DSC_5512

Permintaan Maaf Rektorat UNISRI Karena Pembatalan KKN

Read More
DSC_5512

700 Mahasiswa Unisri Gagal KKN di Karanganyar, Rektorat Minta Maaf

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima pihak perwakilan UNISRI di ruang Garuda kantor Setda Pemkab Karanganyar

 

KARANGANYAR – Sebanyak 700 mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta tidak jadi melaksanakan KKN di Karanganyar. Penyebabnya, pandemi covid 19 belum selesai. Pihak kampus kemudian mengganti KKN dengan sistem daring.
“Pihak kampus menghendaki KKN dengan sistem daring karena virus corona belum berakhir dan cenderung meningkat. Berkaitan tersebut, UNISRI meminta maaf kepada Pemkab Karanganyar,” papar juru bicara dari UNISRI, Kharis Triyono.

KKN yang sedianya akan dilaksanakan 23 Juli 2020 di Karanganyar. Pihak kampus tidak ingin dengan KKN, mahasiwa yang datang dari berbagai daerah bisa terkena atau menengenai. Untuk lebih amannya, Kharis menyatakan KKN menggunakan daring. “Sekali lagi, kami minta maaf ke Pemkab Karanganyar tidak melanjutkan KKN Konvensional,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima keputusan kampus yang menghendaki KKN mahasiswanya dengan daring. Praktis, menurutnya hampir semua sistem kegiatan menggunakan daring. Juliyatmono mengatakan Pemkab Karanganyar sebenarnya tidak masalah sebab covid 19 harus disahabati dengan disiplin protokoler kesehatan. “Kami bisa memahami keputusan Kampus UNISRI yang mengubah KKN ke online. Akan tetapi jika bulan Juli covid sudah selesai dipersilahkan KKN di Karanganyar,” ujar Juliyatmono.
Pemkab Karanganyar fleksibel dalam soal KKN. Boleh jadi daring dari Karanganyar. Artinya mahasiswa melakukan daring dari wilayah Karanganyar. Pihaknya sudah mempunyai perangkat untuk itu. “Namun jika Rektorat sudah mempunyai keputusan seperti itu kami ikut saja,” pungkasnya. (hr)

Read More
DSC_0015

PELEPASAN KKN FKIP Dik UMS OLEH BUPATI KARANGANYAR

pelepasan KKN UMS 2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar – Setelah 45 hari mengabdi di .Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, akhirnya mahasiswa KKN FKIP DikUMS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus UMS. Selasa, (03/03) Sebanyak 224 mahasiswa KKN FKIP Dik UMS yang tersebar di beberapa sekolah untuk mengabdi yang ada di Kabupaten Karanganyar secara langsung ditarik oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Rektor UMS menyampaikan “terima kasih kepada Bupati berserta jajarannya dan terimakasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kontribusi maupun kesempatan kepada mahasiswa KKN FKIP Dik UMS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya. Mohon maaf jika ada suatu yang tidak diinginkan selama kegiatan KKN di Kabupaten Karanganyar” ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak FKIP Dik UMS yang telah melaksanakan KKN dengan baik, dan telah memberikan kepercayaan Kabupaten Karanganyar sebagai tempat KKN Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2020. “Saya berharap semoga semua mahasiswa mendapatkan keberkahan dan kesuksesan, mahasiswa dapat menyumbangkan sumber daya manusia yang berkarakter, serta semuanya dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tepat waktu. Dan saya ucapkan terimakasih kepada Perserikatan Muhammadiyah daerah yangtelah memfasilitasi kegiatan KKN FKIP Dik UMS yang ada di Kabupaten Karanganyar” imbuhnya. (Ind/Dn/Sh/Rz)

Read More
DSC_5170

KKN UMS Menggelar Pengajian Akbar Dan Pengobatan Gratis Di Balai Desa Ngadiluwih, Matesih

Read More
1

Penarikan Mahasiswa KKN UNS Di Kabupaten Karanganyar

Read More
WhatsApp Image 2020-02-13 at 18.39.16

Penarikan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Setia Budi (USB) Surakarta

Read More
WhatsApp Image 2020-02-13 at 18.39.16 (1)

Mahasiswa KKN USB Surakarta Resmi ditarik

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan pada penarikan mahasiswa KKN USB Surakarta, Jum’at (14/2).

Karanganyar,

Sejumlah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Setia Budi (USB) Surakarta resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak Kampus setelah selesai melaksanakan KKN dibeberapa desa di Karanganyar. Penarikan langsung dipimpin  Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at pagi (14/2/2020).

Selaku koordinator KKN Universitas Setia Budi (USB) Surakarta,  Waridi Hendri Saputro meminta izin kepada Bupati Karanganyar untuk menarik kembali pengabdian masyarakat mahasiswa KKN USB Surakarta  dimana telah menyelesaikan tugasnya untuk memajukan dan memahami kehidupan masyarakat di Karanganyar sebagai calon pemimpin masa depan.

“Hasil yang dicapai adalah komitmen bersama antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi dari setiap periode bahwa kita melakukan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam belajar mengajar supaya lebih cerdas,” jelasnya.

Sementara itu perwakilan dari mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN USB untuk berlatih dan belajar bersama. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN USB di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa USB yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar. “Selain itu masyarakat juga mendapatkan manfaat sekaligus informasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat sekitar untuk terus bersekolah setinggi-tingginya” imbuhnya. (Ind/Dn/Rz/Sh)

Read More
IMG-20200203-WA0010

Penerimaan KKN Mahasiswa APEKA & UNIVET Sukoharjo Di Karanganyar

Read More
IMG-20200203-WA0006

Enam Desa di Kecamatan Kerjo Jadi Lokasi KKN Mahasiswa APEKA dan UNIVET Sukoharjo

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dihadapan mahasiswa KKN, Senin (3/1).

Karanganyar,

Enam desa di Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dari Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) dan Universitas Veteran (UNIVET) Sukoharjo. Diharapkan melalui program kuliah kerja nyata para mahasiswa mampu memberikan dampak langsung pada masyarakat sekitar.

Kabupaten Karanganyar kembali menjadi tempat untuk para mahasiswa dari APEKA dan UNIVET Sukoharjo. Penerimaan para mahasiswa ini di Kabupaten Kranganyar diterima langsung Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (3/2).

Wakil Rektor III Univet Sukoharjo, Dr. Shodiqin mengatakan untuk KKN periode dua ini sebanyak 66 mahasiswa akan melakukan kuliah kerja nyata yang akan disebar di enam desa di Kecamatan Kerjo.

“Para mahasiswa akan KKN mulai 3 Februari sampai dengan 3 April 2020. Semoga nantinya kehadiran para mahasiswa dapat memberi manfaat bagi masyarakat setempat,”tuturnya.

Ditambahkannya selama dua bulan melakukan KKN para mahasiswa harus mampu menampilkan produk-produk lokal yang berpotensi dan diharapkan menjadi ikon bagi masyarakat desa setempat,”ujarnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyatakan terima kasih atas dipilihnya kembali Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi KKN. Diharapkan melalui praktek KKN mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat sekitar.

“KKN merupakan ajang bagi mahasiswa berbaur dengan masyarakat di pedesaan. Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa mampu memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,”ujarnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
2

Pemberangkatan 223 Mahasiswa KKN FKIP UMS

Read More