Lepas Sambut Komandan Kodim 0727/Karanganyar
- Letkol Inf Andi Amin Latama mengucapkan kata pamitan dalam lepas sambut Dandim 0727 Karanganyar di Rumdin
- Dandim 0727 Karanganyar yang baru, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo saat memperkenalkan diri

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memperkuat Tim Kesebelasan Pemkab Karanganyar yang bertanding dalam laga persahabatan dengan Perangkat Desa Bandardawung , Kamis(08/08/19)
Karanganyar – 8 Agustus 2019
Menyemarakan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke 74, Desa Bandardawung Tawangmangu selenggarakan Turnamen Sepak Bola (PORDES). Menjelang laga pamungkas babak final, waktu jeda digunakan untuk pertandingan persahabatan antara Tim kesebelasan perangkat Desa Bandardawung melawan Tim dari Pemkab Karanganyar yang diperkuat oleh Bupati Karanganyar. Kamis(08/08/19).
Orang nomor satu di bumi Intanpari tidak sendiri, ditemani Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol. Andi Amin Latama bahu membahu menggempur pertahanan Bandardawung. Diperkuat juga beberapa punggawa eks Persika Karanganyar yang kini mengabdi di Pemkab Karanganyar, babak pertama Pemkab Karanganyar harus mengakui keunggulan sementara 1-0 Bandardawung.
Jeda pertandingan Bupati Karanganyar memeriahkan suasana dengan mengajak lansia secara bergantian melakukan tendangan pinalty untuk mendapatkan hadiah langsung dari Bupati Karanganyar. Gawang yang dijaga Bupati nampak masih kokoh belum ada yang mencetak Goal. Hanya beberapa lansia yang bisa menceploskan bola ke gawang yang dijaga Bupati.
“ Ini dilakukan untuk memeriahkan suasana sore hari ini, itung-itung mengajak para lansia turut bergembira di semarak HUT RI ke 74 tahun ini “, kelakar Bupati Karanganyar sembari tertawa.
Laga persahabatan kembali dimulai, babak kedua Pemkab memasukkan beberapa pemain cadangan. Adu strategi dan saling serang mewarnai pertandingan babak kedua. Laga sengit akhirnya kedua tim harus puas berbagi angka 2 -2 setelah peluit akhir di bunyikan sang pengadil lapangan.
Di akhir laga Bupati sampaikan ucapan terimakasih kepada perangkat Desa Bandardawung yang sudah guyup gotong royong selenggarakan kegiatan ini. Juga bucapkan banyak terimakasih bagi warga Bandardawung karena sudah menerima dengan baik mahasiswa UGM yang sedang menjalani KKN di sana. Terlebih lagi putra semata wayang Bupati pun juga ada dalam kelompok mahasiswa UGM yang menjalani KKN di Bandardawung.(Tegar/Ard)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengunting pita peresmian jalan hasil Bakti Desaku Maju. Didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.
Karanganyar, Jumat (24/03/2017)
Pembangunan akses jalan yang menghubungkan Dusun Kentangan ke Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih telah selesai dibangun sekaligus penutupan Bakti Desaku Maju, Kamis pagi (23/03).
Bakti desaku maju yang berada di Desa Pablengan, Kecamatan Matesih membangun jalan penghubung antara 2 dusun yang menghabiskan dana sebesar Rp 240 juta.
Kegiatan pembangunan fisik diantaranya makadam dan dan cor jalan sepanjang 761 Meter, luas 2,5 Meter dan tebal 12cm. Kemudian pembuatan jembatan dengan panjang tiga meter, luas tiga meter dan tinggi dua meter. Dilanjutkan pembangunan gorong-gorong dua tempat dengan panjang tiga meter.
Dalam kesempatan itu, pasiter selaku sekretaris Kodim 0727/Karanganyar Sutatna menjelaskan manfaat pembuatan jembatan dan cor jalan dapat memperlancar transportasi sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, mendorong masyarakat dalam bergotong royong khususnya pembangunan infrastruktur diwilayahnya.
Pelaksanaan giat bakti desaku maju dmulai pada tanggal 8 Maret sampai dengan 23 Maret 2017 selama 15 hari. Dengan hasil yang dicapai sasaran fisik selesai 100 persen.
Pengerjaan pembangunan jalan penghubung melibatkan 90 personil perhari berasal dari Kodim 0727/Karanganyar, Linmas Desa Pablengan dan masyarakat Desa Pablengan.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan beserta jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar menyampaikan sambutan sekaligus menutup Bakti Desaku Maju.
Juliyatmono dalam sambutannyamenyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada jajaran TNI yang berkerjasama dengan pemerintah telah membantu membangun jalan melalui program Bakti Desaku Maju.
Selain itu, Bupati mengatakan agar untuk terus berpikir, terus bergerak lebih maju supaya esok hari ada harapan karena yang memunculkan semangat adalah harapan.
“Teruslah kita berharap, supaya esok hari selalu ada harapan, ada semangat karena semangat itu yang akan menggugah spirit kita.” Kata Juliyatmono.
Dulu jalan yang tidak bisa dilewati sekarang bisa dilewati dengan jalan yang baik, lebih mudah dan menyenangkan dengan peran TNI bersama masyarakat tentang bagaimana menumbuhkan rasa patriotisme.
Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kenyamanan, keberkahan,kebaikan wilayah yang berada disekitar kita.
“Janganlah ragu berbuat baik, karena perbuatan baik akan menumbuhkan energi positif,” kata Juliyatmono.
Pembangunan jalan dengan gotong royong pasti nanti kualitasnya akan baik.Jika tidak ada rasa gotong royong, kedepannya rasa tenggang rasa antar sesama warga desa akan hilang. (rz/tt)

Program Bakti Desaku Maju Tahun 2016 membuat akses jalan penghubung menuju jalan utama antara Dusun Ngudal dan Dusun Ngerso, di wilayah Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu.
Karanganyar, Rabu (30/11/2016)
Program Bakti Desaku Maju Tahun 2016 membuat akses jalan penghubung menuju jalan utama antar dusun, di wilayah Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu.
Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan dalam penjelasannya mengatakan, pelaksanaan program itu selama 10 hari, dimulai tanggal 30 November hingga 9 Desember 2016.
“Latar belakang pemilihan lokasi, karena belum ada jalan penghubung antara Dusun Ngudal dan Dusun Ngerso, sehingga kalau akan ke jalan utama harus melambung lewat dusun lain,” kata Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Rabu (30/11) saat di lokasi acara.
Selain itu dijalan penguhubung juga dibuat jembatan dengan ukuran panjang 5 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 4 meter, kemudian cor jalan sepanjang 390 meter dengan lebar 3 meter, dan talud dengan panjang 384 meter dan tinggi 75 sentimeter.
Program Desaku Maju dengan menelan biaya Rp. 286 juta, merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa, dengan harapan memudahkan akes transportasi dan meningkatkan roda perekonomian.
“Kami melibatkan 120 personil perhari berasal dari Kodim 0727/Karanganyar, Linmas Desa Nglebak, dan masyarakat setempat,” katanya.
Sementara itu ditempat yang sama, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar, TNI, Polri, dan masyarakat adalah bagian dari kekuatan yang tidak bisa dipisah-pisah, sehingga menjadi kekuatan yang besar dalam konteks apapun untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Tanggung jawab kita semua untuk membangun wilayah, membangun jalan ini bukan membangun jalan fisik saja, namun menghubungkan kampung, sehingga NKRI menjadi satu kesatuan yang kita cintai,” kata Wakil Bupati Karanganyar.
Ditambahkan olehnya, masyarakat yang menanam tanaman holtikultura di Desa Nglebak dapat memudahkan akses, efektif dan murah sehingga masyarakat petani disini dapat meningkatkan pendapatannya.pd
Karanganyar, Kamis (25/11/2015)
Untuk mencapai surplus beras Nasional, Kabupaten Karanganyar sebagai salah satu lumbung beras memberikan bantuan alat-alat pertanian bagi Gapoktan di wilayah Bumi Intanpari.
Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo secara simbolis menyerahkan alat-alat pertanian berupa transplater, hand tractor, dan pompa air, Kamis (26/11) saat Tasyakuran Panen Padi Masa Tanam III di areal persawahan di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengharapkan agar petani tidak mudah menjual lahan pertaniannya. Dia juga meminta agar setiap dua tahun sekali di selinggi tanaman lain seperti cabe,dan bawang untuk memutus siklus hama penyakit.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar Supramnaryo mengatakan bantuan itu berupa 25 unit transplanter, 34 hand tractor, dan 25 unit pompa air.
“Sumber dana alat-alat pertanian itu berasal dari APBN,” kata Supramnaryo.
Selanjutnya, Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda mengatakan, TNI AD mengambil peran mendampingi petani danm menyertai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan intansi terkait untuk membantu petani supaya sejahtera agar ketahanan pangan Nasional terjaga.
“Dengan adanya Upaya Khusus (Upus) harapnya ada surplus beras, saat ini hasil pertanian di Indonesia masih memenuhi kebutuhan masyarakat, namun jika ada beras impor tidak digunakan selama masih bisa menghasilkan sendiri,” katanya.
Untuk mencapai itu, maka capaian hasil penen harus ditingkatkan lagi dan pertanian mendapatkan perhatian serius dengan memberikan bantuan alat pertanian, pupuk, bibit, dan sistem pengairan.
“Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah untuk petani sehingga tercapai surplus beras,” jelasnya.pd

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mencoba untuk panen padi mengunakan mini combine harvester, Jumat (28/08)
Karanganyar, Sabtu (29/08/2015)
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan Mini Combine Harvester dari Pemerintah Pusat.
Penyerahan secara simbolis diberikan Bupati Karanganyar Juliyatmono, didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, di areal persawahan Dusun Jikut, Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan, Jumat (28/08) kepada Ketua Gapoktan Sayuk Karyo 2 Parno, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang.
“Ke 25 mesin pertanian itu diperuntukkan Kecamatan Kerjo 2 unit, Gondangrejo 3 unit, Jaten 3 unit, Jumapolo 1 unit, Tasikmadu 5 unit, Colomadu 1 unit, Kebakkramat 3 unit, Karanganyar 2 unit, Jatipuro 1 unit, Mojogedang 1 unit, Matesih 1 unit, dan Karangpandan 2 unit,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar Supramnaryo, saat dilokasi.
Bupati Juliyatmono mengatakan pemerintah pusat sudah banyak memberikan alat-alat pertanian untuk kelompok tani, bertujuan mengurangi biaya pertanian.
“Supaya ada hasil untuk mensejahterakan keluarga petani.Petani bisa panen itu senang sekali, namun jika dihitung-hitung proses bertani ternyata tidak ada labanya. Apalagi sekarang ini sudah susah mencari tenaga menanam padi,” katanya.
Dia meminta agar alat pertanian itu untuk dirawat dengan baik, jangan cepat rusak. Alat ini untuk mempercepat dan memudahkan memanen padi. pd
Karanganyar, Minggu (16/08/2015)
Pentas Kesenian Rakyat di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo mengawali acara Grebeg Lawu Tahun 2015.
Grebeg Lawu di Klaster Dayu tersebut dipilih karena wilayah Kabupaten Karanganyar dari sisi barat.
“Pentas malam hari ini menampilkan berbagai kesenian masyarakat setempat seperti karawaitan, lesung Loro Blonyo, hadrah/rebana, dan rodad,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Tarsa, Sabtu (15/08) di lokasi.
Yang menarik dari pentas itu, ada eksotika tari purba. Yakni tari tersebut menggambarkan kehidupan pada jaman manusia purba dulu.
Adapula tari Kultur Kebersamaan, yang menceritakan awal kehidupan manusia dari kecil hingga tua.
“Grebeg Lawu akan berganti lokasi, menuju kearah timur setelah dari sini,” kata Tarsa.
Pada acara terbut juga hadir Bupati Karanganyar Juliyatmono, Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, dan beberapa Kepala SKPD. pd
Karanganyar, Kamis (16/07/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono, Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol Marthen Pasunda dan beberapa jajaran terkait meninjau enam Pos Pengamanan Lebaran Tahun 2015.
Rombongan tersebut keliling dimulai dari Pos Colomadu, Sroyo, Palur, Bejen, Karangpandan, dan di Tawangmangu.
Dari hasil pantauan tersebut, Bupati Juliyatmono menuturkan H-2 (kemarin) lonjakan pemudik jauh lebih kecil daripada tahun kemarin.
“Ini bisa disebabkan banyak pemudik mulai memakai transportasi umum yang nyaman. Adapula fasilitas mudik gratis sehingga mengurangi memakai kendaraan pribadi,” ujar Juliyatmono, Rabu (15/07) saat meninjai Pos di area pasar Tawangmangu.
Seperti yang dilakukan Pemkab Karanganyar memfasilitasi pemudik dari Jakarta menggunakan armada 15 bis. Tercatat sebanyak 705 pemudik ikut mudik gratis itu, dan tiba di Kabupaten Karanganyar, Minggu (12/07).
Dia menambahkan, fasilitas masing-masing Pos juga relatif memadai. Bahkan di Sroyo juga ada pijat gratis bagi pemudik. Di setiap Pos disiagakan petugas kesehatan dokter dan PMI.
“Namun yang perlu diwaspadai di Palur, Jaten. Karena ada pembangunan fly over yang masih belum selesai. Untuk itu perlu diperbanyak petugas agar tidak ada penumpukan kendaraan yang lama,” ujarnya.
Selanjutnya, bagi pemudik yang akan ke Jawa Timur melewati Tawangmangu-Sarangan atau sebaliknya, bisa mengunakan jalur jalan tembus di Tawangmangu.
“Jalurnya dibuka untuk memperlancar arus. Tetapi kita himbau untuk tetap hati-hati, karena masih ada tebing rawan longsor,” katanya. pd
Karanganyar, Senin (10/11/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Marthen Pasunda saat tabur bunga di TMP Dharma Tunggal Bakti, Senin (10/11) pagi.
Generasi muda saat ini diharapkan mempunyai semangat juang dan semangat kebangsaan dari para pahlawan dan menjadi kebangaan atau idola sepanjang masa. Itulah yang diharapkan dari peringatan Hari Pahlawan Tahun 2014 ini.
Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia, pada Upacara Hari Pahlawan menuturkan sikap kepahlawanan merupakan sebuah perwujudan tindakan dan pengorbanan yang penuh militansi.
“Hal itu merupakan perwujudan dari kepekaan sosial atau batin. Kita harus memaknai semua itu, bukan hanya sekedar ungkapan saja, tetapi harus dijadikan sebagai kekuatan moral yang dapat diterapkan di semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Bupati Juliyatmono, saat menjadi Inspektur Upacara, Senin (10/11) di halaman Setda Karanganyar.
Setelah upacara selesai, dilanjutkan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Tunggal Bakti, sebagai Inspektur Upacara, Letkol Inf Marthen Pasunda, Komandan Kodim 0727/Karanganyar.
Terlihat, Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Kapolres Karanganyar AKBP Martirenni Narmadiana, dan jajaran Kodim 0727/Karanganyar serta Polres Karanganyar.
Satu persatu makam pahlawan di tabur bunga sebagai tanda penghormatan atas perjuangan mereka. pd