DSC_0147

Beri Pendidikan Politik Pada Masyarakat, KPU Karanganyar Resmikan Rumah Pintar Pemilu

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada Peresmian Rumah Pintar Pemilu Di KPUD Karanganyar, Rabu (29/30)

Karanganyar, Rabu 29 Maret 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar meresmikan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI, Rabu (29/3/2017) di Kantor KPU Karanganyar. Peresmian ini diharapkan menjadi salah satu wadah untuk mengenalkan kegiatan kepemiluan kepada masyarakat.

Peresmian Rumah Pintar Pemilu dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Komisioner KPU Indonesia, Ida Budhiati, Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Pengurus KPU se Solo Raya dan Ketua KPU Karanganyar.

Ida Budhiati dalam sambutannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan bagian dari upaya Komisi Pemilihan Umum memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai pemilu dan sistem pemilu di Indonesia. Pihaknya pun berharap KPU Karanganyar dapat terus aktif menyosialisasikan adanya Rumah Pintar Pemilu kepada masyarakat hingga keberadaannya bermanfaat.

“KPU Karanganyar harus aktif baik melalui kegiatan maupun medsos  untuk mengenalkan Rumah Pintar Pemilu ke masyarakat,”tuturnya.

KOMINFO

Komisioner, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Bidang Hukum Ida Budhiati menggunting pita peresmian Rumah Pintar Pemilu INTANPARI di Kantor KPUD Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi KPU Karanganyar atas keberadaan Rumah Pintar Pemilu yang memang ditujukan kepada masyarakat sebagai wahana pendidikan demokrasi dan kepemiluan.

Pihaknya pun siap bekerjasama dengan KPU Karanganyar agar keberadaannya dapat dirasakan masyarakat khususnya warga di wilayah Karanganyar. Terlebih dalam Rumah Pintar Pemilu banyak memberikan informasi mengenai pemilu di Indonesia sejak pertama kali digelar pada periode 2001 sampai 2007 yang lalu dengan tujuan membangun partisipasi masyarakat.

“KPU Karanganyar dapat bersinergi dengan dinas terkait agar Rumah Pintar Pemilu ini dapat dikunjungi warga. Dapat bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip yang letaknya berdekatan dengan Rumah Pintar Pemilu, dan tempat ini juga dapat memberikan pendidikan bagi masyarakat,”ujarnya.

Ditambahkannya KPU untuk tetap bersikap netral dan independent, authentic, responsible dan perspektif.

Lebih lanjut Ketua KPU Karanganyar, Handoko dalam laporannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan gagasan dan program KPU RI yang sudah didirikan di seluruh Kabupaten dan Kota se Indonesia. Dalam Rumah Pintar Pemilu disajikan berbagai informasi mengenai pemilu dari pertama kali digelar di Indonesia, hingga dalam perjalanannya terus berkembang.

“Keberadaan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI ditujukan bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana sejarah pemilu, tugas-tugas dan fungsi KPU sekaligus menjadi destinasi wisata demokrasi dan kepemiluan bagi warga Karanganyar,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0005

“ Pemilihan Ketua OSIS Serentak Bagi SMA/SMK/MA se Kabupaten Karanganyar Tahun 2016“

 

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Pemilihan Ketua OSIS Tingkat SLTA di Gedung KPRI Karanganyar, Rabu (03/08)

Karanganyar, Rabu 3 Agustus 2016

Sosialisasi pemilihan Ketua OSIS dilaksanakan tadi pagi di Gedung KPRI Karanganyar, Rabu(03/08). Dihadiri Bupati Karanganyar, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kepala Kantor Kementerian Agama Karanganyar, Ketua KPU dan sejumlah perwakilan dari Siswa dan Guru di Kabupaten Karanganyar. Sebagai tindak lanjut hasil kerja sama Komisi Pemilihan Umum dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar dan Kantor Kementerian Agama Karanganyar pada tahun ini penyelenggaraan pemilihan Ketua OSIS bagi SMA/SMK/MA akan dilaksanakan serentak se Kabupaten Karanganyar.

Ketua KPU Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karanganyar sebagai Penyelenggara Pemilu di Kabupaten Karanganyar berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan, pendidikan dan kesadaran berdemokrasi di kalangan pelajar tingkat SLTA melalui kegiatan Pemilihan Ketua OSIS serentak sebagai miniatur pelaksanaan Pemilu/Pilkada serantak secara nyata agar siswa mendapat pengetahuan dan pengalaman nilai demokrasi serta mendorong siswa untuk berperan aktif dalam praktik demokrasi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono juga berpesan, agar semua siswa menghindari narkoba dan lebih meningkatkan belajarnya agar menjadi siswa yang berprestasi dan cerdas. Mudah-mudahan kelak yang terpilih menjadi ketua OSIS menjadi orang hebat, berlatih menjadi pemimpin dan mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Demikian Dishubkominfo Ft

Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Ketua OSIS Serentak Bagi SMA/SMK Se Kabupaten Karanganyar Tahun 2016

NO

KEGIATAN

JADWAL

Awal

Akhir

1 PEMBENTUKAN PENYELENGGARA PEMILIHAN
a. Pembentukan Panitia Pelaksana 1 September 2016 3 September 2016
b. Pembentukan Panitia Pengawas 1 September 2016 3 September 2016
c. Pembentukan KPPS 16 September 2016 19 September 2016
2 SOSIALISASI 5 September 2016 27 September 2016
3 PERENCANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN 5 September 2016 27 September 2016
4 PEMANTAUAN 5 September 2016 29 September 2016
5 PENDATAAN PEMILIH 5 September 2016 16 September 2016
6 PENCALONAN
a. Pendaftaran Bakal Calon 6 September 2016 10 September 2016
b. Penetapan Calon 13 September 2016 13 September 2016
c. Pengundian Nomor Urut Calon 14 September 2016 14 September 2016
7 KAMPANYE 15 September 2016 24 September 2016
8 MASA TENANG 25 September 2016 27 September 2016
9 PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA Rabu,

28 September 2016

Rabu,

28 September 2016

10 REKAPITULASI HASIL PENGHITUNGAN SUARA 28 September 2016 28 September 2016
11 PENETAPAN CALON TERPILIH 29 September 2016 29 September 2016

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_2001 – Copy copy

KPUD Karanganyar Luncurkan “KOBIL”

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karanganyar meluncurkan majalah elektronik KOBIL (Kotak dan Bilik), Kamis (28/04) di kantor KPUD setempat.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karanganyar meluncurkan majalah elektronik KOBIL (Kotak dan Bilik), Kamis (28/04) di kantor KPUD setempat.

Karanganyar, Kamis (28/04/2016)

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karanganyar meluncurkan majalah elektronik, yang diterbitkan sebagai bentuk langkah inovasi, dalam rangka pelayanan keterbukaan informasi publik, dan sebagai media menyalurkan ide kreatifitas sekaligus media komunikasi dan informasi kepada masyarakat.

“Majalah dalam bentuk e-paper itu kami beri nama KOBIL, berasal dari akronim Kotak suara dan Bilik suara. Dipilihnya nama tersebut karena Kotak-Bilik identik dengan penyelenggaraan pemilu,” kata Ketua KPUD Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, Kamis (28/04) di kantornya, saat acara tersebut.

Sebagaimana diketahui, lanjut Ketua KPUD Karanganyar, bahwa Kotak-Bilik adalah perlengkapan atau sarana dan prasarana utama dalam kegiatan pemungutan dan penghitungan suara. Majalah elektronik KOBIL mengusung slogan satu langkah maju untuk demokrasi yang terbit setiap tiga bulan sekali.

Ditempat yang sama, Pimpinan Redaksi Majalah KOBIL, Masykur, menjelaskan masyarakat dapat mengakses majalah tersebut melalui www.kpu-karanganyarkab.go.id, serta di upload ke situ web yang menyediakan jasa berbagi dokumen berbasis flash.

“Kami memandang perlunya media bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi yang berisi program kegiatan KPU dan berkaitan dengan pemilihan umum,” jelas Masykur.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Data Informasi, Maksum, KPU Karanganyar, mengklaim bahwa majalah dalam bentuk e-paper itu merupakan yang pertama di lingkup KPU Daerah se Indonesia.

“Ya, ini merupakan majalah KPU format elektronik pertama di lingkup KPUD se Indonesia,” katanya. pd

Read More
aku

Peran Relawan Dapat Meningkatkan Partisipasi Masyarakat

Sekretaris Lab Sosio FISIP UNS, Akhmad Ramdhon saat memaparkan hasil riset yang dilakukan, Senin (27/07)

Sekretaris Lab Sosio FISIP UNS, Akhmad Ramdhon saat memaparkan hasil riset yang telah dilakukan, Senin (27/07)

Karanganyar, Senin (27/07/2015)
Peran relawan dinilai sebagai salah satu penentu tingkat partisipasi masyarakat, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik dan demokratis.

Hal tersebut terungkap dari hasil riset antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Lab Sosio FISIP UNS yang diselenggarakan dari April-Juli 2015.

Pada acara Public Expose terkait penelitian Pemilu di Karanganyar. Publik Expose itu bertajuk “Pemaparan Hasil Riset Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu 2014 dan Pemilukada”.

Menurut Sekretaris Lab Sosio FISIP UNS, Akhmad Ramdhon mengatakan kesukarelaan terbangun atas ketertarikan atau mendukung dari figur yang dikenalnya. Para relawan kemudian tergerak untuk mendukung demi sebuah harapan yang digantungkan pada calon tersebut.

“Keberadaan relawan mampu memberikan daya dukung memaksimalkan mekanisme sosialisasi terkait visi dan misi peserta Pemilu yang bertujuan pada partisipasi dalam Pemilu,” jelas Ramdhon, pada acara tersebut, Senin (27/07).

Kedepan, tambah Ramdhon, meluaskan peran relawan dalam pelaksanaan Pemilu menjadi pilihan strategis untuk memaksimalkan partisipasi politik.

“Pengelolaan relawan sedianya mesti dilakukan pasca Pemilu, sebab relawan menjadi bagian penting dalam komitmen untuk membangun demokrasi,” ujarnya.

Lebih lajut, dia menjelaskan para relawan sangat membantu KPU dalam tugas menyosialisasikan tahapan-tahapan pemilu.

“Mereka yang menjadi ujung tombak di komunitas-komunitas, bahkan di ranah sosialnya masing-masing, untuk membawa misi demokrasi dalam proses politik yang ada,” katanya.

Pada pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014 lalu, penggunaan hak pilih oleh masyarakat di Kabupaten Karanganyar mencapai 78 persen. Sementara yang tidak hadir sebanyak 22 persen,

Keterlibatan relawan adalah mereka mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya tanpa paksaan.

“Artinya, pada Pemilu 2014 lalu, pelaksanaan pesta demokrasi tidak dimonopoli partai. Tapi juga unsur masyarakat, dalam hal ini relawan, yang bergerak menyosialisasikan tahapan-tahapan pemilu, hingga mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Mereka juga bergerak melalui media sosial,” jelasnya.

Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo menuturkan bahwa hasil riset ini akan menjadi tradisi di KPU sebagai dasar pertimbangkan saat merumuskan kebijakan.

“Hasil riset nantinya akan diserahkan kepada KPU RI, sehingga KPU dapat menjadikan dasar dalam membuat kebijakan berbasis penelitian”, jelas Joko Purnomo, saat dijumpai di acara tersebut. pd

Read More
DSC_0014 copy

KPU Karanganyar Jalin Nota Kesepahaman Dengan Laboratorium Sosiologi

Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho (baju putih) menandatangani nota kesepahaman dengan Ketua Laboratorium Sosiologi UNS Ahmad Zuber (kiri), Rabu (29/04)

Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho (baju putih) menandatangani nota kesepahaman dengan Ketua Laboratorium Sosiologi UNS Ahmad Zuber (kiri), Rabu (29/04)

Karanganyar, Kamis (30/04/2015)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar menjalin nota kesepahaman dengan Laoratorium Sosiologi, Universitas Sebelas Maret (UNS), berkaitan pengembangan demokrasi, selama dua tahun.
Penandatanganan antara kedua pihak itu berlangsung di Aula KPU Karanganyar, Rabu (29/04), oleh Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho dan Ketua Laboratorium Sosilogi Ahmad Zuber. Kerjasama yang dilakukani itu mengarah ke pendidikan politik kepada masyarakat. Harapannya, pemilih lebih siap dan dewasa dalam berdemokrasi.
Sri Handoko Budi Nugroho menjelaskan, pada tahap awal akan dilakukan riset bersama, terkait animo masyarakat untuk menjadi sukarelawan politik dalam pesta demokrasi.
“Kesukarelawanan ini mendorong perkembangan demokrasi. Sebab ada masyarakat yang secara sadar dan sukarela mengajak orang di sekitarnya untuk menggunakan hak pilih dengan baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, pada pada Pemilu lalu, tingkat partisipasi masyarakat di Kabupaten Karanganyar yang menggunakan hak suaranya bagus, mencapai 70 persen.
Sementara itu, Ketua Laboratorium Sosiologi Ahmad Zuber menuturkan, kerjasama dengan KPU tersebut salah satu upaya pengembangan demokrasi yang lebih bagus.
“Mudah-mudahan, dengan kerjasama ini, kehidupan demokrasi bisa lebih baik. Pelaksanaannya juga lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.pd

Read More

Lembaga Non Struktural

KPK, KY, Komnas HAM, KPAI, KPU, LPS, KPI, KNKT

Read More
230613-ikhsan-deklarasi

Cegah Rusuh Pilpres, Besok Karanganyar Gelar Deklarasi Damai

230613-ikhsan-deklarasi

Jelang pengumuman pemilihan presiden (Pilpres) 2014, Polres Karanganyar akan menggelar deklarasi damai bersama para stakeholder demi terciptanya kondusivitas di Bumi Intanpari, Senin (21/7/2014) besok. Para personel kepolisian juga masih terus disiagakan di sejumlah titik yang dianggap rawan.

“Besok (hari ini) kita adakan deklarasi bersama tim pemenangan pasangan Capres-Cawapres, Bupati serta jajarannya, dan petugas pengamanan lainnya,” kata Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, Minggu (20/7/2014).

Sejak sebelum pemungutan suara hingga kini, lanjutnya, para personelnya belum ditarik dari lokasi penugasan. Pasalnya, mereka harus membantu mengamankan Karanganyar dari ancaman kericuhan.

“Jadi anggota pengamanan belum kita tarik sejak awal. Malah kita tambah demi memperketat pengamanan,” ungkapnya.

Salah satu titik yang mendapat sorotan yakni Kecamatan Colomadu. Sebab, di wilayah setempat sebelumnya telah terjadi aksi koboi jalanan yang meneror warga.

Total Polres Karanganyar mengerahkan 573 personel di semua titik. Termasuk di Kantor KPU, pemerintahan, dan Sekretariat Parpol masing-masing kubu.

“Nanti kita bareng-bareng sama personel dari TNI. Yang kita takutkan itu euforia kemenangannya,” jelas Kapolres.

Sebelumnya, Kodim 0727/Karanganyar juga telah mengerahkan personel sebanyak satu SST atau 100 personel dari Yonif 408 Subrastha. Untuk membantu tugas pengamanan bersama kepolisian selama Pilpres ini, Kodim juga memperbantukan sebanyak 298 personel.

Sementara itu, Divisi Sosialisasi KPU Karanganyar, Muhammad Maksum mengatakan meski urusan pengumuman pemenang Pilpres itu ditangani oleh KPU Pusat, daerah tetap harus waspada.

Ia mengimbau agar seluruh tim sukses dari kedua pasangan Capres-Cawapres untuk tetap menjaga kondusivitas Karanganyar.

“Kita sudah memberi imbauan ke kedua tim sukses. Karena di daerah adalah basis. Dan ini merupakan tanggung jawab bersama. Bukan saja pihak keamanan,” tandasnya.

KPU Karanganyar sendiri tidak menyiapkan secara khusus perihal pengumuman pemenang Pilpres 2014 ini. Termasuk acara deklarasi damai yang direncanakan kepolisian bersama stakeholder.

“Itu (deklarasi damai) mungkin kegiatan yang kaitannya dengan para stakeholder. Tapi kita tetap harus sama-sama waspada,” pungkasnya.

Sumber : http://joglosemar.co/2014/07/cegah-rusuh-pilpres-besok-karanganyar-gelar-deklarasi-damai.html

Read More
DSC_0038 copy

Karanganyar Siap Menyambut Pelaksanaan Pilpres Tahun 2014

Karanganyar, Selasa (08/07/2014)

Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadina memeriksa pasukan saat Apel Pergeseran Pasukan,  Senin (07/07) pagi,  di Alun-alun Karanganyar

Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana memeriksa pasukan saat Apel Pergeseran Pasukan, Senin (07/07) pagi, di Alun-alun Karanganyar

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden tahun 2014 pada 9 Juli besok, berbagai kesiap siagaan telah dilakukan di Kabupaten Karanganyar. Aparat keamanan TNI dan Polri siap mengamankan jalannya pesta demokrasi lima tahunan itu.

Sebanyak sekitar 1000 aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri, meliputi 484 personil dari jajaran Pores Karanganyar ditugaskan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Dalam hal ini satu personil Polisi mengawasi dua TPS, namun tidak boleh masuk di area itu,” ujar AKBP Martireni Narmadiana, Kapolres Karanganyar, saat dijumpai setelah Apel Pergeseran Pasukan, di Alun-alun Karanganyar, Senin (07/07) pagi.

DSC_0164 copy

Kabupaten Karanganyar siap menyambut pelaksanakan Pilpres Tahun 2014. TNI Polri siap mengamankan pelaksanaan Pilpres, saat Apel Pergeseran Pasukan, Senin (07/07) pagi.

Namun tidak hanya itu saja, petugas keamanan juga mengamankan saat masa tenang, pemungutan, penghitungan suara, pasca pemungutan suara dan sampai selesainya pentahapan pelaksanaan Pilpres.
Kapolres Karanganyar menegaskan netralitas TNI dan Polri adalah harga mati. Bersikap netral adalah tidak memilih, tidak dipilih, dan tidak memberikan dukungan apapun dalam konteks ucapan dan tindakan kepada peserta pemilu maupun partai pemilu.
Bupati Karanganyar Juliyatmono juga meminta agar seluruh lapisan warga masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Karanganyar.
“Kita harapkan penyelenggaraan Pilpres ini aman, lancar dan damai apalagi di bulan puasa,” ujarJuliyatmono.
Selain itu, aparat TNI di wilayah Karanganyar menyiagakan 409 personil yang terdiri 309 personil dari Kodim 0727/Karanganyar dan dibantu Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Yonif 408/Suhbrastha.
“Tidak perlu kuatir dalam untuk memberikan hak suara. Kami juga menghimbau agar masyarakat menjaga keamanan dan kesuksesan Pilpres ini,” ujar Letkol Inf Marthen Pasunda, Komandan Kodim 0727/karanganyar.
Sementara itu, Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho, menuturkan seluruh logistik sampai ke TPS maksimal H-1 coblosan. Terdapat 3832 kotak suara berisi surat suara dan perangkat kelengkapannya sudah dalam keadaan tersegel.
“Aturan KPU harus dijunjung tinggi dan dijalankan sesuai peraturan yang berlaku dan sesuai prosedur,” ujar Handoko.
Dia menambahkan, berbagai tahapan rekapitulasi Pilpres Tahun 2014 dimulai di tingkat PPS pada 10-12 Juli, PPK pada 13-15 Juli, KPU Kabupaten pada 16-17 Juli, KPU Provinsi 18-19 Juli 2014. Selanjutnya untuk KPU Pusat pada 20-21 Juli dan penetapan hasil pemilu pada 21-22 Juli 2014. pd

Read More
DSC_0093 copy

KPU Berikan Sosialisasi Pilpres

Karanganyar, Sabtu (21/06/2014)

Putri Lawu mensosialisasikan pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 di pasar Jumat , Jumat (20/06)

Putri Lawu mensosialisasikan pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 di pasar Jumat , Jumat (20/06) dengan memberikan leaflet.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar mengadakan Sosialisasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 diberbagai tempat.

Muhammad Maksum, Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Karanganyar, menuturkan sosialisasi tersebut agar partisipasi pemilih bisa tinggi pada 9 Juli 2014 mendatang.

“Kami mengadakan sosialisasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 sejak tanggal 15 Juni – 04 Juli 2014,” ujarnya saat ditemui dikantor KPU Kabupaten Karanganyar, Jumat (20/06) pagi.

Pihaknya juga menjelaskan kegiatan sosialisasi dilakukan seperti saat Car Free Day, pasar Jumat, di pasar-pasar tradisional di berbagai kecamatan, taman pancasila, maupun taman gajah.

Seperti yang dilakukan, Jumat (20/06) kemarin pagi, dengan melibatkan Putri Lawu. Membagikan ribuan leaflet Visi dan Misi Capres dan Cawapres Tahun 2014 dan juga Jadwal Ramadhan 1435 Hijriah agar bisa dicermati warga.

Dari pengamatan, terlihat antusias warga yang meminta selebaran bahkan tak jarang ada yang bertanya seputar pilpres. Maskot “Si Kora” juga dilibatkan sosialisasi yang dimulai jalur lambat depan Bank Jateng Cabang Karanganyar sampai di depan Makodim 0727/Karanganyar, maupun seputar alun-alun. pd

Read More
ceramah kebangsaan

Utamakan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

ceramah kebangsaan

Sekda Karanganyar, Samsi saat membuka ceramah pendidikan politik di Aula APEKA Karanganyar, (Selasa 17/06)

Karanganyar – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Karanganyar mengadakan ceramah pendidikan politik bagi partai politik, ormas / LSM, tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa Tahun 2014 di Aula APEKA Karanganyar. Selasa pagi (17/06). Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, KPU Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar, Polres Karanganyar dan SKPD terkait.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar yang dibacakan oleh Sekda Karanganyar, Samsi menyambut baik atas terselenggaranya acara ini. Dikatakan bahwa pelaksanaan pilpres 9 juli mendatang akan berdampak kepada meningkatnya suhu politik untuk itu Bupati Karanganyar berpesan agar masing-masing menjaga kondusivitas.

“Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu kedepankan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, jadikan perbedaan yang ada sebagai keindahan dalam berpolitik bukan sebagai pemecah”, ujar Juliyatmono

Ceramah pendidikan politik yang diikuti oleh 100 peserta ini mendatangkan empat nara sumber yaitu Polres Karanganyar yang diwakili oleh Kabag Ops, KPU Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Akademisi UNS. ad

Read More