KPU Tetapkan Hasil Perolehan Suara Pilgub Jateng

KPU Kabupaten Karanganyar melakukan sidang pleno terbuka dengan agenda rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jateng, di Ruang OR, Komplek DPRD Karanganyar, Sabtu (01/06)

KPU Kabupaten Karanganyar melakukan sidang pleno terbuka dengan agenda rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jateng, di Ruang OR, Komplek DPRD Karanganyar, Sabtu (01/06)

Karanganyar, Senin  (03/06/2013)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten mengadakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah,  Sabtu (01/06)

Rekapitulasi itu merupakan hasil perolehan suara dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, dengan jumlah suara sah sebanyak 401.065, sedangkan suara tidak sah sebesar 24.947.

“Jumlah keseluruhan yang menggunakan hak pilih sebesar 426.012 atau 61,65 persen,” jelas  Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho.

Pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko (Gagah) sebanyak  258.776, kemudian Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo (Bissa) sebanyak 86.387, selanjutnya Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don) memperoleh suara sebesar 55.902, sedangkan jumlah Daftar Pemilih Tetap  sebanyak 691.104.

Sementara itu, angka golput mencapai 290.039 pemilih atau sekitar 38,35 persen.

Menurut Sri Handoko, salah satu faktor penyebab tingginya angka golput karena sebagian penduduk Karanganyar yang tercatat dalam DPT sedang merantau atau boro. Sebagian lainnya, kemungkinan telah meninggal dunia, pindah tempat tinggal atau menempuh pendidikan di kota lain.

“Permasalahannya pendataan pemilih berbasis yuridis de jure dari data administrasi kependudukan, padahal mungkin saja orangnya KTP Karanganyar tapi tidak tinggal di sini. Apalagi di 4J (Jatipuro, Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso) yang datang hanya 50 persen, banyak yang boro,” tandasnya.

Dia juga mengaku telah menyelenggarakan sosialisasi secara maksimal untuk menekan angka golput di Kabupaten Karanganyar. Pihaknya juga telah menyerahkan undangan kepada setiap pemilih sejak jauh-jauh hari sebelum Pilgub dilaksanakan.

“Kami sudah sering sosialisasi yang berlangsung sejak lama, tapi kenyataannya sangat  susah memaksimalkan partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Rekapitulasi yang diadakan di Ruang OR, Komplek DPRD,  dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, hadir seluruh anggota, Ketua Panwaslu, Ketua/anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, dan saksi dari tiga pasangan calon, berjalan kondusif.pd   

 

Read More

Gerak Jalan Pemilu Jurdil Meriahkan Car Free Day Karanganyar

Karanganyar, Senin (08/04/2013)

DSC_2471

Bupati Karanganyar Saat Memberangkatkan Peserta Gerak Jalan

Tak kurang 300 peserta ‘Gerak Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil’, Minggu (07/04) memadati area Car Free Day di sepanjang  Jl. Lawu Karanganyar Kota. Acara yang diselenggarakan KPU Kabupaten Karanganyar ini, diikuti Muspida, Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), Pimpinan Parpol peserta Pemilu Legeslatif 2014 dan warga masyarakat dari berbagai kecamatan.

Selain itu, seluruh penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan, baik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun personil kesekreatiatannya, juga mengikuti  kegiatan yang dimeriahkan puluhan pelajar yang tergabung dalam marching band SMP Negeri Jumantono.

Peserta gerak jalan Minggu pagi ini, diberangkatkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani  dari depan Kantor KPU Karanganyar, ditandai dengan pengibaran bendera start. Urutan paling depan barisan KPU Karanganyar bersama  Muspida dan para Pimpinan Parpol yang, diiringi barisan marching band, PPK se kabupaten beserta  sekreatiatannya, disambung puluhan warga masyarakat.

‘Gerak Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil’ yang dilaksanakan di area car free day ini, sebagaimana dijelaskan  Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Karanganyar Kustawa Esye, sebagai wahana sekaligus media sosialisasi Pemilu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang akan berlangsung tanggal 9 April 2014 mendatang.

Materi sosialisasi yang disampaikan kepada para pimpinan Parpol peserta Pemilu 2014 maupun masyarakat luas, menurut dia selain perihal hari pelaksanaan pemungutan suara (9 April 2014), persyaratan maupun pelaksanaan pendaftaran bakal calon legeslatif, system pemungutan suara Pemilu Legeslatif mendatang, juga perihal masing-masing alokasi kursi di setiap Daerah Pemilihan (DP) .

“Pendaftaran calon legeslatif dimulai 9 April sampai 24 April tahun ini, persyaratan administrasikan sudah kami sosialisasikan  kepada seluruh  pimpinan Parpol. Walau demikian, jikalau masih ada yang belum jelas, setiap saat dapat dikonsultasikan ke KPU Karanganyar. Sedangkan system pemungutan suara untuk Pemilu Legeslatif, tidak lagi mencontreng tapi mencoblos”, kata Kustawa Esye.

Seusai mengikuti ‘Gerak Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil’, menempuh rute dari kantor KPU Karanganyar, memutar Taman Pancasila dan kembali lagi ke kantor komisioner, ratusan peserta mengikuti pengundian puluhan hadiah hadir yang diselenggarakan penyelenggara. Berbagai hadiah yang pagi itu diberikan kepada peserta diantaranya VCD/ DVD player, tape recorder mini compo, TV-plasma, sepeda gunung dan culkas. maupun hadiah utama. pd

 

Read More

KPUD Sosialisasikan Pilbup Karanganyar

Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Kabupaten Karanganyar, Kustawa Esye, memperlihatkan Jalu Inten (Jalak Lawu Indah Tenteram), maskot Pilbup  Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/03)

Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Kabupaten Karanganyar, Kustawa Esye, memperlihatkan Jalu Inten (Jalak Lawu Indah Tenteram), maskot Pilbup Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/03)

Karanganyar, Jumat (22/03/2013)

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karanganyar mulai melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Karanganyar, di kantor KPUD setempat, Kamis (21/03).  Lebih lanjut, sosialisasi juga akan dilakukan malam ini dengan pertunjukan  wayang kulit dan tarian di Gedung Wanita Karanganyar.

Sementara itu,  KPUD Karanganyar juga menjelaskan Logo Pilbup Kabupaten Karanganyar yang berupa Jalak Lawu, bernama Jalu Inten, kepanjangan Jalak Lawu Indah dan Tenteram. “Filosofinya, burung jalak mengantarkan pendaki menuju puncak Gunung Lawu dengan lancar,” kata Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Kabupaten Karanganyar, Kustawa Esye

Pria yang akrab dipanggil Cak Kus ini mengatakan, sosialisasi diadakan untuk memberitahukan kepada masyarakat terkait Pilbup yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Untuk itu, warga di harapkan dapat berperan aktif menyukseskan Pilbup. “Pelaksananaan Pilbup direncanakan pada Minggu,  22 September, tahun ini,” jelas dia.

Selanjutnya, dia menambahkan, peran aktif masyarakat juga untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang dilaksanakan 26 Mei 2013. “Jadi sosialisasi nantinya juga akan menyinggung tentang Pilgub Jawa Tengah. Bagaimana cara memilih yang benar,” ungkapnya.

Untuk Pilgub ini, KPU Karanganyar menyiapkan sebanyak 1.604 tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di 17 Kecamatan. “Tidak ada TPS  Khusus untuk buruh dan di rumah sakit,”katanya. pd

Read More

PILGUB JATENG: Panwaslu Karanganyar Coret 26.635 Pemilih

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar mencoret 26.635 nama dari data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) selama pelaksanaan coklit pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng. Nama-nama tersebut dicoret dari DP4 karena beberapa hal yakni meninggal dunia, orang gila, pindah domisili dan berstatus sebagai TNI/Polri.

Ketua Panwaslu Karanganyar, Dwi Joko Mulyono, mengatakan temuan tersebut telah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar agar ditindaklanjuti. Sebab, Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilgub Jateng telah ditetapkan oleh KPU Karanganyar.

“Langsung dilaporkan ke KPU Karanganyar agar ditindaklanjuti karena ini potensi pelanggaran dalam tahapan Pilgub Jateng,” katanya, akhir pekan kemarin.

Selain itu, para Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di setiap desa juga menemukan ratusan pemilih tambahan yang belum tercatat pada DP4. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih ( PPDP) yang melaksanakan coklit agar jumlah pemilih tambahan dimasukkan ke dalam DP4.

Menurutnya, temuan itu merupakan potensi pelanggaran pada tahapan Pilgub Jateng. Pihaknya masih mentolerir karena saat ini tahapan baru memasuki penetapan DPS. Namun, apabila Daftar Pemilih Tetap (DPT) telah ditetapkan maka temuan itu merupakan pelanggaran proses Pilgub Jateng. “Penetapan DPT pada 1 April mendatang, jika masih ada temuan data pemilih fiktif maka dapat dikategorikan pelanggaran,” jelasnya.

Terpisah, Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, menyatakan pihaknya belum dapat mengumumkan jumlah DPS karena menunggu instruksi dari KPU Jateng. Para PPS di tingkat desa/kelurahan telah menindaklanjuti temuan Panwaslu itu. Tahapan selanjutnya melaksanakan pencatatan pemilih tambahan yang belum masuk DP4. Jumlah pemilih tambahan bakal diumumkan pada tanggal 4 Maret 2013.

“Jadi para PPS di tingkat desa/kelurahan telah menindaklanjuti pencoretan data potensial pelanggaran tersebut. Kini, petugas tengah mendata jumlah pemilih tambahan.”

Read More

Bupati Rina Nyontreng di Bilik 9

DSC_0026Karanganyar, Sabtu (22/12/2012)

Sebagai bukti warga negara yang baik, Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR ikut memberikan suaranya dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kelurahan Jaten, Sabtu (22/12). Tepat pukul 09.45 pagi, dengan ditemani sejumlah kepala dinas, dirinya memasuki area Pilkades dan langsung disambut oleh sejumlah warga yang tengah mengantre melakukan pencontrengan kepada calon pimpinan Desa Jaten.

Seperti ribuan warga lainnya, Rina memperoleh hak untuk memilih satu dari empat calon kades di sana. Selama berdemokrasi di sana, tak sedikit pula warga yang meminta foto dan mengabadikannya melalui kamera ponselnya. Memasuki balai desa, Rina langsung menuju meja panitia Pilkades. Dengan senyum sumringahnya, dirinya puas dengan jalannyaproses demokrasi yang juga digelar di 54 desa lainnya di Karanganyar.

Usai mendapatkan kartu yang berisi suara, dirinya  sibuk mencari bilik. Hanya saja, dari sekian bilik yang kosong, perhatiannya terpaku pada kertas putih bertuliskan nomor sembilan yang ditempelkan di bilik milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu.

Perempuan yang menjadi Bupati dua kali periode itu mengecek kertas suara dan langsung memberikan tanda contreng. Lagi-lagi, usai berburu angka sembilan di bilik suara, hal yang sama juga terjadi untuk kotak suara. angka sembilan-lah yang dipilih untuk menyimpan suara hasil contrengannya.

Pasca memasukkan kertas yang berisi lima foto calon Kades, dia mengisahkan jika nomor sembilan memiliki nilai tersendiri dalam hidupnya. “Angka sembilan itu unik. makanya saya masuk bilik dan kotak nomor sembilan. Nomor HP dan mobil saya juga ada unsur angka sembilannya. itu nomor kecintaan saya,” kata Rina.

Soal Pilkades, Bupati Rina menyampaikan jika pesta demokrasi tahap I ini berjalan dengan lancar. Hal ini didasarkan pada hasil pantauan dari sejumlah kelurahan di Karanganyar di antaranya Ngringo, Pulosari, dan Wonosari. Dikatakannya, semua tahapan sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan. “Ya, sudah sesuai dengan aturan dan tidak ada masalah,” ujarnya.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Karanganyar itu menegaskan, ada kebijakan baru yang diambilnya bagi  pimpinan di tingkat desa itu. “Kami sudah mengaloklasikan anggaran untuk motor dinas bagi Kades. Entah kades lama tau yang baru, semuanya akan mendapatkan fasilitas itu. Namun, kami berharap, pemilihan ini jangan karena motor, tapi semangat baru membangun desa masing-masing.

.pd

Read More

PILKADES KARANGANYAR: Persiapan Capai 40%

Persiapan penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Karanganyar baru mencapai 40 persen, Rabu (5/12/2012).

Informasi itu diperoleh dari Kabag Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pemkab Karanganyar, Sunarno. Menurut dia pihaknya terus mendorong supaya persiapan pilkades segera selesai.Dia optimistis persiapan pilkades rampung mendekati waktu pemungutan suara pada Sabtu (22/12/2012).

Sejauh ini, Sunarno menjelaskan, penyelenggara pilkades telah menyelesaikan beberapa tahapan seperti pengumuman pendaftaran bakal calon kades, sosialisasi pilkades, serta pembekalan/sosialisasi pilkades kepada camat, kasi pemerintahan kecamatan dan panitia pilkades tingkat desa.

Selain itu tahap pendataan calon pemilih, penyusunan daftar pemilih sementara (DPS) dan pengumuman atau sosialisasi DPS. Tahapan yang masih berjalan hingga Rabu yakni perbaikan DPS untuk kemudian ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

“Persiapan penyelenggaraan pilkades berjalan lancar di beberapa daerah, saat ini persiapan sudah mencapai 40 persen,” katanya.

Saat ini Pemkab Karanganyar juga tengah mengupayakan pengadaan bilik suara dengan cara meminjam kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar.

sumber : http://www.solopos.com

Read More

40% Anggota PPK di Karanganyar Berstatus PNS

Sekitar 40 persen anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Kabupaten Karanganyar berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Mereka diminta membuat surat resmi yang berisi menjadi anggota PPK Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng kepada pimpinannya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Sri Handoko, mengatakan hampir sebagian anggota PPK sebagai instrumen penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng berprofesi sebagai guru. Sementara jumlah anggota PPK yang dilantik oleh KPU Karanganyar berjumlah 85 orang yang tersebar di setiap kecamatan.

“Sebagian anggota PPK Pilgub Jateng statusnya sebagai PNS, makanya kami minta agar mereka membuat surat resmi kepada pimpinannya masing-masing,” , Senin(26/11/2012).

Walaupun berstatus sebagai PNS, namun para anggota PPK tersebut berkomitmen menyelenggarakan Pilgub 2013 secara transparan dan bertanggung jawab. Sebab, mereka telah disumpah saat pelantikan PPK tersebut. Setiap PPK mempunyai lima anggota di setiap kecamatan. Pelantikan PPK tersebut merupakan rangkaian pembentukan badan penyelenggara Pilgub Jateng.

Proses seleksi dilakukan sejak akhir Oktober dengan beberapa tahapan antara lain tes tertulis dan wawancara. Sementara seorang anggota PPK, Maryadi, menyatakan syarat menjadi anggota PPK antara lain berusia paling rendah 25 tahun; tidak menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dalam surat pernyataan dan tidak menjadi tim kampanye dari salah satu pasangan calon.

Read More

Pendaftaran Parpol di KPU Ditutup 14 Partai Politik Daftarkan Diri

KPU Karanganyar resmi menutup pendaftaran partai politik (Parpol), Jumat (7/9), sesuai dengan Peraturan KPU No 11 Tahun 2012. Sementara sampai batas akhir pendaftaran kemarin sudah 14 Parpol mendaftarkan diri.

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko, mengatakan meski pendaftaran sudah ditutup namun Parpol yang dinyatakan lolos oleh KPU Pusat masih bisa mendaftar. “Kami di KPU Karanganyar hanya bersifat pemberkasan saja. Jika Parpol dinyatakan lolos verifikasi oleh KPU Pusat, maka kami tetap akan menerima kelengkapan pemberkasan Parpol yang bersangkutan,” jelasnya, Jumat (7/9).

Parpol yang dinyatakan lolos oleh KPU Pusat tetap akan dilayani untuk pemenuhan kelengkapan pemberkasan terkait jumlah kartu tanda anggota (KTA) hingga 29 September mendatang. “Untuk Karanganyar jumlah KTA yang diserahkan Parpol minimal 1.000,” tambah Handoko.

Dengan adanya ketentuan tersebut, Handoko menjelaskan bahwa KPU tidak dapat menerima pendaftaran bagi Parpol yang terlambat. Apalagi bagi Parpol yang dinyatakan tidak lolos oleh KPU Pusat. “Jika di pusat saja tidak lolos verifikasi, buat apa mendaftar,” ujarnya.

Pihak KPU sendiri mengaku sebelumnya sudah ada 21 Parpol yang mengambil formulir pendaftaran. Namun hanya 14 Parpol yang mengembalikan formulir yakni Partai Nasdem, PKS, Partai Demokrat, Partai Serikat Rakyat Independen (SRI), Partai Hanura, PPP, PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), PKB, PAN, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Persatuan Nasional (PPN).

Read More

KPU Sosialisasikan Pilkada pada Pemilih Pemula

Meski pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar masih berlangsung tahun 2013, KPU Karanganyar sudah melakukan sosialisasi dan simulasi Pilkada untuk anak SMA di RM Talijiwo, Bejen, Karanganyar Kota, Rabu (18/7). Acara bertema Peran Serta Masyarakat dalam Pemilu dan Pemilukada Bagi Siswa Pengurus OSIS Tingkat SMA tersebut diikuti oleh 40 siswa dari berbagai sekolah di Karanganyar.
Menurut Ketua KPU Karanganyar, Handoko, untuk jumlah pemilih pemula di Karanganyar cukup besar yaitu sekira 15.000 orang dari jumlah warga yang mencapai 900.000 jiwa. “Kita akan memberikan pelatihan cara memilih kepada para pemilih pemula ini. Jumlah mereka dapat dikatakan cukup besar,” ujarnya.
Diungkapnya, simulasi dilakukan agar pemilih pemula juga lebih mempersiapkan diri dalam menyambut pemilu maupun Pilkada. “Para siswa diajari secara teknis ketika berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujar Handoko.
Para siswa juga dikenalkan dengan tugas-tugas panitia Pilkada, saksi, dan juga pengawas. Diharapkan, pengetahuan yang didapat para siswa dapat ditularkan kepada teman-temannya di sekolah. “Hasil dari workshop ini bisa dipraktikkan di sekolah masing-masing, misalnya untuk pemilihan ketua OSIS atau lainnya,” harap Handoko.
Salah seorang peserta, Rahmasari, siswa SMAN 2 Karanganyar, mengaku mendapat banyak informasi terkait pemilu. Ia merasa terbantu memahami cara pemilu nantinya.

Read More

Kantor Pemilihan Umum

KPU Kabupaten Karanganyar merupakan instansi non struktural adalah lembaga penyelenggara pemilu yang bersifat Nasional, Tetap dan Mandiri di tingkat Kabupaten yang berada dibawah dan merupakan bagian Komisi Pemilihan Umum Pusat dan Komisi Pemilihan Umum Propinsi Jawa Tengah serta bertanggung-jawab kepada Ketua KPU Pusat dan KPU Propinsi Jawa Tengah.

Struktur Organisasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karanganyar  dibentuk berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008 tentang Perubahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jendral KPU.

ALAMAT

Komplek Kantor Cangakan Karanganyar
Telp. 0271-495022, 589400 Fax. 0271-495022
Website: http://kpukaranganyar.wordpress.com
E-mail: kpu2karanganyar@yahoo.com

Read More