DSC_0083

Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Ke-86 Kab. Karanganyar

DSC_0041

Bupati Karanganyar Bertindak Sebagai Pembina Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Ke-86 di Halaman Setda Kab. Karanganyar

DSC_0083

Penyerahan Simbolis Piagam dan Kunci Mobil Kepada Kepala BPBD Kab. Karanganyar

DSC_0128

Bupati Karanganyar Bersama Muspida Karanganyar Mencoba Mobil Rescue BPBD Kab. Karanganyar

Kab Karanganyar memperingati Sumpah Pemuda dengan menggelar Upacara di halaman kantor Setda Kab. Karanganyar, Selasa Pagi 28/10/2014. Bertindak sebagai pembina upacara Bupati Karanganyar Juliyatmono dan dihadiri oleh Muspida Kab. Karanganyar beserta kepala SKPD se Kab. Karanganyar. Sesaat setelah Upacara selesai diberikan secara simbolis piagam penghargaan dan kunci mobil dari Bupati Karanganyar kepada Kepala BPBD Karanganyar sebagai pemenang juara 1 tingkat nasional kegiatan Lomba Pemasangan Tenda Pengungsi dengan memperoleh skor 86,74 serta memecahkan rekor nasional pemasangan tenda yaitu 17,30 detik. ad

Read More
DSC_0130

Peresmian Penyelesaian Biopori Tersebar

DSC_0130

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuat lubang biopori.

Bertempat di Lapangan Panahan Kabupaten Karanganyar, hari ini Rabu 24 September 2014 dilaksanakan kegiatan launching pembuatan lubang resapan biopori tersebar oleh Pemkab Karanganyar, TNI, Polri, LSM dan Pelajar Kab. Karanganyar dalam rangka HUT TNI Ke-69 tahun 2014.

Dalam kesempatan ini, secara simbolis dilakukan pencanangan pembuatan lubang biopori yang ke 30.000 tersebar di seluruh jajaran wilayah Kodim 0727 Karanganyar. ad

DSC_0138

Muspida Karanganyar secara serentak membuat lubang biopori

Read More

Anggota LVRI Karanganyar Minta Dana Kehormatan Dinaikkan

Sejumlah anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Karanganyar meminta agar pemerintah menaikkan dana kehormatan. Selama ini, para anggota veteran tersebut menerima dana kehormatan senilai Rp250.000/bulan.

Seorang anggota LVRI Karanganyar, Mayor TNI AD (Purn) Rumain, mengatakan dana kehormatan yang diterima para anggota veteran dinilai terlalu minim. Dana kehormatan itu tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Terlalu sedikit, ya jelas tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya saat ditemui Solopos.com seusai acara tabur bunga memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan unsur Muspida Karanganyar di Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bhakti, akhir pekan kemarin.

Dia meminta agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan para anggota veteran yang telah berjuang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, setelah pensiun, para anggota veteran hanya mengandalkan tunjangan tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, para anggota veteran layak menerima dana kehormatan yang lebih tinggi. Perjuangan kala mempertahankan NKRI pada zaman penjajahan tidak sebanding dengan tunjangan yang diterima setelah memasuki masa pensiun. “Kalau bisa besaran dana kehormatan bagi para anggota veteran di atas Rp1 juta sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, menuturkan pihaknya bakal memberikan penghargaan arau reward kepada para anggota veteran yang berjuang mempertahankan kemerdekaan pada masa penjajahan. Penghargaan itu bakal diberikan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karanganyar ke-95 yang jatuh pada tanggal 18 November 2012.

Menurut Paryono, para anggota veteran memang harus diperhatikan kesejahteraannya. Mereka telah berjuang hingga titik darah penghabisan pada mas penjajahan Kolonial Belanda. “Yang jelas ada reward bagi para anggota veteran sebagai bentuk apresiasi perjuangan mereka,” terangnya.

Sementara dalam acara tabur bunga tersebut dihadiri oleh unsur Muspida Karanganyar seperti Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letnan Kolonel (Inf) Eddy Basuki.

Read More