KOM_7556

Mahasiswa UMS, KKN di Sepuluh Desa Kecamatan Kerjo

Sejumlah 70 Mahasiswa Program Study, Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta  (UMS)  melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar tepatnya di Kecamatan Kerjo yang tersebar di sepuluh (10) Desa.

Penyerahan Mahasiswa KKN UMS oleh Isnaini Herawati, S. Fis, M. Sc selaku Kaprodi Fisioterapi UMS dan diterima langsung Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono, MM.

Dalam sambutannya, Bupati Juliyatmono menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“KKN ini merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat. Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar,”pesan Bupati pada Pembukaan Pelaksanaan KKN, Rabu (24/8/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.   

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

Read More
DSC_0073

Bupati : 45 Hari KKN, Mahasiswa Harus Berani Ingatkan Warga Jam Wajib Belajar

kominfo

Jam wajib belajar harus ditanamkan di rumah-rumah penduduk, Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya, Kamis (14/07/2016).

Sejumlah 251 Mahasiswa Sebelas Maret Surakarta akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kab. Karanganyar yang tersebar di empat Kecamatan yakni Kec. Gondangrejo (Desa Wonosari, Desa Jeruksawit), Kec. Jenawi, Kec. Jaten ( Desa Jaten, Desa Brujul) dan Kec. Ngargoyoso ( Desa Jatirejo).

“ KKN ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan setiap mahasiswa untuk mengakhiri masa studinya. KKN dilakukan dua kali dalam setahun. Dari jumlah 251 mahasiswa meliputi 167 putri dan 84 putra yang terbagi menjadi tiga kategori yakni regular dari UNS sejumlah 200 mahasiswa, 41 Mahasiswa dari IBM dan BMKG serta 10 Mahasiswa dari Ternate. KKN akan dilaksanakan satu setengah bulan di empat Kecamatan,” terang Hendro Saputro selaku Koordinator KKN UNS.

Penerimaan Mahasiswa KKN Thematik Integratif UNS tersebut diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang didampingi Kepala Bappeda, Kamis (14/07/2016) di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan kepada segenap Mahasiswa KKN untuk terus memotivasi masyarakat pentingnya menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk kehidupan masa depan lebih baik.

“ Saya harapkan adik-adik mahasiswa ini, berani untuk selalu mengingatkan warga di jam wajib belajar, yang dimulai bakda maghrib. Selain untuk berkumpul keluarga juga mewajibkan anak-anak untuk belajar karena waktu semacam itu adalah waktu yang berkualitas. Sehingga tidak ada anak yang masih keluyuran diluar, orang tua juga dapat mendampingi,” ujar Juliyatmono dihadapan Mahasiswa KKN.

Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan mulai SD sampai dengan SMU/SMK adalah gratis, jadi tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“ Kalau masih ada yang tidak sekolah berarti kulturnya yang harus dirubah. Selama 45 hari, ini adalah tugas adik-adik untuk selalu menyemangati masyarakat pentingnya pendidikan. Kehadiran mahasiswa KKN ini untuk memotivasi generasi muda untuk kedepan lebih baik terlebih kami selaku Pemerintah telah memberikan beasiswa sebesar 2,5 juta rupiah kepada sejumlah siswa di Kab. Karanganyar yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi,” tuturnya.

kominfo

Wabup Rohadi widodo : Kenali wilayah dan keberagaman masyarakat di lokasi KKN nantinya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Rohadi Widodo menekankan pentingnya mengenali lingkungan tempat KKN. Berinteraksi dengan masyarakat sekitar menjadi suatu yang sangat penting karena kondisi masyarakat yang beragam.

“Lakukan pendekatan-pendekatan dengan tokoh masyarakat, Kepala Desa maupun perangkat desa lainnya. Potensi-potensi apa yang bisa diunggulkan di desa tersebut. Kenali permasalahan-permasalahan yang timbul dimasyarakat dan mencoba untuk mencari apa yang dapat dijadikan solusinya. Jangan malu untuk berinteraksi dengan masyarakat. Karena dari interkasi tersebut skill, organisasi dan manajeman kalian dapatkan,” kata Rohadi Widodo.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati (tengah) foto bersama dengan mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing UNS.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
gue

95 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi di Bumi IntanPari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta KKN UGM dan USB Surakarta, Selasa (28/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta KKN UGM dan USB Surakarta, Selasa (28/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Selasa pagi (28/06/2016) bertempat di Pendopo Rumdin, Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Wakil Bupati, Rohadi Widodo didampingi Kepala Bappeda Karanganyar menerima langsung Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua Perguruan Tinggi yang berbeda yakni Universitas Setia Budi (USB) Surakarta dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta.

Pada kegiatan tersebut, sambutan masing-masing Perguruan Tinggi, Dr. Ir. Djoni Tariga, MBA selaku Rektor USB mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Karanganyar beserta jajaran yang berkenan menerima mahasiswa untuk melakukan kuliah kerja nyata di Kecamatan Gondangrejo dan Kecamatan Karanganyar.

“ ini kali pertama, mahasiswa kami dari Universitas Setia Budi melakukan KKN dan diterima langsung oleh Bupati, kebanggaan dan rasa terima kasih bagi kami. KKN ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap mahasiswa sebelum menyelesaikan studinya, selain untuk penelitian sekaligus sebagai pengabdian masyarakat,” katanya.

Ia berharap hasil dari KKN nantinya berjalan lancar dan dapat diimplementasikan sebagai bekal hidup nyata di masyarakat.

“Kegiatan KKN yang akan dilakukan oleh mahasiswa kami meliputi penyuluhan, pendidikan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an terlebih ini di bulan Ramadhan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya dan bagi maasiswa kami untuk selalu menjaga almamater kampus, jaga selalu sikap selama KKN,” pesannya.

Sebanyak 65 mahasiswa KKN USB jurusan farmasi akan dibagi menjadi dua yakni 55 orang akan bertempat di Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo dan 10 orangnya sisanya di Kecamatan Karanganyar.

Sedangkan sejumlah 30 mahasiswa UGM dari berbagai fakultas akan melakukan KKN di Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso selama dua bulan. Hal ini disampaikan oleh Dr. Wahyo Wilopo ST, M. Eng selaku Dosen pembimbing lapangan.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menekankan bahwa mahasiswa-mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata ini merupakan agen penggerak perubahan yang harus berfikir konstruktif untuk membangun perubahan baru.

“ Saya ucapkan selamat datang pada adik-adik mahasiswa KKN di Karanganyar. Mulai tahun 2015 memang harus saya terima sendiri minimal Wakil Bupati, tentunya ada pertimbangan, karena saya ingin membangkitkan rasa nyaman dan terlindungi saat mahasiswa melaksanakan KKN di Bumi Intanpari.

Selain mengabdi pada masyarakat juga harus dapat mempengaruhi orang-orang tua di Desa melalui ilmu pengetahuan karena kalian merupakan agen perubahan untuk kedepan lebih baik,” terang Juliyatmono saat memberikan motivasinya dihadapan mahasiswa KKN.

Demikian Dishubkominfo Karanganyar (ind)

 

 

Read More
DSC_0562

Penarikan 211 Mahasiswa Univet

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sambutan Penarikan Kembali KKN Mahasiswa UNIVET Bantara Sukoharjo, Rabu (30/3)

Karanganyar, 30 Maret 2016

Sebanyak 211 mahasiswa Univet Sukoharjo telah selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terbagi didua kecamatan yakni kecamatan Jatipuro dan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar.Berbagai produk hasil kerjasama mahasiswa dan masyarakat ditempat KKN diperkenalkan di hadapan Bupati Karanganyar, Rabu (30/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Di Kecamatan Jatipuro Mahasiswa KKN tersebar di 10 desa meliputi desa Jatikuwung, Jatiharjo, Jatipuro, Jatiroyo, Jatisobo, Jatiwarno, Ngepungsari, Jatimulyo dan Jatipuro.

Tiap desa memiliki produk unggulan masing-masing seperti desa Jatikuwung menghasilkan produk unggulan pupuk organik yang diolah dari sisa sayuran rumah tangga, Jatiroyo yairtu sereal jagung dan Jatipuro biji kopi rambutan.

Untuk kecamatan Jatiyoso meliputi desa Wonorejo, Beruk, Wonokeling, Tlobo, Jatioso, Petung, Wukirsawit, Jatisawit dan Karangsari. Dengan produk unggulan desa Wonorejo yaitu donat berbahan dasar singkong, Wukursawit dengan produk sirup jahe dan Wonokeling dengan produk unggulan susu jagung.

“Produk yang telah di hasilkan akan menjadi berkelanjutan jika ada pemasaran yang tepat. Karena produk sebagus apapun kalau tidak ada pemasaran maka akan percuma, justru masyarakat akan menjadi malas, dengan pemasaran juga akan menghasilkan income bagi masyarakat,” ujar Rektor Univer Prof. Dr. Ali Mursit WM, MP saat berpamitan kepada Bupati Karanganyar berserta perangkat pemerintahan kabupaten.

Sementara itu Bupati Karanganyar mengucapkan terimakasih sekaligus mengapresiasi mahasiswa yang telah selesai melakukan KKN di Karanganyar.

“Mahasiswa KKN itu adalah oreang hebat yang akan mengisi dan memajukan negara ini. Saya selaku pemerintah Kabupaten Karanganyar merasa bangga sekaligus mengapresiasi berbagai produk yang telah dihasilkan para mahasiswa peserta KKN sehingga membawa manfaat bagi masyarakat tempat mereka melakukan KKN.” terang Bupati Juliyatmono.

Juliyatmono menambahkan bahwa Mahasiswa yang berinteraksi langsung dengan masyarakat adalah ilmu yang bermanfaat. Karena inilah pelajaran kita untuk bersosialisasi langsung dengan masyarakat.

“Semoga KKN ini bisa berkelanjutan untuk periode-periode berikutnya sehingga membawa dampak positif bagi mahasiswa KKN dan masyarakat Kab. Karanganyar,” harap Bupati. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/umi)

 

 

Read More
DSC_0024 – Copy copy

Mahasiswa KKN Temukan Produk Unggulan

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. foto : banu

Karanganyar, Kamis (18/02/2016)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) menemukan berbagai produk unggulan. Sebanyak 212 mahasiswa itu tersebar di Kecamatan Ngargoyoso, Tawangmangu, Jumantono, Jaten dan Tasikmadu selama 45 hari.

Yang menarik, di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono menghasilkan produk unggulan yaitu pengolahan produk dari pongge (biji) durian, mengingat daerah tersebut merupakan penghasil durian, dan banyak sampah pongge yang di buang begitu saja oleh masyarakat. Ternyata pongge, oleh mahasiswa KKN UNS, bisa diubah menjadi produk yang lebih bermanfaatnya.

“Mereka mengolah pongge menjadi tepung, lalu tepung tersebut diolah menjadi browies pongge durian, nugget pongge durian, kripik pongge durian dan cumi-cumi pongge durian,” salah satu mahasiswa KKN Edwin Fakhrul Arifin, saat menyampaikan temuan tersebut di hadapan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Setiap daerah memiliki kreatifitas dan hasil bumi yang dapat di manfaatkan diantarnya di Kecamatan Jumantono, tepatnya di Desa Blorong telah di budidayakan bibit alpukat Varietas Unggul,” katanya.

Beberapa daerah yang memiliki hasil bumi melimpah juga tidak luput ikut menghasilkan produk-produk baru. Seperti di Kecamatan Ngargoyoso yang merupakan penghasil tomat. Tomat diolah menjadi beberapa olahan seperti selai dan sirup tomat, jambu biji menghasilkan produk olahan diantaranya kripik, sari buah, dan keripik daun jambu biji.

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Tawangmangu, terdapat pembuatan koya dari bawang putih, pembuatan rainbow cake singkong, ada donat ubi ungu, dan pemanfaatan tepung ubi ungu menjadi tepung.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengucapkan terima kasih apa yang telah disampaikan, atas nama Pemkab Karanganyar tentunya akan menindak lanjuti hasil temuan tersebut oleh pihak terkait.

Bupati juga mengatakan, bahwa Pemkab Karanganyar akan membuat satu tempat terminal wisata. “Di Kecamatan Karangpandan akan dibuat terminal wisata. Yang akan mengisi bisa produk unggulan yang ditemukan mahasiswa tadi. Selain itu juga dijual sayur mayur yang dihasilkan dari Karanganyar,” kata Juliyatmono.mi

Read More
DSC_0144

190 Mahasiswa UNIVET BANTARA Sukoharjo KKN di Karanganyar

DSC_0151

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Pengarahan Kepada Peserta KKN, Senin (01/02)

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Prof Dr. Ir. Ali Mursyid  Wahyu Mulyono, MP saat sampaikan laporan pelaksanaan KKN di Hadapan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, SP dan beberapa pejabat SKPD terkait di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (01/02). Selama 2 bulan kedepan, mahasiswa peserta KKN Univet akan menunjukkan bhakti kepada masyarakat dengan merasakan hidup bermasyarakat di Kecamatan Jatipuro dan Kecamatan Jatiyoso yang kemudian disebar ke 19 desa.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyambut baik dan berharap agar adik-adik peserta KKN dapat bersosialisasi dengan warga. Dengan adanya KKN ini diharapkan mampu membawa semangat jiwa muda mahasiswa dan menularkan ilmu yang dipelajari dibangku perkuliahan dalam membantu persoalan di desa.

“adik-adik mahasiswa peserta KKN, saya berharap kalian aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti pertemuan warga, kerja bakti dan lain-lain. Dari kegiatan bermasyarakat tersebut akan banyak pelajaran yang bisa kalian ambil”, pesan Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rohadi Widodo juga berharap kepada peserta KKN untuk membantu mempromosikan Kabupaten Karanganyar terkhusus pariwisatanya. Dengan selfie selama berkunjung di Karanganyar dan meng upload nya ke media sosial secara tidak langsung memperkenalkan Karanganyar ke publik. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/V3)

Read More
DSC_0019 copy

212 Mahasiswa UNS, KKN di Karanganyar

Sebanyak 212 Mahasiswa KKN UNS saat diterima di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Sebanyak 212 Mahasiswa KKN UNS saat diterima di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, sebelum ke lokasi KKN

Karanganyar, Kamis (07/01/2016)
Universitas Sebelas Maret, Surakarta mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar, diikuti sebanyak 212 mahasisiwa dari berbagai fakultas.

Seperti biasanya, para peserta diterima Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sundoro, dan beberapa camat yang wilayahnya menjadi lokasi KKN, Selasa (05/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Koordinator KKN UNS Wilayah Kabupaten Karanganyar Waridi Hendro Saputro mengatakan pada periode ini, mahasiswa disebar di Kecamatan Jumantono sebanyak delapan desa, Kecamatan Ngargoyoso sebanyak empat desa, Kecamatan Tawangmangu di empat desa, Kecamatan Tasikmadu sebanyak empat desa, dan Kecamatan Jaten di dua desa.

“Mereka terdiri dari Laki-laki sebanyak 81 orang, Perempuan sebanyak 131 orang. Selain dari UNS, periode ini juga diikuti enam mahasiswa dari Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, KKN di Kabupaten Karanganyar harus mengabdi dengan melihat situasi di masyarakat apa adanya.

“Setelah ditarik dikampus, masih harus melaporkan hasil yang Anda lakukan selama 1,5 bulan. Hasil sudah berjalan atau belum,” katanya.

Menariknya, jika ada yang belum berjalan, dan dianggap mungkin masih menjadi prioritas, akan ditindak lanjuti Bupati.

Dia juga menjelaskan sebagai kelanjutan untuk wiata kuliner, ternyata banyak produk olahan yang bisa di produksi, namun belum dipatenkan.

“Rencananya, pada periode ini sudah berjalan dan sudah dipraktekkan di masyarakat akan dipatenkan,” katanya.

Saat menerima peserta, Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap mahasiswa kelak menjadi pemimpin bangsa. Bupati juga merasa senang kegiatan KKN di Kabupaten Karanganyar. Dengan begitu, masyarakat bisa terpengaruh untuk berpikiran lebih maju.pd

Read More
DSC_0081

Juliyatmono: “Sebagai mahasiswa, belajarlah memanfaatkan keadaan menjadi uang”

Tetap berkontribusi dan raih kesuksesan : Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dihadapan mahasiswa/mahasiswi STIE AUB Surakarta yang telah melaksanakan Kulih Kerja Nyata (KKN) di wilayah Karanganyar, Kamis (03/9)di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Ketua STIE AUB Surakarta Dr. Anwar Hamdani saat  melihat hasil karya Mahasiswa KKN STIE AUB.

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo melihat hasil karya mahasiswa/ mahasiswi KKN STIE AUB Surakarta di pendopo rumah dinas Bupati. Kamis (03/09)

Setelah 35 hari berjalan, mahasiswa – mahasiswa STIE AUB Surakarta 2015 telah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terbagi di 12 desa 5 Kecamatan di wilayah Karanganyar.
Deo Sandi salah satu perwakilan mahasiswa STIE AUB Surakarta menyampaikan dalam paparan hasil Kuliah Kerja Nyata, bahwa kegiatan KKN ini mengangkat tema, “Kewirausahaan dengan sasaran pemberdayaan masyarakat melalui produk unggulan lokal di Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan ini berlangsung selama 35 hari, yang dimulai per 30 Juli 2015 s/d 3 September 2015.

Mahasiswa KKN tematik tersebar dalam 12 desa pada lima Kecamatan di wilayah Karanganyar, diantaranya Kalisosro, Tawangmagu, Kemuning, Ngargoyoso, Girilayu, Gerdu, Bangsri Karangpandan.

Kami membantu masyarakat sekitar, utamanya usaha kecil menengah dari segi packaging/ pengemasan produk lokal seperti sayur, tanaman hias, kuliner serta membantu pemasaran melalui media online. “Jelas Deo Sandi saat melaporkan paparannya pada acara penarikan mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta, Kamis (03/09) di Pendopo rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono M. M didampingi oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo S.P dan Ketua STIE AUB Surakarta Dr. Anwar Hamdani serta diikuti oleh Kepala SKPD terkait, Camat, Dosen, pembimbing KKN, dan para mahasiswa KKN.

Selanjutnya Anwar Hamdani selaku Ketua STIE AUB Surakarta mengucap terima kasih bahwa kegiatan KKN telah berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah, program KKN di Karanganyar telah berjalan dengan lancar atas bantuan Pemerintah Kabupaten Karanganyar di bawah pimpinan Bupati Karanganyar. Saya berharap adanya tindak lanjut monitoring dari program yang telah disampaikan mahasiswa dan semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan terjalin silaturahmi khususnya di wilayah yang ditempati mahasiswa KKN, ”kata Anwar Hamdani saat menyampaikan sambutannya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresisasi dan mengucapkan terima kasih kepada mahaiswa KKN yang telah berkontribusi/ membantu masyarakat dalam berinovasi dan berkreasi untuk kemajuan produk lokal”.

“Atas nama pemerintah kabupaten Karanganyar saya mengucap syukur dan terima kasih atas kepercayaan STIE AUB Surakarta untuk Karanganyar sebagai tempat KKN kembali, tutur Bupati.
“Kami beruntung dengan keberadaan adik – adik KKN karena memberikan dampak positif bagi masyarakat yang pada akhirnya berkontribusi dan bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono juga berharap agar mahasiswa sebagai generasi muda dapat berkreasi, berinovasi membuka lapangan kerja untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asea (MEA).

“Kepada mahasiswa, mumpung masih muda gunakan waktumu untuk belajar memanfaatkan keadaan menjadi uang. Terus berkreasi, berinovasi jangan pernah menunggu untuk menjadi pegawai, justru ciptakan lapangan pekerjaan untuk menuju kesuksesan.  Sebagai mahasiswa harus bergerak cepat, jangan takut akan kegagalan, dikatakan sukses adalah mereka yang berusaha bangkit dari keterpurukan,” terang Juliyatmono.

“Sebagai mahasiswa STIE, tugas kalian adalah membantu memajukan perekonomian, terlebih kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asea (MEA). Siapkan mental pada diri sendiri untuk menjadi orang sukses, “pesan Bupati dihadapan mahasiswa KKN. Ind/ft/pcuA

Read More
DSC_0088 – Copy

KKN Tematik UNS Hasilkan Produk Olahan Makanan

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan), Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (batik hijau), dan Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS (tengah, bertopi) saat meninjau stan hasil olahan mahasiswa KKN UNS, Jumat (21/08) di Pendopo Rumah Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan), Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (batik hijau), dan Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS (tengah, bertopi) saat meninjau stan hasil olahan mahasiswa KKN UNS, Jumat (21/08) di Pendopo Rumah Bupati Karanganyar

Karanganyar, Sabtu (22/08/2015)
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret melalui Unit Pengelola KKN Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat telah terlaksana tiga periode.

Pelaksanaan KKN UNS di Kabupaten Karanganyar periode III pada bulan Juli-Agustus 2015, terdapat 219 mahasiswa yang terbagi dalam 22 kelompok yang berlokasi di Kecamatan Tawangmangu, Ngargoyoso, dan Jumantono selama 1,5 bulan.

Ketua Unit Pelaksana KKN UNS Dr. Sc.Agr. Rahayu, SP., MP mengatakan, program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan periode ke tiga, direncanakan tiap semester dikirim ke Kabupaten Karanganyar.

“Peserta berada di lokasi selama 1,5 bulan. Sejumlah 220 orang, disebar di 22 desa. Setiap desa sejumlah 10 orang,” jelas Dr. Sc.Agr. Rahayu, SP., MP, Jumat (21/08) saat penarikkan peserta KKN diterima Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dia lebih lanjut mengatakan, tema KKN Tematik kali ini antara lain Peningkatan Ekonomi, Peningkatan Ekonomi Pedesaan, Peningkatan Ekonomi Kerakyatan, Pemberdayaan UKM dan Pariwisata, Peningkatan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata dan Peningkatan Pendidikan.

“Adapula tema Peningkatan Ekonomi, Sayur Organik dan Stevia, Peningkatan Ekonomi dan Holtikultura,” katanya.

Produk unggulan ekonomi kreatif dari hasil program KKN misalnya brownies ketela ungu, puding ketela ungu, inovasi timus isi kismis, nugget lele, dan dodol jambu biji merah.

Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS ditempat yang sama mengatakan, salah satu temuan kecil dari mahasiswa dan dosen menemukan biodiversitas rumput sebagai substitusi pengganti gula.

“Kalau di Indonesia kekurangan gula bisa digunakan, jika rumput itu ditanam di ketinggian tertentu dan diperkirakan bisa ditanam ratusan hektar di Kabupaten Karanganyar ,” katanya.

Konsep KKN ini berkelanjutan, bulan September-Oktober tahun 2015 ada KKN yang bekerjasama Kemenristekdikti dan Dinas Pendidikan Jawa Tengah.

“Jika Bupati mau, maka akan dibawa ke Kabupaten Karanganyar untuk meneruskan dan menyelesaikan masalah-masalah yang sudah diidentifikasi mahasiswa, sampai selesai,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan temuan-temuan mahasiswa akan ditindak lanjuti dengan baik dan akan dikongkritkan.

“Silahkan mahasiswa KKN di Kabupaten Karanganyar berapun jumlahnya, karena dampak baiknya luar biasa. Sentuhan mahasiwa KKN di desa-desa bisa memotivasi masyarakat setempat,” katanya. pd

Read More
DSC_0030

170 Mahasiswa STIE AUB Siap Mengabdi Pada Masyarakat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Pengarahan Dihadapan Peserta KKN Tematik, Kamis Siang (30/07)

Doktor Anwar Hamdani selaku Ketua STIE AUB Surakarta  memimpin langsung rombongan Mahasiswa jurusan manajemen akuntansi STIE AUB yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Karanganyar menerima kedatangan Mahasiswa STIE AUB yang berjumlah 170 orang di Aula Disdikpora, Kamis pagi (30/07).

“Terima Kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar dapat menerima sekaligus ketempatan KKN mahasiswa kami yang berjumlah 170 peserta. Dimana KKN akan dilaksanakan selama 35 hari mulai  Tanggal (30/07 s/d 2/09/2015) dan tersebar di empat Kecamatan yakni Matesih, Karangpandan, Tawangmangu, Ngargoyoso dengan dua belas Kalurahan diantaranya: Kalurahan Matesih, Salam, Karangpandan, Bangsri, Tawangmangu, Kalisoro, Kemuning, Girilayu, Karan,” terang Anwar Hamdani saat menyampaikan maksud dan tujuannya.

“Kami harapkan mahasiswa-mahasiswa mendapat bimbingan dari Pemerintah maupun Para Camat, Kades, Lurah , Kadus tempat KKN para siswa kami selain juga akan ada monitoring/pengawasan oleh para pembimbing. Semoga dengan kegiatan KKN sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat menambah ilmu/wawasan serta melatih kemandirian generasi muda dalam bekerja dan bersosialisasi dengan warga di daerah. Pada intinya mahasiswa KKN itu siap kerja untuk mengabdi kepada masyarakat,” tandasnya.

 Ditambahkan Bupati Karanganyar Juliyatmono bahwa sebagai mahasiswa KKN harus menjaga baik hubungan dengan masyarakat karena ini juga akan membawa nama baik universitas.

“Selamat datang di Kabupaten Karanganyar, semoga dapat membawa spirit dan kebaikan kepada adik-adik mahasiswa KKN. Saya nyuwun titip kepada semua pihak utamanya para Camat, Kades, Lurah agar adik-adik KKN kita ini selalu dimotivasi, disemangati agar KKN yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan  lancar. Keberadaan adik-adik KKN kita ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar,” pesan Bupati saat menyampaikan arahan dihadapan para mahasiswa STIE AUB Surakrta.

“Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai jalan untuk menjadi mahasiswa-mahasiswa yang hebat yang menjadi kebanggaan orang tua, Perguruan Tinggi sehingga terwujud impian menjadi orang-orang yang sukses,” tambahnya. ind/ft/ad

Read More