beserta Kepala SKPD Kab. Karanganyar.

Sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH yang dibacakan langsung oleh Sekda Karanganyar mengatakan bahwa kaum muda dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan masalah sosial dan masalah kebangsaan. Masalah sosial meliputi NAPZA dan obat terlarang, hubungan seksual pra-nikah dan aborsi yang disebabkan pergaulan bebas, perkelahian, tawuran dan kekerasan serta kriminal remaja.

Sedangkan masalah kebangsaan meliputi antara lain solidaritas sosial rendah, semangat kebangsaan rendah, semangat bela Negara rendah, dan semangat persatuan dan kesatuan rendah. Lanjut dikatakan permasalahan ini tentu saja sangat memperihatinkan kita semua, disinilah menjadi penting peranan gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk kaum muda berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan, dan meningkatkan keterampilan. Pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidik kaum muda di Indonesia, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.

Dalam akhir sambutannya beliau berharap semoga peringatan Hari Pramuka kali ini dapat mendorong perkembangan keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang lebih baik, sehingga dapat menjadi warga Negara yang bertanggung jawab serta calon pemimpin bangsa yang lebih handal pada masa depan. ad

Read More