KOM_4403

Festival Pramuka Ramaikan Sondokoro

kominfo

Pengguntingan pita oleh Dandim 0727 Karanganyar dan Ka Kwartir Karanganyar menandai PPLB dimulai, Rabu Pagi (27/7)

Pertemuan Pramuka Luar Biasa (PPLB) Kwartir Cabang Gerakan pramuka Kab. Karanganyar yang diselenggarakan 2016 ini merupakan ajang pertemuan peserta didik untuk pramuka keterbutuhan khusus (SLB). Kegiatan dibuka dengan Upacara PPLB dengan Pembina upacara Samsi selaku Sekretaris Daerah Karanganyar sekaligus Ketua Kwarcab Karanganyar, Rabu pagi (27/07/2016) di lapangan tenis Sondokoro, Tasikmadu.

Amanah upacara diisi dengan dibacakannya sambutan Bupati Karanganyar oleh Samsi, disampaikan bahwa anggota pramuka yang memiliki kebutuhan dalam mengikuti upacara pembukaan PPLB merupakan bentuk pembuktian para penyandang disabilitas mampu mandiri dan berprestasi. Kegiatan pembukaan PPLB ini menjadi ajang potensi untuk anak keterbutuhan khusus dalam berketerampilan, kemandirian sekaligus melatih kepercayaan diri untuk tampil dihadapan banyak orang yang berprestasi.

Bupati Karanganyar juga berharap agar anak-anak anggota pramuka disabilitas ini dapat berkontribusi bagi bangsa melalui kegiatan pranuka, menumbuhkan rasa kebersamaan dan kemandirian malalui PPLB ini.

“Keterbatasan tidaklah menjadi kendala bagi kalian, namun dengan jiwa semangat dapat memotivasi untuk terus berupaya melakukan apa yang terbaik mengukir prestasi, tunjukan pada dunia bahwa kalian mampu dan bisa mengukir prestasi dan harumkan nama bangsa ini,” jelas Samsi saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar.

Ketua panitia penyelenggara, Harjono melaporkan bahwa tujuan PPLB ini untuk mencari minat dan bakat anak-anak sejak dini dalam kegiatan persahabatan dalam ajang prestasi untuk mengikuti pertemuan Gugus Depan PLB tingkat Kabupaten Karanganyar tahun 2016 sekaligus melatih sikap disiplin dan bertanggung jawab baik dalam diri sendiri maupun masyarakat luas.

“Sasarannya bagi peserta adalah mengembangkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama pramuka dan kegiatan pertemuan Gugus Depan PLB, sedangkan bagi Pembina dapat menambah pengetahuan, pengalaman dan keterampilan dalam membina pramuka siaga dan penggalang di Gugus depannya,” terang Harjono.

Usai pembukaan dilanjutkan dengan perlombaan diantaranya lomba bola bowling, lomba estafet hola hop, lomba fashion show, lomba mewarnai, lomba lempar gelang dan lomba keagamaan (tata cara ber wudhu) yang diikuti kurang lebih 28 SLB se Kabupaten Karanganyar. Demikian dishubkominfo (ad/ind/rk)

Read More
aku

Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Karanganyar, Kamis (14/07/2016)

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar mengadakan Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2016.

Lomba tersebut diikuti 20 pelajar dari perwakilan SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar baik Negeri maupun Swasta. Sebelum melaksanakan tes tertulis, peserta terlebih dahulu mendapat materi dari pemateri Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, PMI Karanganyar, Satlantas Polres Karanganyar, dan PT Jasa Raharja, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo saat memberikan sambutan pembukaan mengatakan, kegiatan ini sangat strategis dan penting didalam  rangka dalam upaya keselamatan jalan.

“Dari data statistik angka keselamatan di jalan masih cukup tinggi. Angka kecelakaan didominasi oleh pelajar. Dari lomba ini bisa menyadarkan diri sendiri, dan teman-teman kalian untuk mementingkan keselamatan di jalan,” kata Agus Cipto Waluyo.

Dia juga mengatakan, pelajar untuk menggunakan angkutan umum yang sesuai dengan kepentingannya. Pelajar yang ikut lomba juga diharapkan menjadi agen keselamatan lalu lintas di Sekolah.

Setelah selesai tes tertulis, tim penilai memutuskan pemenang 1 Rosyian Anwar, dari SMK Bina Dirgantara, Colomadu, pemenang 2 Abian Bagus Wibisono, dari SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, dan pemenang 3 Stefanus Yuwana Kurnia, dari SMK Negeri 1 Karanganyar. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang dan trofi dari panitia.pd

Read More
KOM_2631

Dua Belas Peserta Krenova Presentasikan Hasil Karyanya

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Saat Lomba Krenova Kabupaten Karanganyar Tahun 2016

Cerminan keikutsertaan masyarakat dalam memajukan teknologi terapan, sekaligus untuk memperoleh solusi yang tepat terhadap permasalahan teknologi yang tengah dihadapi dan dimanfaatkan secara mudah guna menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup menuju generasi bangsa yang kreatif dan inovatif. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan yaitu lomba kreativitas dan inovasi (krenova) bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar tahun 2016, Senin (27/06) di Ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

Kegiatan Krenova Tahun 2016 yang mengusung tema kreatifitas dan inovasi dalam bidang iptek menuju masyarakat kabupaten karanganyar maju dan cerdas dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono ddidampingi Wakil Bupati, Rohadi Widodo.

Dalam laporannya, Kepala Bappeda Karanganyar, Sundoro mengatakan maksud diadakannya Lomba, adalah dalam rangka mendukung pelaksanaan misi ke dua (2) RPJMD Kabupaten Tahun 2014-2018 yaitu Menciptakan 10.000 Wirausaha Mandiri pada sasaran meningkatnya pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna/padat karya, dengan arah kebijakan pengembangan produk unggulan dengan kualitas, harga dan kemasan yang berdaya saing.

”Lomba KRENOVA untuk memberikan kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar, baik secara individu maupun kelompok, yang mampu menghasilkan inovasi kreatif dalam segi kemanfaatannya dan bisa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun sasarannya adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar dapat memanfaatkan IPTEK. Dan untuk tahun ini terjaring 12 peserta dari 61 peserta yang mengikuti lomba yakni enam (6) peserta dari pelajar dan enam (6) peserta dari masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan keikutsertaan peserta hingga seratus persen,” terang Sundoro.

Kriteria Hasil Karya Krenova ini meliputi : Mencakup semua hasil kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh perorangan, kelompok masyarakat dan atau pelajar (diutamakan yang telah diterapkan), mudah Didiseminasikan dan diadopsi masyarakat, teknologinya dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga, bahan baku yang digunakan berbasis lokal, ramah lingkungan, skala Investasi dan manajemen terjangkau masyarakat serta mempunyai manfaat yang berkelanjutan.

Sedangkan aspek penilaian harus mengandung Orisinalitas, Kepioniran, Penerapan di Masyarakat, Manfaat dan Keberlangsungan.

Untuk Kegiatan krenova ini melibatkan tim penilai dari unsur Perguruan tinggi yakni LPPM UNS, APEKA, UNSA dan unsur kelembagaan masyarakat baik Dewan Pendidikan Kab. Karanganyar, Ketua Lembaga Perbedayaan Masyarakat Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada peserta krenova dan berharap akan lahir kusrin-kusrin selanjutnya. “Ini terbukti adanya respon yang baik, positif untuk tahun ini ada peningkatan peserta mencapai seratus persen. Saya menghimbau kepada Bappeda khususnya agar memberikan ruang luas baik untuk pelajar maupun masyarakat kita dalam berkerasi dan berinovasi yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus memberi nilai tambah.

Dari krenova ini, saya berharap dapat melahirkan kusrin-kusrin berikutnya, secara langsung mengangkat nama Kab. Karanganyar ditingkat Nasional dan Prof. Warsito dari Matesih yang berhasil menemukan alat pembasmi sel kanker yang telah mendunia,” pesan Juliyatmono dihadapan peserta saat memberikan motivasinya.

“Bagi saya, 61 peserta tahun ini merupakan juara semua. Karena Karanganyar khususnya dan Indonesia umumnya sangat-sangat memgharapkan generasi-generasi yang cerdas dan berkualitas seperti ini,” Tambah Bupati.

Adapun daftar dua belas (12) nominasi kategori lomba krenova pelajar dan masyarakat, diantaranya : Pemanfaatan batang Ryva untuk pembuatan Biothanol, Dencing “Dendenng Calincing” Makanan Ember (Enak, Murah dan Bergizi), Penerapan tekinik Crocket pada pembuatan kerajinan dari limbah palstik kresek, Potensi kulit pisang sebagai baterai kering ramah lingkungan, Pemanfaatan kulit jeruk untuk pendaur ulang Styrofoam menjadi lem, Pemanfaatn Potulaca Olaracea L (Daun Krokot) untuk krispy sebagai bentuk diversifikasi pangan, Komet super briket kompos sebagai media tanam dan superbsorben (komet super) alternative pemanfaatan sampah organic pasar di Karanganyar, Boisorption bulu ayam pengolahan limbah tekstil melalui pemanfaatan limbah bulu ayam sebagai adsorben logam berat dalam mewujudkan Karanganyar sebagai kota ramah lingkungan, pemanfaatan mesin produksi tusuk sate multifungsi 3 in 1 sebagai terobosan untuk pemenuhan kebutuhan industry bambu, Dodol daun sirsak bergizi sebagai obat anti kanker dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean, Pembuatan pupuk dengan pemanfaatan limbah sebagai alternative usaha untuk meningkatkan penghasilan masyarakat, Puree suweg dalam pembuatan kripik suweg simulasi sebagai trademark dan branding potensi wisata Kab. Karanganyar.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind).

Read More
DSC_0040

Lomba Cipta Menu Berbahan Dasar Non Beras

DSC_0121

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat mencicipi makanan salah satu stand lomba cipta menu berbahan dasar beras hitam yang akan maju pada lomba cipta menu tingkat Nasional di TMII, Jakarta mendatang.

DSC_0040

Salah satu peserta stand lomba dari Tawangmangu yang berbahan dasar singkong, Senin (11/04).

Karanganyar, Selasa 12 April 2016

Untuk meningkatkan kualitas makanan yang bergizi, seimbang sekaligus mengembangkan kreatifitas cipta menu masyarakat khususnya bagi ibu rumah tangga untuk keluarga yang berbahan dasar lokal.

Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengadakan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbahan sumber daya local, Senin (11/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Adapun peserta lomba yaitu 17 Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

“Lomba cipta menu konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus memasyarakatkan makanan yang berkualitas dari segi gizi, tampilan dan tidak mengandung zat-zat yang membahayakan kesehatan tubuh,” ujar Uning Sriwahyuni, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Karanganyar.

Kriteria penilaian berdasar pada kualitas dan nilai gizi yang di ambil dari potensi lokal sekaligus kreatifitas dalam pengolahannya, yakni pemenuhan B2SA (70 persen) dan keberagaman pangan (30 persen).

Sementara itu menurut Kepala bidang Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah, Suranto, kegiatan lomba cipta menu ini merupakan salah satu implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor   22 Tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

“Kita berharap dengan lomba cipta menu ini secara tidak langsung makanan-makanan pokok lokal yang belum terangkat seluruhnya, dapat dikenal sekaligus dikembangkan dimasyarakat, khususnya makanan karbohidrat berbahan dasar non beras seperti ubi-ubian dan jagung,” terang Suranto saat menyampaikan sambutannya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh Kab./Kota lainnya di Indonesia guna mendukung program diversifikasi pangan.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba cipta menu yang diikuti Ibu-Ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK di 17 Kecamatan se Kab. Karanganyar ini dapat terus mengembangkan kreatifitasnya dan berinovasi dalam mengolah makanan hasil potensi lokal dengan tetap menjaga kualitas dan gizi keluarga, karena keluarga adalah kunci ketahanan bangsa dan Negara.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagaimana pangan selalu dijaga kualitasnya, bergizi dan seimbang. Karena di Karanganyar sendiri merupakan lumbung pangan,” ujar Juliyatmono.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
pemda

Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99

Kriteria Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-99 Tahun 2016:

  1. Karya Mengacu pada Sejarah berdirinyanya Kabupaten Karanganyar dan Pejuang Raden Mas Said dilengkapi dengan narasi makna Logo
  2. Design Logo dengan tema “KARANGANYAR MAJU DAN CERDAS;logo dasar dengan memuat Burung Derkuku yang merupakan simbol perjuangan Raden Mas Sa’id.
  3. Desain logo mencerminkan semangat dan budaya masyarakat Kab.Karanganyar;
  4. Desain logo tidak boleh menyinggung SARA dan tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku;
  5. Logo dibuat dalam bentuk format Ai/CDR/EPS/PSD/JPEG/PNG/BMP/TIFF dan dapat diperkecil hingga sampai 2,5 cm; Dikirim via email ke alamat : logoharijadi@karanganyarkab.go.id maksimal kapasitas 20 MB.

Untuk fisiknya dicetak dalam kertas putih A4 (80 gr) dan disertakan soft copy-nya dalam bentuk CD dikirim langsung / via Pos dalam amplop tertutup dengan dilengkapi Foto copy KTP/KK , No. Telepon paling lambat tanggal 23 April 2016

Dikirim ke  alamat :

SEKRETARIAT PANITIA LOMBA LOGO HARI JADI KABUPATEN KARANGANYAR

c.q. Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda Kabupaten Karanganyar

Jln. Lawu No. 385 B Karanganyar Telp. No. (0271) 495039 exts. 220 Kode Pos 57712

Contact Person :

  1. Sekretariat Panitia 0271 495039 (220)
  2. Tri Agus Gunawan,S.Sos,M.Si. 08122645969
  3. Logo merupakan hasil karya sendiri, dengan membuat surat pernyataan dan karya yang dikirim belum pernah menjadi pemenang dalam lomba-lomba yang lain.

 

Peserta Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99/2016

Penduduk Kabupaten Karanganyar yang dibuktikan dengan KTP/KK yang masih berlaku.

 

Hadiah Lomba Hari Jadi kabupaten Karanganyar ke-99/2016

Juara  1   Uang dan Piagam      Rp   2.500.000,-   (Dua  Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Juara  2   Uang dan Piagam      Rp   1.500.000,-   (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Juara  3   Uang dan Piagam      Rp   1.000.000, –  (Satu Juta Rupiah).

 

Ketentuan Lomba

  1. Semua hasil karya yang sudah masuk menjadi hak panitia ;
  2. Hasil karya pemenang lomba menjadi hak panitia;
  3. Bagi pemenang I,II,dan III untuk dapat memaparkan hasil karyanya di hadapan tim juri;
  4. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.
  5. Panitia berhak untuk mengubah, menambah Desain logo Hasil karya dari pemenang Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99/2016;
  6. Karya yang dikirim maks. 2 (dua) buah;

 

Jadwal Lomba LOGO HARI JADI KABUPATEN KARANGANYAR Ke-99/2016

  1. Pengiriman hasil Karya        :  4 April s/d 23 April 2016.
  2. Seleksi                                   :  25 s.d. 27  April 2016.
  3. Pengumuman Hasil lomba  : 28 April 2016.
  4. Launching Hasil Pemenang : 2 Mei 2016.

 

 

Karanganyar, 29 Maret 2016

Panitia Lomba Logo

Hari Jadi Kabupaten  Karanganyar Ke-99

 

 

Read More
DSC_0152

Lomba Lari Dalam Rangka Memperingati HUT DPRD Kabupaten Karanganyar Ke-65

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo membuka start lomba lari di depan gedung DPRD Kabupaten Karanganyar(19/01/2016)

Karanganyar, Selasa 19 Januari 2016

Dalam rangka memperingati hari jadi DPRD Kabupaten Karanganyar Ke-65 , diadakan lomba lari 10K yang diikuti oleh jajaran sekolah SMP/SMA Putra-Putri serta jajaran SKPD, TNI, POLRI dan Umum . Lomba tersebut diikuti kurang lebih 1400 peserta.

kominfo

para peserta lomba lari 10K dalam rangka HUT DPRD Kabupaten Karanganyar Ke-65

Laporan yang disampaikan oleh Sujarno selaku Ketua Umum sekaligus Sekretaris DPRD Kabupaten Karanganyar bahwa “Rute lomba lari dimulai dari halaman DPRD ke Timur,terminal Bejen ke Utara, Wonorejo ke Barat, Pokoh ke Selatan, Kodim ke Timur dan finish di halaman DPRD”.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Sumanto menyampaikan, “mudah-mudahan kegiatan lomba ini bukan hanya kegiatan seremonial saja tapi menjadi prestasi yang akan diharapkan oleh pemerintah daerah , dimana menjadi bagian dari pembina prestasi dan dapat kita banggakan bersama di Kabupaten Karanganyar ini”, ujar Ketua DPRD Sumanto.Ad/Al/Uum/Wn

Read More
DSC_0116 copy

Ribuan Pramuka Ikuti ISC 2015

DSC_0116 copy

Dua peserta lomba di ISC 2015 saat beradu kecepatan memindahkan huruf hingga tersusun

Karanganyar, Selasa (22/12/2015)
Indonesia Scout Challenge (ISC) 2015 berlangsung di Kabupaten Karanganyar berlangsung luar biasa. Sebanyak 4000 adik-adik pramuka dari penggalang ramu, berusia maskimal 12 tahun dan duduk di bangku kelas 4 dan 5 SD mengikuti ajang tersebut.

Kegiatan pramuka itu berlangsung selama empat hari, dan terbagi dalam dua tahap, Minggu-Rabu (20-23/12). Tahap pertama dimulai Minggu-Senin (20-21/12) dan Selasa-Rabu (22-23/12), di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar.

“Setiap tahap diikuti sebanyak 2000 peserta pramuka dari Kabupaten Karanganyar,” ujar Ketua Kwartir Cabang Pramuka Gerakan Pramuka Karanganyar Samsi, Minggu (20/12) di lokasi.

Menariknya, tidak hanya berkemah, namun di ISC juga diadakan berbagai permainan lomba. Terdapat 10 jenis lomba untuk mengasah kemampuan dari masing-masing peserta.

Even bekerjasama dengan Kwarcab Karanganyar terdapat lomba membuat tandu dan menangani korban kecelakaan, memasang tanda pramuka di baju pramuka, asah pengetahuan pelajaran pramuka dan umum, menguji peserta dalam mengetahui arah mata angin, lomba Dasa Dharma Pramuka dan Pancasila, lomba ikon Kota-kota di Indonesia, lomba tebak lagu, lomba mengenali sebuah benda, dan lomba berbahasa inggris.

Hadir pada acara pembukaan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah Budi Prayitno, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan panitia dari Jawa Pos Radar Solo.

“Adik-adik mau ke Amerika?Tunjukkan prestasi kalian untuk memenangi lomba di ISC ini sampai juara Nasional,” ajak Bupati Karanganyar memberi semangat kepada ribuan peserta. pd

Read More
DSC_0081 (2)

Lomba PBB Peringatan Hari Juang Kartika Kodim 0727 Karanganyar Tahun 2015

kominfo

Salah satu peserta Lomba PBB dan Yel-yel.

Karanganyar, Jumat 18 Desember 2015

Lomba PBB dan Yel-yel Tingkat SMP Binaan Koramil Jajaran Kodim 0727 Karanganyar, dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Kodim 0727 Karanganyar. Lomba berlangsung di halaman Makodim 0727 Karanganyar, Jumat (18/12/2015).

Kegiatan ini dihadiri oleh Samsi selaku Sekretaris Daerah beserta jajarannya serta Mayor Kav Bangun Pranoto selaku Komandan Lomba. Peserta yang megikuti lomba yaitu 17 SMP/Sederajat dari masing-masing Koramil di setiap Kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

Tujuan diselenggarakannya lomba ini untuk memupuk kemampuan siswa mengenal materi PBB disekolah, serta mampu melaksanakan lomba PBB dan Yel-yel dengan baik.

Lomba dimulai setelah pelaksanaan upacara pembukaan yang diikuti oleh para peserta lomba dan panitia penyelenggara lomba. Masing-masing dari setiap regu diberi waktu 15-20 menit untuk tampil dengan materi lomba yang telah ditetapkan. Sementara itu, untuk juaranya akan langsung diumumkan setelah lomba selesai.Ft/Uum

Read More
DSC_0016

Lomba Cerdas Cermat Tingkat Penggalang Kwartir Cabang Karanganyar

kominfo

Ka Kwarcab Karanganyar Samsi bersama dewan juri.

Karanganyar, Kamis 17 Desember 2015

Untuk meningkatkan prestasi di bidang teknik kepramukaan, Kwarcab Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Lomba Cerdas Cermat Tingkat Penggalang yang berlangsung di Aula Kwarcab Karanganyar, Kamis (17/12/2015). Lomba diikuti oleh empat regu dari masing-masing kwaran yaitu SD Jatipuro 1, SD Tugu 1 Jumantoro, SD Plumbon 2 Tawangmangu dan SD Gedong 1 Karanganyar

Ketua Kwarcab Karanganyar Samsi dalam sambutannya menyampaikan terimaksih kepada Bapak/Ibu guru, Kepala Sekolah serta para pendamping atas partisipasinya, dan terselenggaranya kegiatan ini. Samsi berharap acara ini dapat diselenggarakan setiap tahun.

“Tahun 2016 Kabupaten Karanganyar akan menjadi tuan rumah Penyelenggaraan Upacara Kepramukaan tingkat Provinsi. Bagi semua stakeholder mohon kerjasamanya untuk bisa mendukung teselenggaranya kegiatan tersebut”, terang Samsi.

Sementara itu, Harjono selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan melaporkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai sarana meningkatkan kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, mengukuhkan persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan pengetahuan dalam bidang teknik kepramukaan. Sehingga diharapkan peserta didik dapat meningkatkan kemampuannya dalam bidang kepramukaan. Ad/Uum

Read More
DSC_0053

PKK Karanganyar Adakan Lomba Tari

Salah satu kelompok peserta sedang tampil pada lomba tari Manggolo Dipo

Salah satu kelompok peserta sedang tampil pada lomba tari Manggolo Dipo

Karanganyar, Sabtu (12/12/2015)
PKK Kabupaten Karanganyar mengadakan lomba tari bagi kader PKK di Bumi Intanpari, yang di selenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (11/12) pagi.

Tari yang dilombakan tari Manggolo Dipo, yakni kisah perjuangan prajurit putri Nyi Ageng Karang dalam berlatih perang, memanah, berlatih senjata, dan berkuda.

Lomba itu diikuti sebanyak 17 kelompok dari 17 Kecamatan, dengan durasi waktu penampilan setiap peserta sekitar tujuh menit.

Sedangkan para juri berasal dari praktisi tari dari Kabupaten Karanganyar, Sragen dan dari Mangkunegaran Suryo Sumirat.

“Lomba tari Manggolo Dipo ini telah berlangsung dua kalinya. Sedangkan bangi juara 1, akan mewakili Kabupaten Karanganyar di lomba kesenian PKK Provinsi Jawa Tengah,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiah Juliyatmono, disela-sela lomba.

Hadir pada lomba tersebut turut melihat Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo, dan beberapa pengurus PKK Kabupaten Karanganyar. pd

Read More