IMG_4332 1

Pelatihan SPSE Versi 3.6 CA LPSE Kabupaten Karanganyar

Dalam rangka meningkatkan Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik di Kabupaten Karanganyar, LPSE Kabupaten Karanganyar telah meningkatkan/ upgrade Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang semula menggunakan versi 3.6 menjadi Versi 3.6 CA.

Dengan pemakaian SPSE versi 3.6 CA tersebut, selain ada beberapa perubahan/peningkatan sistem layanan, setiap pengguna LPSE juga diwajibkan melakukan registrasi ulang untuk mendapatkan sertifikat elektronik sebagai alat autentikasi dan verifikasi untuk dapat mengikuti proses pelelangan.

IMG_4332 1

Sehubungan dengan hal tersebut, LPSE Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan Pelatihan SPSE Versi 3.6 CA dan pendaftaran sertifikat elektronik yang diikuti 160 peserta penyedia barang/jasa sejak tanggal 7-22 Maret 2016 bertempat di Ruang Komputer BLC Bagian PDE Setda Kabupaten Karanganyar.

Dengan pelatihan tersebut, diharapkan para penyedia barang/jasa dapat memahami dan menggunakan SPSE Versi 3.6 CA untuk kepentingan keikutsertaan dalam lelang pengadaan barang/ jasa menjadi lebih lancar.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Drs. SAMSI, M.Si di sela-sela pelaksanaan pelatihan.

Read More
DSC_0195

2016, LPSE Karanganyar Gunakan SPSE versi 3.6 CA

kominfo

Assisten II Bidang Perekonomian Setda Karanganyar Siti Maesaroh Saat Membacakan Sambutan Bupati Karanganyar Dalam Acara Sosialisasi dan Bimtek SPAM KODOK, Kamis (3/3)

 Layananan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Karanganyar merupakan 1 (satu) dari 16 Kab/Kota yang sudah terupgrade dengan penggunaan Sistem Pengamanan Komunikasi dan Dokumentasi (SPAMKODOK).

“Sehubungan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Karanganyar menggunakan Versi terbaru yakni 3.6 CA (Certificate Authentification), maka kita semua khususnya rekanan yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar harus melakukan registrasi ulang agar bisa mengikuti sistem lelang. Untuk itu, kami selaku Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan sosialisasi dan Bintek sistem pelelangan versi baru (SPAMKODOK) yang diikuti oleh rekanan, pejabatn fungsional pengadaan dan anggota secretariat ULP Karanganyar,” terang Ali Gufron selaku Kepala Administrasi Pembangunan Sekda Karanganyar, Kamis (3/3) di Gedung DPRD Karanganyar.

Menurut Ali Gufron, Sosialisasi Bintek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus kemampuan kepada seluruh rekanan yang ada di wilayah Karanganyar dengan adanya sistem versi terbaru yakni 3.6 CA dengan pengamanan SPAMKODOK.

Implementasi Sistem SPAMKODOK berdasar pada PP Nomer 82 Tahun 2015  tentang PSTE yaitu pasal 41 tentang penyelenggaraan transaksi elektronik dalam lingkup publik atau privat yang menggunakan sistem elektonik untuk kepentingan pelayanan publik wajib menggunakan Sertifikat Keandalan dan / atau Serifikat Elektronik dan pasal 52 ayat 1 (satu) dan 2 (dua) tentang tanda tangan elektronik berfungsi sebagai alat autentikasi dan verivikasi. Hal tersebut disampaikan oleh Adi salah satu Narasumber dari LPSE Karanganyar.

Ia juga menyampaikan beberapa perbedaan antara APENDO dan SPAMKODOK bagi penyedia barang / jasa yakni file  konfigurasi APENDO dapat di buat berulang-ulang dengan mengunduh aplikasi tersebut, sedangkan SPAMKODOK untuk file konfigurasi hanya di buat sekali jika hilang harus lapor ke LPSE untuk pembatalan sertifikat pembuatan ulang CA, semua pengguna SPSE wajib membackup file CA tersebut.

Dan penggunaan sistem APENDO mengenkrip dokumen penawaran memerlukan kunci publik yang di berikan saat akan memasukkan penawaran, sedangkan sistem SPAMKODOK mengenkrip dokumen penawaran sudah tidak perlu memerlukan kunci public, karena sistem SPAMKODOK sudah secara otomatis membuat kunci public tersebut.

Selanjutnya asisten II (dua) Perekonomian Setda Karanganyar, Siti Maesaroh yang mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan supaya tidak tertinggal dari rekanan luar hanya karena kita tidak mengetahui bagaimana caranya memasukkan aplikasi, sehingga rekanan diminta dari sekarang untuk menyiapkan diri serta menyiapkan mental untuk bersama-sama memajukan dan membangun Kabupaten Karanganyar.

Untuk pelaksanaan pelatihan akan di laksanakan mulai tanggal 7 sampai dengan 22 Maret 2016 di Laboratorium Komputer (ruang BLC) Kantor Setda Karanganyar. Untuk hari pertama pelatihan akan ada kuliah umum yang secara tehnik akan mempelajari bagaimana memasukkan kode-kode dengan versi yang baru. Dishubkominfo Karanganyar (ind/umi)

Read More

Diklat PIM IV Kabupaten Nganjuk Kunjungi Kabupaten Karanganyar

DSC_0066 (FILEminimizer)

Assisten Pemerintahan Kab. Karanganyar Dra. Any Indrihastuti, MM saat bacakan sambutan selamat datang Bupati Karanganyar, Ruang Podang Setda Karanganyar (10/12)

Rombongan peserta Diklat PIM IV Angkatan Ke-512 Kab. Nganjuk yang berjumlah sekitar 40 orang diterima oleh Assisten Pemerintahan Setda Kab. Karanganyar di Ruang Podang I Gedung Setda Karanganyar pagi tadi (10/12).

Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani SR., M.Hum dalam sambutannya yang dibacakan oleh Any memaparkan secara singkat potensi-potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar, seperti 7 Program Kerja (Senin Sehat, Selasa Sadar Hukum, Rabu Pendidikan, Kamis Bertani, Jumat Keliling, Sabtu Wisata dan Minggu Bersih), Program-progam unggulan (Paryatti = Pajak Rakyat Terurusi Tenteram Indonesia, Ratna Pandusima = Rakyat Terdaftar Negara Aman Layanan Terpadu Siang dan Malam, Parsih = Pembayaran Air Bersih, Larasita = Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah, LPSE = Layanan Pengadaan Secara Elektronik, BPPT = Badan Pelayanan Perizinan Terpadu).

Drs. Suroso, M.Si selaku ketua rombongan melaporkan bahwa rombongan Diklat PIM IV kerjasama kemitraan antara Pemprov Jatim dengan Kab. Nganjuk ini berlangsung selama 7 minggu, yang terdiri atas pembelajaran dikelas dan observasi lapangan. Tujuan Diklat PIM IV kali ini adalah untuk mempelajari berbagai hal yang terkait dengan kecepatan perkembangan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Kab. Karanganyar. Setelah diterima di Podang 1, kemudian rombongan dibagi menjadi 3 kelompok untuk masing-masing kelompok akan meninjau langsung objek (locus). Kelompok 1 di Kecamatan Jaten, yang akan mempelajari peningkatan kinerja aparatur dalam rangka upaya pencapaian target pelunasan baku PBB. Sedangkan kelompok 2 mendatangi Dinas Kebersihan dan Pertamanan, disitu mereka akan belajar tata kelola sampah daerah. Untuk kelompok 3 menuju ke Dinas Kesehatan terkait pencapaian layanan UCI (Universal Child Immunization). ad

Read More

Diklat PIM IV Kabupaten Pasuruan Adakan Observasi Lapangan ke Kabupaten Karanganyar

DSC_0292 (FILEminimizer)

Kepala BKD Karanganyar Larmanto saat tukar menukar cinderamata dengan Kepala Bidang Litbang dan Diklat Kabupaten Pasuruan

Rombongan peserta Diklat PIM IV Angkatan Ke-500 Kab. Pasuruan yang berjumlah sekitar 50 orang yang terdiri atas 40 orang peserta, 1 Widyaiswara Prop Jatim dan 9 Pendamping diterima oleh Kepala BKD Kabupaten Karanganyar Drs. Larmanto, M.Si di Ruang Podang I Gedung Setda Karanganyar tadi pagi (29/10/2013). Dipimpin oleh Dr. H. Muhammad Nasir, M.Pd selaku Kepala Badan Litbang dan Diklat Kabupaten Pasuruan bertujuan untuk melakukan observasi secara langsung terhadap pengoptimalan potensi – potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar yang terkenal akan Industri, Pertanian dan Pariwsata ( INTANPARI ) nya. Selain peserta diklat, hadir pula SKPD terkait sebagai nara sumber seperti BPPT, Dinas Kesehatan dan Dinas PU.

Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani SR., M.Hum dalam sambutannya yang dibacakan oleh Larmanto mengatakan rasa terima kasih kepada panitia Diklat PIM atas dipilihnya Kabupaten Karanganyar sebagai destinasi untuk mereka berlatih, belajar sekaligus menggali segala potensi yang ada di Kab. Karanganyar. Dalam paparan singkatnya, Larmanto menyampaikan segala potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar, seperti 7 Program Kerja (Senin Sehat, Selasa Sadar Hukum, Rabu Pendidikan, Kamis Bertani, Jumat Keliling, Sabtu Wisata dan Minggu Bersih), Program-progam unggulan (Paryatti = Pajak Rakyat Terurusi Tenteram Indonesia, Ratna Pandusima = Rakyat Terdaftar Negara Aman Layanan Terpadu Siang dan Malam, Parsih = Pembayaran Air Bersih, Larasita = Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah, LPSE = Layanan Pengadaan Secara Elektronik, BPPT = Badan Pelayanan Perizinan Terpadu).

Muhammad Nasir selaku ketua rombongan menambahkan bahwa Kab. Pasuruan yang termasuk kawasan segitiga emas antara Surabaya-Malang-Bali ingin belajar sekaligus menggali informasi sebanyak-banyak dalam bidang perijinan, pengairan dan kesehatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, karena Kabupaten Karanganyar yang mempunyai potensi luar biasa dinilai mampu mengoptimalkannya. (ad)

Read More

Perbaikan Atap Pasar Tuban Dianggar Rp 400 J

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM), Karanganyar menyiapkan  dana Rp 400 juta untuk perbaikan atap pasar Tuban, Gondangrejo. Perbaikan perlu segera dilakukan karena banyak bagian atap yang telah bocor.
Sehingga setiap turun hujan air masuk dan mengganggu kenyamanan para pedagang. Selain atap, dana tersebut juga untuk perbaikan saluran air di los pedagang daging. ”Perbaikan atap pasar ini agar kalau hujan turun airnya tidak lagi masuk,” terang Kepala Disperindagkop dan UMKM Sundoro.  Untuk perbaikan ini, Disperindagkop sudah menyiapkan dana sebesar Rp 400 juta. Sundoro menjelaskan, masuknya air hujan itu karena antara atap atas dan atap bawah terdapat jarak. Sehingga air hujan bisa dengan mudah masuk ke dalam pasar.
Untuk  mengatasinya Disperindagkop akan membuatkan semacam penyekat antara atap atas dan bawah. Sehingga jika hujan turun air tidak lagi masuk pasar. ”Selama ini banyak pedagang yang mengeluhkan kondisi itu. Dan ini mengurangi kenyamanan para pedagang yang kebanyakan berada di los,” lanjut Sundoro.
Selain untuk pemberian sekat, dana itu  juga akan digunakan untuk perbaikan sirkulasi air di los daging. Karena  selama ini, sirkulasi air di los tersebut sangat buruk, bahkan sering mampat. Akibatnya bau yang tidak sedap pun sering mengganggu para pedagang dan juga pembeli.
Lelang
Sementara mengenai waktu pengerjaannya, Sundoro belum dapat memastikannya. ”Nanti kita ikuti sesuai aturan administrasi dan akan dilelang dulu melalui LPSE,” katanya. Meski begitu, Sundoro menargetkan perbaikan ini akan selesai sebelum hari raya Idul Fitri.
Sementara terkait wacana penyeragaman bangunan semipermanen di los pasar, Sundoro mengaku akan menundanya dulu. Alasannya, karena perekonomian para pedagang yang berbeda sehingga dikhawatirkan rencana itu justru akan memberatkan pedagang. ”Untuk sementara kita tunda dulu, karena sosial ekonomi pedagang yang berbeda. Tetapi kami tetap mengimbau kepada pedagang yang menempati los agar kalau membuat bangunan semi permanen dilakukan dengan rapi dan tidak serampangan,” tutup Sundoro.

Read More

Diklat PIM IV Angkatan Ke-37 Pusdiklat Kementrian PU Kunjungi Kabupaten Karanganyar

Podang I Gedung Setda Karanganyar

Rombongan peserta Diklat PIM IV Angkatan Ke-37 Pusdiklat Kementrian Pekerjaan Umum (PU) yang berjumlah sekitar 32 orang yang kesemuanya berasal dari lingkup Kementrian Pekerjaan Umum diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Drs. Samsi, M.Si di Ruang Podang I Gedung Setda Karanganyar tadi pagi (04/03/2012). Dipimpin Widyananto selaku Kepala Balai Diklat Pusdiklat Kementrian PU bertujuan untuk melakukan observasi secara langsung terhadap reformasi birokrasi yang ada di Dinas Pekerjaan Umum serta potensi-potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar. Rencana rombongan tersebut akan berada di Kabupaten Karanganyar Selama 3 Hari. Selain peserta diklat, hadir pula SKPD terkait sebagai nara sumber.

Bupati Karanganyar Dr. Hj. Rina Iriani SR., M.Hum dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Karanganyar mengatakan rasa terima kasih kepada panitia Diklat PIM atas dipilihnya Kabupaten Karanganyar sebagai destinasi untuk mereka berlatih, belajar sekaligus menggali segala potensi yang ada di Kab. Karanganyar baik dalam pelayanannya maupun sumber daya PNS nya. Dalam paparan singkatnya, Rina Iriani SR., menyampaikan segala potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar, seperti 7 Program Kerja (Senin Sehat, Selasa Sadar Hukum, Rabu Pendidikan, Kamis Bertani, Jumat Keliling, Sabtu Wisata dan Minggu Bersih), Program-progam unggulan (Paryatti = Pajak Rakyat Terurusi Tenteram Indonesia, Ratna Pandusima = Rakyat Terdaftar Negara Aman Layanan Terpadu Siang dan Malam, Parsih = Pembayaran Air Bersih, Larasita = Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah, LPSE = Layanan Pengadaan Secara Elektronik, BPPT = Badan Pelayanan Perizinan Terpadu).

Demikian Dishubkominfo  Kab. Karanganyar ( So/Sy/Pr/Ad )

Read More

Pengadaan Makan Dan Minum Kegiatan Pendidikan Dan Latihan Prajabatan CPNS Daerah Golongan I, II Dan III Tahun 2012

Pokja Jasa Lainnya 1 Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Karanganyar akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi untuk paket pekerjaan Pengadaan Jasa Lainnya, yaitu:

Nama Paket Pekerjaan
Pengadaan Makan Dan Minum Kegiatan Pendidikan Dan Latihan Prajabatan CPNS Daerah Golongan I, II Dan III Tahun 2012

Nilai Total HPS
Rp 683.229.360 (Enam ratus delapan puluh tiga juta dua ratus dua puluh sembilan ribu tiga ratus enampuluh rupiah)

Untuk jadwal dan pendaftaran dapat dilihat pada LPSE Kabupaten Karanganyar.

Read More

LPSE lancar tergantung SKPD

Proses Lelang Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Karanganyar bisa lancar bila seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) telah memasukkan dokumen lelang ke LPSE.

Read More

RALAT Pengumunan Pelelangan Sederhana Pengadaan Cetak Karcis Retribusi DISPERINDAGKOP & UMKM Kabupaten Karanganyar

Diberitahukan kepada Penyedia Barang/ Jasa bahwa Pengumuman kami Nomor: 027.2/442.20.1/III/2011 untuk syarat pendaftraan nomor 2 diubah sehingga berbunyi:
2. Tidak harus terdaftar di LPSE Kabupaten Karanganyar

Read More