DPT Karanganyar Pileg Turun 1.459 Pemilih

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar menetapkan kembali Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg 2014, saat di Hotel Taman Sari, Sabtu (12/10)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar mengadakan rapat pleno terbuka penetapan kembali Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg 2014, saat di Hotel Taman Sari, Sabtu (12/10)

Karanganyar, Senin (14/10/2013)

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2014 untuk Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan menjadi 682.958 pemilih, dari jumlah Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang telah ditetapkan sebulan lalu menjadi  684.417 pemilih. Sehingga mengalami penurunan 1.459 pemilih.

Dengan rincian jumlah pemilih Laki-laki 337.383 pemilih sedangkan untuk perempuan sebesar 345.575 pemilih. Selanjutnya jumlah desa di Kabupatena Karanganyar 177 desa dan 2006 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar, Sri Handoko mengatakan ada beberapa permasalahan yang mempengaruhi yakni jumlah pemilih seperti usia, status perkawinan, NIK, NKK, dan tanggal lahir.

“Dari  sistem informasi data pemilih juga ditemukan data pemilih ganda, sehingga dilakukan perbaikan jumlah pemilih yang semakin menurun,” jelas Handoko, saat rapat pleno terbuka penetapan kembali DPT Pileg tahun 2014 di Hotel Taman Sari, Sabtu (12/10) pagi.

Dia juga menambahkan proses dimulai dari  DP4, penetapan DPS, Daftar Pemilih Hasil Perbaikan, DPS Hasil Akhir,  penetapan DPT, hingga penetapan DPT setelah dilakukan cross cek data pemilih tidak bertambah tetapi mengalami penurunan.pd  

Read More

2 Kompi Pasukan Gabungan Masih Disiagakan

Dua kompi pasukan gabungan dari Kodim 0727 dan Batalyon Suhbrastha 408 masih disiagakan untuk menjaga keamanan di wilayah Bumi Intan Pari pascaperhitungan suara dalam Pilkada Karanganyar, Minggu (22/3/2013).

Berdasarkan pantauansatu regu pasukan TNI yang terdiri dari lebih kurang 12 personel tampak masih berjaga di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Karanganyar, Senin (23/9/2013) siang. Selain itu, dua regu lainnya juga masih ditugaskan berjaga di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar dan Kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar.

Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol (Inf) Eddy Basuki, menyatakan penjagaan di tiga objek vital pemerintahan itu termasuk dalam rangkaian pengamanan Pilkada. Masing-masing regu mulai diterjunkan di tiga lokasi tersebut pada Minggu sore untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami sifatnya hanya mem-backup Polres dalam mengamankan Pilkada, jadi kami mendatangkan Batalyon Suhbrastha 408 ditambah dengan pasukan dari Kodim 0727, total sekitar dua kompi yang kami sebar di berbagai wilayah,” ungkap dia saat dijumpai  di salah satu rumah makan di Popongan, Karanganyar, Senin (23/9/2013).

Selain menyiagakan pasukan di tiga objek vital, pihaknya juga rutin menggelar patroli gabungan dengan aparat kepolisian.

“Minggu malam kami patroli, situasi aman terkendali. Pagi ini, di wilayah grassroot, aktivitas masyarakat juga sudah berjalan normal,” ungkap dia.

Kendati demikian, Eddy belum dapat memastikan kapan dua kompi pasukan tersebut akan mulai di tarik dari wilayah pengamanan masing-masing. Menurutnya, pasukan akan terus disiagakan di tiga objek vital itu hingga situasi kembali aman dan kondusif.

“Nanti kami lihat perkembangan dulu, kalau situasi berjalan seperti hari ini dan kemarin, mungkin tidak lama akan kami tarik,” imbuh dia.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, menyatakan bahwa satu kompi dalmas dan satu kompi Brimob dari Polda Jawa Tengah (Jateng) mulai ditarik dari wilayah pengamanan masing-masing pada Senin pagi.

“Hari ini sudah agak tenang, jadi ada satuan yang ditarik. Tapi, satuan dari Polres dan Brimob dan Detasemen C belum digeser, masih disiagakan sesuai penempatan pertama,” urai Kapolres.

Menurut dia, pasukan tetap akan terus disiagakan hingga ada pemberitahuan bahwa kondisi wilayah Bumi Intan Pari sudah relatif kondusif. Berdasarkan hasil pantauan sementara, lanjut Kapolres, situasi di Karanganyar cukup aman terkendali. Tidak terdapat tanda-tanda kerusuhan menyusul diumumkannya hasil hitung cepat suara dalam Pilkada.

Read More

DPT Pemilu 2014 Sebanyak 684.417 Pemilih

Rapat Pleno terbuka oleh KPU kabupaten Karanganyar untuk menetapkan DPT pemilu 2014, di Hotel Taman Sari, Kamis (12/09).

Rapat Pleno oleh KPU Kabupaten Karanganyar untuk menetapkan DPT pemilu 2014, di Hotel Taman Sari, Kamis (12/09).

Karanganyar, Jumat (13/09/2013)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2014 mendatang.

Rapat pleno yang dihadiri seluruh komisioner KPU Karanganyar, Panitia Pengawas Kabupaten, dan seluruh PPS di 17 kecamatan menetapkan DPT sebanyak 684.417 pemilih. Dengan jumlah jumlah pemilih laki-laki sebesar 338.134 orang, dan perempuan sejumlah 346.283 pemilih. Sedangkan untuk jumlah TPS sebanyak 2006 tempat.

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho menjelaskan pemutakiran data dilakukan pada 18 Juli 2013, dengan jumlah 686.170 pemilih, selanjutnya diumumkan secara luas untuk mendapat tanggapan masyarakat,

“Setelah mendapatkan tanggapan dari masyarakat, pada 18 Agustus 2013, KPU Kabupaten Karanganyar menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS)  hasil perbaikan sejumlah 685.285 pemilih,” jelas Handoko, di Hotel Taman Sari, Kamis (12/09) siang.

Sri Handoko menambahkan pada 06 September 2013 PPS menetapkan DPS hasil perbaikan akhir, dan kemudian KPU pada 10 September 2013 menetapkan hasil perbaikan akhir dengan jumlah 684.417 pemilih.

Dari data KPU Kabupaten Karanganyar, tercatat Kecamatan Karanganyar  jumlah pemilih terbanyak yakni 59.198 pemilih, sedangkan Kecamatan Jenawi  memiliki jumlah pemilih yang paling sedikit diantara 17 Kecamatan, yaitu 21.365 orang.

Dia juga menjelaskan KPU Karanganyar dibolehkan menghapus salah satu pasangan ganda, menghapus data pemilih belum berusia 17 tahun dan belum menikah dengan konfirmasi PPS yang bersangkutan.

“Jadi ini masih ada pemeliharaan DPT di tingkat KPU Kabupaten paling lambat 11 Oktober 2013,” tandasnya.pd

Read More

KPU Mulai Lipat Surat Suara

Puluhan relawan melipat dan sortir surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Karanganyar, di Balai Cangakan, Rabu (04/09)

Puluhan relawan melipat dan sortir surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Karanganyar, di Balai Cangakan, Rabu (04/09)

Karanganyar, Kamis (05/09/2013)

Surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Karanganyar mulai dilipat dan disortir. Kartu yang disortir di Balai Desa Cangakan, Karanganyar itu rencananya digunakan pada coblosan 22 September 2013.

Divisi Sosialisasi dan Logistik KPU Karanganyar, Sutopo mengatakan proses pelipatan surat suara rencananya dilakukan selama dua hari ini. Mudah-mudahan seluruh surat suara yang telah terdistribusikan dari pihak rekanan yang dipilih bisa terlipat seluruhnya pada hari ini.

“Jadwalnya dua hari dimulai sejak hari Rabu kemarin. Semoga saja semuanya bisa terselesaikan hari ini,” jelasnya.

 

Pelipatan seluruh surat suara pilbup tersebut, KPU Karanganyar mendapatkan bantuan relawan. Sejumlah 90 orang itu melakukan kerja sukarela dalam sembilan kelompok. “Seluruh relawan merupakan warga dari sekitar Kantor KPU Karanganyar ini,” tambahnya.

Dari 702.494 lembar surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Karanganyar, terlihat ada yang kondisi rusak dan tidak dapat digunakan. Dalam proses pelipatan surat suara di hari pertama kemarin, di Balai Desa Cangakan, Rabu (04/09), jumlah kertas yang rusak mencapai puluhan.Kerusakan pada puluhan surat suara yang diketahui dalam proses pelipatan hari pertama kemarin baru pada cat sablon yang luntur.

“Karena sekarang proses pelipatan belum selesai jadi berapa total surat suara yang rusak belum diketahui persis. Tetapi jumlahnya mencapai puluhan,” katanya.

Seluruh surat suara yang rusak itu, lanjut Sutopo, nantinya bakal dikembalikan pada percetakan terkait untuk diganti dengan yang baru. KPU Karanganyar memastikan seluruh surat suara untuk pencoblosan Pilbup telah siap sepenuhnya pada 15 September besok.

Guna mengantisipasi hal-hal lain yang mengganggu persiapan Pilbup nanti, dari KPU Karanganyar siap mengawal secara intensif. Termasuk dalam proses pelipatan surat suara yang dilakukan dalam dua hari terakhir ini. “Kami kawal penuh agar proses pelipatan surat suara ini bisa selesai tepat waktu,” tandasnya. pd

Read More

Stakeholder Siap Pelaksanaan Pilkada Karanganyar

Berbagai persiapan pelaksanaan di paparkan oleh stakeholder saat rakor di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (03/09)

Berbagai persiapan pelaksanaan di paparkan oleh stakeholder saat rakor di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (03/09)

Karanganyar, Rabu (04/09/2013).

Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar pada 22 September 2013 mendatang, berbagai pihak kepentingan menyiagakan kesiapan pesta demokrasi setiap lima tahunan ini.

Rapat koordinasi (Rakor) untuk persiapan pelaksanaan Pilbup Karanganyar di hadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar  Samsi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Panwaslu, Kepala Kesbangpol, Camat, Lurah, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (3/9) pagi.

Sekda Samsi mengatakan semua PNS, guru, serta perangkat desa se Karanganyar diharapakan bersikap netral.

“Kami juga menghimbau agar semua komponen masyarakat supaya diminta menjaga kondisi Karanganyar agar pemilihan Bupati berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ucap Samsi.

Di tempat yang sama Divisi Sosialisasi KPU, Sutopo menjelaskan bahwa ketentuan bagi calon pemilih Bupati Karanganyar haruslah sehat, memiliki hak pilih dan berdomisili di Kabupaten Karanganyar.

“Calon pemilih tercatat sebanyak 684.593 jiwa, sedangkan TPS sebanyak 1.617, PPS 177 dan PPK 17. Pendistribusian logistik akan dilakukan pada tangal 15-17 September 2013,” ujar Sutopo.

KPU juga menjelaskan waktu pelaksanakn kampanye akan dilaksanakan selama 14 hari dan berakhir tiga hari sebelum hari pencoblosan yakni tanggal 5-18 September 2013. (mgg)

 

Read More

43 Peserta Ikut Tes Tertulis Seleksi Calon Anggota KPU

Sebanyak 43 peserta mengikuti tes tertulis seleksi calon anggota KPU karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09)

Sebanyak 43 peserta mengikuti tes tertulis seleksi calon anggota KPU Karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09)

Karanganyar, Selasa (03/09/2013).

Sebanyak 43 peserta mengikuti seleksi tes tertulis calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09) pagi.

“Sebelumnya sejumlah 78 peserta mengikuti tahap seleksi adminitrasi, kemudian dari sejumlah itu, sebanyak 43 peserta lolos untuk mengikuti tahap tes tertulis,” kata Sekretaris Tim Seleksi Calon Anggota KPU Karanganyar, Tuhana, Senin (02/09), di Hotel Taman Sari.

Dari 43 orang tersebut terdapat komisioner KPU Karanganyar tahun 2008-2013 yakni Kharis Triyono, Sri Handoko, Kustawa Esye, Djoko Mardjono, dan Sutopo.

Tes tertulis yang di hadiri ke 43 peserta dilaksanakan dengan aman, lancar dan tertib. Setiap peserta diminta mengerjakan sebanyak 75 soal dengan waktu 100 menit,  berkaitan sistem politik, kepemiluan, dan partai politik.

Tuhana menambahkan, selanjutnya tes kesehatan dan bebas narkoba akan dilaksanakan mulai hari Selasa-Jumat (03-06/09) di RSUD Karanganyar. Untuk mengikuti tes kesehatan, ke 43 peserta dilakukan secara terjadwal.

Selain itu, mereka akan mengikuti  tes psikologi dan Focus Group Discusion (FGD) di Hotel Taman Sari, pada Senin-Selasa, (09-10/09).

Dari hasil seleksi tes tertulis, tes kesehatan dan tes psikologi akan dipilih menjadi 20 orang untuk mengikuti tes wawancara.

“Kemudian dipilih lagi menjadi 10 orang untuk mengikuti tes kepatutan dan kelayakan oleh KPU Jawa Tengah, dan dipilih lagi menjadi lima orang untuk menjadi komisioner KPU,” tandasnya.  pd

 

Read More

Cabup-Cawabup Pilih Satu Zona Kampanye

Para calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) memilih opsi satu zona kampanye yang dilaksanakan di seluruh wilayah Karanganyar. Opsi ini dipilih lantaran lebih efektif dan efisien untuk menarik simpati pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar.

Opsi satu zona kampanye tersebut yakni salah satu pasangan diperbolehkan melakukan kampanye terbuka di wilayah Karanganyar. Sementara dua kandidat lainnya menggelar kampanye tertutup yang diikuti maksimal 250 orang.

Kampanye terbuka digelar secara bergiliran setiap hari. Setiap pasangan diberi jatah menggelar kampanye terbuka sebanyak empat kali selama masa kampanye Pilkada Karanganyar.

Anggota tim pemenangan pasangan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti), Abdul Saleh Purwanto, mengatakan pihaknya telah memberikan masukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar terkait penyusunan jadwal kampanye setiap kandidat. Intinya, pihaknya memilih opsi satu zona kampanye seperti saat pelaksanaan kampanye pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng silam.

“Lebih efektif jika menerapkan satu zona kampanye dibanding dibagi sesuai zonasi kampanye. Jadi salah satu pasangan menggelar kampanye terbuka sementara kandidat lainnya menggelar kampanye tertutup,”.

Menurut Ipunk-panggilan akrabnya, jadwal kampanye harus disusun dengan sistematis sehingga tak ada pasangan yang dirugikan. Pihaknya tetap menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada KPU Karanganyar untuk menyusun jadwal kampanye secara sistematis.

“Kewenangan tetap berada di KPU Karanganyar, kami sudah memberikan masukan agar tak ada pasangan yang dirugikan saat kampanye,” paparnya.

Anggota tim sukses pemenangan pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yu-Ro), Eko Setyono, menjelaskan pihaknya akan mematuhi jadwal kampanye yang disusun KPU Karanganyar sebagai penyelenggara Pilkada Karanganyar. Saat pembahasan rapat koordinasi jadwal kampanye, lima opsi aturan kampanye yang ditawarkan KPU Karanganyar mengerucut menjadi dua opsi.

Kedua opsi tersebut yakni hanya terdapat satu zona kampanye di Karanganyar. Masing-masing pasangan cabup-cawabup diberi kesempatan untuk melakukan kampanye, baik secara terbuka maupun tertutup. Sementara KPU Karanganyar hanya mengatur mengenai jadwal kampanye terbuka setiap pasangan.

“Sudah mengerucut menjadi dua opsi yakni satu zona kampanye. Pada prinsipnya kami akan mematuhi jadwal kampanye yang disusun KPU Karanganyar,” jelasnya.

Sementara ketua tim sukses pemenangan Aris Wuryanto-Wagiyo (Ayo), Bambang Trihono, memilih opsi satu zona kampanye lantaran pihaknya tak akan memprioritaskan kampanye terbuka. Pihaknya akan mengintesifkan kampanye tertutup dengan pendekatan personal terhadap masyarakat.

“Kami hanya akan melaksanakan kampanye terbuka satu kali walaupun jatah setiap pasangan sebanyak empat kali. Lebih efektif dan efisien dengen pendekatan personal

Read More

PILKADA KARANGANYAR : Kamis, Tim Pokja Verifikasi Berkas Administrasi

Berkas administrasi calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) bakal diverifikasi oleh lima instansi yang tergabung dalam kelompok kerja (pokja) verifikasi pada Kamis (25/7/2013).

Kelima instansi tersebut yakni Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar, Polres Karanganyar, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar.

Anggota pokja verifikasi bakal memverifikasi seluruh berkas administrasi tiga pasang cabup-cawabup yang bakal bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar. Tiga pasang cabup-cawabup yakni Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yu-Ro), Aris Wuryanto-Wagiyo (Ayo) dan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti) wajib melengkapi berkas administrasi untuk maju pada Pilkada Karanganyar.

Anggota pokja akan memverifikasi berkas administrasi setiap pasang cabup-cawabup antara lain fotocopy ijazah pendidikan, surat kepailitan, surat keterangan dari Pengadilan Negeri (PN) dan tes kesehatan. Divisi Pencalonan dan PAW KPU Karanganyar, Kharis Triyono, mengatakan pihaknya akan mengundang para anggota pokja verifikasi untuk memverifikasi berkas administrasi cabup-cawabup sesuai bidangnya masing-masing.

“Anggota pokja terdiri dari lima instansi yang mempunyai kemampuan dan keahlian di bidangnya masing-masing,” katanya saat ditemui.

Misalnya, lanjut dia, surat kepailitan yang diterbitkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar. Artinya, yang mengetahui tentang kepailitan secara teknis adalah pejabat PN Karanganyar. Anggota pokja akan menentukan apakah berkas administrasi cabup-cawabup memenuhi persyaratan atau tidak.

Pihaknya bakal melaksanakan rapat pleno hasil verifikasi berkas administrasi cabup-cawabup pada Sabtu (3/8/2013). Selanjutnya, pihaknya akan menetapkan pasangan cabup-cawabup yang bakal bertarung pada event politik terbesar di Bumi Intanpari. “Hasil verifikasi akan diplenokan sebelum penetapan pasangan cabup-cawabup,” jelasnya.

Sementara Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, menyatakan pihaknya juga akan mengecek ke SMA setiap pasang cabup-cawabup untuk memastikan ijazah sekolah. Menurutnya, sesuai aturan pasangan cabup-cawabup yang maju pada Pilkada Karanganyar minimal berpendidikan SMA. Mayoritas cabup-cawabup lulus SMA di Karanganyar dan Solo kecuali Dyah Shintawati di Pati, Jateng.

Sumber : http://www.solopos.com

Read More

Tingkatkan Partisispasi Pemilih, TPS Ditambah

Sebanyak 1.615 tempat pemungutan suara (TPS) akan disiapkan dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karanganyar pada September 2013. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan TPS pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng lalu yang hanya terdiri dari 1.604 lokasi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Sri Handoko, mengatakan penambahan TPS itu dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi rakyat Bumi Intan Pari kali ini. Menurutnya, sebagian masyarakat enggan ikut menggunakan hak pilih lantaran jarak TPS yang terlalu jauh.

“Dulu kan ada beberapa dusun yang digabung dalam satu TPS, bahkan satu dusun bisa terpisah TPS-nya, kalau mau nyoblos harus lompat sungai, jadi masyarakat mungkin malas pergi ke TPS,”.

Handoko menuturkan seluruh TPS tambahan berada di daerah pedesaan yang memiliki akses jalan yang sulit terjangkau. Menurut dia, jumlah TPS masih bisa terus bertambah sesuai dengan pengajuan permohonan panitia pemungutan suara (PPS) di masing-masing desa. Namun, KPU tetap akan menimbang kelayakan usulan dari PPS sebelum memutuskan menambah TPS baru.

“Saat ini baru ada 11 TPS tambahan, nanti kalau ada desa yang mengajukan lagi mungkin bisa bertambah, tapi kami pertimbangkan memenuhi kriteria atau tidak,” terang dia.

Dalam gelaran Pilkada kali ini, KPU Karanganyar memang mendapat jatah anggaran yang lebih banyak dibandingkan dalam penyelenggaraan Pilgub Jateng. Oleh sebab itu, KPU dapat mengalokasikan dana lebih besar untuk penambahan TPS di beberapa desa. “Dulu memang dananya terbatas, sekarang akan kami usahakan ada penambahan TPS selama dananya masih mencukupi,” ucapnya.

Read More

PILKADA KARANGANYAR : Hari Ini, KPU Buka Pendaftaran Bakal Cabup-Cawabup

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar membuka pendaftaran bakal calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar yang diusung partai politik (parpol) atau gabungan parpol mulai Sabtu (22/6/2013). Masa pendaftaran bakal cabup-cawabup dibuka selama sepekan hingga Jumat (28/6/2013) malam.

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, mengatakan sesuai surat keputusan (SK) Kpu Karanganyar No 2/2013 bahwa parpol atau gabungan parpol yang mengusung bakal cabup-cawabup wajib memenuhi persyaratan minimal tujuh kursi legislatif atau 15 persen suara sah pada pemilihan legislatif (Pileg) 2009 lalu yakni 67.171 suara.

“Minimal tujuh kursi legislatif atau 15 persen suara sah pada Pileg 2009 lalu, itu syarat mutlak parpol atau gabungan parpol yang mengusung bakal cabup-cawabup.

Pihaknya bakal membuka pendaftaran bakal cabup-cawabup mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Saat hari terakhir, pendaftaran bakal cabup-cawabup dibuka hingga pukul 24.00 WIB. Para bakal cabup-cawabup yang telah mendaftar bakal mengikuti beberapa tahapan pelaksanaan Pilkada antara lain tes kesehatan.

Pihaknya telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama atau MoU dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Karanganyar. Rencananya, tes kesehatan para bakal cabup-cawabup bakal dilaksanakan 29 Juni-3 Juli di RSUD Karanganyar.

“Tes kesehatan dilakukan langsung oleh tim dokter dari IDI. Mereka yang lebih mengetahui tentang tes kesehatan secara teknis,” jelasnya.

Penetapan cabup-cawabup yang akan bertarung pada pesta demokrasi terbesar di Bumi Intanpari pada 4 Agustus. Pengundian nomor urut cabup-cawabup dilaksanakan pada 21 Agustus. Masa kampanye Pilkada Karanganyar dilaksanakan mulai awal September selama kurang lebih dua pekan.

Sementara Divisi Pencalonan dan PAW KPU Karanganyar, Kharis Triyono, menjelaskan terdapat tiga formulir yang wajib diisi oleh para cabup-cawabup saat mendaftar yakni formulir pencalonan dari parpol pengusung, kesepakatan dari parpol pengusung dan pernyataan tak akan mengundurkan diri selama penyelenggaraan Pilkada.

Sumber : http://www.solopos.com

Read More