Penarikan Mahasiswa KKN di Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_0008

Ribuan Mahasiswa Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meninjau stan mahasiswa KKN dari ketiga kampus, Kamis (23/8).

Karanganyar, Kamis 23 Agustus 2018

Seribu tiga ratus delapan puluh mahasiswa dari tiga universitas di Surakarta ditarik dari sejumlah lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Karanganyar. Diharapkan pengalaman dan keterampilan selama di lokasi KKN menjadi bekal untuk masa depan para mahasiswa.

Penarikan ribuan mahasiswa dari beberapa kecamatan di Kabupaten Karanganyar digelar Gedung Wanita Karanganyar, Kamis (23/8). Ketiga Kampus tersebut yakni UNISRI, STIE AUB dan UNS Surakarta.

Rektor Unisri, Prof. Ir. DR. Rahayu Sukamto yang mewakili tiga Kampus dalam sambutannya mengatakan para mahasiswa dari Unisri, AUB, UNS telah melakukan Kuliah Kerja Nyata mulai 16 Juni sampai dengan 23 Agustus . Kegiatan KKN ini untuk melatih komunikasi mahasiswa dengan masyarakat setempat.

“Pengalaman di masyarakat bekal sebelum mahasiswa lulus. Sehingga kemampuan dan keterampilan yang ada akan semakin terasah,”katanya.

Sementara itu sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN. Bgaimanapuan juga keberadaan mahasiswa KKN sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Turut bangga mahasiswa KKN kedepannya menjadi orang-orang sukses. Karena yang bisa merubah masa depan kita semua adalah pendidikan. Karena Itu pendidikan merupakan utama dalam membangun peradaban baru,”terang Juliyatmono.

Ditambahkan Bupati, periode-periode berikutnya Kabupaten Karanganyar diharapkan tetap menjadi lokasi dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata.

“Untuk menjadi sukses perlu berfikir positif, kerja keras dan berdo’a,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/ina)

Read More
DSC_0600

Bupati : Aplikasikan Ilmu ke Masyarakat Selama KKN

Diskominfo

Secara simbolis Bupati Karanganyar H.Juliyatmono menyematkan identitas kepada perwakilan peserta KKN

Karanganyar, Senin 16 Juli 2018

Pemkab Karanganyar menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua kampus yakni Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta dan STIE AUB Surakarta, Senin (16/7).

Dalam penerimaan mahasiswa KKN di Pendopo Rumah Dinas Bupati tersebut, Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar  meminta agar mahasiswa selama melaksanakan KKN dapat mengaplikasikan ilmu teorinya kedalam kehidupan bermasyarakat.

“Selama KKN adalah hal penting untuk mengumpulkan data, mengolah data hingga membuktikan itu semua dalam bentuk kebenaran yang akurat,”tuturnya.

Ia juga menyampaikan kelancaran pelaksanaan KKN ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan perlu adanya sinergi antara Pemkab Karanganyar dengan mahasiswa KKN dengan demikian masyarakat dapat memperoleh ilmu yang tinggi dari para mahasiswa KKN.

“Atas nama Pemkab Karanganyar kami menyambut baik dan bangga Karanganyar menjadi lokasi KKN para adik-adik mahasiswa. Semoga dengan keberadaan adik-adik mahasiswa KKN dapat memberi nilai tambah dan manfaat untuk kemajuan Karanganyar,”harapnya.

Sementara itu Rektor Unisri Surakarta, Prof. Dr. Ir. Kapti Rahayu dalam sambutannya mengatakan jumlah keseluruhan mahasiswa KKN dari Unisri berjumlah 770 mahasiswa yang terdiri dari berbagai fakultas baik Ekonomi, Hukum, Kesehatan,  Pertanian. Pelaksanaan KKN akan dilaksanakan selama 40 hari yang tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Kebakkramat, Jaten, Tasikmadu, Colomadu dan Gondangrejo.

Selama 40 hari kedepan, pihaknya berharap kepada segenap mahasiswa KKN dapat bekerjasama dengan masyarakat dengan berbagi ilmu dan skill yang telah diperoleh selama masa perkuliahan. Bukan hanya mahasiswa yang beruntung bisa bekerjasama dengan masyarakat melainkan masyarakat sekitar lokasi KKN juga dapat meningkat secara ekonomi, kesehatan maupun pertaniannya.

“Harus ada peninggalan positif yang bisa ditinggalkan untuk masyarakat. Ingat, bahwa kita hidup selalu memperhatikan lingkungan,”pesannya.

Lebih lanjut Ketua STIE AUB Suarakarta, Agus Sutomo menyampaikan untuk jumlah mahasiswa KKN dari STIE AUB Surakarta berjumlah 430 orang. Ia berpesan kepada segenap mahasiswa KKN untuk selalu menjaga etika dalam bermasyarakat.

“Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menambah ketentraman di masyarakat. Tunjukkan citra baik sebagai orang intelektual,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0515

Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UNS

Read More
DSC_0502

Tiga Kecamatan Jadi Tujuan KKN Mandiri dan Reguler

kominfo

Setda Karanganyar, Samsi pada saat memberikan sambutan pada acara penerimaan mahasiswa KKN dari UNS, Selasa (10/7)

 

Karanganyar, Selasa 10 Juli 2018

Sejumlah 184 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tiga Kecamatan di wilayah Karanganyar.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima Sekretariat Daerah Karanganyar selaku mewakili Bupati Karanganyar, Selasa (10/7).

“Dari total 184 mahasiswa KKN terbagi menjadi dua kelompok yakni KKN reguler 164 siswa di Kecamatan Mojogedang, Kerjo. Sedang sisanya 20 siswa KKN Mandiri di Kecamatan Ngargoyoso. KKN dilaksanakan mulai Tanggal 10 Juli sampai dengan 23 Agustus 2018,”jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Sekda Karanganyar, Samsi menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Mojogedang, Kerjo dan Ngargoyoso.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Untuk memajukan Karanganyar, kami selaku Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar mendukung penuh dan menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN,”terang Samsi saat menyampaikan sambutannya.

Demikian Diskominfo (ind/an)

 

Read More
DSC_4118

IAIN Surakarta Kirim Mahasiswanya KKN di Bumi Intanpari.

diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (baju putih berpeci) beserta Rektor IAIN Surakarta poto bersama peserta KKN IAIN Surakarta Tahun 2018, Rabu Siang (4/7)

Karanganyar – IAIN Surakarta menerjunkan mahasiswanya sejumlah 1.465 orang untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bumi Intanpari, Rektor IAIN Surakarta Dr. Mudhofir menyerahkan secara langsung mahasiswa IAIN semester 6 tersebut yang akan disebar di 7 kecamatan kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu Siang (04/07).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus pembinaan mengajak mahasiswa IAIN Surakarta menjadi agen perubahan di daerah. Dengan mengambil tema KKN transformatif berbasis masjid, diharapkan peran serta mahasiswa IAIN Surakarta dalam mengembalikan masjid berfungsi sebagaimana masjid pada umumnya, yakni menyejukan dan menentramkan umat.

“Mahasiswa IAIN Surakarta adalah calon pempimpin, generasi kedepan yang kuat iman, luas wawasan, bergaul tapi rendah hati, dan menguasai teknologi”, kata Juliyatmono

Untuk itu, Kabupaten Karanganyar bangga dan ikut berkontribusi dalam mengembangkan pendidikan dan mengembangkan potensi daerah dengan membuka akses kepada perguruan tinggi yang akan mengadakan KKN di wilayah Bumi Intanpari. Bupati pun menjamin akan menerima langsung mereka (peserta KKN) yang bersedia melaksanakan KKN di Karanganyar.

Sementara itu, Rektor IAIN Surakarta Dr. Mudhofir mengatakan tujuan dari pelaksanaan KKN ini untuk berpartisipasi dalam membangun daerah terutama di wilayah Kabupaten Karanganyar dan implementasi ilmu yang diperoleh di dalam kampus.

“Jangan pernah mengajarkan paham radikal, IAIN diseluruh Indonesia steril dari paham tersebut dan IAIN menjadi stabilisator politik nasional”, pesan Dr. Mudhofir

Ditambahkan, Dr. Mudhofir mengharapkan mahasiswa IAIN Surakarta mampu mengikuti ketetapan pembangunan nasional sehingga menciptakan harmoni didalam masyarakat Indonesia yang beragam. Dalam menjalankan KKN yang akan berlangsung selama 1 (satu) bulan ini, diharapkan mampu bersinergi dengan program pembangunan desa dan wajib menjalin komunikasi yang baik antara Camat, Kepala Desa dan aparaturnya serta masyarakat sekitar dalam mengimplementasikan pembangunan di daerah. Demikian Diskominfo (ad/dn)

Read More
DSC_4130

Penyerahan Mahasiswa KKN dari IAIN Surakarta

Read More
DSC_7458

Penarikan Mahasiswa KKN dari Univet Bantara Sukoharjo

Read More
DSC_7497

163 Mahasiswa Univet Bantara Ditarik Dari Lokasi KKN

Diskominfo

Sekda Karanganyar Drs.Samsi.Msi dalam hal ini mewakili PJS Bupati Karanganyar menghadiri penarikan Mahasiswa KKN dari Univet Bantara Sukoharjo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar ( Kamis, 04/04 )

Karanganyar, Kamis 5 April 2018

Sebanyak 163 Mahasiswa KKN Univet Bantara Sukoharjo yang tersebar di beberapa desa antara lain 10 desa di Kecamatan Tawangmangu dan 5  desa di Kecamatan Jatiyoso secara resmi ditarik pihak kampus Univet Bantara Sukoharjo yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (05/04).

Dalam acara tersebut, Pjs Bupati yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi, mengapresiasi telah dilaksanakan KKN seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah mengabdi selama dua bulan di Bumi Intanpari.

“KKN ini benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Karanganyar untuk mengasah skill, terlebih soal makanan untuk wisata agar bisa dijadikan suatu icon Karanganyar yang booming” Ujarnya.

Hal ini bisa dijadikan kerjasama antara kampus Univet Bantara dengan Pemerintah Karanganyar untuk bisa dilanjutkan tidak hanya saat KKN. Dalam pengertian terdapat 3 domain yang pertama diinginkan oleh pembeli, yang kedua produsennya untung dan selanjutnya penjual juga diuntungkan. Lebih lanjut ia mengatakan mahasiswa KKN dianggap serba bisa oleh masyarakat maka dari itu mahasiswa harus tanggap dan kreatif terhadap masyarakat.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof.Dr. Ali Mursid WM, M.P, mengatakan mahasiswa KKN memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mengembangkan desa antara lain terus bersama masyarakat dalam menggali potensi, merancang program harus ada kesepakatan antara mahasiswa dan masyarakat kemudian program tersebut memberikan dampak terbesarnya di masyarakat.

“KKN Univet Bantara Sukoharjo harus bertanggung jawab dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan,” tuturnya.

Disamping itu, ia juga mengatakan pelayanan dari Pemerintah Karanganyar sangat total dalam artian fullteam dari tingkat RT sampai  Bupati dalam artian semua memperhatikan. Harapan kedepan dapat membawa manfaat untuk Kabupaten Karanganyar dan Univet Bantara Sukoharjo.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Karanganyar bersama Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN mahasiwa Univet Bantara, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan tangan sampai penemuan baru produk yang bisa diolah.

Demikian Diskominfo ( Ard/Imas/Karin )

Read More
DSC_2279

Penarik 269 mahasiswa dari UNS & USB yang selesai melaksanakan KKN di Karanganyar

Read More