1

Penerimaan KKN Pendidikan Mahasiswa UMS tahun 2020

Simbolis penerimaan KKN Pendidikan UMS dengan pengenaan jaket Almamater ke mahasiswa UMS oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Penerimaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UMS di Kab. Karanganyar, Selasa (21/1/2020) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Didalam laporan panitia penyelenggara, Ketua penyelenggaraa KKN Pendidikan UMS mengatakan bahwa KKN kali ini memberangkatkan 223 mahasiswa FKIP UMS di 25 sekolah yang ada di 8 kecamatan di jenjang pendidikan MI, PAUD, SD, Tsanawaiyah, SMA, SMK. “Tahun ini tema kita lebih dibidang pendidikan. Kami berharap anak2 kami bisa berinteraksi dengan masyarakat sekitar dengan menggembirakan pendidikan.” ujar Ketua penyelenggara KKN Pendidikan UMS.

“Terima kasih atas kepercayaannya dari UMS untuk melaksanakan kembali kkn ke karanganyar lagi.” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di awal sambutannya. “Generasi unggul adalah generasi yg berasal dari pendidikan yg berkualitas.” sambungnya didalam sambutannya. Diakhir sambutannya beliau berpesan bahwa kita harus bersemangat dan optimis dalam mengolah data yang ada untuk mengembangkan dan mensejahterakan masyarakat sekitar. (ind/dn/ bgs)

Read More
DSC_2745

248 Mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta dan 135 Mahasiswa KKN UTP Surakarta Resmi Ditarik

Read More
DSC_2693

MAHASISWA KKN STIE AUB SURAKARTA DAN UTP SURAKARTA RESMI DITARIK

Bupati Karanganyar memberikan Sambutan pada Penarikan KKN STIE AUB Surakarta dan UTP Surakarta di Pendopo Rumah Dinas Bupati Surakarta, Senin (2/9).

KARANGANYAR – Sebanyak 248 Mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta dan 135 Mahasiswa KKN UTP Surakarta resmi ditarik oleh Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin(2/9).

Dalam laporan kegiatan, Elvira selaku perwakilan dari mahasiswa STIE AUB menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kabupaten Karanganyar karena telah mengizinkan mahasiswa untuk melaksanakan KKN. Kegiatan KKN yang dilaksanakan di 3 Kecamatan ini, menghasilkan berbagai produk seperti Abon Lele, Cinta Intip, galantin tempe dari Kecamatan Karanganyar, pudding jagung, kasur sehat (kroket nasi sayur sehat) dari Kecamatan Mojogedang, dan kroket jamur tiram, jaget, bronjur dari Kecamatan Karangapandan.

Tak hanya menghasilkan produk, mahasiswa juga melakukan sosialisai, seperti sosialisasi OJK dan pihak mitra serta sosialisasi pemberian alat dari balai besar sungai bengawan wilayah Solo untuk menampung air hujan yang diolah dan dimanfaatkan untuk air minum.

Dalam laporan kegiatan mahasiswa KKN UTP Surakarta, Muhammad Fahrudin dan Ahmad  menyampaikan bahwa di Kecamatan Gondangrejo khususnya Dusun Silir dan Sumberejo(Balong) memiliki destinasi wisata seperti wisata embung, wisata religi ziarah petilasan pandowo, wisata kuliner asli desa, dan sumber air. Namun, tempat tersebut kurang pemeliharan dan pembangunan, seperti wisata bendungan silir yang hanya dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk menanam padi.

Ketua STIE AUB, Dr. Agus Utomo dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Karanganyar beserta jajarannya karena telah menginzinkan mahasiswa melaksanakan KKN di Kabupaten Karanganyar. “Kami berharap kegiatan KKN mendatang mampu meningkatkan kualitas mahasiswa, karena kami ingin mengembangkan potensi mahasiwa” harapnya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UTP Surakarta  Dr. Ir Sapto Prihadi mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Karanganyar khususnya kepada pemerintah desa Kecamatan Gondangrejo. “Kami bangga dengan Mahasiswa yang berinovasi  dan berkreasi dengan memanfaatkan material lokal dengan mengembangkan potensi desa yang semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kepercayaan untuk dijadikan tempat KKN yang bermanfaat bagi masyarakat. “ Tetaplah kritis melihat masa depan, jangan pernah berhenti melihat penyimpangan. Karena semua harus dilawan demi masa depan,” ujarnya.

Beliau juga meminta maaf atas nama pemerintah bila ada kesalahan yang kurang berkenan saat pelaksanaan KKN berlangsung.

“Semoga semuanya sukses, menjadi orang-orang pilihan Tuhan untuk menjadi orang penting, orang hebat di masa depan yang punya keberanian, talenta dan  harapan,” tambahnya.

Penyerahan cindera mata dari Ketua STIE AUB Surakarta dan Wakil Rektor I UTP Surakarta kepada Bupati Karanganyar serta melihat hasil produk mahasiswa KKN menjadi penutup acara.

 

Demikian DISKOMINFO ( Kna/Mei/Sgt/Tfn).

Read More
DSC_9798

Penarikan Mahasiswa KKN UNS

Read More
DSC_9798

192 Mahasiswa KKN UNS Resmi Ditarik

Bupati Karanganyar Foto bersama Wakil Rektor I UNS dan Mahasiswa KKN UNS di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis(22/08).

KARANGANYAR – Sebanyak 192 mahasiswa KKN UNS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus pada Kamis siang (22/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam melaksanakan kegiatannya para mahasiswa KKN disebar ke tiga Kecamatan yakni Kecamatan Mojogedang, Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Tawangmangu.

Wakil Rektor I UNS, Prof. Dr. Ahmad Yunus M.S, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari.

Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN UNS di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Sejumlah mahasiswa yang berada di Kelurahan Tawangmangu, mengembangkan minuman teh bagi pederita diabetes dari daun stevia. Sedangkan di Kecamatan Mojogedang kreativitas mahasiswa KKN ditunjukkan dengan pembuatan produk lampu dari bambu yang dinyalakan dengan jarigan wifi.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kampus dan mahasiswa UNS yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar.

“Semoga semua mahasiswa KKN UNS di Karanganyar menjadi orang yang sukses masa depannya, totalitas dan optimal bagi kemampuan profesinya. Semoga UNS semakin maju dan berkembang,” harapnya.

Demikian DISKOMINFO(An/Mei).

Read More
20190801_113035

Penerimaan Peserta KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta

Diskominfo

Penerimaan mahasiswa UTP di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar

KARANGANYAR – Sebanyak 135 Mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta dari 3 fakultas yang terdiri dari fakultas teknik, ekonomi dan pertanian ini melakukan serah terima sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (1/8).

Serah terima mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta dalam hal ini Bupati diwakili oleh Kepala Baperlitbang Kab. Karanganyar, beliau berharap berbagai program yang dilaksanakan pada kegiatan KKN, mahasiswa dapat melakukan orientasi dalam pemberdayaan masyarakat desa untuk membantu masyarakat dalam menemukan usaha yang lebih baik serta mendorong kewirausahaan untuk meningkatkan usaha serta pendapatan masyarakat.

KKN yang bertema Pengembangan Infrastruktur Melalui Pemberdayaan Desa ini bertujuan untuk mewujudkan 3 karakter yang menjadi ciri utama dari Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yaitu Patriotisme, Kepeloporan, dan Kemandirian yang akan di laksanakan di Kecamatan Gondangrejo yang terbagi dalam 3 lokasi, Desa Kranggan, Karangturi, dan Wonosari dengan 10 dosen pendamping lapangan. (in/an/mei/sgt)

 

 

 

Read More
IMG_20190805_100345

Penerimaan KKN UNIVET BANTARA Sukoharjo Di Kabupaten Karanganyar

Pengarahan Sekaligus Penerimaan Mahasiswa KKN Oleh Bupati Karanganyar

Karanganyar – Sebanyak 131 Mahasiswa Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET BANTARA) Sukoharjo bersama Rektor serta dosen pendamping melakukan serah terima peserta KKN di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (5/8).

Acara ni dihadiri oleh Bupati Karanganyar Bp. Drs. H. Juliyatmono, Rektor UNIVET Prof. H. Ali Mursyid Mulyono, Kepala Baperlitbang Kab. karanganyar, Camat Matesih Bp. Mulyono serta Sekcam Jumantono. Mahasiswa akan melaksanakan KKN selama 2 bulan di 2 kecamatan, yakni 97 mahasiswa di tempatkan di 9 desa wilayah kecamatan matesih dan 34 di tempatkan di 2 desa wilayah kecamatan Jumantono.

Rektor univet Prof. H. Ali Mursyid Mulyono berharap mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah dibekalkan baik akademis maupun non akademis agar dapat memikat serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa. Selama kegiatan Mahasiswa diharapkan dapat mengikuti aturan-aturan pemerintah kab karanganyar khususnya di desa yang akan mereka tempati.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono berpesan kepada mahasiswa, bahwa suksesnya seseorang dilihat dari seberapa besar kehadirannya dan bermanfaat bagi orang lain serta dirindukan oleh siapapun. Bupati karanganyar berharap, mahasiswa bisa dekat dan bekerja sama yang baik dengan masyarakat. Semoga mahasiswa KKN menjadi orang-orang sukses dan hebat, tambahnya. (in/an/mei)

Read More
IMG-20190731-WA0003

15 Desa di Karanganyar jadi Lokasi KKN Mahasiswa STIE AUB Surakarta

Sambutan Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Assisten Pemerintahan

Karanganyar, 30 Juli 2019

Lima belas desa di Kabupaten karanganyar menjadi tempat dari para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AUB  Surakarta melakukan praktek Kuliah Kerja Nyata (KKN) . Diharapkan para mahasiswa ini mampu mengaplikasikan keterampilannya sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Ratusan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AUB yang akan melaksanakan KKN di Kabupaten Karanganyar diterima di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa  (30/7/2019).

Ketua Koordinator STIE AUB Surakarta, DR. Agus Sutomo mengatakan sebanyak 248  mahasiswa akan melaksanakan KKN di 15 desa yang tersebar di tiga kecamatan yakni kecamatan Karanganyar, Mojogedang dan Karangpandan. Tema KKN kali ini yakni Pengembangan UMKM di Era Digital. Para mahasiswa sendiri diharapkan mampu mengaplilaksikan semua ilmu di kampus sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

“Sosialisasikan ilmu dan keterampilan yang ada. Sehingga nantinya mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,”katanya.

Sementara Asisten I Pemerintahan Setda Karanganyar, Bachtiar Syarif dalam sambutannya mewakili Bupati Karanganyar mengucapkan terima kasih Karanganyar  menjadi pilihan untuk melaksanakan kegiatan KKN. Terlebih tema yang diusung sejalan dengan visi misi Kabupaten Karanganyar yang berharap adanya inovasi dalam peningkatan pemberdayaan masyarakat desa.

“Tularkan ilmu adik-adik mahasiswa ke masyarakat. Sehingga nantinya dapat memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

Read More
DSC_5874

MAHASISWA IAIN DITARIK DARI LOKASI KKN

 

KARANGANYAR – Penarikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa IAIN Surakarta di Gedung Wanita Karanganyar, Senin (29/7). Diharapkan pengalaman dan ketrampilan yang didapat selama KKN bisa menjadi bekal di masa depan.

Dalam acara ini Bapak Bupati Karanganyar diberi kejutan kue Ulang Tahun oleh Mahasiswa IAIN. Wakil Rektor IAIN Muhammad Munadi dan lebih dari Seribu Mahasiswa beserta Dosen Pembimbing menghadiri acara penarikan Mahasiswa IAIN yang mengerjakan KKN di Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan banyak terima kasih kepada mahasiswa IAIN yang melaksanakan KKN di Karanganyar dan memohon maaf atas nama pemterintahan belum banyak membantu di lapangan. ” Saya keliling di beberapa tempat yang ada di Karanganyar sangat luar biasa, sumringah semuanya, tidak ada satu pun kalimat yang kotor, masjid-masjid makmur, dan senang semua dengan datangnya Mahasiswa KKN dari IAIN” tambahnya.

Selama KKN di Karanganyar, Mahasiswa IAIN menghasilkan beberapa produk makanan dan hiasan yang dipajang di luar Gedung Wanita, diantaranya terdapat puding daun singkong, keripik bonggol pisang, keripik wortel, dan lain sebagianya. Setelah acara penarikan selesai, Bupati Karanganyar langsung meninjau stand pameran produk makanan dan hiasan yang dihasilkan oleh Mahasiswa IAIN selama KKN. (hr/adt)

 

Read More
WhatsApp Image 2019-07-22 at 14.59.54

Mahasiswa KKN UNS, Tularkan Ilmu Tanaman Obat dan Pestisida Nabati Berbahan Dasar Bawang Putih

 

Kegiatan Mahasiswa KKN UNS di Balai Lingkungan, Nglurah, Kecamatan Tawangmangu

KARANGANYAR –  Senin 22 Juli 2019

Mahasiswa UNS yang melakukan KKN di Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu mengadakan workshop tanaman obat di Balai Desa Setempat. Meski di Desa Nglurah sebagian besar masyarakat budidaya tanaman hias, namun mahasiswa UNS ingin melakukan terobosan dengan menanam tanaman obat di sela-sela tanaman hias.

“Tanaman obat sebagai sarana pengobatan terhadap penyakit dengan sistem alami atau natural,” papar Narasumber budidaya tanaman obat dari B2P2TOOT, Heru Sudrajad  dalam acara workshop tanaman obat di Pendopo Lingkungan Nglurah, Senin (22/07)

Dalam kesempatan itu, juga diperkenalkan pengendalian hama dan penyakit tanaman oleh Supyani dan Ato Sulistyo selaku Narasumber dari UNS. Dalam kesempatan itu, Supyani mengatakan masyarakat diharapkan dapat mengetahui pestisida nabati. Pestida yang berbahan dasar sederhana dan aman untuk lingkungan. Yakni dengan bawang putih yang dilarutkan dalam air selama kurang lebih 24 jam kemudian disaring. Selanjutnya, dicampurkan dengan tepung pati kanji untuk pengaplikasiannya. “Pestisida ini dapat digunakan untuk tanaman holtikultur (tanaman sayur sayuran)  dan dapat bertahan sampai 3 hari,” ungkapnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Tawangmangu, Rusdiyanto dan dihadiri adalah ibu-ibu PKK di lingkngan nglurah dan kelompok tani. (hr/adt)

Read More