IMG-20231010-WA0020

TEKAN LONJAKAN HARGA BERAS, BULOG SALURKAN BANTUAN BERAS KE 70.592 KPM di 17 KECAMATAN Se KABUPATEN KARANGANYAR

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberangkatkan truk pendistribusian bantuan beras ke 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar, Selasa (10/10) pagi.

KARANGANYAR– Sejumlah tujuh puluh ribu lima ratus sembilan puluh dua (70.592) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar menerima bantuan pangan berupa beras masing masing sebanyak 10 kg/bulan selama tiga bulan mulai September, Oktober dan November.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Badan Urusan Logistik (BULOG) Kota Surakarta, Andri Nugroho pada pelaksanaan kegiatan pemberangkatan truk bulog dan penyerahan bantuan beras yang berlangsung di Pendopo RM. Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (10/10/2023) pagi.

Andri mengatakan penyaluran bantuan pangan beras CPB ini untuk tahap kedua, karena yang tahap pertama telah disalurkan selama tiga bulan yang dialokasikan pada bulan Maret, April dan Mei kemarin.

”Jadi saat itu pas waktu puasa dan pasca lebaran, dan tahap kedua ini kita mulai bulan September, Oktober, November dan informasi awal bisa sampai Desember 2023. Namun, untuk saat ini yang kita siapkan dan ada perintah dari BAPPENAS alokasi untuk bulan September, Oktober, November dan untuk Karanganyar ini secara kuantum 705 ton/bulan selama tiga bulan,”terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tujuan bantuan pangan tahap dua ini untuk mengantisipasi kenaikan harga beras yang memang saat ini mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Tentunya selain ada penyaluran pangan untuk masyarakat yang sudah terdaftar, dari PERUMBULOG ada program stabilisasi harga dengan menggandeng Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan dan Dinas Sosial yakni Gerakan Pangan Murah dengan sasaran untuk keluarga penerima bantuan pangan.

“Harapannya semua bisa mendapatkan akses terhadap beras meskipun saat ini terjadi lonjakan harga beras,”imbuhnya.

Sementara itu pada waktu yang sama Bupati Karanganyar menyambut baik dan mengapresiasi Perum BULOG dan semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik untuk dapat menyalurkan bantuan pangan ini ke warga masyarakat Karanganyar.

“Hari ini kita distribusikan bantuan Pemerintah berupa beras masing masing 10 kg untuk 70 ribu lebih keluarga penerima manfaat se Kabupaten guna mengurangi biaya kemahalan harga beras yang sekarang melonjak. Pasalnya ini bersifat nasional karena kekeringan luar biasa, gagal panen, perkiraan awal awal november hujan,”tuturnya.

Bupati berharap dengan pendistribusian bantuan beras ini dapat menguatkan masyarakat Karanganyar sejumlah 70.592 KPM menjadi sejahtera tercukupi dengan baik disamping menyeimbangkan harga beras.

Menurutnya ini menunjukkan Pemerintah serius untuk menekan harga beras yang mulai merangkak naik.

“Terima kasih, mudah mudahan hari ini lancar terdistribusi dengan baik dan jangan dijual lagi. Menjadi bekal yang menguatkan menggembirakan untuk masyrakat Karanganyar. Semoga sejaktera dan segera turun hujan,”harapannya dihadapan para KPM.
Diskominfo

Read More
IMG-20201229-WA0032

Penyerahan Bansos KPM 2020

Diskominfo

Penyerahan bantuan oleh Bupati Karanganyar.

KARANGANYAR – Penyerahan bantuan sosial Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (29/12/2020).

Ada empat kategori penerima bantuan yakni Keluarga Penerima Manfaat (KPM) graduasi, santunan kematian, spontanitas rawan sosial, dan korban bencana alam.

Kepala Dinsos Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki menyampaikan, anggaran bantuan senilai Rp 1,26 miliar untuk empat kategori itu bersumber dari APBD 2020.

“Bantuan diberikan kepada sebanyak 500 KPM graduasi di 17 kecamatan, santunan kematian sebanyak 347 penerima, masing-masing Rp 1 juta dan warga terdampak bencana alam dengan nilai total Rp 566 juta. Kategori berat Rp 5 juta, sedang Rp 3,5 juta dan ringan Rp 1,5 juta,” katanya.

Dalam kesempatan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) telah memotivasi hingga KPM lulus atau graduasi mandiri turut diberikan penghargaan. Ada tiga TKSK dari Kecamatan Jumantono yang mendapatkan penghargaan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta supaya bantuan itu dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai kebutuhan. Dia juga mengapresiasi TKSK yang telah memberikan motivasi kepada KPM hingga lulus atau mampu hingga keluar dari program bantuan pemerintah.

“Yang strategis itu peran pendamping PKH yang memotivasi karena sudah survive dan mandiri bisa mengundurkan diri dari program PKH. Harapan pemerintah kan seperti itu. Sehingga bantuan itu bisa disalurkan kepada lainnya yang membutuhkan,” ucapnya. Diskominfo (in/An)

Read More
KOM_7055

Kebijakan Pemerintah Terkait Program Subsidi Rasta

KOMINFO

Kepala BPS Karanganyar Memberikan Sosialisasi Tentang Data Statistik

Karanganyar, 23 Mei 2107

Pemerintah akan meberikan subsidi harga penjualan beras bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR). Hal ini dilakukan Pemerintah dalam rangka mengurangi beban pengeluaran MBR. Melalui program Pemerintah ini diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan.

Untuk melaksanakan Program itu perangkat desa dan lurah se- Kabupaten Karanganyar diberikan pelatihan. Pelatihan ini berlangsung di aula BKK Tasikmadu, Selasa pagi (23/5). Pelatihan ini dilaksanakan agar Program Rasta dapat berjalan dengan benar sesuai prosedur terbaru.

Program Beras Sejahtera (Rasta) Kabupaten Karanganyar untuk Tahun 2017 adalah 56.802 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sedangkan untuk besaran Rasta yang di bagikan kepada MBR adalah 15 kg/bln dengan harga tebus sebesar Rp. 1.600,00. Program Rasta Tahun 2017 ini akan dilaksanakan secepatnya setelah data KPM siap. Sedangkan koordinasi penyaluran akan dilakukan oleh Kementrian Sosial melaui Dinas Sosial.

Sedangkan yang berhak menerima Rasta ini adalah keluarga dari RT dengan kondisi sosial ekonomi 25% terendah berdasarkan data terpadu Penanganan Fakir Miskin. Data tersebut didapat dari survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang di update setiap 3 tahun sekali. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More